Konflik rumah tangga yang melibatkan aktris Dinna Olivia dan mantan suaminya, Anton Subowo, kembali memanas. Kali ini, ibu Anton, Rita Subowo, akhirnya angkat bicara dan membuat pengakuan mengejutkan terkait perpisahan sang putra dengan Dinna Olivia.
Rita Subowo secara terbuka mengakui bahwa dirinya pernah mengusir Dinna Olivia dari rumah keluarga, menyusul konflik yang terjadi setelah isu perselingkuhan Anton Subowo dengan Dhena Devanka mencuat ke permukaan. Menurut Rita, keputusan tersebut diambil karena situasi rumah tangga anaknya sudah tidak lagi kondusif dan dipenuhi pertengkaran berkepanjangan.
Rita menegaskan bahwa dirinya tidak dapat menerima sikap Dinna Olivia yang disebutnya kerap memicu keributan di dalam keluarga, terlebih setelah Dinna menuding Anton telah berzinah dengan Dhena Devanka. Tuduhan tersebut, menurut istri mendiang Subowo Atmosardjono itu, semakin memperkeruh suasana dan membuat hubungan keluarga besar berada dalam tekanan emosional.
"Rumah tangga itu sudah tidak sehat. Saya sebagai orang tua melihat langsung bagaimana situasinya. Kalau sudah saling menuduh dan ribut terus, mau bagaimana lagi," ujar Rita dengan nada tegas.
Meski demikian, Rita membantah tudingan bahwa dirinya berpihak sepenuhnya pada Anton. Ia mengklaim hanya berusaha menjaga stabilitas keluarga dan nama baik, sekaligus menghindari konflik yang semakin meluas. Namun pengakuan soal pengusiran ini justru memperkuat klaim Dinna Olivia yang sebelumnya menyebut dirinya mendapat perlakuan tidak adil dari pihak keluarga mantan suami.
Di sisi lain, Dinna Olivia belum memberikan tanggapan langsung atas pernyataan Rita Subowo tersebut. Namun sebelumnya, Dinna secara konsisten menyuarakan bahwa dirinya adalah korban dari perselingkuhan dan perlakuan kasar, baik secara verbal maupun psikologis, selama masih berstatus sebagai istri Anton Subowo.
Perseteruan antara Dinna Olivia dan keluarga Subowo kini tak hanya menjadi urusan rumah tangga, tetapi juga merembet ke ranah hukum dan opini publik. Dengan saling tuding yang terus berlanjut, konflik ini diprediksi masih akan panjang dan menjadi sorotan dalam waktu dekat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar