Selasa, Januari 06, 2026

Donna Harun Kembali Terjerat Narkoba, Mantan Suami Girang, Puas & Sebut Kena Karma

Kasus narkotika yang kembali menyeret nama artis senior Donna Harun tak hanya menyedot perhatian publik, tetapi juga memicu reaksi keras dari dua mantan suaminya, Hendra Rahtomo alias Romy Soekarno dan Alisyahrazad Hanafiah alias Ad Hanafiah. Keduanya secara terbuka menyampaikan rasa puas, lega, bahkan menyebut peristiwa ini sebagai karma atas konflik panjang yang pernah mereka alami bersama Donna.

Seperti diketahui, Donna Harun kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan keterlibatannya dalam kasus narkoba baru yang terjadi saat ia masih menjalani hukuman penjara. Dugaan tersebut kini tengah didalami aparat penegak hukum, sementara Donna sendiri masih mendekam di Lapas Wanita Kelas IIA Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Menanggapi kabar tersebut, Ad Hanafiah, mantan suami ketiga Donna, memberikan pernyataan yang menuai kontroversi. Ia mengaku tidak terkejut dan justru merasa semua yang terjadi merupakan konsekuensi atas perbuatan masa lalu.

"Saya sama sekali tidak kaget. Dari dulu saya sudah bilang, hidup itu ada karmanya. Apa yang ditanam, itu yang dipanen," ujar Ad Hanafiah yang disapa Aad dengan nada dingin.

Aad bahkan menyebut dirinya merasa lega dan puas, karena selama ini mengaku kerap disudutkan dan difitnah dalam konflik rumah tangga serta proses hukum yang berlarut-larut dengan Donna.

"Saya pernah dihancurkan secara mental dan reputasi. Sekarang publik bisa menilai sendiri siapa yang sebenarnya bermasalah," tambah pengusaha tambang yang juga pemilik Trada Group itu.

Nada serupa juga disampaikan Romy Soekarno, mantan suami kedua Donna sekaligus cucu Presiden pertama RI, Soekarno. Meski memilih lebih singkat dan menahan diri, Romy tak menampik rasa kelegaan batin atas kabar yang menimpa mantan istrinya.

"Saya tidak ingin ikut campur urusan hukum orang lain. Tapi saya percaya keadilan dan hukum alam itu ada," ucap Romy.

Romy menegaskan bahwa dirinya sejak lama memilih menjaga jarak dari kehidupan pribadi Donna, namun mengaku tidak bisa membohongi perasaan ketika melihat konflik lama seolah menemukan jawabannya sendiri.

"Saya fokus pada hidup saya dan anak. Selebihnya, biarlah waktu yang membuktikan," kata ayah konten kreator Jeje Soekarno itu.

Sementara itu, dari pihak Donna Harun, kuasa hukum Riri Purbasari kembali membantah keras tudingan tersebut. Ia menyebut reaksi para mantan suami kliennya sebagai tidak etis dan sarat sentimen pribadi.

"Mbak Donna belum ditetapkan dalam perkara baru apa pun. Semua masih dugaan. Sangat tidak pantas ada pihak yang bersorak di tengah proses hukum yang belum selesai," tegas Riri.

Riri juga menegaskan bahwa Donna saat ini dalam kondisi tekanan psikologis berat, namun tetap kooperatif mengikuti aturan lapas dan fokus menjalani pembinaan.

Kasus Donna Harun sendiri menambah panjang daftar persoalan hukum yang menjeratnya. Selain vonis berat kasus narkotika, ia juga tercatat sebagai residivis, pernah kabur dari Lapas Kerobokan, serta berulang kali terseret konflik hukum dan rumah tangga yang menjadi konsumsi publik.

Kini, di balik jeruji besi, drama hukum Donna Harun tak hanya berlanjut di meja penyelidikan, tetapi juga di ruang publik—dengan reaksi keras dari orang-orang terdekat di masa lalu yang menganggap semua ini sebagai pembalasan semesta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar