Sabtu, Juli 04, 2026

Donna Harun Disebut Mantan Suami Terlibat Judi Online

Perseteruan Donna Harun dengan mantan suami ketiganya Ad Hanafiah atau lebih disapa Aad belum juga usai. Sebab, Donna Harun diduga terlibat dalam aktivitas judi online (judol) bersama kedua adiknya, Lita Harun dan Anne Harun oleh Aad.

Pernyataan itu, Aad langsung bereaksi keras. "Judol," jawab Aad dihubungi lewat telepon, Sabtu (4/7/2026).

Aad langsung menyindir kepada Donna.

"Dia yang melakukan judi online," kata Aad saat dikonfirmasi, Sabtu (4/7/2026).

Aad melayangkan sumpah pocong untuk segala perlakuan dan pengakuan Donna Harun yang diduga melakukan judi online.

Sementara itu, pada Jumat (3/7/2026), LBH PB Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) melaporkan Donna Harun bersama kedua adiknya, Lita Harun dan Anne Harun, ke Polres Metro Jakarta Selatan. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan promosi judi online melalui akun media sosial Instagram.

Direktur LBH PB SEMMI, Gurun Arisastra, mengatakan laporan itu dibuat setelah pihaknya menerima sejumlah pengaduan masyarakat mengenai unggahan yang diduga mempromosikan situs judi online.

Menurut Gurun, laporan tersebut diajukan pada 6 Juni 2026 dan disertai barang bukti berupa tangkapan layar unggahan Instagram yang diduga berisi promosi perjudian.

LBH PB SEMMI melaporkan ketiganya atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yakni Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, yang mengatur larangan mendistribusikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang bermuatan perjudian.

Selain dugaan promosi, Gurun juga menyatakan pihaknya menduga terdapat aktivitas bermain judi online. Pernyataan tersebut merupakan bagian dari laporan yang disampaikan kepada kepolisian dan belum merupakan hasil pembuktian di pengadilan.

LBH PB SEMMI juga meminta agar otoritas terkait menelusuri dugaan aliran dana yang berkaitan dengan perkara tersebut apabila proses penyelidikan menemukan adanya unsur pidana.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi, membenarkan bahwa laporan tersebut telah diterima. Ia mengatakan penyidik akan melakukan pendalaman sesuai prosedur hukum yang berlaku. Hingga saat itu, belum ada informasi mengenai penetapan tersangka ataupun putusan pengadilan terkait laporan tersebut.

Kasus dugaan promosi judi online ini muncul di tengah konflik panjang antara Donna Harun dan Aad.
Keduanya menikah pada 26 Juli 2019 di Jakarta dan menggelar resepsi secara tertutup sehari kemudian di The Edge Villa, Pecatu, Bali.

Sebelumnya, Donna pernah menikah dengan Hendra Rahtomo alias Romy Soekarno dan dikaruniai seorang putra, Jeje Soekarno. Donna juga dikenal sebagai ibu dari aktor Ricky Harun.

Rumah tangga Donna dan Aad mulai mengalami keretakan pada pertengahan 2020. Donna mengajukan gugatan cerai dengan alasan mengalami dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Di sisi lain, Aad membantah tuduhan tersebut dan melontarkan berbagai justru menuding Donna berselingkuh dengan sejumlah pria. Salah satu nama yang disebut adalah pesinetron Fadika Royandi.

Tak hanya itu, dalam berbagai pernyataan yang beredar, Donna juga dituding memiliki kedekatan dengan sejumlah figur publik lain seperti Rifat Sungkar, Zul Zivilia, Bara Tampubolon, Krisna Murti Wibowo, Nikki Frazetta, hingga mantan suami Nindy Ayunda, Askara Parasady Harsono. Tuduhan tersebut memicu kontroversi luas di kalangan warganet.

Perkara perceraian mereka kemudian mengalami proses yang panjang. Pada September 2021 sempat dijatuhkan putusan cerai, namun perkara tersebut kemudian dinyatakan gugur pada Desember 2023 karena persoalan administratif terkait masa iddah.

Pada Mei 2024, Donna sempat mengunggah ucapan ulang tahun untuk Aad di Instagram yang memunculkan spekulasi bahwa hubungan keduanya telah membaik. Namun, tidak lama kemudian konflik kembali berlanjut ketika Aad justru kembali mengajukan permohonan talak cerai dan pembatalan nikah ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan nomor perkara 1568/Pdt.G/2024/PA.JS. Aad kembali menunjuk Wemmy Amanupunyo sebagai kuasa hukumnya.

Pihak Aad menegaskan bahwa perceraian mereka sebenarnya telah diputus pada 23 September 2021 dan telah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Namun, putusan tersebut dinyatakan gugur pada 22 Desember 2023 karena persoalan administratif terkait masa iddah.

"Ad Hanafiah dan Donna Harun sudah bercerai, keputusannya sudah inkrah. Donna Harun bukan istri Ad Hanafiah lagi," demikian pernyataan dari pihak Aad.

Dalam konflik yang memanas, Aad menuding Donna mendua dan berselingkuh dengan sejumlah pria. Mantan menantu almarhum Arifin Panigoro itu pun mengaku heran atas sikap Donna yang dinilai tidak menyelesaikan masa iddah sebagaimana mestinya. Karena itu, ia kembali melayangkan itsbat nikah sekaligus gugatan cerai.

Setelah proses hukum yang panjang, Pengadilan Agama Jakarta Selatan kembali menetapkan perceraian keduanya pada 30 Oktober 2024. Namun, ikrar talak Aad ditolak pada 20 November 2024, sehingga konflik hukum keduanya masih menyisakan polemik lanjutan.

Memasuki akhir 2025, konflik memasuki babak baru. Melalui kuasa hukumnya, Sandy Arifin, Donna kembali menggugat cerai Aad pada 8 Desember 2025 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Saat itu, Donna diketahui tengah menjalani sisa hukuman pidana narkotika di Lapas Kerobokan, Badung, Bali. Meski demikian, proses persidangan tetap berjalan.

Sandy Arifin menegaskan bahwa kliennya telah bulat untuk berpisah secara sah. "Mbak Donna sudah sangat capek secara fisik dan mental. Tidak ada lagi keinginan untuk rujuk," ujarnya.
Akhirnya, pada 27 Januari 2026, Pengadilan Agama Jakarta Selatan menjatuhkan putusan verstek karena pihak tergugat tidak hadir dalam persidangan terakhir secara berurutan. Majelis hakim mengabulkan gugatan cerai Donna dan menyatakan perceraian tersebut sah serta berkekuatan hukum tetap.

Donna Harun Dilaporkan Ke Polisi Terkait Judi Online

Artis lawas Donna Harun beserta kedua adiknya Lita Harun dan Anne Harun dilaporkan Lembaga Bantuan Hukum PB Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (LBH PB SEMMI) atas dugaan tindak pidana mempromosikan judi online ke polisi. Donna Harun dan kedua adiknya dilaporkan di Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel).

"Kami dari LBH PB SEMMI melaporkan terkait dengan konten promosi judi online melalui akun Instagram yang diposting terlapornya ini adalah salah satu artis yaitu Donna Frederika Rubiyanti Harun atau lebih dikenal Donna Harun dan kedua adiknya, yakni Lita Harun dan Anne Harun, tanggal 6 Juni 2026," kata Direktur LBH PB SEMMI Gurun Arisastra kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

Donna Harun dan kedua adiknya dilaporkan atas dugaan melanggar Undang-Undang ITE Pasal 45 ayat 2 juncto 27 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016.

"Di sini dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian," jelasnya.

Dugaan perbuatan yang dilakukan Donna Harun tersebut dianggap Gurun sebagai pelanggaran pidana. Sebab, ada aturan yang melarang mempromosikan judi.

"Banyak pengaduan ke kami dia memposting akun itu, mempromosikan akun judi online di Instagramnya. Dari elemen masyarakat dan pemuda dari beberapa masyarakat melaporkan ke kami," tuturnya.

Gurun juga menyebut ibu aktor Ricky Harun itu bersama kedua adiknya melakukan aktivitas judi online yang dilakukan. Temuan tersebut diperkuat dengan adanya bukti permainan judi online yang ditemukan di ponsel Donna.

"Memang ada aktivitas bermain daripada judi online ini di HP yang bersangkutan," tambah Gurun.

Gurun meminta setelah pelaporan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menelusuri dan mengawasi pergerakan keuangannya. Dia mengaku khawatir banyak yang terlibat dan diduga menikmati hasil dari judi online tersebut.

"Kami tadi melampirkan barang bukti screenshot postingan promosi judi online. Saya lihat sendiri Insta Story dia gitu. Dia posting di akun milikinya tuh. Lalu saya screenshot dan itu sudah saya sampaikan sebagai barbuk dalam pelaporan," ungkapnya.

Gurun mengatakan sudah terbit tanda bukti laporannya. Menurutnya, Polres Metro Jaksel akan memanggil para pihak untuk diperiksa menindaklanjuti perkara ini.

"Kami dan para pihak yang terlibat dalam potensi dugaan perkara ini, baik terlapor, pelapor, dan saksi-saksi," pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi mengatakan sudah menerima laporan dari LBH PB SEMMI. Pihaknya akan mendalami laporan tersebut.

"Betul, baru kami terima dan akan kami dalami," kata Kombes Budhi saat dimintai konfirmasi.

Jumat, Juni 26, 2026

Lita Harun Tuding Mak Vera Cari Gara-Gara, Mengaku Diludahi Sebelum Bertengkar

Perseteruan antara Lita Harun dan selebgram transgender Vera Ambon alias Mak Vera di kawasan Kuta Squar, Badung, Bali terus menjadi sorotan. Lita Harun mengaku insiden tersebut berawal setelah Mak Vera diduga lebih dahulu memancing keributan.

Menurut pengakuan Lita, sebelum terjadi kontak fisik, Mak Vera diduga meludahinya saat keduanya berhadapan. Lita menilai tindakan tersebut sebagai pemicu utama pertengkaran yang kemudian berujung pada aksi saling dorong dan saling jambak.

"Saya merasa dia memang cari gara-gara," ujar Lita saat memberikan keterangan terkait laporan yang dibuatnya, Sabtu (20/6/2026) malam.

Manajer yang juga adik kandung Donna Harun itu mengatakan dirinya tidak berniat mencari masalah. Namun, situasi disebut memanas setelah dugaan tindakan meludah tersebut terjadi di hadapan sejumlah orang yang berada di lokasi.

Atas kejadian itu, Lita melaporkan Mak Vera ke Polres Badung atas dugaan penganiayaan. Ia juga mengaku mengalami luka pada bagian pelipis dan telah menjalani pemeriksaan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, Bali sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Sementara itu, hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak Mak Vera mengenai tuduhan bahwa dirinya meludahi maupun memulai perselisihan. Kepolisian juga belum menyampaikan hasil penyelidikan ataupun menetapkan pihak yang bertanggung jawab.

Dengan demikian, seluruh tuduhan yang disampaikan Lita Harun masih merupakan klaim dari pihak pelapor dan akan diuji melalui proses hukum yang sedang berlangsung.

Selebgram Mak Vera Dilaporkan Adik Donna Harun Ke Polisi Dugaan Penganiayaan

Selebgram transgender Vera Ambon alias Mak Vera dilaporkan adik artis lawas Donna Harun, Lita Harun ke Polres Badung, Bali pada Sabtu (20/6/2026) malam.

Mak Vera bukanlah seorang manajer artis Olga Syahputra, melainkan selebgram transgender yang tinggal di Norwegia yang sedang berlibur di Bali. Ia pernah menjadi anggota Geng Botol yang dipimpin selebgram transgender Mak Wulan. Mak Vera juga pernah berteman dengan Bunda Corla, Mak Wulan dan Yokke Hargono.

Mak Vera yang dimaksud adalah selebgram transgender Vera Ambon atau lebih dikenal Mak Vera.

Lita Harun tak terima karena ia dihantam sepatu oleh Mak Vera yang terlibat perang mulut dengannya. Lita Harun yang merupakan manajer yang juga adik Donna Harun menderita luka di pelipis sebelah kiri. Akibat kena hantam hak sepatu, kepala Lita juga pendarahan tak henti-henti.

"Kata polisi saya suruh visum dulu, takutnya kepala saya kenapa-kenapa," ujar Lita Harun yang ditemui di Polres Badung, usai melaporkan penyerangan Mak Vera terhadapnya, Sabtu (20/6/2026) malam.
Seperti saran polisi, usai melapor, Lita Harun melaju ke Rumah Sakit Bhayangkara, Denpasar, Bali untuk visum.

Ketika ditemui, Lita Harun belum mau menceritakan secara jelas perihal perang mulut yang terjadi antara dirinya dan Mak Vera. Ia hanya bertutur, sewaktu ia bersama suaminya Matthew Adidarma dan anaknya Bintang Adidarma tengah berjalan-jalan di kawasan Kuta Square, Bali, mereka bertemu Mak Vera.

Saat itu Mak Vera yang sempat berteman dendan Bunda Corla itu mengajak ribut dengan Lita Harun.
"Saya nggak terima, masa saya ribut dengan sesama wanita," ujar Lita Harun yang juga menjadi manajer Donna Harun dan anaknya Ricky Harun.

Mak Vera yang nampaknya menjambak rambut Lita Harun. Lita Harun pun tak terima. Mak Vera dan Lita Harun saling mencakar, dan bahkan mereka saling menjambak. Lita Harun menuding Mak Vera perempuan berhati busuk. Mak Vera langsung menghantam Lita Harun dengan sepatunya yang memiliki hak cukup tinggi.

Rabu, Juni 24, 2026

Selingkuh Dengan Bara Tampubolon, Donna Harun Terancam Masuk Penjara Pasal Perzinahan

Nama Donna Harun kembali menjadi sorotan publik. Aktris senior yang saat ini mendekam di penjara akibat kasus penyalahgunaan narkotika di Denpasar, Bali, kembali terseret isu baru yang tak kalah panas: dugaan perselingkuhan dengan pesinetron Nikki Frazetta, yang disebut terjadi ketika Donna masih menjadi istri sah pengusaha tambang Alisyahrazad Hanafiah alias Ad Hanafiah atau lebih disapa Aad.

Sebelum terseret beragam kasus, hubungan Donna dengan menantunya, Herfiza Novianti, sering dipuji netizen. Herfiza merupakan istri aktor Ricky Harun, putra Donna dari pernikahan pertamanya, Ardy Gustav.

Video kebersamaan Donna dengan cucu-cucunya kerap viral dan dipuji karena dianggap menunjukkan pola asuh bijak serta hubungan harmonis dalam keluarga. Namun, publik kini terkejut dan kecewa setelah mencuat kabar bahwa Donna diduga berselingkuh dan berzinah dengan sejumlah pria lain, termasuk Nikki Frazetta, Fadika Royandi, Rifat Sungkar, dan Bara Tampubolon (mantan kekasih Nikita Willy).

Aad pun ternyata telah melaporkan Donna ke Polres Jakarta Selatan pada 1 Mei 2024 dengan tuduhan perzinahan. Laporan itu mengutip dugaan bahwa Donna menjalin hubungan gelap dengan Nikki Frazetta saat rumah tangga mereka masih berjalan.Kabar perselingkuhan muncul bersamaan dengan rentetan kasus hukum Donna. Ibu aktor Ricky Harun itu kembali ditangkap oleh Satresnarkoba Polresta Denpasar pada 9 Februari 2025 di sebuah hotel mewah di Denpasar, Bali.

Dalam penggerebekan itu, polisi menyita sabu, ekstasi, kokain, dan pil happy five seluruhnya ditemukan dalam koper milik Donna.

Ini bukan penangkapan pertama. Donna sebelumnya sudah dua kali diciduk pada November 2022 dan Desember 2023, namun kala itu artis kelahiran Bandung, 21 Februari 1968 itu hanya direhabilitasi di RSKO Cibubur. Alih-alih berhenti, Donna kembali terjerumus narkoba.

Pengadilan Negeri Denpasar awalnya hanya menjatuhkan vonis 1 tahun penjara. Namun, Pengadilan Tinggi Bali memperberat hukuman Donna menjadi 4 tahun pada 29 Agustus 2025 karena status residivisnya.

Puncak skandal terjadi saat Donna kabur dari Lapas Kerobokan pada pertengahan April 2025, menggunakan bantuan orang dalam dan identitas palsu. Pelarian itu berlangsung hampir dua minggu sebelum Donna tertangkap di Bandara Internasional Dubai saat transit sekembalinya dari umrah.

Ia dideportasi ke Indonesia pada 30 April 2025 dan kini ditempatkan di Lapas Wanita Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, demi alasan keamanan.

Di tengah semua kekacauan, Aad tampil sebagai pihak paling vokal. Ia mengaku tak akan pernah berdamai dengan Donna.Menurut Aad, ia sudah lama mendengar kabar hubungan gelap Donna dengan pria lain, termasuk Nikki Frazetta dan Bara Tampubolon. Namun, ia baru berani bersuara setelah sejumlah saksi seperti penyanyi jebolan Indonesian Idol, Karen Pooroe dan selebgram transgender Isa Zega ikut menyebut skandal tersebut.

Aad menegaskan bahwa perselingkuhan itu adalah pemicu utama keretakan rumah tangga.

"Saya salah besar dulu. Saya pikir dia bisa jadi istri yang baik, ternyata hanya mempermalukan saya. Kalau dari awal saya tahu aslinya, nggak mungkin saya menikahi dia," ujar Aad.

Jumat, Juni 19, 2026

Terungkap Sosok Pengusaha Mie Sedaap Diduga Selingkuhan Donna Harun

Dokumen lama terkait perceraian aktris Donna Harun dan suami ketiganya pengusaha tambang Ad Hanafiah kembali ramai beredar di media sosial. Salah satu yang menjadi sorotan adalah munculnya kembali bos Wings Grup, Eddy William Katuari yang disebut Ad Hanafiah sebagai pengusaha Mie Sedaap.

Nama Eddy William Katuari mencuat setelah pihak Ad Hanafiah, melalui kuasa hukumnya Wemmy Amanupunyo, pernah menyampaikan dugaan bahwa Donna Harun memiliki hubungan dekat dengan pengusaha tersebut. Tuduhan itu disampaikan dalam rangkaian perselisihan hukum yang berlangsung sejak 2020.

Tanpa sepengetahuan Ad Hanafiah, Donna Harun diam-diam menjalin hubungan terlarang dengan Eddy William Katuari. Ketika Ad Hanafiah berangkat ke luar negeri untuk urusan bisnis, Eddy William Katuari menginap di apartemen Donna Harun di kawasan Prapanca, Jakarta Selatan. Donna Harun pun juga tinggal di sana ketika tidak ada Ad Hanafiah. Tak sampai di situ, Donna Harun dan Eddy William Katuari juga disebut-sebut sudah tinggal satu rumah. Isu kumpul kebo pun menjadi sorotan.

"Kan sudah serumah sih, mungkin pernah dengar statement dari istrinya (istri Eddy Katuari)," ujar Wemmy Amanupunyo selaku pengacara Ad Hanafiah, Senin (10/8/2020) lalu. "Kan cerita itu semua. Dan itu diungkapkan di muka sidang, ada semua."

Selain isu kumpul kebo, Donna Harun dan Eddy William Katuari kabarnya juga sudah menikah siri walaupun beda keyakinan. Menanggapi hal ini, pihak Ad Hanafiah enggan berkomentar banyak. "Hidup bersama mungkin dalam satu rumah," lanjut Wemmy.

Informasi yang berkembang, untuk menyembunyikan identitas selingkuhannnya Eddy William Katuari, Donna Harun menuliskan di phonebook WhatsApp miliknya Pengusaha Mie Sedaap. Tapi, ternyata Ad Hanafiah bisa membongkar identitas di balik Pengusaha Mie Sedaap itu. Pengusaha Mie Sedaap itu yang dimaksud adalah Eddy William Katuari.

Ketika Ad Hanafiah kembali dan datang dari luar negeri, ia langsung menginterogasi ibu aktor Ricky Harun itu. Perselingkuhan Donna Harun-Eddy William Katuari tercium Ad Hanafiah mulai Februari 2020. Ad Hanafiah mengetahuinya melalui transkrip pembicaraan telepon. Dalam transkrip tersebut ada pembicaraan Donna Harun dengan Eddy William Katuari yang terkesan mesra dan mereka janjian beberapa kali untuk bertemu, namun tidak ada kaitannya dengan pekerjaan.

Karena merasa ada yang janggal, Ad Hanafiah bertanya apakah Donna Harun berselingkuh dengan Eddy William Katuari. Donna Harun bersikukuh membantah berselingkuh dengan Ad Hanafiah, dan ia menegaskan bahwa dirinya dengan Eddy William Katuari berteman saja. Ad Hanafiah murka dan menuding Donna Harun berbohong. Saat itu, Ad Hanafiah disebut menuding Donna Harun memiliki hubungan dekat dengan Eddy William Katuari, bos Wings Group yang disebut pengusaha Mie Sedaap.

Istri Eddy William Katuari, Ratna R. Sujatno pernah mendatangi Ad Hanafiah di kawasan Kemang, Jakarta Selatan untuk membicarakan dugaan kedekatan Donna Harun dengan suaminya.

Tak lama setelah isu itu mencuat, Eddy William Katuari juga mengambil langkah hukum. Pada 10 Juni 2021, ia melaporkan Ad Hanafiah ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah karena merasa dirugikan oleh mantan ayah tiri Ricky Harun itu atas tuduhan yang dilontarkan kepadanya.

Donna Harun diduga berselingkuh dengan Eddy William Katuari. Sedangkan Eddy William Katuari sendiri diketahui sudah memiliki istri. Sementara itu, Donna Harun diketahui sempat menikah dengan pengusaha tambang Ad Hanafiah pada 26 Juli 2019. Sayangnya, pernikahan ketiganya berakhir tragis dengan perceraian.

Ad Hanafiah menuding Donna Harun memiliki hubungan gelap dengan sejumlah pria lain, salah satunya pesinetron Fadika Royandi dan bos Wings Group Eddy William Katuari.

Donna Harun akhirnya tak tahan dengan sikap Ad Hanafiah karena sering mendapatkan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.

Karena KDRT tersebut, Donna Harun melaporkan Ad Hanafiah ke Polda Metro Jaya. Polisi menyebut, KDRT yang dialami ibu Ricky Harun yang juga mantan personel Elfa's Singers itu berupa kekerasan seksual. Hal ini juga sudah dikonfirmasi pihak Polres Metro Jakarta Selatan sehingga menjadikan Ad Hanafiah sebagai tersangka kasus dugaan KDRT.

Pada Juni 2020, Donna Harun menggugat cerai Ad Hanafiah ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Sedangkan, Ad Hanafiah juga melaporkan Donna Harun ke kepolisian atas dugaan perzinaan. Laporan tersebut didaftarkan ke Polda Metro Jaya pada September 2020 dengan jeratan Pasal 284 KUHP tentang perzinaan.

Perseteruan keduanya pun semakin memanas. Majelis hakim sempat menjatuhkan putusan cerai pada 23 September 2021, namun putusan tersebut dinyatakan gugur karena persoalan administratif masa iddah. Konflik hukum berlarut-larut hingga Ad kembali mengajukan permohonan talak cerai dan pembatalan nikah ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 3 Mei 2024.

Setelah proses panjang, Pengadilan Agama Jakarta Selatan kembali menetapkan perceraian Donna Harun dan Ad Hanafiah pada 30 Oktober 2024.

Eddy William Katuari adalah bos dari Wings Group yang memproduksi sabun colek bernama Wings Biru.

Ia adalah generasi kedua Grup Wings dan merupakan putra dari pendiri Wings Group, Johannes Ferdinand Katuari.

Wings Group merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi kebutuhan rumah tangga, consumer goods dan produk kesehatan, mulai dari sabun colek, deterjen hingga mie instan yakni Mie Sedaap.
Nama Eddy William Katuari diyakini sebagai orang ketiga dalam kisruh rumah tangga Donna Harun sebelum resmi bercerai dengan Ad Hanafiah.

Hal itu sempat disebut oleh Wemmy Amanupunyo.

Hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari Donna Harun terkait tuduhan perselingkuhan tersebut.

Kamis, Juni 18, 2026

Anton Subowo, Dhena Devanka & Fitri Salhuteru Terancam Dihukum 5 Tahun Penjara Terkait Kasus Penganiayaan Dinna Olivia

Perseteruan panjang artis Dinna Olivia dengan mantan suaminya Anton Subowo akhirnya berujung di pengadilan. Sebab, berkas perkara Anton Subowo, Dhena Devanka, Fitri Salhuteru (sahabat Dhena Devanka), Cencen Kurniawan (suami Fitri Salhuteru) dan Rita Subowo (ibu Anton Subowo) dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Anton Subowo, Dhena Devanka, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo pun terancam dihukum 6 tahun penjara atas kasus penganiayaan Dinna Olivia di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan.

Hal itu dipertegas dengan berkas pelaporan Dinna Olivia terhadap Anton Subowo, Dhena Devanka, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan dan Rita Subowo di Polres Mampang Prapatan yang sudah dilimpahkan dari Kejaksaan Negeri Jakata Selatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Hal ini disampaikan salah satu staf di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, saat dikonfirmasi lewat WA (WhatsApp), Kamis (18/6/2026). Pria yang tidak mau disebutkan namanya itu menjelaskan, berkas Anton Subowo dkk sudah dilimpahkan pada Rabu (17/6/2026) kemarin.

"Sudah kemarin dilimpahkan, selanjutnya lebih tepat ditanyakan ke pengadilan, memang sudah dilimpahkan ke pengadilan," tuturnya.

Sebab, berkas perkara Anton Subowo, Dhena Devanka, Fitri Salhuteru dan Cencen Kurniawan dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

"Iya, hari ini sudah dilakukan tahap dua setelah berkas dinyatakan lengkap atau P21. Nantinya akan disidangkan di Pengadilan Negeri Jakaeta Selaran," jelas pihak dari Polsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).

Pihak anak mantan ketua KONI Rita Subowo itu pun menurut pengakuan staf Kejaksaan Negeri Jakrata Selatan sudah mengetahui mengenai pelimpahan berkasnya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Namun belum ada kepastian kapan Anton, Dhena, Fitri, Cencen dan Rita akan disidangkan. Staf kejaksaan hanya menjelaskan jeda waktu antara pelimpahan berkas dengan waktu sidang berjarak maksimal 20 hari.

Tapi dari perhitungan yang diberikan Staf Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Anton dkk akan disidang awal Juli 2026 mendatang.

Anton Subowo dan istri ketiganya Dhena Devanka diketahui sudah tinggal di Jimbaran, Bali Selatan setelah mereka tinggal di Jakarta.

Nama Dhena Devanka kembali diseret dalam isu lama sebagai "orang ketiga" dalam rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Sebab, Dhena yang merupakan mantan istri Jonathan Frizzy itu disebut "gundik" atau wanita simpanan.

Namun Anton dan Dhena telah menikah resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Anton Subowo dan Dinna Olivia resmi bercerai pada 29 Februari 2024.  

Sebagai informasi, Dinna Olivia melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, serta Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan pada 8 Januari 2026. Selain Dinna, laporan tersebut juga mencantumkan Alea Subowo (anak sulung Dinna dan Anton Subowo), Kiki Jassin (sepupu Dinna), serta kuasa hukum Dinna, Dea Tunggaesti, sebagai korban. Seluruh pelapor diketahui telah menjalani visum di RS Medistra, Jakarta Selatan.

Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026.

Sedangkan, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026.

Rabu, Juni 17, 2026

Gugat Cerai, Cita Citata Tuding Didi Mahardika Pakai Pelet


Penyanyi Cita Rahayu atau lebih dikenal Cita Citata resmi menggugat cerai suaminya, Didi Mahardika, ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Pada 4 Juni 2026, Cita Citata mengajukan gugatan cerai kepada Didi Mahardika ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan, tanpa alasan yang jelas.

Kuasa hukum Didi Mahardika, Sunan Kalijaga menjelaskan, Cita Citata mengajukan dalil gugatan yang menurutnya tidak masuk akal dan lebih kepada fitnah, terhadap kliennya.

"Kalau melihat isi gugatannya, kita semua tahu Mbak Cita ini katanya kan seorang selebritas yang katanya terkenal. Berarti dapat saya simpulkan, dia (Cita Citata) juga menyewa atau menggunakan jasa pengacara yang luar biasa baik," tutur Sunan Kalijaga.

"Namun yang saya sesalkan di situ ada dalil bahwa Mas Didi menggunakan pelet atau mistis, dan itu dikenakan ke tubuhnya Mbak Cita," sambungnya, usai menjalani sidang perdana di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Ragunan, Pasar Minggu, Rabu (17/6/2026).

Menurut Sunan, perkara gugatan cerai Cita terhadap kliennya sangat seru. Karena, pelantun 'Sakitnya Tuh Disini' itu merasa dirinya dipelet oleh Didi selama empat tahun menikah.

"Kalau dihukum ada asas, siapa yang mendalilkan, dia harus membuktikan. Nah, perkara ini akan seru. Kenapa seru? Karena nanti Mbak Cita dan pengacara akan mendalilkan, bagaimana pelet itu masuk ke tubuhnya Mbak Cita," tuturnya.

Menurut Sunan, alasan Cita menggugat cerai sangat tidak masuk akal. Ia meminta Cita dan kuasa hukummya, Elza Syarief membuktikan mengenai pelet yang masuk ke dalam tubuhnya.

"Lebih baik mencari alasan realistis ketimbang alasan dan faktanya fiktif. Carilah alasan yang benar. Mari kita buktikan di pengadilan," ucap Sunan Kalijaga.

Jumat, Juni 05, 2026

Nikita Mirzani dan Doktif Bongkar Kebohongan Dhena Devanka Istri Simpanan Anton Subowo

Polemik panjang yang menyeret nama Dhena Devanka, Anton Subowo, dan Dinna Olivia kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, Nikita Mirzani secara terang-terangan menuding Dhena Devanka telah berbohong dan memutarbalikkan fakta terkait hubungannya dengan Anton Subowo.

Perseteruan ini bermula ketika Dhena Devanka membantah tudingan dirinya menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Anton dan Dinna Olivia. Dalam wawancara yang dikutip dari sebuah infotainment pada Selasa, 3 Oktober 2023, Dhena mengaku sama sekali tidak mengenal Anton Subowo.

Mantan istri Jonathan Frizzy tersebut bahkan menegaskan dirinya tidak pernah memiliki hubungan apa pun dengan Anton.

Namun pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keras dari Nikita Mirzani. Dalam siaran langsung media sosial pada Kamis, 12 Oktober 2023, Nikita menyebut Dhena sebagai sosok yang tidak jujur kepada publik.

"Si D pembohong. Iya, jangan sok munafik lu. Tetep aja bohong," kata Nikita.

Tak berhenti di situ, Nikita juga melontarkan sindiran personal terhadap Dhena.

Konflik semakin memanas setelah figur media sosial Amira Farahnaz alias Doktif ikut angkat bicara.

Dalam siaran langsungnya, Doktif menuding Dhena Devanka sebagai pembohong dan playing victim karena dinilai kerap mengubah narasi terkait hubungan serta status pernikahannya dengan Anton Subowo.

"Awalnya dia ngaku dijodohkan sama ibunya dengan seorang jenderal. Tapi tiba-tiba dia ngomong ternyata sudah resmi menikah sama Anton si tikusgot," ujar Doktif.

Doktif mempertanyakan konsistensi pernyataan Dhena yang dinilai membingungkan publik.

"Jadi sebenarnya yang benar yang mana? Jangan playing victim, jangan bikin drama baru, cukup sudah bohongnya," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Doktif juga menyatakan dirinya akan terus mendukung Dinna Olivia yang dianggap sebagai korban dalam konflik rumah tangga panjang tersebut.

Belakangan, Dhena Devanka akhirnya secara terbuka mengakui bahwa dirinya telah menikah resmi dengan Anton Subowo pada 28 Januari 2023 di KUA Ciracas, Jakarta Timur.

"Saya sudah menikah dengan Mas Anton. Pernikahan kami sah dan tercatat," ujar Dhena kepada awak media.

Pengakuan itu justru memicu gelombang kritik publik. Pasalnya, pada saat pernikahan berlangsung, Anton Subowo masih berstatus suami sah Dinna Olivia.

Perceraian Anton dan Dinna sendiri baru resmi diputus Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 29 Februari 2024, setelah gugatan cerai diajukan Dinna pada 12 April 2023.

Publik pun kembali menyoroti bantahan Dhena sebelumnya yang mengaku tidak mengenal Anton, tidak pernah satu frame, dan tidak pernah berkenalan.

Kontroversi semakin membesar setelah muncul kabar bahwa hubungan Dhena dan Anton mendapat restu penuh dari keluarga masing-masing.

Nama Rita Subowo, ibu Anton sekaligus tokoh olahraga nasional, ikut menjadi sorotan. Begitu pula ibu Dhena, Nenny Tjuminawati Cilawan, yang disebut mendukung hubungan keduanya.

Alih-alih meredam polemik, dukungan keluarga justru memicu kemarahan publik karena dianggap tidak peka terhadap posisi Dinna Olivia yang telah membina rumah tangga selama 16 tahun bersama Anton.

Tak hanya itu, pernikahan Anton dan Dhena juga disebut dihadiri oleh Fitri Salhuteru, yang kini dikenal berada di kubu Dhena dan berseberangan dengan Nikita Mirzani.

Rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo memang sudah lama diterpa isu keretakan. Keduanya menikah pada 5 Juni 2008 di New Delhi, India.

Anton sebelumnya diketahui pernah menikah dengan Cut Modilla dan bercerai pada April 2008. Saat itu, nama Dinna Olivia juga sempat diterpa isu orang ketiga.

Namun situasi berbalik tajam ketika pada 24 Desember 2022, Dinna mengaku memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di kawasan Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Insiden itu kemudian berkembang menjadi pertengkaran besar, laporan dugaan KDRT, dugaan perzinahan, hingga kasus dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna bahkan melaporkan dugaan perzinahan ke Polres Depok pada 7 Juni 2023.

Menurut pengakuan Dinna, dirinya telah mencurigai hubungan Anton dan Dhena sejak 2011, jauh sebelum gugatan cerai diajukan.

Ironisnya, setelah penggerebekan tersebut, Dhena justru melaporkan balik Dinna ke Polsek Cimanggis, Depok atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Pada Agustus 2025, Dinna Olivia dan sepupunya, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Lapas Perempuan Depok.

Rabu, Juni 03, 2026

Donna Harun Kembali ke Lapas Kerobokan Bali Usai Vonis Kasus Jualan Narkoba

Setelah aktor Ammar Zoni kembali dipindahkan ke Nusakambangan terkait kasus narkotika, nama artis senior Donna Harun juga kembali menjadi sorotan publik.

Aktris senior Donna Harun dijatuhi hukuman dua tahun penjara dalam kasus penjualan narkoba di dalam Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Jawa Barat. Kini Donna Harun dkk kembali menjalani masa pidana di Lapas Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali.

"Donna Harun dan 4 warga binaan lainnya dalam perkara yang sama, telah dipindahkan dari Lapas Wanita Sukamiskin ke Lapas Kerobokan Bali," kata Kasubdit Kerjasama Ditjenpas, Kementerian Imipas, Rika Aprianti, kepada wartawan, Sabtu (9/5/2026).

Donna Harun dkk dibawa ke Lapas Nusakambangan pada Jumat (8/5/2026) kemarin pukul 23.55 WIB. Sebelum pemindahan dilakukan proses administrasi dan pemeriksaan kesehatan.

"Pelaksanaan pemindahan dilakukan dengan pengawalan dan pendampingan dari Kejaksaan Negeri Kota Bandung, petugas Direktorat Pamintel Ditjenpas, personel TNI dan Polri, serta petugas Lapas Kerobokan Bali," jelasnya.

Donna Harun dkk tiba di Kerobokan, Badung Bali pukul 07.55 WITA pagi. Dia ditempatkan di Lapas Super Maximum Security Kerobokan.

"Proses administrasi penerimaan yang dilakukan antara lain, berita acara serah terima narapidana, tes urine, pemeriksaan kesehatan dan kegiatan administrasi lainnya. Penerimaan dan penempatan dilakukan sesuai SOP," pungkasnya.

Donna Harun telah dijatuhi hukuman penjara dalam kasus penjualan narkoba di dalam Lapas Kerobokan. Ibu aktor Ricky Harun itu divonis dua tahun penjara atas ulahnya tersebut.

Vonis Donna Harun dibacakan dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026). Vonis Donna lebih rendah dibandingkan tuntutan hakim, yakni 9 tahun penjara.

Hakim menyatakan nenek empat cucu itu bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika terkait kasus penjualan narkoba di dalam Lapas Kerobokan. Hakim menyatakan perbuatan Donna Harun dapat merusak generasi wanita tua.

"Mengadili, menyatakan Terdakwa Donna Frederika Rubiyanti Harun terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemukafatan jahat tanpa hak dan melawan hukum menjadi perantara jual beli narkotika golongan I beratnya melebihi 5 gram sebagaimana dakwaan primer," ujar ketua majelis hakim Lingga Setiawan S.H., M.H. saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (23/4/2026).

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Donna Frederika Rubiyanti Harun dengan pidana penjara selama 7 tahun," imbuh hakim.

Sebelumnya, Donna diketahui sempat menjalani masa tahanan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur setelah terseret perkara tambahan terkait dugaan peredaran narkotika di dalam lapas. Namun, berdasarkan keputusan otoritas pemasyarakatan, Donna kembali dipindahkan ke Bali guna menjalani tahapan lanjutan hukuman yang berkaitan dengan perkara narkotika utamanya.

Kasus ini berawal dari penangkapan Donna Harun oleh Satresnarkoba Polresta Denpasar pada 9 Februari 2025 lalu di sebuah hotel di kawasan Denpasar, Bali. Dari hasil penggerebekan, polisi menemukan barang bukti berupa sabu, ekstasi, kokain, serta pil Happy Five yang disimpan di dalam koper miliknya.

Dalam perjalanan proses hukum, hukuman Donna terus bertambah berat. Setelah sempat divonis satu tahun penjara di tingkat pertama, Pengadilan Tinggi Bali memperberat hukuman menjadi empat tahun penjara pada 29 Agustus 2025. Pada tingkat kasasi, Mahkamah Agung akhirnya menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara pada 17 Oktober 2025 setelah Donna dinilai sebagai residivis dan sempat melarikan diri dari tahanan.

Tak hanya itu, Donna juga kembali dijatuhi hukuman tambahan dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Bandung dalam perkara dugaan peredaran narkotika di lingkungan Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Senin, Juni 01, 2026

Rumah Tangga Cita Rahayu-Didi Mahardika Dikabarkan Retak ?

Penyanyi Cita Rahayu yang merupakan nama dulu Cita Citata itu mulai kembali diterpa gosip miring. Sebab, rumah tangganya dengan Didi Mahardika yang telah dibina hampir empat tahun itu dikabarkan mulai retak.

Cita Rahayu digosipkan kini pisah rumah dengan Didi Mahardika. Rumah orangtuanya di Bandung, menjadi tempat pelariannya sejak empat bulan yang lalu.

Saat dimintai konfirmasinya pelantun 'Sakitnya Tuh Disini' ini pun enggan menanggapi maupun berklarifikasi.

Konon, penyebab mereka pisah rumah bukanlah karena adanya orang ketiga. Melainkan, karena perbedaan prinsip hidup yang mendasar yang membuat keduanya tidak bisa lagi berjalan beriringan. Didi dikabarkan merasa "sadar diri" bukan pria yang tepat untuk mendampingi sang biduan. Hubungan antara Cita Citata dan Didi Mahardika, mengalami konflik besar dan sering cekcok.

Tak biasanya wanita kelahiran Bandung, 14 Agustus 1994 ini mengunci mulut. Benarkah kabar tersebut?

Sabtu, Mei 30, 2026

Anton Subowo & Dhena Devanka Kembali Absen, Disebut Tinggal di Bali Bersama Anak-Anak

Polemik panjang antara Dinna Olivia, mantan suaminya Anton Subowo, dan Dhena Devanka kembali memanas setelah pasangan tersebut kembali absen dalam sejumlah agenda hukum yang tengah berjalan.

Setelah sebelumnya tidak hadir dalam sidang gugatan harta gono-gini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Anton dan Dhena kini disebut diketahui menetap sementara di Bali bersama ketiga anak Dhena dari pernikahannya dengan aktor Jonathan Frizzy, yakni Zac Jaden Frizzy Simanjuntak, Zoe Joanna Frizzy Simanjuntak, dan Zayn Jowden.

Kabar tersebut pertama kali diungkap oleh Fitri Salhuteru, sahabat dekat Dhena yang selama ini paling vokal membela dirinya di tengah berbagai polemik.

Menurut Fitri, Anton dan Dhena disebut tinggal di sebuah villa privat di kawasan Bali Selatan sejak beberapa pekan terakhir.

Dalam pernyataannya kepada sejumlah media dan siaran langsung di media sosial, Fitri mengungkap bahwa Anton dan Dhena memang sedang berada di Bali bersama Zac, Zoe, dan Zayn.

"Mereka memang lagi di Bali sama anak-anak. Lagi fokus sama keluarga dulu," ujar Fitri.

Keberadaan pasangan tersebut di Bali langsung memantik perhatian publik karena muncul di tengah panasnya konflik hukum dan perebutan harta dengan Dinna Olivia.

Anton dan Dhena disebut tinggal di sebuah villa privat di kawasan Bali Selatan.

Yang menjadi sorotan, mereka kini hidup bersama ketiga anak Dhena dan Jonathan Frizzy: Zac, Zoe, dan Zayn.

Nama Zayn kembali ramai diperbincangkan karena sejak lama beredar rumor bahwa anak tersebut merupakan anak biologis Anton Subowo.

Isu itu sebelumnya sempat memicu ketegangan besar dalam rumah tangga Dhena dan Jonathan Frizzy sebelum keduanya resmi bercerai pada 17 Februari 2022.

Meski tidak pernah ada hasil tes DNA yang dipublikasikan ke publik, rumor tersebut terus menghantui konflik panjang antara Dinna Olivia, Anton, dan Dhena.

Di tengah situasi yang makin panas, Dhena Devanka juga dikabarkan tengah mengandung anak hasil pernikahannya dengan Anton Subowo.

Menurut sumber dekat keluarga, usia kandungan Dhena disebut telah memasuki lima bulan.

Kabar kehamilan tersebut langsung menjadi bahan pembicaraan warganet, terlebih karena muncul di saat pasangan tersebut sedang diterpa berbagai persoalan hukum dan tudingan publik.

Hingga kini, Dhena maupun Anton belum memberikan konfirmasi resmi terkait kabar tersebut.

Selain perkara perdata soal harta gono-gini, Anton dan Dhena juga disebut sempat diperiksa polisi terkait laporan dugaan penganiayaan terhadap Dinna Olivia di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Menurut informasi yang beredar, keduanya sempat memenuhi satu kali pemeriksaan sekaligus wajib lapor. Namun untuk agenda pemeriksaan berikutnya, Anton dan Dhena beberapa kali disebut tidak hadir.

"Mereka sempat datang satu kali waktu pemeriksaan dan wajib lapor. Setelah itu beberapa agenda berikutnya tidak hadir," ujar sumber yang mengetahui perkara tersebut.

Ketidakhadiran Anton dan Dhena dalam berbagai proses hukum kembali menuai sorotan tajam.

Selain absen dalam sidang gugatan harta gono-gini yang dimenangkan Dinna Olivia pada 25 Mei 2026, pasangan tersebut juga disebut beberapa kali tidak hadir dalam agenda pemeriksaan terkait perkara lain.
Namun berbeda dari sebelumnya, kali ini Anton dan Dhena disebut sempat memenuhi pemeriksaan polisi terkait laporan dugaan penganiayaan terhadap Dinna Olivia di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Meski demikian, keduanya hanya hadir pada pemeriksaan tertentu dan masih diwajibkan melakukan wajib lapor.

"Memang sempat diperiksa, tapi untuk agenda lain ada beberapa yang tidak dihadiri," ujar sumber kepolisian.

Ketidakhadiran pasangan itu dalam sejumlah agenda hukum memunculkan kritik dari publik yang menilai mereka tidak kooperatif.

Konflik ini sendiri berakar dari keretakan rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Dinna mengaku mulai mencurigai hubungan Anton dan Dhena sejak 2011, sebelum akhirnya memergoki keduanya di rumah kontrakan kawasan Raffles Hills Cibubur, Depok pada 24 Desember 2022.

Peristiwa itu kemudian berkembang menjadi laporan dugaan perzinahan, dugaan KDRT, hingga perkara perusakan rumah kontrakan yang menyeret Dinna Olivia dan sepupunya, Kiki Jassin.

Kubu Dinna menuding Anton dan Dhena melakukan hubungan terlarang di rumah kontrakan tersebut saat Anton masih berstatus suami sah Dinna Olivia.

Selain itu, Anton dan Dhena juga dituding menguasai sejumlah aset yang diklaim sebagai harta pribadi Dinna, warisan keluarga Dinna, serta properti yang disebut bukan bagian dari harta bersama.

Tudingan tersebut semakin menguat setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memenangkan sebagian besar gugatan harta gono-gini yang diajukan Dinna pada 25 Mei 2026.

Dalam putusannya, hakim menyatakan rumah Cirendeu merupakan milik pribadi Dinna, aset warisan tetap menjadi hak Dinna, dan sementara harta bersama dibagi 50:50 antara Dinna dan Anton.

Hakim juga menyatakan Dhena Devanka tidak memiliki hak hukum atas aset yang diperoleh sebelum pernikahannya dengan Anton.

Putusan tersebut dianggap sebagai kemenangan besar bagi Dinna Olivia.

Namun di sisi lain, kubu Anton dan Dhena disebut kecewa berat dengan hasil persidangan tersebut.
Di luar konflik rumah tangga, nama Dhena Devanka juga terus menjadi sorotan karena sejumlah tudingan dugaan penipuan yang menyeret dirinya.

Beberapa nama publik figur disebut pernah berseteru dengan Dhena terkait persoalan finansial, di antaranya Indah Nevertari, Marchia Pohan, Jenny Cortez, dan Nia Anggia (adik almarhum Julia Perez).
Kasus yang paling ramai diperbincangkan datang dari laporan penyanyi Indah Nevertari terkait dugaan penipuan dan penggelapan uang ratusan juta rupiah.

Dhena disebut sempat dilaporkan ke pihak kepolisian setelah diduga menggunakan surat kuasa palsu untuk mencairkan dana milik Indah.

Namun hingga kini, Dhena belum memberikan penjelasan resmi secara terbuka terkait seluruh tudingan tersebut.

Di tengah derasnya kritik publik, Fitri Salhuteru tetap menunjukkan dukungannya kepada Dhena Devanka.

Fitri bahkan beberapa kali menegaskan bahwa dirinya percaya Dhena bukan sosok yang selama ini digambarkan publik.

"Orang boleh ngomong apa saja. Tapi aku tahu Dhena seperti apa," kata Fitri.

Pernyataan tersebut kembali memperlihatkan posisi Fitri yang kini sepenuhnya berada di kubu Dhena dan Anton, berseberangan dengan kubu Dinna Olivia yang didukung Nikita Mirzani dan beberapa figur publik lain.

Hingga kini, konflik panjang antara Dinna Olivia, Anton Subowo, dan Dhena Devanka masih terus bergulir dan belum menunjukkan tanda akan mereda.

Selingkuh Dengan Pengusaha Bakmi, Ira Maya Sopha Terancam 9 Bulan Penjara Terkait Perzinahan

Kasus dugaan perselingkuhan yang menyeret mantan penyanyi cilik Ira Maya Sopha memasuki babak paling panas. Setelah sebelumnya hanya berupa tuduhan dari mantan suami dan sejumlah mantan karyawan Bakmi Japos, kini perkara tersebut resmi bergulir ke ranah hukum.

Sumber kepolisian menyebut, laporan dugaan perzinahan yang diajukan oleh Wina Susanti, istri sah dari pengusaha bakmi Hengky Tjoa, telah diterima dan tengah dalam proses penyelidikan mendalam. Sebab, Ira yang merupakan mantan juri Idola Cilik tersebut dilaporkan mantan suaminya, Arianto ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinahan. Ia disebut-sebut berselingkuh dengan Hengky sejak tahun 2005 ketika ia masih menjadi istri Arianto.

Menurut informasi yang dihimpun, Wina melaporkan dugaan hubungan terlarang antara Hengky dan Ira pada awal Oktober 2025. Padahal, Ira Maya Sopha disebut-sebut menjadi orang ketiga rumah tangga Hengky Tjoa dan Wina Susanti yang bercerai pada tahun 2009 lalu. Setelah mengumpulkan keterangan saksi, penyidik mulai menimbang kemungkinan penerapan Pasal 284 KUHP tentang perzinahan—pasal yang memungkinkan pelaku dipidana hingga sembilan bulan penjara jika terbukti.

Seorang sumber internal kepolisian yang enggan disebutkan namanya mengungkap,
“Penyidik sedang menunggu kelengkapan alat bukti. Kalau terpenuhi unsur-unsurnya, baik pihak laki-laki maupun perempuan bisa dikenakan pemanggilan sebagai terlapor. Status penahanan bisa terjadi jika diperlukan.”

Kasus ini memicu gelombang opini di media sosial. Sebagian publik membela Wina sebagai istri sah yang “dikhianati,” sementara sebagian lainnya menilai tuduhan itu mengada-ada dan bermotif ekonomi, terutama setelah bisnis Bakmi Japos bangkrut sejak 2017.

Namun, yang membuat situasi makin panas adalah beredarnya foto-foto kebersamaan Ira dan Hengky di beberapa acara privat sebelum skandal mencuat. Kuasa hukum Wina mengklaim foto itu merupakan “tanda-tanda kedekatan yang tak wajar,” sementara pihak Ira menyebutnya sekadar momen profesional dan tidak membuktikan apa pun.

Sementara itu, Hengky Tjoa pengusaha bakmi yang kini berada di tengah badai dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada minggu depan. Hingga berita ini diturunkan, Ira Maya Sopha dan Hengky Tjoa belum memberikan pernyataan resmi.

Rabu, Mei 27, 2026

Doktif Klaim Dhena Devanka & Anton Subowo Terancam Dijemput Paksa Lagi

Perkara dugaan perzinahan yang menyeret nama Dhena Devanka dan Anton Subowo ternyata belum benar-benar selesai. Meski keduanya sempat divonis bebas murni oleh Pengadilan Negeri Depok pada 10 Juli 2025, proses hukum masih terus berjalan setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) resmi mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat.

Situasi kembali memanas setelah dokter yang juga konten kreator Dokter Detektif alias Doktif melontarkan pernyataan mengejutkan dalam siaran langsungnya. Doktif menyebut Dhena dan Anton berpotensi kembali dijemput paksa aparat penegak hukum apabila dianggap tidak kooperatif selama proses hukum berlangsung.

Pernyataan tersebut langsung memicu perdebatan luas di media sosial dan kembali menyeret konflik panjang antara kubu Dinna Olivia dan Dhena Devanka ke ruang publik.

Dalam siaran langsungnya, Doktif menyinggung status Dhena dan Anton yang kini diketahui berstatus tahanan kota usai permohonan penangguhan penahanan mereka dikabulkan penyidik.

Menurut Doktif, banyak masyarakat yang salah memahami status tersebut.

"Orang jangan salah paham ya. Ditangguhkan itu bukan bebas murni. Kalau nggak kooperatif, kalau mangkir lagi, bisa dijemput paksa lagi dan masuk penjara lagi," ujar Doktif.

Ia juga menyinggung kabar bahwa Dhena dan Anton belakangan lebih banyak berada di Bali dibanding Jakarta.

"Jangan sampai nanti masyarakat lihat seolah-olah santai liburan terus lupa masih ada proses hukum,” lanjut pemilik nama Samira Farahnaz itu.

Seperti diketahui, Dhena Devanka dan Anton Subowo sempat divonis bebas murni dalam perkara dugaan perzinahan oleh Pengadilan Negeri Depok.

Majelis hakim kala itu menilai unsur Pasal 284 KUHP tidak terpenuhi dan alat bukti yang diajukan jaksa dianggap belum cukup kuat.

Usai putusan dibacakan, Dhena dan Anton langsung dibebaskan dari Lapas Depok setelah sebelumnya menjalani masa penahanan sejak 15 Maret 2025.

Pihak kuasa hukum Dhena, Pitra Romadoni Nasution menyebut putusan tersebut sebagai bukti bahwa perkara yang menyeret kliennya terlalu dipengaruhi konflik pribadi.

"Mereka sudah sah secara agama sebelum tuduhan itu muncul," ujar Pitra.

Namun putusan bebas tersebut ternyata tidak diterima pihak kejaksaan.

Pada 28 November 2025, Jaksa Penuntut Umum (JPU) resmi mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat.

Jaksa menilai majelis hakim mengabaikan sejumlah fakta penting yang muncul selama persidangan, termasuk keterangan para saksi, dokumen yang disebut sebagai bukti pernikahan siri, hingga dugaan hubungan Dhena dan Anton saat Anton masih berstatus suami sah Dinna Olivia.

Dalam memori bandingnya, jaksa bahkan disebut meminta penerapan pidana maksimal Pasal 284 KUHP, yakni sembilan bulan penjara apabila banding dikabulkan.

Langkah banding tersebut didukung kubu Dinna Olivia.

Kuasa hukum Dinna, Mario Lasut, menyebut putusan bebas sebelumnya sebagai "tamparan bagi korban".

"Banyak fakta yang menurut kami diabaikan majelis hakim, termasuk peristiwa penggerebekan di Raffles Hills Cibubur dan keterangan para saksi," ujar Mario.

Tak hanya menyoroti status hukum Dhena dan Anton, Doktif juga kembali mengungkit polemik lama terkait hubungan keduanya. Ia kembali menyebut Dhena sebagai sosok yang kerap memutarbalikkan fakta di depan publik.

"Dari dulu narasinya berubah-ubah terus. Dulu bilang nggak kenal si gadun (Anton), sekarang malah sudah jadi istri sah. Publik kan bisa menilai sendiri," sindir Doktif.

Pernyataan itu kembali mengingatkan publik pada wawancara Dhena pada Desember 2023 ketika ia sempat membantah mengenal Anton Subowo sebelum akhirnya mengakui telah menikah resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur pada 28 Januari 2023.

Pernikahan tersebut menuai kontroversi karena saat itu Anton masih berstatus suami sah Dinna Olivia.
Konflik ini semakin rumit setelah Dhena Devanka melaporkan balik Dinna Olivia terkait dugaan perusakan rumah kontrakan di kawasan Raffles Hills Cibubur, Depok.

Akibat laporan tersebut, Dinna Olivia dan sepupunya, Rizkiyanti Jassin, sempat ditahan di Lapas Perempuan Depok sejak Agustus 2025 sebelum akhirnya dibebaskan pada 22 Desember 2025.

Setelah bebas, Dinna kembali mengaku mendapat tekanan terkait sengketa rumah di Cirendeu, Tangerang Selatan, Banten yang kini juga menjadi bagian dari konflik harta gono-gini.

Hingga kini, pihak Dhena Devanka maupun Anton Subowo belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Doktif.

Sementara itu, sahabat dekat Dhena, Fitri Salhuteru, juga belum terlihat memberikan komentar terbuka mengenai kemungkinan penjemputan paksa tersebut.

Padahal sebelumnya, Fitri dikenal sebagai sosok paling vokal membela Dhena dalam berbagai konflik hukum maupun polemik rumah tangga yang menyeret nama mantan istri Jonathan Frizzy itu.

Seperti diketahui, Dhena Devanka saat ini masih menghadapi kasus dugaan penipuan yang dilaporkan penyanyi Indah Nevertari sejak 2023.

Selain itu, Dhena dan Anton juga terseret perkara dugaan penganiayaan yang dilaporkan Dinna Olivia terkait insiden di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan pada Januari 2026.

Dalam perkara tersebut, beberapa nama turut tercatat sebagai korban, di antaranya Kiki Jassin (sepupu Dinna Olivia), Alea Subowo (anak Dinna Olivia-Anton Subowo), dan Dea Tunggaesti.

Kasus ini sendiri menjadi lanjutan dari konflik panjang rumah tangga antara Dinna Olivia dan Anton Subowo yang telah berlangsung sejak bertahun-tahun lalu.

Apakah Dhena Devanka dan Anton Subowo benar-benar akan kembali berhadapan dengan ancaman penahanan, atau justru mampu mempertahankan status tahanan kota mereka hingga proses banding selesai diputus pengadilan ?

Fitri Salhuteru Serang Balik Doktif dan Nikita Mirzani Usai Bela Dhena Devanka

Perseteruan panas di lingkaran selebritas Tanah Air kembali memanas. Kali ini, pengusaha sekaligus selebgram Fitri Salhuteru secara terbuka membela sahabat dekatnya, Dhena Devanka, setelah Dhena dituding sebagai pelakor, pembohong, dan sosok yang memutarbalikkan fakta oleh Nikita Mirzani dan Amira Farahnaz alias Doktif.

Melalui unggahan media sosial dan siaran langsungnya, Fitri menunjukkan kemarahannya terhadap berbagai tudingan yang terus diarahkan kepada Dhena Devanka dalam beberapa tahun terakhir.

"Jangan semua orang seenaknya menuduh perempuan lain pelakor, pembohong, atau playing victim cuma karena benci pribadi," ujar Fitri dengan nada tinggi.

Fitri menilai banyak pihak sengaja membangun opini negatif terhadap Dhena demi menggiring kebencian publik.

"Kalau nggak tahu fakta sebenarnya, jangan merasa paling benar. Jangan memutar opini seolah-olah cuma satu pihak yang jadi korban," lanjutnya.

Nama Nikita Mirzani memang menjadi salah satu figur paling vokal menyerang Dhena Devanka sejak konflik rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo mencuat ke publik.

Sebelumnya, Nikita beberapa kali menyebut Dhena sebagai "pelakor", "wanita simpanan", hingga "ular betina".

Dalam sebuah siaran langsung lama yang kembali viral, Nikita bahkan menyebut Dhena sebagai pembohong.

"Si D pembohong. Jangan sok munafik lu. Tetep aja bohong," kata Nikita saat live media sosial pada Oktober 2023.

Pernyataan itu muncul setelah Dhena sempat membantah mengenal Anton Subowo ketika isu perselingkuhan pertama kali mencuat.

Namun Fitri menilai serangan Nikita sudah melewati batas.

"Kalau lu mau marah, jangan hina Dhena terus-terusan. Jangan merasa punya hak menghakimi hidup orang lain," tegas Fitri.

Ia juga menyindir gaya Nikita yang dinilai gemar membuka aib demi menarik perhatian publik.

"Ada orang yang hidupnya memang nggak bisa tenang kalau nggak bikin gaduh," sindir Fitri tanpa menyebut nama secara langsung.

Tak hanya Nikita Mirzani, Fitri juga menyerang balik Doktif yang belakangan ikut mengkritik Dhena Devanka.

Sebelumnya, Doktif menyebut Dhena sebagai sosok playing victim dan mempertanyakan perubahan narasi Dhena terkait hubungannya dengan Anton Subowo.

"Awalnya ngaku dijodohkan sama jenderal, tiba-tiba bilang sudah menikah sama Anton. Yang benar yang mana?" ujar Doktif dalam siaran langsungnya.

Pernyataan itu langsung memancing reaksi keras dari Fitri Salhuteru.

"Sekarang semua orang merasa paling tahu urusan rumah tangga orang lain. Padahal cuma dengar cerita sepihak," kata Fitri.

Fitri juga menilai Doktif sengaja memanfaatkan konflik Dhena demi konten dan sensasi media sosial.

"Kalau hidup cuma isi drama orang lain, ya akhirnya lupa bercermin," sindir istri Cencen Kurniawan itu.

Perseteruan Fitri dan Doktif sendiri memang bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, Fitri bahkan sempat mendatangi kantor BPOM dan melaporkan produk skincare milik Doktif atau dokter Samira.

Konflik keduanya terus berkembang di media sosial dan kini semakin panas setelah menyeret nama Dhena Devanka serta konflik panjang dengan Dinna Olivia.

Dalam pembelaannya, Fitri kembali menegaskan bahwa Dhena Devanka bukan perebut laki orang seperti yang selama ini dituduhkan publik.

Menurut Fitri, hubungan rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia memang sudah retak jauh sebelum Dhena hadir.

"Rumah tangga mereka sudah bermasalah bertahun-tahun. Jangan semua kesalahan dilempar ke Dhena," kata pemilik nama Fitri Salfitri Salhuteru itu.

Ia bahkan balik menyinggung masa lalu Dinna Olivia yang dulu sempat dituduh menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Anton dan istri pertamanya, Cut Modilla.

"Kalau mau bongkar masa lalu, semua orang juga punya cerita," ucap Fitri.

Perseteruan ini semakin memperlihatkan terbentuknya dua kubu besar di kalangan selebritas.

Di kubu Dhena Devanka, tampak nama-nama seperti Fitri Salhuteru, Marissya Icha, Shella Saukia, Angel Lelga, hingga Reza Gladys.

Sementara Nikita Mirzani tetap berada di barisan pendukung Dinna Olivia dan menjadi figur paling aktif menyerang Dhena di ruang publik.

Konflik antara Fitri dan Nikita sendiri sebenarnya sudah berlangsung sejak 2023, setelah hubungan persahabatan mereka retak akibat persoalan pribadi dan konflik keluarga Nikita.

Masuknya Dhena Devanka ke lingkaran pertemanan Fitri disebut menjadi salah satu pemicu yang memperdalam permusuhan kedua mantan sahabat tersebut.

Hingga kini, baik Dhena Devanka maupun Anton Subowo belum memberikan tanggapan terbaru terkait perang pernyataan antara Fitri Salhuteru, Nikita Mirzani, dan Doktif.

Senin, Mei 25, 2026

Dinna Olivia Menang Gugatan Harta Gono-Gini, Anton Subowo & Dhena Devanka Absen


Konflik panjang antara aktris Dinna Olivia dan mantan suaminya, Anton Subowo, kembali memasuki babak penting. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akhirnya mengabulkan sebagian besar gugatan harta gono-gini yang diajukan Dinna Olivia dalam sidang lanjutan yang digelar pada Senin (25/5/2026).

Sidang tersebut menjadi sorotan publik karena menyangkut perebutan aset bernilai besar, termasuk rumah tinggal, tabungan, investasi, hingga aset yang disebut Dinna sebagai bagian dari warisan keluarga peninggalan kedua orang tuanya. Dinna pun menangis terharu dan bersujud mendengar putusan tersebut.

Dalam putusannya, majelis hakim mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan bintang film 'Mengejar Mas-Mas' itu terkait harta gono-gini, rumah di Cirendeu, serta aset warisan peninggalan kedua orang tuanya.

Namun perhatian publik tak hanya tertuju pada putusan hakim. Anton Subowo dan istrinya, , diketahui tidak hadir dalam persidangan. Berdasarkan keterangan kuasa hukum Dinna, keduanya disebut tengah berada di Bali.

"Pihak tergugat tidak hadir. Informasi yang kami dapat, mereka sedang berada di Bali," ujar Mario Lasut, kuasa hukum Dinna Olivia di depan awak media usai persidangan.

Dalam putusan sementara yang dibacakan majelis hakim, sejumlah aset dinyatakan masuk dalam kategori harta bersama selama pernikahan Dinna Olivia dan Anton Subowo yang berlangsung sejak 5 Juni 2008.

Majelis hakim juga menilai beberapa aset yang selama ini disengketakan tidak sepenuhnya dapat diklaim oleh Anton Subowo.

Pihak Dinna menyebut kemenangan ini menjadi titik penting setelah pertarungan hukum yang berlangsung panjang sejak perceraian mereka resmi diputus pada 29 Februari 2024.

"Mbak Dinna akhirnya mendapatkan kejelasan hukum atas hak-haknya," ujar Sri Sinduwati, tim kuasa hukum Dinna Olivia.

Selain soal harta bersama, persidangan juga menyinggung dugaan penguasaan aset pribadi dan warisan keluarga Dinna.

Menurut pihak Dinna, beberapa aset yang sebelumnya dikuasai Anton dan Dhena sebenarnya berasal dari hasil kerja Dinna sebelum menikah, aset keluarga, serta warisan peninggalan almarhum kedua orang tuanya.

Dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan mengabulkan gugatan Dinna Olivia untuk sebagian.

Hakim menilai tidak semua tuntutan dapat dikabulkan sepenuhnya, namun terdapat sejumlah poin penting yang memenangkan pihak Dinna.

Salah satu poin paling krusial dalam perkara ini adalah sengketa rumah di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan, Banten.

Majelis hakim mempertimbangkan sejumlah bukti kuat yang diajukan kubu Dinna, di antaranya akta hibah dari orang tua Dinna, sertifikat awal atas nama Dinna Olivia, serta bukti asal-usul aset sebelum perkawinan.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, hakim memutuskan rumah di Cirendeu dinyatakan sebagai milik pribadi Dinna Olivia.

Majelis hakim juga memerintahkan Anton Subowo, dan Dhena Devanka, untuk mengosongkan rumah tersebut.

Putusan ini langsung menjadi sorotan karena rumah Cirendeu selama ini menjadi simbol konflik panas antara Dinna dan Anton pasca perceraian.

Pihak Dinna menyebut aset tersebut berkaitan dengan warisan kedua orang tuanya, alm. Djuanda Jasin dan almh. Dahliani Siregar.

"Mbak Dinna merasa selama ini hak-haknya diambil dan dikuasai secara sepihak," kata Sri Sinduwati.

Dalam pertimbangannya, hakim menegaskan bahwa warisan bukan bagian dari harta bersama. Majelis menyatakan tidak ditemukan bukti sah mengenai peralihan hak kepemilikan aset warisan kepada Anton maupun pihak lain.

Karena itu, pengadilan memutuskan seluruh aset warisan tetap menjadi milik pribadi Dinna Olivia, dan penguasaan aset tersebut oleh pihak lain dinyatakan tidak sah secara hukum.

Poin ini dianggap sebagai kemenangan terbesar Dinna dalam perkara perdata tersebut.

Meski unggul dalam sengketa rumah dan warisan, Dinna tidak memenangkan seluruh perkara.

Majelis hakim tetap menyatakan bahwa beberapa aset yang diperoleh selama pernikahan merupakan harta bersama.

Karena itu, pengadilan memutuskan harta gono-gini dibagi masing-masing 50 persen antara Dinna Olivia dan Anton Subowo.

Hakim menilai terdapat cukup bukti mengenai aliran dana, kepemilikan bersama, serta pembelian aset selama masa perkawinan.

Perseteruan soal rumah Cirendeu sendiri sudah berlangsung sejak 2024 dan menjadi salah satu sumber konflik paling panas antara Dinna, Anton, dan Dhena.

Dinna sebelumnya bahkan mengaku sempat diusir dari rumah tersebut setelah bebas dari tahanan pada 22 Desember 2025.

Ketidakhadiran Anton dan Dhena dalam sidang turut memancing perhatian publik.

Banyak pihak menilai absennya pasangan tersebut menunjukkan sikap tidak kooperatif terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Apalagi sebelumnya Anton Subowo cukup aktif memberikan pernyataan keras kepada media terkait tuntutan utang, klaim harta gono-gini, hingga tuduhan terhadap Dinna Olivia.

Namun pada sidang penting kali ini, Anton maupun Dhena tidak terlihat hadir di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Kami menghormati proses hukum. Tapi tentu publik bisa menilai sendiri," ujar Mario Lasut.

Kasus perebutan harta ini menjadi bagian dari konflik panjang yang menyeret perceraian, dugaan perselingkuhan, dugaan perzinahan, laporan pidana, hingga perang opini di media sosial.

Rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo sendiri mulai retak sejak 2011 dan disebut pisah ranjang sejak 2016.

Situasi semakin panas setelah Dinna bersama sepupunya, Kiki Jassin mengaku memergoki Anton bersama Dhena Devanka di rumah kontrakan kawasan Raffles Hills, Cibubur, pada 24 Desember 2022.

Insiden tersebut berkembang menjadi laporan dugaan KDRT, laporan dugaan perzinahan, hingga perkara dugaan perusakan rumah kontrakan yang sempat membuat Dinna Olivia dan Kiki Jassin ditahan.

Nama Dhena Devanka sendiri terus menjadi sorotan sejak dirinya mengakui telah menikah dengan Anton Subowo pada 28 Januari 2023 di KUA Ciracas, Jakarta Timur.

Pengakuan itu memicu kontroversi karena saat itu Anton masih berstatus suami sah Dinna Olivia. Dhena yang merupakan mantan istri Jonathan Frizzy itu disebut-sebut menjadi orang ketiga rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia.

Dhena juga terus mendapat serangan dari kubu pendukung Dinna, termasuk Nikita Mirzani, Marchia Pohan dan dr. Amira Farahnaz alias Doktif, yang menudingnya sebagai orang ketiga dan pemicu kehancuran rumah tangga Dinna.

Di sisi lain, Dhena mendapat dukungan kuat dari yang selama ini menjadi sahabat paling vokal membelanya.

Kemenangan Dinna Olivia dalam sidang harta gono-gini ini langsung menjadi perbincangan besar di media sosial.

Sebagian publik menilai putusan tersebut menjadi kemenangan moral bagi Dinna setelah bertahun-tahun menghadapi konflik rumah tangga, tekanan psikologis, hingga persoalan hukum.

Meski begitu, pihak Anton Subowo disebut masih memiliki peluang untuk mengajukan langkah hukum lanjutan, termasuk banding terhadap putusan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Anton Subowo dan Dhena Devanka belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil sidang maupun alasan ketidakhadiran mereka dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Minggu, Mei 24, 2026

Niat Bertemu Jeje Soekarno di Hari Lebaran, Donna Harun Diusir Romy Soekarno

Konflik panjang antara Donna Harun dan mantan suaminya, Romy Soekarno, kembali menjadi perhatian publik. Perseteruan keduanya bahkan kerap dibandingkan dengan drama rumah tangga Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang sempat menghebohkan publik pada tahun 2008.

Namun respons publik terhadap dua kasus tersebut dinilai berbeda. Jika Ahmad Dhani dahulu banyak dihujat karena dianggap terlalu sering membuka persoalan rumah tangga ke ruang publik, Romy Soekarno justru mendapat simpati dari sebagian netizen. Sebaliknya, Donna Harun kini lebih banyak menuai kritik akibat rentetan persoalan pribadi dan hukum yang terus menyeret namanya.

Konflik terbaru keduanya kembali mencuat setelah kronologi insiden Lebaran 2023 terungkap ke publik. Peristiwa tersebut disebut menjadi salah satu titik paling panas dalam hubungan Donna dan Romy pasca perceraian.

Donna dan Romy diketahui memiliki seorang putra bernama Jeje Soekarno. Hingga kini, Jeje tinggal bersama sang ayah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Ketegangan memuncak pada Sabtu, 22 April 2023 atau hari pertama Lebaran. Saat itu, Donna disebut menerima pesan dari Jeje yang menolak untuk bertemu dengannya. Pihak Donna menganggap pesan tersebut tidak biasa dan menduga ada faktor lain di balik penolakan tersebut.

Didorong keinginan bertemu sang anak di momen Idulfitri, Donna bersama putra sulungnya, Ricky Harun, mendatangi kediaman Romy Soekarno usai salat Id. Namun kedatangan itu justru berujung keributan.

Menurut pihak Donna, dirinya mendapat perlakuan tidak menyenangkan setibanya di lokasi. Donna mengaku diusir, diseret keluar rumah, hingga mendapat hinaan verbal. Insiden tersebut disebut menyebabkan memar pada tubuh Donna.
Pihak Donna menyayangkan niat seorang ibu untuk bersilaturahmi dengan anaknya di hari raya justru berakhir ricuh.

Di sisi lain, kubu Romy membantah adanya tindakan kekerasan. Melalui kuasa hukumnya, Romy menegaskan luka memar yang dialami Donna terjadi akibat terjatuh, bukan karena penganiayaan.
Perselisihan itu kemudian berlanjut ke ranah hukum. Donna sempat melaporkan Romy Soekarno dan Didi Mahardika ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pengeroyokan dan penodongan.

Namun pada November 2024, penyidikan kasus tersebut resmi dihentikan karena dinilai tidak memiliki cukup bukti. Menanggapi keputusan itu, Romy Soekarno secara terbuka menyebut laporan Donna tidak terbukti.

"SP3 ini adalah bukti bahwa laporan Donna itu palsu, yang didasari kebohongan. Tidak terbukti," ujar Romy saat itu ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Romy juga mengakui dirinya memang mengusir Donna dari rumah pada hari itu. Menurutnya, ia tidak memberikan izin kepada mantan istrinya untuk menemui Jeje tanpa pemberitahuan sebelumnya.
"Saya cuma melindungi Jeje," kata Romy dalam keterangannya.

Putra mendiang Rachmawati Soekarnoputri itu bahkan menuding Donna telah menyebarkan informasi yang tidak benar kepada aparat penegak hukum.

"Ini harusnya menjadi barometer karakter seseorang. Ada konsekuensi hukum kalau menyebarkan kebohongan," tegas Romy.

Konflik lama keduanya semakin rumit setelah Romy Soekarno kembali membuka dugaan perselingkuhan Donna Harun dengan sejumlah pria lain saat mereka masih berstatus suami istri. Dalam beberapa wawancara infotainment, Romy menyebut rumah tangga mereka mulai retak sejak tahun 2005.

Menurut Romy, Donna diduga menjalin hubungan dengan beberapa pria lain, di antaranya Satria Kamal, Bara Tampubolon, Rifat Sungkar, hingga sejumlah nama lain. Romy mengaku mengetahui dugaan hubungan tersebut dari isi ponsel Donna.

Ia bahkan menyebut telah melaporkan dugaan perzinahan Donna ke pihak kepolisian karena merasa tidak tahan lagi dengan perilaku mantan istrinya.

Romy juga menegaskan bahwa dirinya langsung menjatuhkan talak cerai kepada Donna setelah mengetahui dugaan perselingkuhan tersebut. Pernikahan yang telah berjalan selama 22 tahun akhirnya resmi berakhir pada 2018.

Tak hanya itu, Romy Soekarno juga sempat menyatakan keinginannya melakukan sumpah pocong terkait tudingan perselingkuhan Donna dengan sejumlah pria lain.

Menurut Romy, berbagai konflik tersebut bukan hanya menghancurkan rumah tangga mereka, tetapi juga berdampak pada hubungan Donna dengan Jeje Soekarno. Ia bahkan menuding Donna pernah menelantarkan dirinya dan sang anak di tengah persoalan rumah tangga yang terus memburuk.

Hingga kini, hubungan Donna Harun dan Romy Soekarno masih belum membaik. Konflik keduanya bahkan semakin kompleks setelah Donna terseret berbagai persoalan hukum lain dalam beberapa tahun terakhir.

Ironisnya, momen Lebaran yang identik dengan silaturahmi dan saling memaafkan justru menjadi awal memanasnya kembali perseteruan panjang antara Donna Harun dan Romy Soekarno yang hingga kini belum menemukan titik damai.

Selasa, Mei 12, 2026

Polda Bali Resmi Tetapkan Artis Donna Harun Sebagai Tersangka Kasus Perzinahan

Kasus dugaan perzinahan yang menyeret nama aktris senior Donna Harun akhirnya memasuki babak baru. Polda Bali resmi menetapkan Donna Harun dan pesinetron Fadika Royandi sebagai tersangka dalam perkara dugaan perzinahan yang dilaporkan sejak akhir 2023.

Penetapan status tersangka tersebut diumumkan setelah penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan sejumlah alat bukti yang dinilai cukup untuk meningkatkan status hukum keduanya.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, membenarkan perkembangan terbaru dalam kasus tersebut."Penyidik telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana perzinahan sebagaimana diatur dalam Pasal 284 KUHP. Penetapan dilakukan setelah ditemukan alat bukti yang cukup," ujar Ariasandy, Selasa (12/5/2026).

Kasus ini berawal dari laporan pengusaha tambang Alisyahrazad Hanafiah atau lebih disapa Aad pada 22 Desember 2023. Mantan suami ketiga Donna itu sejak awal mencurigai adanya hubungan terlarang antara Donna dan Fadika Royandi ketika mereka masih berstatus suami istri.

Menurut keterangan Aad, kecurigaan tersebut berawal saat resepsi pernikahannya dengan Donna di kawasan The Edge Villa Pecatu, Uluwatu, Bali, pada 27 Juli 2019. Ia mengaku menemukan sejumlah kejanggalan yang kemudian membuatnya yakin terjadi hubungan di luar pernikahan berarti perselingkuhan Donna dan Aad.

"Saya dari awal hanya ingin mencari kejelasan. Kalau sekarang statusnya sudah seperti ini, berarti apa yang saya curigai selama ini bukan tanpa alasan," ujar Aad.

Menurutnya, sejumlah kejanggalan yang terjadi pada malam resepsi membuat dirinya mulai meragukan kesetiaan sang istri.

Dalam proses penyelidikan, Penyidik Polda Bali menyebut penetapan tersangka dilakukan setelah ditemukan minimal dua alat bukti yang dinilai cukup sesuai ketentuan hukum acara pidana. Selain keterangan saksi, penyidik juga disebut mengantongi rekaman video, dokumen komunikasi, serta hasil pemeriksaan tambahan lainnya.

"Status perkara telah ditingkatkan ke tahap penyidikan dan dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka," ujar sumber kepolisian.

Nama penyanyi senior Lita Zen turut mencuat sebagai salah satu saksi penting. Sebab, tante penyanyi Karen Pooroe itu sempat diundang menjadi tamu resepsi pernikahan tersebut.

Lita sebelumnya mengaku melihat adanya kedekatan yang dinilai tidak wajar antara Donna dan Fadika saat acara resepsi berlangsung.

"Saya melihat sendiri ada interaksi yang menurut saya berlebihan malam itu," ujar Lita dalam keterangannya terdahulu.Penyidik menyebut seluruh keterangan saksi telah dicocokkan dengan alat bukti lain sebelum akhirnya memutuskan menaikkan status perkara.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, proses hukum terhadap Donna Harun dan Fadika Royandi masih terus berjalan. Penyidik kini fokus melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Bali.

"Kami memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum," tegas Ariasandy.

Hingga kini, baik Donna maupun Fadika belum memberikan tanggapan resmi terkait penetapan status tersangka tersebut.

Saat ini Donna diketahui masih menjalani masa tahanan terkait perkara narkotika, sementara Fadika Royandi belum memberikan pernyataan resmi kepada media terkait penetapan status tersangka tersebut.

Sementara itu, rumah tangga Donna Harun dan Alisyahrazad Hanafiah telah resmi berakhir pada 30 Oktober 2024 setelah melalui proses hukum panjang di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Ibu aktor Ricky Harun itu diketahui tiga kali kawin cerai.

Namun perkara pidana tetap berjalan karena dugaan perzinahan disebut terjadi saat keduanya masih berstatus sebagai pasangan suami istri.Kasus ini kini menjadi perhatian luas publik dan kembali menempatkan kehidupan pribadi Donna Harun di bawah sorotan media.

Minggu, Mei 10, 2026

Donna Harun Resmi Dicekal ke Luar Negeri Pasca Murtad, Termasuk Umrah

Aktris senior Donna Harun dikabarkan resmi masuk dalam daftar pencegahan bepergian ke luar negeri menyusul sejumlah persoalan hukum yang masih menjeratnya.

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan penegak hukum, pencekalan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar Donna tetap berada di Indonesia selama proses penyelidikan dan penanganan perkara berlangsung. Salah satu perkara yang disebut masih didalami adalah dugaan kasus penistaan agama.

Donna sebelumnya menjadi sorotan setelah dikabarkan kembali menganut agama Katolik setelah sempat memeluk Islam selama puluhan tahun. Polemik tersebut memicu laporan hukum yang dilayangkan oleh mantan suami ketiganya, Ad Hanafiah, ke aparat kepolisian pada akhir 2023.

Selain itu, riwayat pelarian Donna dari tahanan pada April 2025 juga disebut menjadi pertimbangan penting dalam keputusan pencekalan. Saat itu, ibu aktor Ricky Harun itu diketahui sempat melarikan diri dari Lapas Kerobokan, Bali dan melakukan perjalanan ke luar negeri sebelum akhirnya ditangkap kembali di Bandara Internasional Dubai dan dideportasi ke Indonesia.

Sumber internal menyebutkan bahwa larangan bepergian tersebut juga mencakup perjalanan ibadah umrah ke Mekkah guna mencegah kemungkinan terulangnya upaya melarikan diri dari proses hukum.

"Pencegahan dilakukan untuk kepentingan penegakan hukum dan pengawasan terhadap yang bersangkutan,"  ujar sumber tersebut.

Saat ini, Donna Harun diketahui masih menjalani masa tahanan terkait perkara narkotika serta perkara tambahan lain yang masih dalam proses hukum. Ia juga disebut tengah menghadapi pendalaman terkait dugaan kasus penistaan agama yang belum memiliki putusan berkekuatan hukum tetap.

Sebagai informasi, aktris senior yang juga mantan model Donna Harun sebelumnya diketahui kabur dari Lapas Kerobokan, Badung, Bali pada 18 April 2025. Ia melarikan diri dengan cara memotong jeruji besi sel menggunakan gergaji. Donna Harun merupakan tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti yaitu tiga paket kecil, sabu setengah butir ekstasi, 8,12 gram kokain serta pil happy five.

Dalam perjalanan proses hukum, hukuman wanita kelahiran Bandung, 21 Februari 1968 itu terus bertambah berat. Setelah sempat divonis satu tahun penjara di tingkat pertama, Pengadilan Tinggi Bali memperberat hukuman menjadi empat tahun penjara. Pada tingkat kasasi, Mahkamah Agung akhirnya menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara setelah Donna dinilai sebagai residivis dan sempat melarikan diri dari tahanan.

Tak hanya itu, Donna juga kembali dijatuhi hukuman tambahan dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Bandung dalam perkara dugaan peredaran narkotika di lingkungan Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Sebelumnya Donna Harun diketahui sudah tiga kali ditangkap karena tersandung kasus narkoba yakni pada November 2022, Desember 2023 dan Februari 2025.

Nenek empat cucu ini sempat menjalani 6 bulan rehabilitasi dan dibebaskan pada akhir Juni 2024, namun tidak lama setelahnya ia kembali tersangkut kasus serupa.

Tak hanya itu, Donna Harun juga dilaporkan Wemmy Amanupunyo, kuasa hukum mantan suaminya Ad Hanafiah, kembali dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan atas dugaan penistaan agama, pada 23 April 2025 lalu. Donna dituduh murtad dan kembali memeluk agama Katolik saat menjalankan ibadah umroh di Mekkah, menggunakan hijab dan cadar.

Ini bukan pertama kalinya Donna dilaporkan atas dugaan penistaan agama, sebelumnya ia juga pernah dilaporkan mantan suaminya, Alisyahrazad Hanafiah alias Ad Hanafiah pada 3 Mei 2023. Laporan tersebut masih dalam proses penyelidikan.