Nama Isa Zega, selebgram dan sosialita yang dikenal luas dengan sapaan Mami Isa atau Mami Online, kerap menjadi sorotan publik akibat berbagai perseteruan terbuka di media sosial. Konflik tersebut melibatkan sejumlah figur publik, di antaranya Bunda Corla, Devita Rusdy, dan Gebby Vesta, yang sebagian besar bermula dari pernyataan-pernyataan Isa Zega dalam siaran langsung maupun potongan video yang kemudian viral.
Salah satu konflik paling kontroversial terjadi antara Isa Zega dan Bunda Corla, selebritas internet yang namanya melejit pada 2022. Dalam beberapa kesempatan, Isa Zega secara terbuka menyatakan keyakinannya bahwa Bunda Corla dulunya adalah seorang laki-laki bernama Idrus. Pernyataan tersebut memicu polemik besar dan menyeret keduanya dalam isu transgender di ruang publik digital.
Dalam wawancara yang diunggah kanal YouTube Kapanlagi pada 4 November 2022, Isa Zega menegaskan bahwa ia tidak memiliki kedekatan personal dengan Bunda Corla. Ia juga menjelaskan alasan mengapa dirinya tidak memanggil Corla dengan sebutan "bunda".
"Oh, enggak. Mami nggak kenal dengan bapak itu. Iya, karena memang setahu mami dia laki-laki. Jadi mami enggak manggil dia mbak, bunda enggak sayang. The one and only itu bunda hanya Bunda Dorce ya. The one and only mami itu hanya Mami Isa."
Namun seiring waktu dan klarifikasi yang beredar, diketahui bahwa Bunda Corla adalah seorang wanita asli, bukan transgender maupun waria, sehingga pernyataan Isa Zega tersebut dinilai keliru dan memperpanjang kontroversi. Meski demikian, Isa Zega beberapa kali menyatakan bahwa dirinya tidak ingin memperpanjang konflik dan memilih fokus pada perdamaian, meskipun ucapannya kerap kembali menuai reaksi.
Kontroversi tidak berhenti di situ. Dalam wawancara panjang di kanal YouTube Kenangan Ponski pada 27 Juli 2024, Isa Zega kembali menegaskan konsep "the one and only" versi dirinya. Ia mengklaim bahwa sebutan-sebutan populer seperti Mami, Bunda, Mama, dan Mimi memiliki figur tunggal yang menurutnya tidak bisa ditiru atau diklaim sembarangan.
Isa Zega menyebut Mami: hanya Mami Isa, Bunda: hanya Bunda Dorce (Dorce Gamalama), Mama: Mamah Dedeh, dan Mimi: Krisdayanti (KD).
Ia bahkan menyebut bahwa klaim tokoh lain terhadap sebutan-sebutan tersebut dianggap palsu dan tidak memiliki legitimasi sosial menurut versinya.
"Kalau ada seandainya orang ngaku-ngaku bunda kayak Bunda Corla, bunda apa itu nggak ada palsu semuanya… The one and only mami itu adalah Mami Isa."
Dalam pernyataan yang sama, Isa Zega juga menyinggung Devita Rusdy (yang ia sebut Delila Luli) dan Gebby Vesta (dengan julukan Wegom). Ia menegaskan bahwa tidak sembarang orang dapat menyandang julukan "Emak", yang menurutnya hanya pantas disematkan pada Mak Vera (Vera Zanobia), manajer artis senior yang dikenal luas di industri hiburan.
Pernyataan Isa Zega kembali memanas pada akhir 2024. Dalam video kanal YouTube Labirin Seleb pada 22 Desember 2024, ia melontarkan ucapan keras kepada Bunda Corla dengan menolak total penyematan gelar "Bunda" dan kembali menegaskan posisi almarhumah Dorce Gamalama sebagai satu-satunya figur yang pantas menyandang sebutan tersebut.
"The one and only kalau bunda hanya Bunda Dorce. Nggak ada yang lain."
Sebagai catatan, Dorce Gamalama sendiri merupakan sosok legendaris di dunia hiburan Indonesia—seorang penyanyi, pelawak, pembawa acara, dan transpuan yang sangat dihormati publik. Dorce meninggal dunia pada 16 Februari 2022 akibat komplikasi penyakit dan Covid-19, dan hingga kini namanya masih dianggap memiliki posisi istimewa di mata banyak kalangan.
Sementara itu, Bunda Corla dikenal sebagai selebritas internet, pemeran, dan penyanyi, sedangkan Gebby Vesta adalah selebgram, DJ, dan pebisnis yang secara terbuka mengakui identitasnya sebagai transgender sejak 2019 dan sempat berkonflik dengan Isa Zega sebagai mantan manajernya.
Di luar polemik media sosial, Isa Zega juga tengah menghadapi persoalan hukum. Ia ditahan Polda Jawa Timur atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Shandy Purnamasari, pemilik MS Glow, pada 24 Januari 2025. Saat ini, Isa Zega mendekam di Lapas Perempuan Kelas IIA Sukun, Kota Malang.
Pada 8 Mei 2025, Pengadilan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang, menjatuhkan vonis 3,5 tahun penjara serta denda Rp10 juta kepada Isa Zega atas perkara tersebut.
Isa Zega diketahui bukan kali pertama berurusan dengan hukum. Mantan manajer Lucinta Luna itu sebelumnya sempat ditahan Polda Metro Jaya pada April 2022 terkait laporan Nikita Mirzani atas dugaan pencemaran nama baik dan keterangan palsu di bawah sumpah. Namun, ia divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 25 Agustus 2022.
Perseteruan Isa Zega dengan sejumlah figur publik ini menunjukkan bagaimana konflik personal, klaim identitas, dan simbol sosial di dunia hiburan dapat berkembang menjadi polemik berkepanjangan di media sosial. Meski Isa Zega berulang kali menyatakan tidak ingin ribut, gaya bicara frontal dan pernyataannya yang kontroversial justru terus memantik perdebatan publik hingga kini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar