Gelombang gugatan cerai di kalangan figur publik kembali bergulir. Kali ini, nama mantan vokalis band Zivilia, Zulkifli alias Zul Zivilia, terseret setelah sang istri, Retno Paradinah, kembali menggugat cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Utara pada 17 Desember 2025.
Gugatan tersebut disebut-sebut dipicu oleh isu perselingkuhan yang menyeret nama aktris senior Donna Harun, yang sejak lima tahun terakhir juga tengah dililit berbagai persoalan hukum dan rumah tangga.
Kabar ini menambah panjang daftar masalah yang menimpa Zul Zivilia. Sejak Desember 2019, Zul menjalani hukuman 18 tahun penjara dalam kasus penyalahgunaan narkotika. Meski sempat beredar isu hukuman lebih berat hingga eksekusi mati, kabar tersebut tak pernah dikonfirmasi secara resmi oleh aparat penegak hukum.
Retno Paradinah sejatinya bukan kali pertama mengajukan gugatan cerai. Pada 22 Juni 2022, ia telah mendaftarkan gugatan cerai terhadap Zul, dengan sidang perdana digelar pada 4 Juli 2022. Saat itu, ketua tim kuasa hukum Retno, Wemmy Amanupunyo, menolak mengungkap detail alasan perceraian.
"Saya tidak bisa menyampaikan alasannya. Persidangan bersifat tertutup," ujar Wemmy kala itu.
Namun, isu orang ketiga terus mengiringi proses hukum tersebut dan kembali mencuat pada penghujung 2025.
Nama Donna Harun mencuat setelah Jeje Soekarno, anak bungsunya, melaporkan Donna dan Zul ke Polda Metro Jaya pada 10 Desember 2023 atas dugaan perzinaan. Laporan tersebut didampingi kuasa hukum Sunan Kalijaga dan mengacu pada Pasal 284 KUHP.
Kasus ini berkembang signifikan. Pada 13 Maret 2024, Polda Metro Jaya secara resmi menetapkan Zul Zivilia dan Donna Harun sebagai tersangka dugaan perzinaan, setelah serangkaian pemeriksaan saksi, pelapor, dan gelar perkara sejak Januari 2024.
Tak hanya Jeje Soekarno, Retno Paradinah juga melayangkan laporan serupa pada 8 Desember 2023. Ia menuding hubungan terlarang tersebut telah berlangsung sejak 2015, jauh sebelum Zul masuk penjara.
Bahkan, perselingkuhan itu disebut pernah terendus pada 2018, dan Donna Harun dikabarkan kerap mengunjungi Zul di penjara. Situasi ini disebut menjadi pemicu renggangnya hubungan Donna dengan putranya sendiri.
Di tengah isu perselingkuhan dengan Zul, rumah tangga Donna Harun dengan suami ketiganya, Alisyahrazad Hanafiah alias Ad Hanafiah atau lebih dipanggil Aad, juga kembali berada di ujung tanduk. Kuasa hukum Donna, Sandy Arifin, mengonfirmasi bahwa Donna kembali menggugat cerai Aad ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 8 Desember 2025.
Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada 16 Desember 2025. Sandy menyebut alasan gugatan kali ini tak berbeda dengan sebelumnya.
"Mbak Donna hanya ingin berpisah secara sah. Sudah tidak ada kecocokan dan pertengkaran hebat terus terjadi," ujar Sandy.
Hubungan Donna dan Aad memang dikenal penuh polemik. Pada 30 Oktober 2024, Pengadilan Agama Jakarta Selatan sempat memutus cerai keduanya dan menyatakan Donna nusyuz karena terbukti berselingkuh dengan beberapa pria. Namun, ikrar talak Aad kemudian ditolak pada 20 November 2024, memicu sengketa lanjutan hingga 2025.
Masalah Donna kian kompleks setelah pada 3 November 2025, Polda Bali menetapkannya sebagai tersangka dugaan perzinaan bersama aktor Fadika Royandi. Kasus tersebut dilaporkan Aad dan didukung bukti rekaman video, keterangan saksi, serta percakapan pribadi.
Kini, dengan kembalinya gugatan cerai Retno Paradinah terhadap Zul Zivilia, serta konflik hukum Donna Harun yang tak kunjung usai, publik kembali menyoroti keterkaitan dua nama besar tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Zul Zivilia maupun Donna Harun terkait gugatan cerai terbaru dan isu perselingkuhan yang kembali mencuat ke permukaan.
Drama hukum dan rumah tangga ini pun dipastikan masih akan bergulir panjang, seiring proses persidangan yang kembali memasuki babak baru di penghujung 2025.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar