Jumat, Juli 16, 2021

Laporan KDRT Donna Harun ke Suami Sudah P21

Kuasa hukum Donna Harun, Sandy Arifin, mengatakan bahwa Polres Jakarta Selatan telah menyatakan berkas perkara suami kliennya, Alisyahrazad Hanafiah alias Ad Hanafiah, dinyatakan lengkap alias P21.

Untuk diketahui, Ad Hanafiah telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap Donna Harun.

"Jadi tadi baru dengar kabar sudah P21, (sekarang) tinggal tunggu tahap 2," kata Sandy saat ditemui wartawan di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (9/7/2021).

Lebih lanjut, Sandy mengatakan, polisi tak asal menetapkan Ad Hanafiah sebagai tersangka, apalagi berkas juga dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan. Meskipun semuanya memang harus dibuktikan lagi di persidangan nanti jadi proses hukum belum selesai.

"Ternyata dia memang lakukan KDRT dan kekerasan seksual. Dan ini yang mengungkap bukan kami. Ini polisi yang mengungkap setelah melihat rekaman video," ujarnya. "Jadi ini bisa menjadi indikator bahwa bagaimana perilakunya beliau selama ini sudah tahu," kata dia lagi.

Hal tersebut diungkap oleh Sandy. Dengan demikian, dalih Ad Hanafiah melakukan kekerasan untuk hendak mencegah Donna bunuh diri adalah hoaks menurut Sandy.

Sementara, Sandy berujar, Donna sudah mengetahui kabar berkas pekara laporannya ini.

"Ya mbak Donna cukup senang karena penegak hukum dapat berjalan sebagaimana tugas yang dimandatkan," ujar Sandy.

Telah lengkapnya berkas atas kasus KDRT tersebut, rupanya mengungkap fakta baru terkait keterangan yang diberikan Ad Hanafiah beberapa waktu lalu. Salah satu video membuktikan bahwa Ad Hanafiah tak hanya melakukan KDRT, tetapi juga kekerasan seksual.

"Kalau kemarin yang kita tahu KDRT-nya, ternyata setelah polisi mengecek video yang direkam, itu juga ada kekerasan seksual," ungkap Sandy.

Sebelumnya Donna melaporkan dugaan KDRT yang dilakukan Ad Hanafiah pada 1 Juli 2020. Ad Hanafiah ditetapkan tersangka pada Desember 2020 lalu usai melewati proses yang cukup panjang. Ad Hanafiah dikenakan pasal 45 ayat 2 Undang-undang RI No 23 Tahun 2004 tentang KDRT, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Atas laporan tersebut, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa Donna Harun selaku pelapor dan sejumlah saksi lain.

Perseteruan Donna dan Ad Hanafiah terbilang pelik. Donna dituduh berselingkuh oleh Ad Hanafiah dengan beberapa pria lain, termasuk Herry B. Arissa, Krisna Murti Wibowo, Rifat Sungkar, Doddy Djanas, Eric Scada, Addy Irwandi, Ovy /rif, Satria Kamal, Robert Nitiyudo Wacho, Eddy William Katuari, Askara Parasady Harsono, almarhum Noto Bagaskoro, Hefri Olivian, dan beberapa pria lain. Donna juga menuding Ad Hanafiah berselingkuh dengan penyanyi jebolan Indonesian Idol, Karen Pooroe. Padahal, dia sudah lama ingin bersilaturrahmi dengan sang anak Jeje Soekarno, namun selalu dilarang oleh Ad Hanafiah dan sang mantan suami Hendra Rahtomo alias Romy Soekarno.

Sebelumnya, Donna telah membeberkan bukti kekerasan yang dilakukan suaminya 30 Juni 2020 lalu.

Ia memperlihatkan dua buah foto berukuran besar dengan wajah penuh luka.

Foto tersebut menunjukkan luka lebam pada wajah dan lengan Donna hingga rambutnya yang rontok akibat dijambak.

Donna Harun Disebut Sombong, Ricky Harun Laporkan Karen Pooroe Ke Polisi

Kabar kurang mengenakkan datang dari pesinetron papan atas Ricky Harun. Sebab, Ricky geram lantaran sang ibunda Donna Harun disebut sombong oleh penyanyi jebolan Indonesian Idol, Karen Pooroe.

Ricky mengecam Karen setelah membully ibunya dengan menyebut Donna Harun disebut sombong.

"Udah tua, udah sombong. Doyan selingkuh melulu. Katanya udah punya cucu, tapi tetep aja kelakuannya nggak berubah," komentar Karen pada Instagram Donna Harun, Jumat (16/7/2021).

Tak terima dengan perkataan Karen, Ricky akan melaporkan Karen yang menghina Donna ke kantor Polres Metro Jakarta Selatan.

Benarkah gosip tersebut?

Selasa, Juli 13, 2021

Buron, Donna Harun Ternyata Sudah Di Indonesia

Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor hingga kini belum berhasil menangkap Donna Harun yang telah ditetapkan sebagai buronan. Bahkan, Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan dan Kejari Kota Bogor belum mengetahui keberadaan pemilik nama Donna Frederika Rubiyanti itu.

"Sejauh ini masih nihil, belum ada perkembangan yang berarti terkait keberadaan Donna Harun. Tetapi kami tetap berusaha dan mengupayakan yang terbaik untuk menangkapnya," kata Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Kota Bogor, Ario Wicaksono di Jakarta, Rabu (14/7/2021).

Ario juga memastikan ternyata Donna sudah pulang dari London, Inggris ke Indonesia.

"Saya bisa memastikan bahwa dirinya ternyata sudah pulang dari London. Tidak sampai sejauh itu, kami sudah koordinasikan dengan pihak Kantor Imigrasi," tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan upaya penangkapan secara intensif agar Donna dapat ditangkap dan dijebloskan ke Rumah Tahanan Pondok Bambu. "Kita lihat perkembangannya nanti di lapangan," tegasnya.

Sebelumnya, Donna Harun dikabarkan terjerat kasus narkoba. Ia dikabarkan menjadi buronan Polres Jakarta Selatan. Donna diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu dan happy five (H5).

Polres Jakarta Selatan menetapkan Donna Harun sebagai tersangka kasus Narkoba pada akhir Mei lalu. Sebelumnya, Donna juga ditetapkan sebagai tersangka kasus perzinahan dengan Bara Tampubolon pada November 2020.

Minggu, Juli 11, 2021

Dituduh Lakukan KDRT, Alfath Fathier Digosipkan Berselingkuh Dengan Mahalini Raharja

Setelah dituduh melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istri barunya Nadia Christina, pesepakbola Alfath Fathier malah asyik berselingkuh dengan wanita lain.

Penyebab keretakan rumah tangga Alfath dengan Nadia itu adalah hadirnya wanita idaman lain (WIL) atau pelakor.

Wanita yang dimaksud adalah Mahalini Raharja. Dia adalah penyanyi jebolan Indonesian Idol 2020. Dia juga mengisi lagu soundtrack Ikatan Cinta yang berjudul Melawan Restu.

Sementara itu, Nadia Christina tak menyangka Alfath tega berselingkuh dengan Mahalini. Bahkan Nadia mengetahui, Alfath baru menjalin hubungan dengan Mahalini.

Nadia justru mendapat informasi, dari orang terdekatnya kalau suaminya berselingkuh dengan Mahalini pada akhir Mei 2021.

"Alfath dan Mahalini berselingkuh dari saya baru-baru ini," tutur Nadia.

Benarkah perselingkuhan Alfath Fatier dan Mahalini Raharja tercium Nadia Christina?

Selasa, Juli 06, 2021

Lita Zen Sebut Donna Harun Konsumsi Narkoba Sejak Masih Menjadi Istri Romy Soekarno: Orang Taunya Dia Manis, Sekarang Lagi Detox Buat Hilangkan Bekas Narkoba

Donna Harun dan Lita Zen dikabarkan sedang berseteru. Pasalnya beredar kabar kalau saat ini, Donna Harun dikabarkan menjadi buronan Polres Jakarta Selatan. Donna diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu dan happy five (H5).

Secara mengejutkan Lita Zen menyebut kalau Donna diduga menggunakan narkoba sejak lama.  Dalam siaran langsung di instagram miliknya ia menjawab beberapa pertanyaan dari Netizen.

Salah satu netizen kemudian menanyakan bagaimana hubungan Lita dengan Donna. Namun, Lita tidak menyebut Donna siapa yang ia maksud.

"Gimana sama Donna Harun?," kata Lita Zen membacakan komentar netizen di siaran langsung Instagram.

Menanggapi pertanyaan itu, Lita membuat pernyataan yang mengekutkan. Kata dia, Donna sedang melakukan proses menghilangkan bekas narkoba dari tubuhnya. Wanita berusia 54 tahun itu juga menjelaskan kalau Donna sudah memakai narkoba sejak masih menjadi istri Hendra Rahtomo alias Romy Soekarno.

"Mungkin Donna sekarang lagi detox untuk menghilangkan bekas-bekas narkobanya. Ya gimana dong, dia fix pemakai narkoba, dan itu jangka waktunya lama sekali, dia pemakai narkoba tuh dari pas jadi istri Romy Soekarno," tuturnya.

Setelah bercerai dari Romy Soekarno dan menikah dengan Ad Hanafiah, Donna dijelaskan Lita tetap memakai narkoba. Oleh karena itu, Lita meminta netizen harus lebih waspada terhadap seseorang yang terlihat kalem di depan publik.

Dalam video lain saat berbincang dengan sebuah infotainment, Lita mengatakan bahwa Donna terus menggunakan narkoba walaupun sudah memiliki seorang suami dan mengingatkan bahwa yang terlihat diam saja itu membahayakan.

"Terus dia nikah lagi, dia tetap pakai narkoba. Justru yang kalem itu yang kalian harus khawatirkan," ucapnya.

Senin, Juni 28, 2021

Donna Harun Sempat Ingin Bunuh Diri? Ini Dialognya

BAP Donna Harun Di Polres Jakarta Selatan:
...Betul Saya sempat ingin meloncat dari balkon. Saya sampai sempat bunuh diri...
(Lho kok masih hidup? Ada apa?)

Jadi cerita sebenarnya. Bagaimana sih?
Ini kata saksi Donna yaitu seorang pembantu Donna-Aad (Ad Hanafiah)
Ketika berbicara dengan Aad lewat Ponsel.

Pembantu: Loncat dari balkon, bunuh diri aja. Makanya bapa nangkis ibu. Kenalah sama bapak, bukan ibu mau bunuh bapak !
Aad: Iya, justru itu kalau misalnya sekarang dia sampai mati nggak?

Apakah Aad berkata jujur? Apa bukti dialog yang dimaksud? Coba kita simak...
Aad: Kalau lu loncat dari balkon, lu bunuh diri. Siapa yang salah? Lu pikir dong pakai otak !
Donna: Intinya gua sendiri, kan gua bunuh diri gua sendiri !! Gua mau loncat, siapa yang mau bunuh lu?
Aad: ...mau bunuh diri
Donna: Gua mau loncat, gua mau bunuh diri! Gua udah nggak cinta ama lu! Gua udah nggak sayang lu!
Gua mau bunuh diri! Gua mau bunuh diri! Gua mau bunuh diri!


Liesye Zen Saksi Kunci Perselingkuhan Donna Harun-Krisna Murti Wibowo

Kedatangan ibunda Karen Pooroe, Liesye Hermina Zen di sidang perceraian Donna Harun dan Alisyahrazad Hanafiah alias Ad Hanafiah bukan tanpa alasan. Kabarnya, Liesye menjadi saksi kunci perselingkuhan Donna Harun dan Krisna Murti Wibowo.

"Bu Liesye itu saksi kunci yang melihat dan mendengar langsung pembicaraan seorang perempuan yang mengatakan seseorang istri berselingkuh dengan pria lain," ujar kuasa hukum Ad Hanafiah, Wemmy Amanupunyo di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (23/6/2021).

Sayang, lantaran Liesye batal membeberkan kesaksian di depan majelis hakim, Wemmy pun enggan bercerita lebih banyak. Dia memilih menunggu Liesye bersaksi lebih dahulu.

Gagalnya Liesye bersaksi membongkar intrik di balik perceraian Donna Harun dan Ad Hanafiah ini dilatarbelakangi kepergian tiba-tiba tim pengacara Donna dari pengadilan.

"Menurut saya, apa yang dilakukan mereka kurang etis. Kita sudah datang kok ditinggal pergi? Padahal, kita sudah WA ke pihak Donna bahwa sidang dimulai pukul 12.00 WIB. Kita sangat kecewa," tutur kuasa hukum Ad Hanafiah lainnya, Milano Lubis.

Milano menilai, tindakan pergi tanpa pemberitahuan yang dilakukan tim kuasa hukum Donna menjadi bukti kubu Donna tidak siap mendengarkan keterangan saksi yang akan dihadirkan di persidangan.

"Mungkin mereka tidak siap dan tidak memperkirakan bahwa ada orang-orang tertentu yang akan datang untuk memberikan kesaksian. Saya rasa memang ada sesuatu yang membuat mereka tidak siap sehingga mereka akhirnya pergi," cetusnya.