Senin, Januari 24, 2011

Gelar Konser 4 Hari, Titi DJ Marah No Comment Sambil Membatalkan Jumpa Pers


Diva Indonesia, Titi DJ, sukses menutup rangkaian konser tunggal bertajuk "Swara Sang Dewi" pada Minggu (23/1/2011). Konser yang berlangsung selama empat hari berturut-turut, sejak 20 hingga 23 Januari 2011 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan kariernya.

Tak hanya mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton, Titi DJ juga berhasil mencatatkan prestasi membanggakan sebagai penyanyi wanita pertama yang menggelar konser sebanyak tujuh kali dalam kurun waktu empat hari berturut-turut. Rekor tersebut semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu diva terbesar di industri musik Indonesia.

Namun, di balik gemerlap kesuksesan konser tersebut, perhatian awak media juga tertuju pada batalnya sesi jumpa pers yang semula dijadwalkan berlangsung setelah pertunjukan berakhir.

Sejumlah wartawan yang telah menunggu kesempatan mewawancarai Titi DJ mengaku terkejut ketika sesi tersebut dibatalkan. Saat dimintai tanggapan mengenai konser maupun pencapaian yang diraihnya, Titi DJ hanya memberikan jawaban singkat dengan nada yang terdengar tegas.

"No comment. Saya nggak mau."

Jawaban singkat tersebut sontak membuat suasana menjadi canggung. Banyak awak media yang mengaku terkejut karena sikap Titi saat itu berbeda dari kebiasaannya selama bertahun-tahun berkarier.

Peristiwa tersebut langsung memunculkan berbagai spekulasi. Sebagian pihak menduga Titi DJ sedang berada dalam kondisi kelelahan setelah menjalani jadwal konser yang sangat padat selama empat hari berturut-turut. Tampil dalam tujuh pertunjukan tentu membutuhkan tenaga, konsentrasi, dan kondisi fisik yang prima.

Ada pula yang berspekulasi bahwa sang penyanyi sedang menghadapi persoalan pribadi sehingga memilih untuk tidak memberikan komentar kepada media. Namun, semua dugaan tersebut tidak pernah mendapat konfirmasi resmi.

Di sisi lain, tidak sedikit pula yang menilai perubahan sikap tersebut terkesan dingin bahkan dianggap sebagai sikap tertutup. Meski demikian, penilaian itu hanya sebatas opini karena tidak ada penjelasan langsung mengenai alasan Titi menolak diwawancarai.

Terlepas dari insiden tersebut, kualitas konser "Swara Sang Dewi" tetap menuai banyak pujian. Penampilan Titi DJ dinilai sangat memukau dengan tata panggung megah, aransemen musik yang kuat, tata cahaya yang spektakuler, serta penampilan vokal yang tetap prima sepanjang seluruh rangkaian konser.

Para penggemar pun tetap memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Titi DJ yang mampu mempertahankan kualitas pertunjukan dari awal hingga akhir. Banyak yang menilai konser tersebut menjadi salah satu konser terbaik yang pernah digelar seorang penyanyi solo wanita di Indonesia.

Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut dari Titi DJ maupun tim manajemennya terkait sikap menolak memberikan komentar tersebut. Media dan publik pun menunggu dengan penasaran langkah berikutnya dari sang penyanyi legendaris ini.

Sebelumnya, pada September 2005, pelantun 'Bahasa Kalbu' tersebut juga pernah sukses menggelar konser tunggal bertajuk "Sang Dewi", yang menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan karier bermusiknya.

Keberhasilan konser itulah yang kemudian berlanjut pada penyelenggaraan konser 'Swara Sang Dewi' pada tahun 2011 yang kembali mencatatkan prestasi membanggakan bagi industri musik Indonesia.