Senin, September 14, 2026

Tessa Mariska Bongkar Aib Dhena Devanka Melahirkan Anak Keempatnya Dari Anton Subowo Di Bali

Pedangdut Tessa Mariska kembali bikin heboh setelah mengungkap cerita soal mantan istri Jonathan Frizzy, Dhena Devanka yang disebut diam-diam hamil hingga melahirkan anak keempatnya di RSIA Bunda Denpasar, Denpasar, Bali pada 23 Agustus 2026. Dhena yang dikabarkan sudah resmi menikah dengan pengusaha Anton Subowo. Anton Subowo merupakan mantan suami aktris Dinna Olivia.

Pernyataan Tessa yang dibagikan melalui akun TikTok pribadinya langsung memancing rasa penasaran publik. Tak sedikit netizen yang kemudian berspekulasi dan menyeret nama Dhena Devanka sebagai sosok yang dimaksud dalam cerita tersebut.

Dhena Devanka disebut menjadi orang ketiga di rumah tangga Anton Subowo & Dinna Olivia. Tetapi, Dhena dan Anton diketahui resmi menikah di KUA Ciracas, Jakarta Timur pada 28 Januari 2023 sebelum Anton digugat cerai Dinna ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023.

Sebagai informasi, Dhena Devanka dan Reza Gladys pernah satu circle pertemanan bersama Fitri Salhuteru setelah mereka sama-sama terlibat konflik dengan Nikita Mirzani. Namun hubungan Reza dan Dhena kemudian memburuk.

Perselisihan keduanya berkembang setelah Reza mengungkap persoalan mengenai dugaan kewajiban pembayaran yang menurutnya berkaitan dengan telepon genggam sekitar Rp20 juta dan tas Hermès sekitar Rp10 juta.

Reza kemudian menagih persoalan tersebut melalui Instagram Stories. Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi laporan kepolisian.

Reza Gladys telah melaporkan Dhena Devanka ke Polda Metro Jaya pada 15 Juli 2026 dengan dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, penipuan, penggelapan dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Hingga akhirnya pada 3 September 2026, Dhena Devanka dan Anton Subowo ditetapkan sebagai tersangka kasus pengancaman, pemerasan, penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilaporkan Dhena Devanka.

Salah satu perkara telah memasuki tahap penyidikan, sedangkan laporan lainnya masih dalam tahap penyelidikan.

Polisi juga menyebut adanya pendalaman dugaan TPPU dengan nilai kerugian yang diperkirakan sekitar Rp500 juta.

Nama Fitri Salhuteru ikut muncul karena ia sebelumnya dikenal berteman dengan Reza maupun Dhena.
Ketika Reza dan Dhena berselisih, Fitri disebut memberikan dukungan kepada Dhena. Posisi tersebut kemudian membuat hubungan Fitri dan Reza ikut dikabarkan merenggang.

Reza bahkan pernah mengaitkan Fitri dengan persoalan pemblokiran nomor teleponnya oleh Dhena.

Minggu, September 13, 2026

Labrak Dhena Devanka, Reza Gladys Dituding Rusak Pagar Villa Anton Subowo

Perseteruan Dhena Devanka dengan Reza Gladys tak kunjung usai. Sebab, Reza Gladys nekat datang ke Bali pada Minggu (13/9/2026) kemarin untuk melabrak Dhena Devanka.

Ia datang ke kediaman Dhena dan Anton Subowo yang merupakan villa di Jimbaran, Bali untuk melabrak Dhena untuk meminta kejelasan hubungan terlarang Dhena dengan Attaubah Mufid, suami Reza. Dhena dituding menjadi orang ketiga rumah tangga Attaubah dan Reza.

Tak hanya melabrak, Reza juga dituding merusak pagar kediaman Dhena di Jimbaran, Bali. Bahkan Reza pun dituding mengancam akan menampar dan menjambak rambut Dhena jika Dhena tak mengakui perselingkuhannya dengan Attaubah.

Reza Gladys baru saja dilaporkan Dhena Devanka ke Polres Badung, Bali pada 14 September 2026 pagi. Perempuan yang tengah berseteru dengan Nikita Mirzani dan Dhena Devanka itu terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Reza sudah berpapasan dengan Riris, asisten rumah tangga Anton-Dhena. "Riris langsung lari ke rumah tanpa sempat menjawab pertanyaan saya dan menutup pagar," kisah Reza yang memang bermaksud menemui Dhena.

Akibatnya, tangan Reza sempat terjepit. Ia menggedor-gedor pintu. "Eh, malah saya dilaporkan Dhena ke Polresta Badung. Katanya saya merusak pintu pagar dan menganiaya Riris." Beranglah Reza. "Saya menggedor-gedor pintu karena tangan saya kejepit. Kalau toh saya merusak, itu, kan rumah saya.
 Banyak saksinya, kok, saya tak merusak pagar itu. Apalagi menganiaya ARTnya Dhena," jelas Reza yang telah melaporkan Dhena Devanka ke Polda Metro Jaya dengan dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, penipuan, penggelapan dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada 15 Juli 2026.

Sebaga informasi, Reza Gladys telah melaporkan Dhena Devanka ke Polda Metro Jaya pada 15 Juli 2026 dengan dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, penipuan, penggelapan dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Salah satu perkara telah memasuki tahap penyidikan, sedangkan laporan lainnya masih dalam tahap penyelidikan.

Polisi juga menyebut adanya pendalaman dugaan TPPU dengan nilai kerugian yang diperkirakan sekitar Rp500 juta.

Pada 3 September 2026, Dhena Devanka dan suaminya, Anton Subowo, disebut telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, penipuan, penggelapan, serta dugaan tindak pidana pencucian uang atau TPPU yang dilaporkan Reza Gladys.
Polisi juga disebut telah mengungkap sejumlah alat bukti dalam perkara tersebut.

Perselisihan keduanya juga semakin menjadi perhatian setelah masing-masing pihak memberikan pernyataan melalui media sosial.

Dhena sempat memberikan klarifikasi mengenai sejumlah rumor yang beredar tentang dirinya.
Ia menegaskan bahwa tidak semua informasi yang ramai diberitakan merupakan fakta.

Dhena juga mengatakan bahwa dirinya memilih tetap tenang dan fokus pada kehidupan keluarganya.
Pernyataan tersebut kemudian mendapatkan respons keras dari Reza.

Reza menilai Dhena justru memberikan panggung kepada publik dan menyebutnya melakukan pansos.
Nama Fitri Salhuteru ikut muncul karena ia sebelumnya dikenal berteman dengan Reza maupun Dhena.
Ketika Reza dan Dhena berselisih, Fitri disebut memberikan dukungan kepada Dhena.

Posisi tersebut kemudian membuat hubungan Fitri dan Reza ikut dikabarkan merenggang.

Reza bahkan pernah mengaitkan Fitri dengan persoalan pemblokiran nomor teleponnya oleh Dhena.
Pada 30 Agustus 2026, Fitri secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Dhena.
Dalam live Instagram, Fitri mengatakan:

“Nggak ada kata damai. Nggak ada minta maaf kepada RG (Reza Gladys). Dia itu ngehina Dhena.”

Jumat, September 11, 2026

BREAKING NEWS !! Reza Gladys Gugat Cerai Suami Gara-Gara Dhena Devanka

Reza Gladys baru saja dikabarkan menggugat cerai suaminya, dr. Attaubah Mufid. Gugatan itu dilayangkan Reza sudah masuk di E-court.

Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Dede Rika Hasanah, membenarkan soal gugatan ini. Dia pun memberikan keterangan lebih lanjut.

"(dr. Reza Gladys cerai) Menurut informasi pojok e-court benar ada tadi masih mengajukan, masih di pojok e-court tadi. Baru saja masuk tapi belum terdaftar di Pengadilan. Masih di pojok e-court. Karena di-register Pengadilan Agama Jakarta Selatan belum terdaftar," ujar Dede di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kawasan Ragunan, Jakarta Selatan pada Jumat (11/9/2026).

"Sehingga untuk terdaftarnya nama itu kami belum bisa menginformasikan kebenarannya karena masih di pojok e-court," lanjutnya.

Detail perkara cerai itu belum bisa disampaikan Dede secara gamblang. Dede juga bakal mengecek gugatan itu masuk ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan atau tidak.

"Ya secara elektronik di pojok e-court tadi. Jadi kita tunggu dulu apakah proses online tersebut apakah untuk didaftarkan di Panitera pengadilan agama atau bukan," ungkapnya.

Namun dia memastikan bahwa benar hari ini gugatan itu dimasukkan.

"Di e-court hari ini baru. Kalo pukul berapanya kami masih ini ya ada acara enam pelantikan hakim baru Pengadilan Agama Jakarta Selatan sehingga kami belom bisa memastikan itu," pungkasnya.

Kisruh rumah tangga Reza Gladys dan Attaubah Mufid disebut karena Attaubah diduga berselingkuh dengan Dhena Devanka, selebgram yang juga istri pengusaha Anton Subowo. Reza merasa dibohongi dan dikhianati Attaubah diam-diam menjalin hubungan khusus dengan Dhena.

Reza menyebut kedua anak kembar Dhena Devanka, Zac dan Zoe adalah hasil hubungan Attaubah-Dhena ketika Dhena masih menjadi istri Jonathan Frizzy.

Sebelumnya, Reza Gladys melaporkan suaminya, Attaubah dan Dhena Devanka ke Polda Metro Jaya dengan dugaan perzinahan pada 7 Agustus 2026. Terlebih lagi, Reza sebelumnya membuat pernyataan melalui Instagram Stories yang mengaitkan Zac dan Zoe dengan suaminya, dr. Attaubah Mufid. "Zac dan Zoe itu anak hasil perselingkuhan suami saya dengan Dhena. Enggak ada ikatan pernikaha," tulis Reza lewat IG Stories dalam akun Instagram pribadinya, Sabtu (5/9/2026).

Perseteruan Reza vs Dhena sendiri awalnya bukan soal anak, tapi soal utang:
* HP sekitar Rp20 juta 📱
* Tas Hermès sekitar Rp10 juta 👜
* Dhena sempat ditagih via Instagram Stories 3 Agustus 2026

Sabtu, Agustus 29, 2026

Berseteru, Reza Gladys Sebut Dhena Devanka Pansos

Mantan istri Jonathan Frizzy alias Ijonk, Dhena Aldhalia Devanka, akhirnya memberikan tanggapan mengenai rumor yang belakangan ramai beredar di media sosial. Dhena membantah kabar yang menyebut dirinya tengah hamil delapan bulan. Ia juga menepis isu yang mengaitkan dirinya dengan suami dokter Reza Gladys. Padahal, Dhena mengaku sudah melahirkan anak keempatnya dengan Anton Subowo di sebuah rumah sakit di Denpasar, Bali pada 23 Agustus 2026.

Melalui unggahan di media sosial, Dhena mempertanyakan asal-usul kabar tersebut. Ia menegaskan tidak mengenal suami Reza Gladys yang disebut dalam rumor. Dhena juga dituding menjadi orang ketiga rumah tangga Anton Subowo dan istri keduanya, Dinna Olivia.

"Katanya hamil 8 bulan. Katanya punya hubungan dengan suami Reza Gladys," tulis Dhena.

"Padahal faktanya, aku tidak mengenal suaminya dr. Reza Gladys. Aku tidak merebut Anton Subowo dari istrinya Dinna Olivia. Tapi aku sudah menikah dengan mas Anton, suami aku sendiri. Jadi kalau ceritanya saja tidak pernah terjadi, dari mana datangnya semua cerita itu?" lanjutnya.

Dhena mengaku heran melihat narasi yang menurutnya dibuat sedemikian rupa hingga seolah-olah merupakan sebuah fakta. Ia juga menyinggung penyebaran informasi yang dinilainya tidak benar melalui TikTok.

Menurut Dhena, isu tersebut bukan pertama kali muncul. Ia menyebut berbagai kabar serupa telah beredar selama bertahun-tahun dan kembali menyeret namanya ke dalam pemberitaan maupun perbincangan di media sosial.

Meski kembali menjadi sasaran rumor, Dhena mengaku tidak ingin terus menghabiskan waktu untuk memberikan klarifikasi atas setiap kabar yang beredar. Ia menilai informasi yang menjadi perbincangan luas belum tentu sesuai dengan kenyataan. "Padahal yang menjalani hidup ini aku, yang tahu kenyataannya juga aku, Mas Anton dan keluargaku," ungkap Dhena.

"Nggak semua yang ramai diberitakan itu benar. Aku pilih tetap tenang, tetap bahagia, aku juga bahagia dengan mas Anton, dan tetap fokus sama hidupku," sambung menantu mantan ketua KONI Rita Subowo itu.

Berita Dhena juga menegaskan tidak ingin menguras energinya untuk membantah setiap informasi yang dianggapnya sebagai kebohongan. Ia memilih melanjutkan kehidupan tanpa terlalu memedulikan berbagai isu yang beredar.

"Karena hidupku terlalu berharga untuk dihabiskan menjelaskan kebohongan satu per satu," katanya.

Di akhir pernyataannya, Dhena menyatakan keyakinannya bahwa kebenaran pada akhirnya akan terungkap. Ia memilih tetap menjalani kehidupan seperti biasa meski namanya kembali dikaitkan dengan rumor di media sosial.

"Time will tell, and truth will always find its way. Keep talking, I’ll keep living,” tutup Dhena.
Alih-alih meredakan konflik, pernyataan Dhena justru mendapat respons dari Reza Gladys.

Reza menyindir Dhena karena menurutnya mantan istri Jonathan Frizzy itu justru lebih dahulu membicarakan persoalan tersebut kepada publik.

Reza kemudian menuding Dhena sedang melakukan pansos atau mencari perhatian melalui konflik yang terjadi.

"Yang pansos itu dia (Dhena Devanka). Dia pansos, dia berkoar-koar."

Reza bahkan menilai pernyataan Dhena tidak sesuai dengan fakta yang menurutnya ia ketahui.
"Berarti dia munafik, dia berbohong kepada publik, tidak sesuai dengan fakta. Jadi jangan bilang saya pansos."

Menurut Reza, pemberitaan dan perbincangan publik justru semakin besar karena Dhena sendiri memberikan panggung terhadap persoalan tersebut.

"Jadi yang pansos itu dia memang berkoar-koar dan kasih panggung kepada netizen."

Selain menyindir Dhena yang munafik, Reza Gladys mengingatkan Dhena Devanka untuk tidak mengagung-agungkannya. Reza mengaku merasa telah ditipu oleh Dhena. Persoalan tersebut disebut berkaitan dengan tas Hermès yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari perselisihan antara keduanya.

"Awalnya saya cuma ingin masalah saya dengan Dhena selesai. Tapi setelah ramai, banyak orang yang menghubungi saya dan mengaku pernah punya masalah dengan dia," ujar Reza dihubungi lewat telepon, Senin (17/8/2026).

Perselisihan tersebut akhirnya berkembang menjadi perang pernyataan di media sosial. Reza bahkan menyebut Dhena sebagai “penipu”, setelah mendengar sejumlah cerita dari orang-orang yang mengaku pernah mengalami persoalan dengan Dhena.

"Saya bilang ke dia, kamu itu penipu ulung, menghancurkan kehidupan saya. Kamu dan suami kamu (Anton Subowo) memang penipu," ujarnya.

Perseteruan Reza Gladys dan Dhena Devanka sebelumnya memang telah berkembang ke berbagai tudingan mengenai kehidupan pribadi.

Reza sebelumnya mengklaim mengetahui cerita mengenai masa lalu Dhena dari seseorang yang disebutnya dekat dengan kehidupan Dhena.

Dhena sendiri membantah berbagai tudingan yang diarahkan kepadanya.

Sebagai informasi, Reza Gladys juga pernah berada dalam lingkaran pertemanan yang sama dengan Dhena Devanka. Namun hubungan Reza dan Dhena kemudian memburuk.

Perselisihan keduanya berkembang setelah Reza mengungkap persoalan mengenai dugaan kewajiban pembayaran yang menurutnya berkaitan dengan telepon genggam sekitar Rp20 juta dan tas Hermès sekitar Rp10 juta.

Reza kemudian menagih persoalan tersebut melalui Instagram Stories. Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi laporan kepolisian.

Reza Gladys telah melaporkan Dhena Devanka ke Polda Metro Jaya pada 15 Juli 2026 dengan dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, penipuan, penggelapan dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Salah satu perkara telah memasuki tahap penyidikan, sedangkan laporan lainnya masih dalam tahap penyelidikan.

Polisi juga menyebut adanya pendalaman dugaan TPPU dengan nilai kerugian yang diperkirakan sekitar Rp500 juta.

Nama Fitri Salhuteru ikut muncul karena ia sebelumnya dikenal berteman dengan Reza maupun Dhena.
Ketika Reza dan Dhena berselisih, Fitri disebut memberikan dukungan kepada Dhena.

Posisi tersebut kemudian membuat hubungan Fitri dan Reza ikut dikabarkan merenggang.

Reza bahkan pernah mengaitkan Fitri dengan persoalan pemblokiran nomor teleponnya oleh Dhena.

Minggu, Agustus 23, 2026

Dhena Devanka Melahirkan Anak Keempat di Bali


Minggu (23/8/2026) pagi penyanyi Dhena Devanka telah melahirkan anak keempatnya dengan jenis kelamin perempuan di RSIA Bunda Denpasar, Denpasar, Bali. Suami Dhena, Anton Subowo kabarnya ikut mendampingi Dhena selama persalinan.

Kabar ini diperoleh langsung dari petugas RSIA Bunda Denpasar. Petugas penerima telepon yang enggan disebutkan namanya itu, membenarkan Dhena Devanka telah melahirkan pagi barusan, Minggu (23/8/2026).

Dhena melahirkan bayi perempuan, anak keempat. Bayi tersebut merupakan anak pertama dari pernikahan Dhena dengan Anton Subowo.

"Sudah Melahirkan. Sekarang di Kamar 301. Bayinya perempuan," ujar petugas tersebut ketika dihubungi lewat telepon, Minggu (23/8/2026).

Menurut sumber lain, pria yang diduga sebagai ayah bayi tersebut, Anton Subowo juga ikut mendampingi Dhena selama proses persalinan. Anton dan Dhena selama ini memang tak lagi menutup-nutupi hubungan mereka.

Dhena dan Anton diketahui telah menikah secara resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023.

Pernikahan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan hubungan keduanya.

Sebelum pernikahan Dhena dan Anton, nama Dhena memang telah muncul dalam konflik rumah tangga Anton dengan mantan istrinya, Dinna Olivia.

Dhena kemudian kerap dituding sebagai orang ketiga dalam rumah tangga tersebut.

Berbagai sebutan negatif juga sempat diarahkan kepada Dhena di tengah konflik tersebut.

Namun, terlepas dari tudingan yang beredar, fakta bahwa Dhena dan Anton telah melangsungkan pernikahan secara resmi pada Januari 2023 merupakan hal yang berbeda dari berbagai tuduhan mengenai hubungan mereka sebelum pernikahan.

Beberapa bulan setelah pernikahan Anton dan Dhena, Dinna Olivia mengajukan gugatan cerai terhadap Anton ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023.

Perkara tersebut kemudian berlangsung hingga akhirnya Anton dan Dinna resmi bercerai pada 29 Februari 2024.

Urutan waktu tersebut kemudian menjadi salah satu alasan nama Dhena terus dikaitkan dengan konflik rumah tangga Anton dan Dinna.

Namun, persoalan mengenai kapan hubungan pribadi dimulai dan apakah terdapat pelanggaran dalam rumah tangga sebelumnya merupakan hal yang berbeda dari fakta bahwa pernikahan Anton dan Dhena tercatat pada 28 Januari 2023 dan perceraian Anton-Dinna baru diputus pada 2024.

Konflik antara Dinna Olivia dan pihak-pihak yang terkait dengan Anton juga belum sepenuhnya berakhir setelah perceraian.

Pada 8 Januari 2026, Dinna disebut melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, dan Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan terkait dugaan penganiayaan dan pengeroyokan setelah terjadi keributan di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan.

Dalam laporan tersebut juga disebut beberapa orang lain sebagai korban, termasuk Alea Subowo, anak sulung Dinna dan Anton; Kiki Jassin, sepupu Dinna; dan Dea Tunggaesti, kuasa hukum Dinna.

Para pelapor disebut telah menjalani visum di RS Medistra, Jakarta Selatan.

Menurut informasi yang kamu berikan, Anton Subowo dan Dhena Devanka ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026.

Kemudian pada 19 Maret 2026, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga disebut ditetapkan sebagai tersangka.

Saat ini Dhena dan Anton diketahui menjalani kehidupan bersama di kawasan Jimbaran, Bali.

Namun seperti biasa pihak Dhena Devanka berusaha menutup-nutupi kabar kelahiran ini.

Sebelum melahirkan anak keempatnya, Dhena disebut telah menggelar acara nujuh bulanan pada 7 Juni 2026.

Acara tersebut berlangsung secara privat di kediaman Dhena dan Anton di kawasan Jimbaran, Bali.
Keluarga serta sejumlah sahabat dekat disebut hadir dalam acara tersebut.

Beberapa nama yang disebut hadir antara lain Fitri Salhuteru dan Marissya Icha.

Namun, nama yang paling menarik perhatian adalah Reza Gladys.

Senin, Agustus 17, 2026

Dhena Devanka Diketahui Sudah Hamil, Acara Nujuh Bulanan Dihadiri Fitri Salhuteru & Marissya Icha

Kehidupan pribadi Dhena Devanka kembali menjadi perhatian publik. Di tengah perseteruannya dengan Nikita Mirzani dan dr. Reza Gladys, Dhena diketahui tengah menantikan kelahiran anaknya bersama Anton Subowo.

Dhena disebut telah menggelar acara nujuh bulanan atau perayaan tujuh bulan kehamilan di kediamannya di kawasan Jimbaran, Bali, pada 7 Juni 2026.

Acara tersebut disebut berlangsung secara privat dan dihadiri keluarga serta sejumlah sahabat dekat Dhena dan Anton. Beberapa sahabat dekat yang diundang dalam acara tersebut adalah Fitri Salhuteru, Marissya Icha, dan Reza Gladys terlihat menghadiri acara tersebut.

Menariknya, kehadiran Reza Gladys dalam acara tersebut menjadi sorotan tersendiri. Pasalnya, pada saat acara nujuh bulanan digelar, hubungan Dhena dan Reza disebut masih berjalan baik dan keduanya tampak akur.

Belakangan, hubungan tersebut justru berubah drastis setelah keduanya terlibat perselisihan yang kemudian berkembang menjadi saling lapor ke polisi.

Dalam suasana acara tersebut, Dhena tampak membagikan kabar mengenai kehamilannya sekaligus mengumumkan jenis kelamin bayi yang dikandungnya. Kehamilan ini merupakan kehamilan Dhena bersama Anton Subowo.

Dhena sebelumnya telah memiliki tiga anak dari pernikahannya dengan aktor Jonathan Frizzy, yaitu Zack Jadenn Frizzy Simanjuntak, Zoe Joanna Frizzy Simanjuntak, dan Zayn Jowden.

Kini, Dhena dan Anton menjalani kehidupan bersama di kawasan Jimbaran, Bali.

Memasuki Agustus 2026, Dhena disebut telah memasuki tahap akhir kehamilan dan tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan menjelang persalinan.

Kuasa hukum Dhena, Pitra Romadoni Nasution sebelumnya juga menyampaikan bahwa salah satu alasan Dhena tidak dapat memenuhi agenda pemeriksaan polisi terkait kasus penipuan, pemerasan dan penggelapan uang yang dilaporkan Reza Gladys pada 14 Agustus 2026 adalah karena ia sedang berada di Bali untuk mempersiapkan kelahiran anak keempatnya.

Nama Dhena Devanka kembali diseret dalam isu lama sebagai "orang ketiga" dalam rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Sebab, Dhena yang merupakan mantan istri Jonathan Frizzy itu disebut "gundik" atau wanita simpanan.

Namun Anton dan Dhena telah menikah resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Anton Subowo dan Dinna Olivia resmi bercerai pada 29 Februari 2024.  

Nama Dhena juga masih dikaitkan dengan konflik antara Anton Subowo dan Dinna Olivia.

Pada 8 Januari 2026, Dinna Olivia melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, serta Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan terkait dugaan penganiayaan dan pengeroyokan setelah keributan di kawasan Kemang.

Dalam laporan tersebut, beberapa orang lain juga disebut sebagai korban, termasuk Alea Subowo (anak sulung Dinna dan Anton Subowo), Kiki Jassin (sepupu Dinna), serta kuasa hukum Dinna, Dea Tunggaesti, sebagai korban. Seluruh pelapor diketahui telah menjalani visum di RS Medistra, Jakarta Selatan.

Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026.

Sedangkan, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026.

Dhena Devanka juga dilaporkan Reza Gladys dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) ke Polda Metro Jaya pda 15 Juli 2026. Di sisi lain, Dhena Devanka juga telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan balik Reza Gladys terkait sejumlah pernyataan yang dianggap merugikan nama baiknya.

Reza Gladys Sebut Dhena Devanka Penipu

Perselisihan antara dr. Reza Gladys dan Dhena Devanka semakin memanas. Konflik yang awalnya berkaitan dengan hubungan pertemanan dan persoalan dugaan utang tersebut kini berkembang menjadi saling tuding, laporan kepolisian, hingga munculnya sejumlah orang yang mengaku pernah mengalami kerugian dalam urusan dengan Dhena.

Reza mengaku merasa telah ditipu oleh Dhena. Persoalan tersebut disebut berkaitan dengan tas Hermès yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari perselisihan antara keduanya.

"Awalnya saya cuma ingin masalah saya dengan Dhena selesai. Tapi setelah ramai, banyak orang yang menghubungi saya dan mengaku pernah punya masalah dengan dia," ujar Reza dihubungi lewat telepon, Senin (17/8/2026).

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah tas Hermès. Reza mengklaim Dhena pernah meminjam tas tersebut ketika dirinya sedang berada di luar negeri. Dalam unggahan di media sosial, Reza menyebut terdapat persoalan pembayaran sekitar Rp10 juta yang menurutnya belum diselesaikan.

Selain tas, Reza juga pernah menyinggung telepon genggam yang menurut pengakuannya digunakan Dhena. Ia mengklaim pernah membantu membeli HP dengan nilai sekitar Rp20 juta.

Menurut versi Reza, Dhena saat itu datang kepadanya dan mengatakan tidak memiliki uang untuk mengganti telepon genggam.

Karena hubungan mereka masih baik, Reza mengaku bersedia membantu terlebih dahulu.

Setelah hubungan keduanya memburuk, Reza kemudian meminta uang tersebut dikembalikan.

Bahkan, ia mengatakan bersedia memberikan potongan lima persen apabila Dhena tidak mampu membayar seluruh nominal sekaligus.

Dalam keterangannya, Reza menegaskan bahwa persoalan tersebut sebenarnya dapat diselesaikan tanpa harus menjadi konsumsi publik.

"Saya sebenarnya nggak mau ribut. Saya cuma minta uang saya dikembalikan dan barang yang menjadi persoalan itu diselesaikan."

Perselisihan tersebut akhirnya berkembang menjadi perang pernyataan di media sosial. Reza bahkan menyebut Dhena sebagai “penipu”, setelah mendengar sejumlah cerita dari orang-orang yang mengaku pernah mengalami persoalan dengan Dhena.

"Saya bilang ke dia, kamu itu penipu ulung, menghancurkan kehidupan saya. Kamu dan suami kamu (Anton Subowo) memang penipu," ujarnya.

Salah satu nama yang disebut dalam rangkaian persoalan tersebut adalah penyanyi Indah Nevertari.

Menariknya, tudingan terhadap Dhena bukan baru muncul pada 2026. Mantan istri Jonathan Frizzy itu juga dituding melakukan penipuan atau penggelapan. Salah satu nama yang paling awal mencuat adalah penyanyi Indah Nevertari.

Indah sebelumnya disebut melaporkan Dhena ke Polda Metro Jaya pada 9 November 2023 terkait dugaan penipuan dan penggelapan. Kerugian yang diberitakan mencapai sekitar Rp151,5 juta.

Indah mengaku awalnya memiliki hubungan pertemanan dengan Dhena.

Menurut versi Indah, persoalan bermula ketika Dhena meminta bantuan terkait kebutuhan finansial.

Indah kemudian mengaku menemukan adanya transaksi atau penarikan uang dari rekeningnya yang tidak ia lakukan sendiri.

Indah menceritakan bahwa dirinya mulai curiga ketika hendak mengambil uang di BNI Cilandak KKO, Ragunan, Jakarta Selatan, pada 8 November 2023.

Ia mengaku terkejut ketika mengetahui saldo rekeningnya hanya tersisa sekitar Rp20 juta.

Indah mengatakan dirinya tidak pernah mengambil uang tabungan tersebut kecuali untuk kebutuhan yang dianggap mendesak.

Setelah dilakukan penelusuran, Indah mengaku menemukan informasi yang menurutnya mengarah kepada Dhena.

Ia juga menuduhkan adanya penggunaan surat kuasa dan tanda tangan yang menurutnya tidak dibuat olehnya.

Tuduhan tersebut kemudian menjadi bagian dari laporan polisi yang dibuat Indah.

Pihak Indah juga menyebut bahwa pada 27 Oktober 2023, Dhena diduga pernah menandatangani surat pernyataan mengenai penarikan uang tersebut.

Menurut versi pihak Indah, Dhena diberikan waktu untuk menyelesaikan kewajiban tersebut.

Disebut pula adanya rencana pemberian jaminan berupa aset atau surat tanah.

Namun, menurut pihak Indah, rencana penyelesaian tersebut tidak terlaksana sebagaimana yang diharapkan.

Kuasa hukum Indah saat itu, Sunan Kalijaga, turut memberikan keterangan mengenai persoalan tersebut.

Indah kemudian menegaskan bahwa dirinya tidak lagi ingin melanjutkan hubungan pertemanan dengan Dhena.

Indah sebelumnya disebut melaporkan Dhena ke Polda Metro Jaya pada 9 November 2023 terkait dugaan penipuan dan penggelapan. Kerugian yang diberitakan mencapai sekitar Rp151,5 juta.

Menurut versi Indah, persoalan bermula ketika Dhena meminta bantuan keuangan. Indah kemudian mengaku menemukan adanya transaksi dari rekeningnya yang tidak dilakukan olehnya.

Indah juga menyebut adanya penggunaan surat kuasa dan tanda tangan yang menurutnya bukan dibuat olehnya. Persoalan tersebut kemudian dibawa ke jalur hukum.

Kuasa hukum Indah, Sunan Kalijaga, juga pernah memberikan keterangan terkait perkara tersebut dan mendorong agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Tidak lama setelah persoalan Indah mencuat, nama Nia Anggia, adik mendiang Julia Perez, juga muncul.

Pada Mei 2024, Nia disebut mengajukan laporan terhadap Dhena dan beberapa nama lain terkait dugaan penipuan dan penggelapan uang arisan.

Dalam pemberitaan yang kamu berikan, nilai kerugian yang disebut mencapai sekitar Rp724,6 juta.

Nama yang disebut dalam laporan tersebut antara lain Dhena Devanka, Melly Bradley, Isa Zega, Gandhi Fernando, dan Hamdy Syarief.

Perkara tersebut disebut berkaitan dengan arisan yang telah berlangsung sejak Desember 2017 dan kemudian berhenti pada Oktober 2019.

Menurut keterangan yang diberitakan, masih terdapat sejumlah peserta yang belum memperoleh uang arisan.

Nia kemudian membawa persoalan tersebut ke jalur hukum dengan dugaan pelanggaran Pasal 378 dan/atau Pasal 372 KUHP, sebagaimana disebut dalam laporan saat itu.

Sekali lagi, laporan polisi merupakan tuduhan yang masih harus dibuktikan melalui proses hukum.

Persoalan berikutnya muncul dari pesinetron Marchia Pohan.

Pada 13 Juni 2024, Marchia bersama kuasa hukumnya disebut melaporkan Dhena ke kepolisian terkait dugaan penipuan dan penggelapan.

Marchia mengaku mengalami kerugian yang disebut mencapai ratusan juta rupiah.

Ia juga mengungkap persoalan terkait rumah di kawasan Cibubur, Depok, serta uang dan aset lain yang menurutnya berkaitan dengan Dhena.

Dalam keterangannya, Marchia mengaku sudah lama mengenal Dhena dan bahkan pernah berteman dengannya.

Karena itu, Marchia mengaku sangat kecewa ketika dirinya merasa mengalami kerugian.

Kuasa hukum Marchia, Akhlan Balweel, saat itu juga menyampaikan bahwa pihaknya menilai persoalan tersebut bukan kejadian yang berdiri sendiri.

Namun, seluruh tudingan tersebut tetap merupakan versi pelapor dan perlu dibuktikan berdasarkan proses hukum.

Pada Mei 2025, nama aktris seksi Jenny Cortez ikut muncul dalam konflik tersebut.

Dalam informasi yang kamu berikan, diva penyanyi pop Indonesia Titi DJ mengungkap melalui Instagram Story bahwa Jenny disebut pernah memberikan uang sekitar Rp5 juta kepada Dhena.

Jenny kemudian disebut membenarkan bahwa dirinya memang pernah memberikan uang tersebut dan merasa kecewa karena menganggap telah dibohongi.

Namun, konteks transaksi tersebut juga harus dibedakan dari perkara-perkara lain. Pengakuan mengenai pemberian uang tidak dengan sendirinya membuktikan adanya tindak pidana penipuan.

Pada 2026, Jenny juga mengungkap persoalan lain mengenai tanah warisan keluarganya di Pekanbaru, Riau. Ia menyebut adanya dugaan perubahan kepemilikan sertifikat dan persoalan dokumen yang menurutnya merugikan keluarganya.

Jenny dan suaminya, Tomy Andrianto, disebut mengaku memiliki persoalan terkait tanah warisan milik keluarga Jenny di Pekanbaru, Riau.

Jenny mengklaim sertifikat tanah milik mendiang ibunya berubah kepemilikan tanpa persetujuan keluarga.

Dalam pengakuannya, ia menduga terjadi persoalan administrasi maupun pemalsuan dokumen.

Jenny juga menyebut nama Dhena dan suami Dhena, Anton Subowo dalam keterangannya.

Selain persoalan sertifikat, Jenny mengklaim adanya komunikasi menggunakan identitas berbeda serta permintaan uang sekitar Rp2 juta yang menurutnya berkaitan dengan penyelesaian persoalan tanah.

Ketika konflik Reza dan Dhena kembali mencuat pada Agustus 2026, Reza mengatakan dirinya tiba-tiba menerima banyak komunikasi dari orang-orang yang mengaku mempunyai pengalaman dengan Dhena.

Nama-nama yang kemudian disebut antara lain Indah Nevertari, Nia Anggia, Marchia Pohan, Jenny Cortez, dan Rey Utami.

Menurut Reza, cerita yang diterimanya dari orang-orang tersebut membuat dirinya semakin melihat adanya pola persoalan yang perlu ditelusuri.

"Saya pikir ini cuma masalah saya dengan dia. Ternyata setelah ramai, banyak yang datang dan cerita ke saya."

Munculnya berbagai nama tersebut membuat Reza semakin yakin bahwa persoalan yang dialaminya perlu diperhatikan secara serius.

Dalam pernyataannya, Reza kemudian menyebut Dhena sebagai "penipu".

"Saya merasa ditipu. Saya awalnya cuma mau menyelesaikan masalah saya sendiri, tapi kemudian banyak orang yang menghubungi saya."

Menurut Reza, persoalan tersebut seharusnya dapat diselesaikan secara baik-baik apabila komunikasi masih berjalan.

"Saya sebenarnya kasih kesempatan untuk diselesaikan baik-baik. Saya nggak mau masalah ini jadi panjang."

Persoalan antara Reza dan Dhena sendiri telah berkembang jauh dari sekadar masalah pertemanan.

Reza telah melaporkan Dhena ke Polda Metro Jaya pada 15 Juli 2026 dengan dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, penipuan, penggelapan dan dugaan tindak pidana pencucian uang atau TPPU.

Salah satu perkara telah memasuki tahap penyidikan, sedangkan laporan lainnya masih dalam tahap penyelidikan.

Polisi juga menyebut adanya pendalaman dugaan TPPU dengan nilai kerugian yang diperkirakan sekitar Rp500 juta.

Nama Fitri Salhuteru ikut muncul karena ia sebelumnya dikenal berteman dengan Reza maupun Dhena.

Ketika Reza dan Dhena berselisih, Fitri disebut memberikan dukungan kepada Dhena.

Posisi tersebut kemudian membuat hubungan Fitri dan Reza ikut dikabarkan merenggang.

Reza bahkan pernah mengaitkan Fitri dengan persoalan pemblokiran nomor teleponnya oleh Dhena.

Senin, Agustus 03, 2026

Gelar Konser 4 Hari, Titi DJ Marah No Comment Sambil Membatalkan Jumpa Pers


Diva Indonesia, Titi DJ, sukses menutup rangkaian konser tunggal bertajuk "Swara Sang Dewi" pada Minggu (23/1/2011). Konser yang berlangsung selama empat hari berturut-turut, sejak 20 hingga 23 Januari 2011 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan kariernya.

Tak hanya mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton, Titi DJ juga berhasil mencatatkan prestasi membanggakan sebagai penyanyi wanita pertama yang menggelar konser sebanyak tujuh kali dalam kurun waktu empat hari berturut-turut. Rekor tersebut semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu diva terbesar di industri musik Indonesia.

Namun, di balik gemerlap kesuksesan konser tersebut, perhatian awak media juga tertuju pada batalnya sesi jumpa pers yang semula dijadwalkan berlangsung setelah pertunjukan berakhir.

Sejumlah wartawan yang telah menunggu kesempatan mewawancarai Titi DJ mengaku terkejut ketika sesi tersebut dibatalkan. Saat dimintai tanggapan mengenai konser maupun pencapaian yang diraihnya, Titi DJ hanya memberikan jawaban singkat dengan nada yang terdengar tegas.

"No comment. Saya nggak mau."

Jawaban singkat tersebut sontak membuat suasana menjadi canggung. Banyak awak media yang mengaku terkejut karena sikap Titi saat itu berbeda dari kebiasaannya selama bertahun-tahun berkarier.

Peristiwa tersebut langsung memunculkan berbagai spekulasi. Sebagian pihak menduga Titi DJ sedang berada dalam kondisi kelelahan setelah menjalani jadwal konser yang sangat padat selama empat hari berturut-turut. Tampil dalam tujuh pertunjukan tentu membutuhkan tenaga, konsentrasi, dan kondisi fisik yang prima.

Ada pula yang berspekulasi bahwa sang penyanyi sedang menghadapi persoalan pribadi sehingga memilih untuk tidak memberikan komentar kepada media. Namun, semua dugaan tersebut tidak pernah mendapat konfirmasi resmi.

Di sisi lain, tidak sedikit pula yang menilai perubahan sikap tersebut terkesan dingin bahkan dianggap sebagai sikap tertutup. Meski demikian, penilaian itu hanya sebatas opini karena tidak ada penjelasan langsung mengenai alasan Titi menolak diwawancarai.
Terlepas dari insiden tersebut, kualitas konser "Swara Sang Dewi" tetap menuai banyak pujian. Penampilan Titi DJ dinilai sangat memukau dengan tata panggung megah, aransemen musik yang kuat, tata cahaya yang spektakuler, serta penampilan vokal yang tetap prima sepanjang seluruh rangkaian konser.

Para penggemar pun tetap memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Titi DJ yang mampu mempertahankan kualitas pertunjukan dari awal hingga akhir. Banyak yang menilai konser tersebut menjadi salah satu konser terbaik yang pernah digelar seorang penyanyi solo wanita di Indonesia.

Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut dari Titi DJ maupun tim manajemennya terkait sikap menolak memberikan komentar tersebut. Media dan publik pun menunggu dengan penasaran langkah berikutnya dari sang penyanyi legendaris ini.

Sebelumnya, pada September 2005, pelantun 'Bahasa Kalbu' tersebut juga pernah sukses menggelar konser tunggal bertajuk "Sang Dewi", yang menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan karier bermusiknya.

Keberhasilan konser itulah yang kemudian berlanjut pada penyelenggaraan konser "Swara Sang Dewi" pada tahun 2011 yang kembali mencatatkan prestasi membanggakan bagi industri musik Indonesia.

Disebut Gundik, Dhena Devanka Laporkan Reza Gladys Ke Polisi

Perseteruan antara Reza Gladys dan Dhena Devanka kini memasuki babak hukum. Setelah saling menyindir di media sosial terkait dugaan utang pribadi, konflik keduanya semakin memanas usai Reza melontarkan sejumlah komentar bernada kasar yang menyebut Dhena sebagai "kuntilanak", "jual diri", "gundik", hingga "wanita simpanan."

Merasa nama baiknya dicemarkan, Dhena Devanka, selebgram yang juga istri pengusaha Anton Subowo, akhirnya resmi melaporkan Reza Gladys ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik.

Menanggapi laporan tersebut, kuasa hukum Reza Gladys, Julianus P. Sembiring, mengaku tidak gentar.
Ia justru mempersilakan Dhena menempuh jalur hukum dan menegaskan akan membela kliennya habis-habisan.

"Silakan saja dia lapor. Baru segitu saja marahnya setengah mati. Dia yang begitu saja marah, lapor," ujar Julianus saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (3/8/2026).

Reza dilaporkan Dhena karena menyebut mantan istri Jonathan Frizzy itu sebagai pelacur saat membalas komentar warganet di media sosial. Julainus mengatakan, Reza menyebut hal tersebut kepada Dhena Devanka karena membelanya.

Perselisihan kedua belah pihak semakin memanas setelah Reza Gladys mengunggah sejumlah Instagram Stories yang berisi klaim mengenai dugaan utang Dhena Devanka.

Dalam unggahannya, Reza meminta Dhena segera menyelesaikan pembayaran sejumlah barang yang menurutnya dibeli menggunakan uang miliknya.

Reza juga mengklaim bahwa telepon genggam yang saat ini digunakan Dhena dibeli menggunakan dana miliknya dengan nilai sekitar Rp20 juta.

Selain itu, Reza turut mengungkap persoalan lain berupa dugaan pinjaman tas mewah merek Hermès yang menurutnya belum diselesaikan.

Reza menjelaskan bahwa dirinya memilih menyampaikan tagihan melalui media sosial karena mengaku nomor teleponnya telah diblokir sehingga tidak dapat lagi menghubungi Dhena secara langsung diduga dilakukan atas saran sahabat Dhena, Fitri Salhuteru.

Tak lama setelah unggahan tersebut menjadi viral, perselisihan keduanya kembali memanas di media sosial.

Konflik semakin memanas setelah Reza membalas komentar warganet di akun Instagram yang membahas Dhena Devanka.

Dalam sejumlah komentar, Reza diduga menyebut Dhena sebagai kuntilanak, wanita simpanan, jual diri, dan gundik.

Komentar-komentar inilah yang kemudian menjadi dasar laporan pidana Dhena ke kepolisian karena dianggap telah menyerang kehormatan dan nama baiknya.

Julianus menegaskan bahwa pihak Reza Gladys tidak akan tinggal diam. Apabila Dhena memilih jalur hukum, maka pihak Reza juga akan melaporkan balik Dhena.

"Dia malah emosi. Dia begitu saja sudah lapor, masa saya enggak lapor juga? Bagi saya silakan saja dia lapor (Reza). Apakah dia kebal hukum atau tidak," kata Julianus.

Adapun, Julianus bersama tim kuasa hukumnya akan melaporkan Dhena Devanka terkait Pasal UU ITE dan fitnah ke Bareskrim Mabes Polri pada Selasa (4/8/2026).

"Nanti saya kan laporin. Jadi nanti tinggal yang lebih cepat saja prosesnya," ujar Julianus.

Sebelumnya, Dhena Devanka melaporkan Reza Gladys dengan tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik dengan nomor laporan LP/5475/VIII/2026/PMJ/Dit.Reskrimsus.
Atas tuduhan itu, Reza Gladys disangka telah melanggar Pasal 27 Ayat 3 juncto Pasal 45 Ayat 3 Undang-Undang ITE.

Di tengah ramainya pemberitaan, Dhena menegaskan bahwa dirinya merupakan istri sah Anton Subowo.

Anton dan Dhena diketahui menikah secara resmi di KUA Ciracas pada 28 Januari 2023.
Sementara itu, mantan istri Anton, Dinna Olivia, baru mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Proses perceraian tersebut kemudian diputus pada 29 Februari 2024.

Di tengah sengketa hukum yang sedang berlangsung, Dhena juga dikabarkan sedang menjalani kehamilan. Berdasarkan informasi yang beredar, usia kehamilannya disebut telah memasuki sekitar delapan bulan. Dhena dikabarkan akan melahirkan anak keempatnya di Bali pada akhir Agustus 2026 mendatang.

Saat ini Anton Subowo dan Dhena Devanka diketahui menjalani kehidupan bersama di kawasan Jimbaran, Bali.

Mereka tinggal bersama tiga anak Dhena dari pernikahan sebelumnya dengan Jonathan Frizzy, yaitu Zac, Zoe, dan Zayn. Kehidupan keluarga mereka di Bali beberapa kali menjadi perhatian publik seiring berlanjutnya berbagai perkara hukum yang melibatkan nama mereka.

Sebelumnya, Reza Gladys diketahui melaporkan Dhena Devanka dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) ke Polda Metro Jaya. Di sisi lain, Dhena Devanka juga telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan balik Reza Gladys terkait sejumlah pernyataan yang dianggap merugikan nama baiknya.

Minggu, Agustus 02, 2026

Reza Gladys Tagih Utang Dhena Devanka, Mulai dari HP hingga Tas Hermes

Perseteruan antara Reza Gladys dan Dhena Devanka, istri pengusaha Anton Subowo, kembali menjadi perhatian publik. Setelah sebelumnya saling berselisih dan berujung pada laporan polisi, kali ini Reza secara terbuka menagih dugaan utang Dhena melalui serangkaian unggahan di Instagram Stories.

Unggahan tersebut sontak menjadi perbincangan warganet karena berisi permintaan agar Dhena segera menyelesaikan pembayaran sejumlah barang yang menurut Reza dibeli menggunakan uang miliknya.
Dalam salah satu unggahannya, Reza secara langsung menyebut nama lengkap Dhena dan meminta agar pembayaran segera dilakukan.

"Kepada saudari Dhena Aldhalia Devanka Subowo (istri dari Anton Subowo), boleh kali yah itu HP dibayarin aja yg dipake anda skrg. Kan duitnya udah banyak. Masih pegang nomor rekening saya kan yah? Cus yah ditunggu. Kalau nggak sanggup bayar full saya diskon aja 5 persen deh tuh," tulis Reza.

Reza mengklaim bahwa telepon genggam yang saat ini digunakan Dhena dibeli menggunakan uang miliknya.

Menurut Reza, saat itu Dhena mengaku tidak memiliki dana untuk membeli ponsel baru sehingga dirinya membantu terlebih dahulu.

"Jadi waktu itu dia datang katanya nggak punya uang buat ganti HP, ya sudah pakai duit saya dulu. Mahal itu HP-nya sampai Rp20 juta," ujar Reza.

Reza pun meminta agar uang tersebut segera dikembalikan.

Ia bahkan menyindir bahwa apabila Dhena belum mampu melunasi seluruhnya, dirinya bersedia memberikan potongan harga sebesar lima persen.

Tak hanya membahas ponsel, Reza juga mengungkap persoalan lain yang menurutnya belum diselesaikan oleh Dhena.

Ia mengklaim Dhena pernah meminjam tas mewah merek Hermès miliknya ketika dirinya sedang berada di luar negeri.

Menurut Reza, hingga kini biaya yang berkaitan dengan tas tersebut belum diganti.

"Oh iya lupa. Sekalian yah saudari Dhena. Uang pinjaman tas mewah Hermes punya saya belum anda ganti juga itu Rp10 juta. Yang waktu saya lagi di luar negeri tiba-tiba anda mau pinjam tas Hermes saya. Kalau anda nggak bisa bayar full, bayar setengahnya aja. Cus yah jangan pakai lama sama basa-basi," tulis Reza.

Unggahan tersebut kembali memancing perhatian warganet karena untuk pertama kalinya Reza secara terbuka menyinggung persoalan tas mewah yang disebutnya berkaitan dengan Dhena.

Reza menjelaskan bahwa alasan dirinya memilih menagih melalui Instagram Stories adalah karena mengaku sudah tidak dapat menghubungi Dhena secara langsung.

Ia menyebut nomor teleponnya telah diblokir sehingga media sosial menjadi satu-satunya cara agar pesannya dapat dibaca.

"Jadi kenapa aku tagihnya lewat Instagram Stories, nomor telepon aku diblokir," ujar Reza.

Reza juga mengaku tidak mengetahui alasan nomor teleponnya diblokir.

Bahkan dalam unggahannya, ia sempat menyinggung bahwa tindakan tersebut diduga dilakukan atas saran salah seorang sahabat Dhena.

"Aku nggak tahu kenapa nomorku sampai diblokir sama Dhena Devanka, makanya aku tagihnya lewat stories. Jadi kalau begitu kan dibaca ya stories-nya. Jadi tanyain dong ke dia, kenapa nomor aku kok diblokir sama HP yang dibeliin pakai duit aku sendiri," kata Reza.

Menurut Reza, sebelum konflik ini membesar, hubungan mereka tidak memiliki persoalan yang berarti sehingga dirinya mengaku heran dengan sikap Dhena.

Tak hanya menyinggung Dhena Devanka, Reza juga menyampaikan pesan kepada orang-orang yang menurutnya masih memiliki utang kepadanya.

Melalui unggahan video yang memperlihatkan dirinya sedang menjulurkan lidah, Reza melontarkan sindiran agar para peminjam segera melunasi kewajibannya.

"Coba yang masih punya harga diri pada bayar utang deh sama saya. Jangan minjemnya doang. Buruan deh," ucap Reza.

Sebagai informasi, Dhena Devanka dilaporkan Reza Gladys ke Polda Metro Jaya dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada 15 Juli 2026.

Berdasarkan laporan yang diterima penyidik, Reza mengaku menjadi sasaran pembicaraan dalam siaran langsung TikTok milik Dhena.

Polisi juga menjelaskan bahwa kakak ipar Krisjiana, suami Siti Badriah itu secara terbuka menyampaikan berbagai tuduhan mengenai masa lalu Dhena Devanka.

Ia mengklaim memperoleh informasi dari seseorang yang disebut pernah mengenal kehidupan Dhena di masa lalu.

Reza kemudian menuduh Dhena pernah menggunakan nama samaran ketika bekerja di sejumlah tempat hiburan malam untuk menjual diri, serta menyebut adanya sosok yang ia panggil "Mami Ajeng" yang menurutnya mengetahui cerita tersebut.

Di luar perkara tersebut, Dhena Devanka juga masih menjalani konflik hukum yang cukup panjang dengan aktris Dinna Olivia.

Rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo disebut mulai retak sejak 2011, sebelum akhirnya berujung perceraian yang diwarnai tudingan kehadiran orang ketiga.

Konflik memuncak pada 24 Desember 2022, ketika Dinna Olivia bersama sepupunya, Kiki Jassin, mengaku memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di kawasan Raffles Hills Cibubur, Depok.

Namun, Anton Subowo membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa Dhena merupakan istri sah yang dinikahinya pada 28 Januari 2023, sedangkan gugatan cerai Dinna baru diajukan pada 12 April 2023.

Perselisihan tersebut kemudian berkembang menjadi berbagai laporan hukum, mulai dari dugaan KDRT, perzinahan, hingga dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna Olivia dan Anton Subowo akhirnya resmi bercerai pada 29 Februari 2024, dengan hak asuh kedua anak mereka, Alea Subowo dan Arenzo Subowo, diberikan kepada Dinna.

Pada 8 Januari 2026, Dinna kembali melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, dan Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan.

Selain Dinna, laporan tersebut juga mencantumkan Alea Subowo, Kiki Jassin, serta kuasa hukum Dinna, Dea Tunggaesti, sebagai korban. Seluruhnya diketahui telah menjalani visum di RS Medistra, Jakarta Selatan.

Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026. Sedangkan, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026.

Minggu, Juli 26, 2026

Dhena Devanka Dilaporkan Polisi soal Dugaan Pemerasan Senilai Rp5 Juta Terhadap Reza Gladys

Setelah berseteru dengan Dinna Olivia dan Nikita Mirzani, selebgram yang juga istri pengusaha Anton Subowo, Dhena Devanka kini terseret dalam kasus dugaan pemerasan senilai Rp 5 juta yang dilaporkan oleh dokter Reza Gladys. Polda Metro Jaya sendiri membeberkan duduk perkara berkaitan dengan kasus tersebut.

"Jadi tanggal 15 Juli 2025, kami menerima laporan polisi dari saudari RGP tentang dugaan pengancaman melalui media elektronik dan atau pengancaman dan atau TPPU. Terlapornya dalam lidik ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Jumat (24/7/2025).

Kasus pemerasan yang menyeret Dhena Devanka beserta suaminya, Anton Subowo tengah diusut Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya.

Polisi sendiri tidak menyatakan jika terlapor dalam kasus ini adalah Dhena Devanka. Ade Ary mengungkap berdasarkan laporan polisi. Kasus ini bermula dari live media sosial yang dilakukan oleh Dhena.

Ade Ary menyebut, laporan dilayangkan oleh RGP pada 3 Desember 2024. "Kami menerima laporan polisi dari saudari RGP (Reza Gladys), tentang dugaan pengancaman melalui media elektronik dan atau pengancaman dan atau TPPU. Terlapornya dalam lidik ya," ungkap Ade Ary, Jumat (24/7/2025).

Ade Ary menjelaskan, berdasar laporan dari RGP, kasus ini bermula dari adanya perselisihan antara Reza Gladys dan Dhena Devanka.

"Berawal dari adanya permasalahan antara korban Reza Gladys dengan saudari DD (Dhena Devanka), dimana Reza mengklaim mengetahui masa lalu Dhena melalui seseorang yang disebutnya sebagai sahabat sekaligus pihak yang mengenal kehidupan DD sebagai PSK (tunasusila). Korban malah dijelek-jelekkan Dhena lewat siaran langsung (Live) TikTok milik saudari DD," jelas Ade Ary.

Karena tak terima dihelek-jelekkan, akhirnya korban menghubungi Dhena melalui Anton Subowo, suami Dhena via WhatsApp dengan maksud membongkar aib masa lalu Dhena.

Di tengah ramainya konflik tersebut, Reza Gladys turut melontarkan sejumlah tuduhan terhadap Dhena Devanka. Reza mengklaim mengetahui masa lalu Dhena melalui seseorang yang disebutnya sebagai sahabat sekaligus pihak yang mengenal kehidupan Dhena pada masa lalu.

Menurut pengakuan Reza, sosok tersebut mengetahui berbagai cerita mengenai masa lalu Dhena sehingga membuat Dhena disebut merasa khawatir apabila informasi itu diungkap ke publik.

"Tapi dia takut. Karena dia tahu saya sahabat mucikarinya dia saat dia ngelontong," ujar Reza Gladys.

Reza kemudian mengaku memilih mengungkap cerita yang menurutnya selama ini disembunyikan.
Ia menuduh Dhena pernah menggunakan nama samaran serta beraktivitas di sejumlah tempat hiburan malam. Reza juga menyebut adanya sosok yang ia panggil "Mami Ajeng", yang menurutnya mengetahui cerita tersebut.

"Dia jadi lontong di klub C, STD, di klub 10. Di empat klub ternama itu dia terkenal. Dulu dia tidak pakai nama Kuntilanak," klaim Reza.

Reza selanjutnya mengklaim bahwa Dhena menggunakan nama "Nabila" sebagai nama samaran.
"Itu waktu ngelontong pakai nama Nabila, say! Dia nyamar, jadi anaknya Mami Ajeng," ucap Reza.

Tak berhenti di situ, Reza juga menyebut Anton Subowo dengan julukan "si Gadun" dan menuduh Anton tidak mengetahui seluruh masa lalu Dhena.

"Si gadun itu dibohongin sama si Kuntilanak. Emang jahat otaknya! Mami Ajeng bilang bahwa dia tidak cerita soal masa lalunya," kata Reza.

Bahkan, Reza mengaku memiliki bukti berupa percakapan yang menurutnya dapat mendukung tuduhannya.

"Saya punya bukti kamu ternyata wanita jahat, bukan wanita baik-baik, karena apa? Saya tahu dari bukti chat ini," tegas Reza Gladys.

"Korban menghubungi terlapor yang merupakan suami dari saudari DD melalui WhatsApp, ke dua nomor WhatsApp, dengan tujuan untuk membongkar borok masa lalu saudari DD," ujarnya.

Reza menuding Dhena pernah menjadi wanita simpanan atau memiliki hubungan khusus dengan suami orang, terutama pengusaha demi materi. Namun sayangnya, respons yang didapat oleh korban justru berisi ancaman. Korban malah diminta membayar Rp5 juta sebagai uang tutup mulut supaya masalah itu tak diungkap ke media sosial.

"Korban mendapat respons dari terlapor. Jadi, respons dari terlapor adalah ancaman akan speak up ke media sosial bila bongkar borok tersebut tidak menghasilkan uang. Dan terlapor meminta sejumlah uang sebesar Rp5 juta," ungkap Ade Ary. Korban yang merasa terancam pun akhirnya mengirim uang secara bertahap.

"Pada 10 Juni 2025, korban melakukan transfer dana sebesar Rp 2 juta ke sebuah nomor rekening atas nama tertentu atas arahan terlapor. Kemudian pada tanggal 26 Juni 2025, atas arahan terlapor, korban memberikan uang tunai sebesar Rp2 juta," beber Ade Ary.

"Atas kejadian tersebut, korban merasa telah diperas dan mengalami kerugian sebanyak Rp5 juta," sambungnya. Adapun, Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya sudah menaikan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Sebanyak 10 orang saksi telah dimintai keterangan. "Perlu kami laporkan bahwa saat ini tahapan prosesnya adalah sudah dalam tahap penyidikan," katanya.

Beberapa barang bukti telah disita antara lain flashdisk, satu bundel bukti tangkapan layar percakapan WhatsApp, bukti transfer, kwitansi pembayaran, hingga beberapa unit handphone.

"Tim penyidik masih terus melakukan proses penyidikan dan kasus ini akan diusut tuntas. Jadi, setiap laporan yang masuk kepada kami, kepada Polda Metro Jaya, akan diusut tuntas secara prosedural, profesional, dan proporsional. Itu butuh waktu. Ada tahapan-tahapannya," katanya lagi.

Sebagai informasi, Dhena Devanka dituduh sebagai orang ketiga dalam pernikahan aktris Dinna Olivia dan mantan suaminya, Anton Subowo.

Anton Subowo adalah mantan suami Dinna Olivia dan dikenal sebagai pengusaha yang berasal dari keluarga terpandang.

Rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo mulai retak sejak 2011. Perceraian keduanya pun diwarnai tudingan kehadiran orang ketiga. Nama Dhena Devanka sempat disebut sebagai penyebab retaknya rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 ketika Dinna bersama sepupunya, Kiki Jassin mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Namun, pihak Anton Subowo membantah dan menegaskan bahwa Dhena Devanka adalah istri sah yang dinikahi secara resmi pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna Olivia diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023.

Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok, Jawa Barat pada 7 Juni 2023. Namun perkara berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis pada 30 Desember 2022 lalu atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna Olivia dan Anton Subowo diketahui resmi bercerai pada 29 Februari 2024. Dan, hak asuh kedua anak Dinna-Anton, Alea Subowo dan Arenzo Subowo jatuh ke tangan ibunya.

Dinna Olivia melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, serta Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan pada 8 Januari 2026. Selain Dinna, laporan tersebut juga mencantumkan Alea Subowo (anak sulung Dinna dan Anton Subowo), Kiki Jassin (sepupu Dinna), serta kuasa hukum Dinna, Dea Tunggaesti, sebagai korban. Seluruh pelapor diketahui telah menjalani visum di RS Medistra, Jakarta Selatan.

Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026.

Sedangkan, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026.

Reza Gladys Bongkar Borok Masa Lalu Dhena Devanka Istri Anton Subowo Jual Diri

Rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo mulai retak sejak 2011. Perceraian keduanya pun diwarnai tudingan kehadiran orang ketiga. Nama Dhena Devanka sempat disebut sebagai penyebab retaknya rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 ketika Dinna bersama sepupunya, Kiki Jassin mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Namun, pihak Anton Subowo membantah dan menegaskan bahwa Dhena Devanka adalah istri sah yang dinikahi secara resmi pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna Olivia diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023.

Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok, Jawa Barat pada 7 Juni 2023. Namun perkara berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis pada 30 Desember 2022 lalu atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna Olivia dan Anton Subowo diketahui resmi bercerai pada 29 Februari 2024. Dan, hak asuh kedua anak Dinna-Anton, Alea Subowo dan Arenzo Subowo jatuh ke tangan ibunya.Dinna Olivia melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, serta Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan pada 8 Januari 2026.

Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026.

Sedangkan, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026.

Merasa geram dengan kelakuan Dhena, kini Reza Gladys akhirnya ikut membongkar borok Dhena Devanka.

Hal ini dikarenakan, Dhena Devanka mengenal sahabat Reza Gladys yang berperan di kehidupan masa lalu mantan istri Jonathan Frizzy itu, klaimnya.

"Tapi dia takut. Karena dia tahu saya sahabat mucikarinya dia saat dia ngelontong," ujar Reza Gladys.
Lantaran tak jua disenggol, Reza Gladys kini memilih bergerak lebih dulu membongkar masa lalu Dhena Devanka.

Tanpa ragu, Reza mengungkapkan bahwa Dhena memiliki profesi mengejutkan di masa lalu.

Selain kerap menjajakan tubuhnya, Dhena juga diklaim memiliki tempat langganan."Dia jadi lontong di klub C, STD, di klub 10, hmm? Di 4 klub ternama itu dia terkenal. Dan dulu dia tidak pakai nama Kuntilanak," katanya.

Reza juga mengupas nama samaran yang digunakan Dhena Devanka saat terlibat dalam dunia prostitusi.

"Itu waktu ngelontong pake nama Nabila say! Dia nyamar say, jadi anaknya Mami Ajeng. Mami Ajeng nggak mau naik sih!" kata Reza Gladys.

Sebut Anton Subowo sebagai 'si Gadun', Reza mengatakan bahwa masa lalu Dhena Devanka dikubur oleh keduanya."Si gadun (Anton) tuh dibohongin sama si Kuntilanak lontong (Dhena)."

"Emang jahat otaknya! Mami Ajeng ngomong sama aku, aku nggak mungkin nggak percaya sama dia. Mami Ajeng bilang bahwa si Kuntilanak ini tidak bilang ke pengangguran bahwa dia lontong," lanjut Reza.

"Saya punya bukti kamu ternyata wanita jahat, bukan wanita baik-baik, karena apa, saya tahu dari bukti chat ini," tegas Reza Gladys pada saat itu.

Sabtu, Juli 25, 2026

Donna Harun, Artis Langganan Kawin Cerai: Tiga Kali Menikah, Tiga Kali Berakhir di Pengadilan

Kehidupan rumah tangga di kalangan selebritas memang kerap menjadi sorotan publik. Namun, perjalanan asmara Donna Harun bisa dibilang termasuk yang paling berliku. Mantan model dan aktris senior ini telah tiga kali menikah dan seluruh pernikahannya berujung perceraian. Kisah cintanya yang penuh lika-liku bahkan beberapa kali menjadi pemberitaan nasional karena dibumbui konflik rumah tangga, tudingan perselingkuhan, hingga proses hukum yang berlangsung bertahun-tahun.

Donna Harun menikah dengan pengusaha Alisyahrazad Hanafiah atau yang akrab disapa Ad Hanafiah atau lebih dipanggil Aad pada 26 Juli 2019 di Jakarta. Sehari kemudian, pasangan ini menggelar resepsi mewah di The Edge Villa Pecatu, Bali yang dihadiri keluarga dan sahabat dekat.

Saat itu, banyak yang menganggap Aad sebagai pelabuhan terakhir Donna setelah dua kali gagal membina rumah tangga. Hubungan mereka tampak harmonis. Donna bahkan beberapa kali mengunggah momen romantis bersama sang suami di media sosial. Namun, kebahagiaan tersebut ternyata tidak berlangsung lama.

Memasuki pertengahan 2020, rumah tangga Donna dan Aad dikabarkan mulai retak. Donna kemudian mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 24 Juni 2020 dengan alasan adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Di sisi lain, Aad membantah seluruh tuduhan tersebut. Ia justru balik menuding Donna berselingkuh dengan sejumlah pria lain.

Menurut Aad, keretakan rumah tangga mereka bukan disebabkan oleh dirinya, melainkan karena Donna diduga berselingkuh dan berzinah dengan pria lain. Selain dugaan ketidakcocokan dan pertengkaran yang terus berulang, hubungan mereka juga disebut diwarnai rasa saling curiga serta konflik berkepanjangan.

Dalam berbagai kesempatan, Aad menyebut beberapa nama yang memiliki hubungan gelap dengan Donna. Salah satunya adalah pesinetron Fadika Royandi.

Selain Fadika, nama-nama lain yang sempat dikaitkan dengan Donna antara lain seperti Rifat Sungkar, Zul Zivilia, Bara Tampubolon, Krisna Murti Wibowo, Nikki Frazetta, hingga mantan suami Nindy Ayunda, Askara Parasady Harsono. Tuduhan tersebut memicu kontroversi luas di kalangan warganet.

Setelah melalui proses persidangan, majelis hakim akhirnya menjatuhkan putusan cerai pada 23 September 2021.

Namun, perjalanan hukum mereka ternyata belum selesai.

Pada 22 Desember 2023, perkara tersebut dinyatakan gugur karena adanya persoalan administratif yang berkaitan dengan masa iddah, sehingga status hukum perceraian kembali menimbulkan polemik.

Aad mengaku heran karena menurutnya perkara tersebut telah diputus dan berkekuatan hukum, namun proses administrasi tidak pernah diselesaikan sebagaimana mestinya.

Di tengah kabar rumah tangga yang dikabarkan retak, publik justru dikejutkan oleh unggahan Donna di Instagram pada 1 Mei 2024.

Donna mengunggah foto bersama Aad sekaligus memberikan ucapan ulang tahun yang sangat romantis.
"Terima kasih untuk setiap kata iya dan boleh, dari semua mauku. Semoga rezeki mengalir deras untukmu. Puji Tuhan, angkat derajat suamiku setinggi-tingginya sehingga tidak ada satu pun yang bisa merendahkannya. Selamat ulang tahun suamiku."

Unggahan tersebut sempat membuat publik menduga hubungan keduanya telah membaik. Namun dugaan itu tidak berlangsung lama.

Tak lama kemudian, Aad kembali mengajukan permohonan talak cerai sekaligus pembatalan nikah (itsbat nikah) ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan nomor perkara 1568/Pdt.G/2024/PA.JS pada tanggal 3 Mei 2024. Dalam perkara tersebut, Aad kembali menunjuk Wemmy Amanupunyo sebagai kuasa hukumnya.

Pihak Aad menegaskan bahwa menurut mereka Donna sebenarnya sudah bukan lagi istri sah karena putusan cerai tahun 2021 telah inkrah, meski kemudian dinyatakan gugur akibat persoalan administrasi.
Bahkan melalui kuasa hukumnya sempat disampaikan pernyataan:

"Ad Hanafiah dan Donna Harun sudah bercerai. Donna Harun bukan istri Ad Hanafiah lagi."

Setelah proses hukum yang kembali berlangsung cukup panjang, Pengadilan Agama Jakarta Selatan kembali menetapkan perceraian keduanya pada 30 Oktober 2024.

Namun drama hukum belum berakhir.

Pada 20 November 2024, ikrar talak Aad ditolak, sehingga perkara tersebut kembali menyisakan persoalan hukum yang cukup rumit.

Memasuki penghujung 2025, konflik kembali memasuki babak baru.

Melalui kuasa hukumnya Sandy Arifin, Donna kembali menggugat cerai Aad ke Pengadilan Agama JAkarta Selatan pada 8 Desember 2025.

Saat itu Donna diketahui sedang menjalani hukuman pidana dalam perkara narkotika di Lapas Kerobokan, Badung, Bali.

Meski berstatus narapidana, proses persidangan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Sandy Arifin mengatakan bahwa kliennya sudah mantap mengakhiri rumah tangga tersebut.

"Mbak Donna sudah sangat capek secara fisik maupun mental. Sudah tidak ada lagi keinginan untuk rujuk."

Akhirnya, pada 27 Januari 2026, Pengadilan Agama Jakarta Selatan menjatuhkan putusan verstek karena pihak tergugat tidak hadir dalam persidangan terakhir secara berturut-turut.

Majelis hakim mengabulkan gugatan Donna dan menyatakan perceraian mereka sah menurut hukum.
Dengan putusan tersebut, rumah tangga Donna dan Ad Hanafiah resmi berakhir setelah melalui konflik hukum yang berlangsung lebih dari lima tahun.

Jauh sebelum menikah dengan Aad, Donna menikah muda dengan Ardy Gustav pada 1985 di Bandung.
Dari pernikahan tersebut lahirlah seorang putra bernama Ricky Chinaldy Pratama, yang kemudian dikenal sebagai Ricky Harun.

Ricky mengikuti jejak ibunya di dunia hiburan dan berhasil menjadi salah satu aktor sinetron ternama Indonesia.

Sayangnya, rumah tangga Donna dan Ardy tidak bertahan. Setelah sekitar sepuluh tahun bersama, keduanya resmi bercerai pada 1990. Hak asuh Ricky berada di tangan Donna.

Enam tahun setelah bercerai dari Ardy, Donna menikah dengan Hendra Rahtomo atau lebih dikenal Romy Soekarno, putra Rachmawati Soekarnoputri sekaligus cucu Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

Pernikahan ini sempat dianggap sebagai rumah tangga yang harmonis karena bertahan hampir dua dekade.

Pada 1998, mereka dikaruniai seorang putra bernama Muhammad Jihad Rahtomo Soekarnoputra atau Jeje Soekarno. Jeje sempat bermain film dan kemudian aktif sebagai konten kreator serta musisi.
Namun, rumah tangga Donna dan DJ Romy akhirnya juga kandas.

Donna menggugat cerai pada 2015, dan perceraian mereka resmi diputus pada 2018. Dalam konflik tersebut, DJ Romy menuding Donna berselingkuh dengan pria lain. Perselisihan kemudian berlanjut ke perebutan hak asuh Jeje yang cukup menyita perhatian publik.

Berdasarkan putusan pengadilan, hak asuh Jeje berada di tangan Donna, meski hubungan keduanya dengan sang ayah tetap menjadi sorotan pada masa itu.

Perjalanan asmara Donna Harun menunjukkan bahwa kehidupan rumah tangga seorang figur publik tidak selalu berjalan mulus. Tiga kali membina rumah tangga, tiga kali pula harus berakhir di meja hijau. Konflik dengan Ad Hanafiah bahkan berkembang menjadi sengketa hukum yang berlangsung bertahun-tahun, disertai saling tuding mengenai KDRT, dugaan perselingkuhan, hingga persoalan administrasi perceraian.

Terlepas dari berbagai kontroversi yang mengiringinya, Donna Harun tetap menjadi salah satu artis senior Indonesia yang perjalanan kehidupan pribadinya terus menarik perhatian publik hingga sekarang.

Minggu, Juli 12, 2026

Kasus Perzinahan Ira Maya Sopha & Pengusaha Bakmi Dilacak Polda Metro Jaya

Kasus dugaan perzinahan antara mantan penyanyi cilik Ira Maya Sopha dan pengusaha bakmi terkenal Hengky Tjoa kembali mencuat. Setelah sempat meredup beberapa bulan terakhir, pihak Polda Metro Jaya memastikan akan menindaklanjuti laporan yang dilayangkan oleh Arianto, mantan suami Ira Maya Sopha pada 17 Maret 2025 lalu.

Kasus ini sebelumnya sempat diperiksa beberapa minggu lalu, saat Ira Maya Sopha mengakui telah menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) di Polda Metro Jaya. Namun hingga kini, berkas perkara tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa penyidik akan kembali menelusuri sejumlah bukti dan keterangan tambahan untuk memperjelas duduk perkara.

"Kami akan melakukan pelacakan ulang terhadap alat bukti, termasuk keterangan saksi yang relevan. Jika ditemukan unsur pidana sesuai Pasal 284 KUHP, tentu akan diproses lebih lanjut," ujar Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Senin (13/7/2026).

Ira Maya Sopha dan Hengky Tjoa hingga saat ini belum memberikan kabar tersebut. 
Sementara itu, pihak pelapor Arianto mengaku menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak berwenang, meski menegaskan bahwa dirinya hanya menuntut kejelasan atas dugaan perselingkuhan yang dilakukan Ira Maya Sopha yang terjadi selama masa pernikahan mereka.

"Saya cuma mau keadilan ditegakkan. Kalau memang tidak terbukti, biarlah publik tahu. Tapi kalau iya, ya harus ada pertanggungjawaban," ungkap Arianto saat ditemui di Jakarta. 

Sebagaimana diketahui, Ira Maya Sopha diketahui berselingkuh dan berzinah dengan pengusaha bakmi Hengky Tjoa. Ira Maya Sopha yang merupakan mantan juri Idola Cilik tersebut dilaporkan mantan suaminya, Arianto ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinahan. Ia disebut-sebut berselingkuh dengan Hengky sejak tahun 2005 ketika ia masih menjadi istri Arianto. 

Menurut informasi yang dihimpun, Wina melaporkan dugaan hubungan terlarang antara Hengky dan Ira ke Polda Metro Jaya pada awal Oktober 2025. Padahal, Ira Maya Sopha disebut-sebut menjadi orang ketiga rumah tangga Hengky Tjoa dan Wina Susanti yang bercerai pada tahun 2009 lalu. Setelah mengumpulkan keterangan saksi, penyidik mulai menimbang kemungkinan penerapan Pasal 284 KUHP tentang perzinahan—pasal yang memungkinkan pelaku dipidana hingga sembilan bulan penjara jika terbukti.. 

Kasus dugaan perzinahan Ira Maya Sopha dan Hengky Tjoa disebut terjadi sebelum perceraian mereka selesai secara hukum, sehingga laporan pidana masih dapat diproses. Hingga berita ini diturunkan, Polda Metro Jaya masih menunggu hasil koordinasi lanjutan dengan Ditreskrimum Mabes Polri terkait perkembangan penyidikan kasus tersebut.

Sabtu, Juli 04, 2026

Donna Harun Disebut Mantan Suami Terlibat Judi Online

Perseteruan Donna Harun dengan mantan suami ketiganya Ad Hanafiah atau lebih disapa Aad belum juga usai. Sebab, Donna Harun diduga terlibat dalam aktivitas judi online (judol) bersama kedua adiknya, Lita Harun dan Anne Harun oleh Aad.

Pernyataan itu, Aad langsung bereaksi keras. "Judol," jawab Aad dihubungi lewat telepon, Sabtu (4/7/2026).

Aad langsung menyindir kepada Donna.

"Dia yang melakukan judi online," kata Aad saat dikonfirmasi, Sabtu (4/7/2026).

Aad melayangkan sumpah pocong untuk segala perlakuan dan pengakuan Donna Harun yang diduga melakukan judi online.

Sementara itu, pada Jumat (3/7/2026), LBH PB Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) melaporkan Donna Harun bersama kedua adiknya, Lita Harun dan Anne Harun, ke Polres Metro Jakarta Selatan. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan promosi judi online melalui akun media sosial Instagram.

Direktur LBH PB SEMMI, Gurun Arisastra, mengatakan laporan itu dibuat setelah pihaknya menerima sejumlah pengaduan masyarakat mengenai unggahan yang diduga mempromosikan situs judi online.

Menurut Gurun, laporan tersebut diajukan pada 6 Juni 2026 dan disertai barang bukti berupa tangkapan layar unggahan Instagram yang diduga berisi promosi perjudian.

LBH PB SEMMI melaporkan ketiganya atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yakni Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, yang mengatur larangan mendistribusikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang bermuatan perjudian.

Selain dugaan promosi, Gurun juga menyatakan pihaknya menduga terdapat aktivitas bermain judi online. Pernyataan tersebut merupakan bagian dari laporan yang disampaikan kepada kepolisian dan belum merupakan hasil pembuktian di pengadilan.

LBH PB SEMMI juga meminta agar otoritas terkait menelusuri dugaan aliran dana yang berkaitan dengan perkara tersebut apabila proses penyelidikan menemukan adanya unsur pidana.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi, membenarkan bahwa laporan tersebut telah diterima. Ia mengatakan penyidik akan melakukan pendalaman sesuai prosedur hukum yang berlaku. Hingga saat itu, belum ada informasi mengenai penetapan tersangka ataupun putusan pengadilan terkait laporan tersebut.

Kasus dugaan promosi judi online ini muncul di tengah konflik panjang antara Donna Harun dan Aad.
Keduanya menikah pada 26 Juli 2019 di Jakarta dan menggelar resepsi secara tertutup sehari kemudian di The Edge Villa, Pecatu, Bali.

Sebelumnya, Donna pernah menikah dengan Hendra Rahtomo alias Romy Soekarno dan dikaruniai seorang putra, Jeje Soekarno. Donna juga dikenal sebagai ibu dari aktor Ricky Harun.

Rumah tangga Donna dan Aad mulai mengalami keretakan pada pertengahan 2020. Donna mengajukan gugatan cerai dengan alasan mengalami dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Di sisi lain, Aad membantah tuduhan tersebut dan melontarkan berbagai justru menuding Donna berselingkuh dengan sejumlah pria. Salah satu nama yang disebut adalah pesinetron Fadika Royandi.

Tak hanya itu, dalam berbagai pernyataan yang beredar, Donna juga dituding memiliki kedekatan dengan sejumlah figur publik lain seperti Rifat Sungkar, Zul Zivilia, Bara Tampubolon, Krisna Murti Wibowo, Nikki Frazetta, hingga mantan suami Nindy Ayunda, Askara Parasady Harsono. Tuduhan tersebut memicu kontroversi luas di kalangan warganet.

Perkara perceraian mereka kemudian mengalami proses yang panjang. Pada September 2021 sempat dijatuhkan putusan cerai, namun perkara tersebut kemudian dinyatakan gugur pada Desember 2023 karena persoalan administratif terkait masa iddah.

Pada Mei 2024, Donna sempat mengunggah ucapan ulang tahun untuk Aad di Instagram yang memunculkan spekulasi bahwa hubungan keduanya telah membaik. Namun, tidak lama kemudian konflik kembali berlanjut ketika Aad justru kembali mengajukan permohonan talak cerai dan pembatalan nikah ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan nomor perkara 1568/Pdt.G/2024/PA.JS. Aad kembali menunjuk Wemmy Amanupunyo sebagai kuasa hukumnya.

Pihak Aad menegaskan bahwa perceraian mereka sebenarnya telah diputus pada 23 September 2021 dan telah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Namun, putusan tersebut dinyatakan gugur pada 22 Desember 2023 karena persoalan administratif terkait masa iddah.

"Ad Hanafiah dan Donna Harun sudah bercerai, keputusannya sudah inkrah. Donna Harun bukan istri Ad Hanafiah lagi," demikian pernyataan dari pihak Aad.

Dalam konflik yang memanas, Aad menuding Donna mendua dan berselingkuh dengan sejumlah pria. Mantan menantu almarhum Arifin Panigoro itu pun mengaku heran atas sikap Donna yang dinilai tidak menyelesaikan masa iddah sebagaimana mestinya. Karena itu, ia kembali melayangkan itsbat nikah sekaligus gugatan cerai.

Setelah proses hukum yang panjang, Pengadilan Agama Jakarta Selatan kembali menetapkan perceraian keduanya pada 30 Oktober 2024. Namun, ikrar talak Aad ditolak pada 20 November 2024, sehingga konflik hukum keduanya masih menyisakan polemik lanjutan.

Memasuki akhir 2025, konflik memasuki babak baru. Melalui kuasa hukumnya, Sandy Arifin, Donna kembali menggugat cerai Aad pada 8 Desember 2025 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Saat itu, Donna diketahui tengah menjalani sisa hukuman pidana narkotika di Lapas Kerobokan, Badung, Bali. Meski demikian, proses persidangan tetap berjalan.

Sandy Arifin menegaskan bahwa kliennya telah bulat untuk berpisah secara sah. "Mbak Donna sudah sangat capek secara fisik dan mental. Tidak ada lagi keinginan untuk rujuk," ujarnya.
Akhirnya, pada 27 Januari 2026, Pengadilan Agama Jakarta Selatan menjatuhkan putusan verstek karena pihak tergugat tidak hadir dalam persidangan terakhir secara berurutan. Majelis hakim mengabulkan gugatan cerai Donna dan menyatakan perceraian tersebut sah serta berkekuatan hukum tetap.

Donna Harun Dilaporkan Ke Polisi Terkait Judi Online

Artis lawas Donna Harun beserta kedua adiknya Lita Harun dan Anne Harun dilaporkan Lembaga Bantuan Hukum PB Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (LBH PB SEMMI) atas dugaan tindak pidana mempromosikan judi online ke polisi. Donna Harun dan kedua adiknya dilaporkan di Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel).

"Kami dari LBH PB SEMMI melaporkan terkait dengan konten promosi judi online melalui akun Instagram yang diposting terlapornya ini adalah salah satu artis yaitu Donna Frederika Rubiyanti Harun atau lebih dikenal Donna Harun dan kedua adiknya, yakni Lita Harun dan Anne Harun, tanggal 6 Juni 2026," kata Direktur LBH PB SEMMI Gurun Arisastra kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

Donna Harun dan kedua adiknya dilaporkan atas dugaan melanggar Undang-Undang ITE Pasal 45 ayat 2 juncto 27 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016.

"Di sini dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian," jelasnya.

Dugaan perbuatan yang dilakukan Donna Harun tersebut dianggap Gurun sebagai pelanggaran pidana. Sebab, ada aturan yang melarang mempromosikan judi.

"Banyak pengaduan ke kami dia memposting akun itu, mempromosikan akun judi online di Instagramnya. Dari elemen masyarakat dan pemuda dari beberapa masyarakat melaporkan ke kami," tuturnya.

Gurun juga menyebut ibu aktor Ricky Harun itu bersama kedua adiknya melakukan aktivitas judi online yang dilakukan. Temuan tersebut diperkuat dengan adanya bukti permainan judi online yang ditemukan di ponsel Donna.

"Memang ada aktivitas bermain daripada judi online ini di HP yang bersangkutan," tambah Gurun.

Gurun meminta setelah pelaporan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menelusuri dan mengawasi pergerakan keuangannya. Dia mengaku khawatir banyak yang terlibat dan diduga menikmati hasil dari judi online tersebut.

"Kami tadi melampirkan barang bukti screenshot postingan promosi judi online. Saya lihat sendiri Insta Story dia gitu. Dia posting di akun milikinya tuh. Lalu saya screenshot dan itu sudah saya sampaikan sebagai barbuk dalam pelaporan," ungkapnya.

Gurun mengatakan sudah terbit tanda bukti laporannya. Menurutnya, Polres Metro Jaksel akan memanggil para pihak untuk diperiksa menindaklanjuti perkara ini.

"Kami dan para pihak yang terlibat dalam potensi dugaan perkara ini, baik terlapor, pelapor, dan saksi-saksi," pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi mengatakan sudah menerima laporan dari LBH PB SEMMI. Pihaknya akan mendalami laporan tersebut.

"Betul, baru kami terima dan akan kami dalami," kata Kombes Budhi saat dimintai konfirmasi.