Konflik panjang antara Donna Harun dan mantan suaminya, Romy Soekarno, kembali menjadi perhatian publik. Perseteruan keduanya bahkan kerap dibandingkan dengan drama rumah tangga Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang sempat menghebohkan publik pada tahun 2008.
Namun respons publik terhadap dua kasus tersebut dinilai berbeda. Jika Ahmad Dhani dahulu banyak dihujat karena dianggap terlalu sering membuka persoalan rumah tangga ke ruang publik, Romy Soekarno justru mendapat simpati dari sebagian netizen. Sebaliknya, Donna Harun kini lebih banyak menuai kritik akibat rentetan persoalan pribadi dan hukum yang terus menyeret namanya.
Konflik terbaru keduanya kembali mencuat setelah kronologi insiden Lebaran 2023 terungkap ke publik. Peristiwa tersebut disebut menjadi salah satu titik paling panas dalam hubungan Donna dan Romy pasca perceraian.
Donna dan Romy diketahui memiliki seorang putra bernama Jeje Soekarno. Hingga kini, Jeje tinggal bersama sang ayah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Ketegangan memuncak pada Sabtu, 22 April 2023 atau hari pertama Lebaran. Saat itu, Donna disebut menerima pesan dari Jeje yang menolak untuk bertemu dengannya. Pihak Donna menganggap pesan tersebut tidak biasa dan menduga ada faktor lain di balik penolakan tersebut.
Didorong keinginan bertemu sang anak di momen Idulfitri, Donna bersama putra sulungnya, Ricky Harun, mendatangi kediaman Romy Soekarno usai salat Id. Namun kedatangan itu justru berujung keributan.
Menurut pihak Donna, dirinya mendapat perlakuan tidak menyenangkan setibanya di lokasi. Donna mengaku diusir, diseret keluar rumah, hingga mendapat hinaan verbal. Insiden tersebut disebut menyebabkan memar pada tubuh Donna.
Pihak Donna menyayangkan niat seorang ibu untuk bersilaturahmi dengan anaknya di hari raya justru berakhir ricuh.
Di sisi lain, kubu Romy membantah adanya tindakan kekerasan. Melalui kuasa hukumnya, Romy menegaskan luka memar yang dialami Donna terjadi akibat terjatuh, bukan karena penganiayaan.
Perselisihan itu kemudian berlanjut ke ranah hukum. Donna sempat melaporkan Romy Soekarno dan Didi Mahardika ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pengeroyokan dan penodongan.
Namun pada November 2024, penyidikan kasus tersebut resmi dihentikan karena dinilai tidak memiliki cukup bukti. Menanggapi keputusan itu, Romy Soekarno secara terbuka menyebut laporan Donna tidak terbukti.
"SP3 ini adalah bukti bahwa laporan Donna itu palsu, yang didasari kebohongan. Tidak terbukti," ujar Romy saat itu ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Romy juga mengakui dirinya memang mengusir Donna dari rumah pada hari itu. Menurutnya, ia tidak memberikan izin kepada mantan istrinya untuk menemui Jeje tanpa pemberitahuan sebelumnya.
"Saya cuma melindungi Jeje," kata Romy dalam keterangannya.
Putra mendiang Rachmawati Soekarnoputri itu bahkan menuding Donna telah menyebarkan informasi yang tidak benar kepada aparat penegak hukum.
"Ini harusnya menjadi barometer karakter seseorang. Ada konsekuensi hukum kalau menyebarkan kebohongan," tegas Romy.
Konflik lama keduanya semakin rumit setelah Romy Soekarno kembali membuka dugaan perselingkuhan Donna Harun dengan sejumlah pria lain saat mereka masih berstatus suami istri. Dalam beberapa wawancara infotainment, Romy menyebut rumah tangga mereka mulai retak sejak tahun 2005.
Menurut Romy, Donna diduga menjalin hubungan dengan beberapa pria lain, di antaranya Satria Kamal, Bara Tampubolon, Rifat Sungkar, hingga sejumlah nama lain. Romy mengaku mengetahui dugaan hubungan tersebut dari isi ponsel Donna.
Ia bahkan menyebut telah melaporkan dugaan perzinahan Donna ke pihak kepolisian karena merasa tidak tahan lagi dengan perilaku mantan istrinya.
Romy juga menegaskan bahwa dirinya langsung menjatuhkan talak cerai kepada Donna setelah mengetahui dugaan perselingkuhan tersebut. Pernikahan yang telah berjalan selama 22 tahun akhirnya resmi berakhir pada 2018.
Tak hanya itu, Romy Soekarno juga sempat menyatakan keinginannya melakukan sumpah pocong terkait tudingan perselingkuhan Donna dengan sejumlah pria lain.
Menurut Romy, berbagai konflik tersebut bukan hanya menghancurkan rumah tangga mereka, tetapi juga berdampak pada hubungan Donna dengan Jeje Soekarno. Ia bahkan menuding Donna pernah menelantarkan dirinya dan sang anak di tengah persoalan rumah tangga yang terus memburuk.
Hingga kini, hubungan Donna Harun dan Romy Soekarno masih belum membaik. Konflik keduanya bahkan semakin kompleks setelah Donna terseret berbagai persoalan hukum lain dalam beberapa tahun terakhir.
Ironisnya, momen Lebaran yang identik dengan silaturahmi dan saling memaafkan justru menjadi awal memanasnya kembali perseteruan panjang antara Donna Harun dan Romy Soekarno yang hingga kini belum menemukan titik damai.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar