Aktris Dinna Olivia kembali menempuh jalur hukum terhadap mantan suaminya, Anton Subowo, dan istri Anton saat ini, Dhena Devanka.
Melalui kuasa hukumnya, Mario Lasut dan Sri Sinduwati, Dinna disebut telah melaporkan keduanya ke Polda Metro Jaya pada 19 Februari 2026 terkait dugaan perzinahan.
Menurut Mario Lasut, laporan ini diajukan sebagai bentuk upaya hukum atas dugaan hubungan yang dinilai telah melanggar norma hukum dan berdampak pada kliennya, baik secara pribadi maupun keluarga.
Sementara itu, Sri Sinduwati menambahkan bahwa pihaknya telah menyerahkan sejumlah dokumen dan bukti pendukung kepada penyidik untuk dipelajari lebih lanjut. Ia juga menegaskan bahwa laporan ini bukan didasari emosi semata, melainkan berdasarkan pertimbangan hukum yang matang.
"Mbak Dinna merasa dirugikan secara moral dan hukum. Oleh karena itu, kami menempuh jalur hukum agar semuanya menjadi terang dan jelas," ujar Mario dalam keterangannya kepada awak media, Jumat (20/2/2026).
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya hukum lanjutan setelah sebelumnya perkara serupa telah diproses di Pengadilan Negeri Depok.
Sebagaimana diketahui, pada 10 Juli 2025, Pengadilan Negeri Depok menyatakan Anton dan Dhena bebas murni dari dakwaan perzinahan karena unsur pasal dinilai tidak terpenuhi.
Namun, perkara tersebut belum sepenuhnya berakhir. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Depok secara resmi mengajukan banding pada 28 November 2025 ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat.
Pihak kejaksaan menyatakan tidak puas dengan putusan tersebut. Dalam penilaian internal, jaksa menilai majelis hakim dianggap belum mempertimbangkan sejumlah bukti secara menyeluruh, termasuk keterangan saksi dan dokumen yang diklaim sebagai bukti pernikahan siri. Jaksa juga menyebut akan mendorong penerapan pidana maksimal Pasal 284 KUHP, yakni sembilan bulan penjara, apabila banding dikabulkan.
Rumah tangga Dinna dan Anton yang dimulai pada 5 Juni 2008 di New Delhi, India, memang telah lama menjadi sorotan publik. Anton sebelumnya bercerai dari Cut Modilla pada 24 April 2008.
Menurut Dinna, keretakan rumah tangga mulai terasa sejak 2011, ketika ia mengaku mencurigai adanya kedekatan antara Anton dan Dhena.
Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 saat Dinna bersama sepupunya, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di kawasan Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat. Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok pada 7 Juni 2023.
Namun perkara kemudian berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis, Depok pada 30 Desember 2022 atas dugaan perusakan rumah kontrakan.
Pada 22 Agustus 2025, Dinna dan Kiki sempat ditahan di Lapas Perempuan Depok terkait perkara tersebut dan akhirnya bebas pada 22 Desember 2025.
Tak lama setelah bebas, Dinna mengaku kembali menghadapi tekanan. Ia menyebut dirinya dan kedua anaknya, Alea Subowo dan Arenzo Subowo, didatangi orang-orang yang disebut sebagai bodyguard suruhan Anton dan diminta meninggalkan rumah di Cirendeu, Tangerang Selatan, Banten yang kini menjadi objek sengketa harta.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi terbaru dari pihak Anton maupun Dhena terkait laporan baru tersebut. Kepolisian menyatakan setiap laporan akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar