Sabtu, Maret 28, 2026

Ricky Harun Syok Donna Harun Lakukan Percobaan Bunuh Diri


Kabar mengenai dugaan percobaan bunuh diri yang dilakukan aktris senior Donna Harun mengejutkan banyak pihak termasuk putranya, Ricky Harun.

Ricky mengaku sangat terpukul dan tidak menyangka sang ibu mengalami kondisi mental yang begitu berat hingga terjadi insiden tersebut. Suami Herfiza Novianti itu bahkan menyebut dirinya syok saat pertama kali mendengar kabar itu.

"Jujur aku kaget dan syok. Aku nggak nyangka kondisi mami sampai seperti ini," ujar Ricky dengan suara bergetar.

Dalam keterangannya, Ricky mengungkapkan bahwa selama ini sang ibu dikenal sebagai sosok yang kuat, sehingga kabar tersebut menjadi pukulan berat bagi dirinya dan keluarga.

Ricky juga meminta publik untuk tidak memperkeruh suasana dengan spekulasi maupun penyebaran isu-isu lama yang dapat memperburuk kondisi mental ibunya. Ia berharap semua pihak bisa memberikan ruang bagi Donna untuk menjalani proses pemulihan.

"Kami mohon doanya saja. Semoga mami bisa kuat dan segera membaik," lanjut ayah empat anak tersebut.

Di tengah tekanan yang sedang dihadapi, Ricky menegaskan bahwa keluarga akan terus memberikan dukungan penuh bagi Donna. Ia juga memastikan akan lebih sering mendampingi sang ibu dalam menghadapi situasi sulit ini.

Sementara itu, pihak berwenang telah meningkatkan pengawasan serta memberikan pendampingan terhadap Donna Harun guna memastikan keselamatan dan kondisi kesehatannya tetap terjaga.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan sekitar bagi individu yang tengah menghadapi tekanan mental berat, terutama di tengah sorotan publik yang intens.

Tertekan Aib Dibongkar Mantan Suami, Donna Harun Dikabarkan Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktris senior Donna Harun dikabarkan kembali melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meloncat dari atas gedung Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada Minggu (29/3/2026) pagi.

Insiden tersebut sontak mengundang perhatian publik dan petugas setempat. Beruntung, upaya tersebut berhasil digagalkan sehingga nyawa ibu dari aktor Ricky Harun itu masih dapat diselamatkan.

Menurut informasi yang beredar, kondisi mental Donna Harun disebut tengah mengalami tekanan berat. Ia diduga mengalami depresi setelah perceraiannya dengan Ad Hanafiah. Situasi semakin memburuk setelah sejumlah tudingan terkait perselingkuhan kembali mencuat ke publik.

Tudingan tersebut sebelumnya dilontarkan oleh dua mantan suaminya, yakni Romy Soekarno dan Ad Hanafiah. Keduanya disebut pernah menyinggung dugaan perselingkuhan Donna Harun dengan sejumlah pria lain saat masih menjalani rumah tangga masing-masing. Donna juga dituding mengkonsumsi narkoba, termasuk pil happy five dan sabu.

Donna disebut menghadapi tekanan psikologis akibat tudingan perselingkuhan dengan sejumlah pria, termasuk nama Fadika Royandi, yang kini juga terseret dalam perkara hukum. Selain itu, kasus narkotika yang masih berjalan turut memperberat kondisi mentalnya.

"Secara mental memang terlihat terpukul, apalagi pemberitaan kembali ramai," ujar sumber tersebut.

Tekanan akibat terbukanya kembali isu lama tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang memicu kondisi psikologis Donna Harun semakin memburuk. Beberapa sumber menyebutkan bahwa ia merasa terpojok dan kehilangan kendali atas situasi yang dihadapinya.

Seperti diketahui, rumah tangga Donna Harun dengan Ad Hanafiah telah resmi berakhir pada 30 Oktober 2024 melalui putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Namun, konflik keduanya masih berlanjut di ruang publik melalui berbagai pernyataan yang saling berseberangan.

Pihak rutan disebut meningkatkan pengawasan serta pendampingan terhadap Donna guna memastikan kondisi kesehatan dan keselamatannya tetap terjaga selama menjalani masa tahanan.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga maupun kuasa hukum terkait kejadian tersebut. Namun, pihak berwenang dikabarkan telah memberikan penanganan awal serta memastikan kondisi Donna Harun dalam pengawasan ketat.

Kasus ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, terutama bagi individu yang berada di bawah tekanan publik dan konflik pribadi yang berkepanjangan.

Donna Harun diketahui masih mendekam di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur terkait kasus penyalahgunaan narkoba dan ia satu sel dengan Nikita Mirzani.

Donna Harun & Fadika Royandi Bakal Jadi Tersangka, Kasus Perzinahan Terus Dilacak

Kasus dugaan perzinahan yang menyeret nama aktris senior Donna Harun dan pesinetron Fadika Royandi terus bergulir dan kini memasuki tahap krusial. Penyidik Polda Bali disebut tengah merampungkan berkas perkara serta melengkapi alat bukti sebelum menetapkan status hukum keduanya sebagai tersangka.

Sumber di lingkungan penegak hukum menyebutkan bahwa sejumlah bukti telah dikantongi penyidik, mulai dari keterangan saksi, rekaman video, hingga jejak komunikasi yang diduga berkaitan dengan peristiwa yang disebut terjadi pada 27 Juli 2019.

"Prosesnya sudah di tahap pendalaman akhir. Jika unsur terpenuhi, penetapan tersangka tinggal menunggu waktu," ujar sumber tersebut.

Kasus ini bermula dari laporan mantan suami ketiga Donna, Ad Hanafiah, yang menuding adanya perselingkuhan dan perzinahan saat resepsi di Bali. Dugaan tersebut diperkuat dengan kesaksian sejumlah pihak yang mengaku melihat kedekatan keduanya di lokasi acara.

Untuk memperkuat konstruksi perkara, penyidik sebelumnya juga telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian, yakni The Edge Villa Pecatu, Uluwatu, Bali. Langkah tersebut dilakukan guna mencocokkan keterangan saksi dengan kondisi nyata di lapangan.

Seiring perkembangan penyidikan, Donna Harun dan Fadika Royandi disebut tidak hanya berpotensi ditetapkan sebagai tersangka, tetapi juga terancam menjalani penahanan dalam waktu dekat, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum masih berjalan dan seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Sebagai informasi, Donna Harun telah resmi bercerai dari Ad Hanafiah pada 30 Oktober 2024 melalui putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Namun, perkara pidana tetap diproses karena dugaan peristiwa terjadi saat keduanya masih berstatus suami istri.

Di sisi lain, ibu dari aktor Ricky Harun itu saat ini masih menjalani masa tahanan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur terkait kasus narkotika yang lebih dahulu menjeratnya.

Hingga kini, baik Donna Harun maupun Fadika Royandi belum memberikan pernyataan terbaru terkait perkembangan kasus tersebut. Sementara itu, aparat memastikan penyidikan akan terus dilakukan secara profesional dan transparan hingga perkara ini memiliki kepastian hukum.

Tangis Donna Harun Pecah Usai Perselingkuhannya Dengan Fadika Royandi Dibongkar Mantan Suami

Perseteruan rumah tangga antara aktris senior Donna Harun dan suaminya saat itu, Ad Hanafiah, kembali mencuat.

Donna Harun dikabarkan tak kuasa menahan emosinya setelah sejumlah tudingan terkait kehidupan pribadinya kembali mencuat ke publik. Tudingan tersebut disampaikan oleh mantan suaminya, Ad Hanafiah, yang sebelumnya mengungkap berbagai persoalan rumah tangga mereka ke media.

Sumber di lingkungan penahanan menyebutkan, Donna terlihat terpukul dan sempat menangis setelah mengetahui pernyataan mantan suaminya kembali menjadi perhatian publik. Kondisi tersebut disebut terjadi di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, tempat Donna saat ini menjalani masa tahanan.

"Secara mental cukup terpukul, apalagi pemberitaan kembali ramai," ujar sumber tersebut.

Seperti diketahui, Ad Hanafiah sebelumnya mengungkap sejumlah tudingan, mulai dari dugaan penyalahgunaan narkotika hingga isu perselingkuhan yang melibatkan beberapa pihak, termasuk aktor Fadika Royandi. Ia juga menyinggung konflik lama yang terjadi selama pernikahan mereka.

Ad Hanafiah mengungkap kecurigaannya terhadap dugaan perselingkuhan Donna dengan pesinetron Fadika Royandi.

Aad menyebut kecurigaan tersebut bermula saat resepsi pernikahan mereka di kawasan The Edge Villa Pecatu, Bali, pada Juli 2019. Ia mengaku tidak menemukan Donna di lokasi saat tiba, dan justru mendapat informasi yang memicu kecurigaannya.

"Saya mulai curiga saat tidak menemukan Donna di tempat resepsi," ujar Aad dalam persidangan.

Ia juga mengaku menemukan sejumlah kejanggalan, termasuk barang-barang pribadi yang disebut tidak berada di tempatnya. Dari situ, ia semakin yakin adanya hubungan di luar pernikahan.

Selain itu, penyanyi Lita Zen yang hadir sebagai tamu undangan juga menyampaikan pernyataan yang sejalan dengan kecurigaan Aad. Ia mengaku melihat adanya interaksi yang dinilai tidak wajar antara Donna dan Fadika saat acara berlangsung.

Sementara itu, hubungan rumah tangga Donna Harun dan Ad Hanafiah diketahui tidak bertahan lama. Donna sempat mengajukan gugatan cerai pada 2020, dan keduanya akhirnya berpisah setelah melalui proses hukum yang panjang.

Kini, Donna Harun diketahui kembali memeluk agama lamanya, yakni Katolik. Ia mengikuti jejak sang kakak Sandy Harun kembali menganut agama Katolik. Sebelumnya, ibu Ricky Harun itu sempat mualaf.

Minggu, Maret 22, 2026

Dinna Olivia & Mantan Manajer Nikita Mirzani Kembali Jadi Korban Penganiayaan Anton Subowo & Dhena Devanka


Lebaran tahun ini berubah menjadi momen kelam bagi aktris Dinna Olivia. Alih-alih merayakan hari kemenangan dengan damai, ia justru kembali terseret dalam konflik panas dengan mantan suaminya, Anton Subowo, yang berujung pada dugaan penganiayaan.

Insiden tersebut terjadi pada Minggu (22/3/2026) malam, di kediaman Anton di Jalan Bukit Golf I Blok PC No. 16, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Dalam peristiwa itu, Dinna tidak sendirian. Ia datang bersama sahabatnya yang juga mantan manajer Nikita Mirzani, Dhea Hanifa, yang juga menjadi korban kekerasan.

Menurut keterangan kuasa hukum Dinna Olivia dan Nikita Mirzani, Sri Sinduwati alias Sindu, kejadian berawal saat Dinna dan Dhea mendatangi rumah Anton dengan tujuan mengembalikan harta pribadi dan harta warisan Dinna Olivia.

Tak hanya itu, Dinna meminta Anton untuk jujur menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi pada Anron tega merampas seluruh harta milik Dinna, termasuk rumah pribadi dan harta warisan dari almarhum Djuanda Jasin dan almarhumah Dahliani Siregar. Ia juga kembali menuding Anton sebagai suami siri yang hidup bersama Dhena, dan menyebut Dhena sebagai "gundik" yang ikut menguasai hartanya. Dhea yang mendampingi Dinna terlibat cekcok dengan Anton yang berakhir pada tindakan kekerasan fisik.

Namun, suasana berubah tegang ketika kehadiran Dhea memicu reaksi tidak simpatik dari Anton. Di dalam rumah saat itu juga hadir Dhena Devanka (istri Anton Subowo), Marissya Icha (sahabat Dhena Devanka), Angel Lelga (sahabat Dhena Devanka), serta pasangan Fitri Salhuteru (sahabat Dhena Devanka) dan Cencen Kurniawan yang tengah bersilaturahmi.

Ketegangan diduga dipicu oleh unggahan Dhea di media sosial yang menuding Anton sebagai pihak yang merampas harta pribadi dan warisan milik Dinna. Unggahan tersebut memancing emosi Anton hingga berujung konfrontasi langsung.

Ketegangan diduga dipicu oleh unggahan Dhea di media sosial yang menuding Anton sebagai pihak yang merampas harta pribadi dan warisan milik Dinna. Unggahan tersebut memancing emosi Anton hingga berujung konfrontasi langsung.

Keributan kemudian berkembang menjadi kontak fisik. Dhea disebut mengalami tindakan kekerasan berupa didorong, dipukul, dijedotkan, hingga diseret oleh Anton bersama Dhena, Fitri, dan Cencen.
Dinna pun mengaku turut menjadi korban. Ia menyebut sempat ditampar, dijambak, bahkan dikeroyok. Dalam situasi tersebut, Dinna dan Dhena juga disebut sempat terlibat aksi saling tampar.

Menurut Sindu, suasana semakin memanas ketika Anton melontarkan kata-kata kasar sebelum diduga melakukan tindakan kekerasan bersama Cencen. "Mas Anton langsung mengamuk," ujarnya.

Selain itu, persoalan lama kembali mencuat. Anton disebut menyinggung utang Dinna yang belum diselesaikan, bahkan mengancam akan mengambil alih rumah Dinna di Cirendeu, Tangerang Selatan, Banten.

Dinna juga mengungkap bahwa tekanan terhadap dirinya tidak berhenti di situ. Ia mengaku didatangi sejumlah orang yang disebut sebagai bodyguard suruhan Anton, yang meminta dirinya dan kedua anaknya, Alea Subowo dan Arenzo Subowo, untuk meninggalkan rumah di Cirendeu yang kini menjadi objek sengketa.

Situasi malam itu akhirnya mereda setelah lima bodyguard turun tangan. Namun, Dinna dan Dhea justru diusir dari rumah tersebut.

Tak tinggal diam, Dinna langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jakarta Selatan pada Senin (23/3/2026) dini hari.

Ini bukan kali pertama konflik berujung laporan hukum. Sebelumnya, Dinna telah melaporkann Anton Subowo, Dhena Devanka, Fitri Salhuteru, dan Cencen Kurniawan terkait dugaan penganiayaan dalam insiden 8 Januari 2026 di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan. Dalam kasus tersebut, sejumlah pihak turut menjadi korban, termasuk anak Dinna, Alea Subowo, Kiki Jassin (sepupu Dinna Olivia), serta Dea Tunggaesti (sahabat Dinna Olivia).

Hingga kini, sengketa harta antara Dinna dan Anton masih bergulir di pengadilan, dengan kedua belah pihak tetap bersikukuh pada klaim masing-masing.

Perseteruan antara Dinna dan Anton telah berlangsung sejak 2022, mencakup berbagai isu, mulai dari dugaan KDRT, perselingkuhan, hingga sengketa harta.

Rumah tangga Dinna dan Anton mulai retak sejak 2011. Perceraian keduanya pun diwarnai tudingan kehadiran orang ketiga. Nama Dhena Devanka sempat disebut sebagai penyebab retaknya rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 ketika Dinna bersama sepupunya, Kiki Jassin mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Namun, pihak Anton membantah dan menegaskan bahwa Dhena adalah istri sah yang dinikahi secara resmi pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023.

Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok, Jawa Barat pada 7 Juni 2023. Namun perkara berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis pada 30 Desember 2022 lalu atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna Olivia dan Anton Subowo diketahui resmi bercerai pada 29 Februari 2024. Dan, hak asuh kedua anak Dinna-Anton, Alea Subowo dan Arenzo Subowo jatuh ke tangan Dinna, ibunya.

Pada 22 Agustus 2025, Dinna dan sepupunya, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, sempat ditahan di Lapas Perempuan Depok, Depok, Jawa Barat terkait kasus perusakan rumah kontrakan Dhena Devanka. Keduanya akhirnya bebas pada 22 Desember 2025.

Tak lama setelah bebas, Dinna mengaku kembali menghadapi tekanan. Ia menyebut dirinya dan kedua anaknya, Alea Subowo dan Arenzo Subowo didatangi orang-orang yang disebut sebagai bodyguard suruhan Anton dan diminta meninggalkan rumah di Cirendeu yang kini menjadi objek sengketa.

Meski hubungan pernikahan telah berakhir, konflik di antara keduanya justru semakin meluas dan melibatkan banyak pihak. Insiden terbaru ini kembali menunjukkan bahwa perseteruan tersebut masih jauh dari kata usai.

Kamis, Maret 19, 2026

Anton Subowo, Dhena Devanka & Fitri Salhuteru Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Dinna Olivia

Perkembangan terbaru datang dari kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan aktris Dinna Olivia. Polisi menetapkan sejumlah nama sebagai tersangka, termasuk pengusaha Anton Subowo dan istrinya, Dhena Devanka.

Tak hanya itu, ibu Anton, Rita Subowo, serta sahabat Dhena, Fitri Salhuteru, dan suaminya, Cencen Kurniawan, juga turut ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Penetapan tersangka ini berkaitan dengan laporan dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi pada 8 Januari 2026 di kawasan Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan.

Dalam laporan tersebut, Dinna tidak sendiri. Beberapa pihak lain juga tercatat sebagai korban, di antaranya Alea Subowo (anak sulung Dinna-Anton), Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin (sepupu Dinna), dan Dea Tunggaesti (pengacara & teman Dinna).

Seluruh korban disebut telah menjalani visum di RS Medistra, Jakarta Selatan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Sebelumnya, Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026.

Keduanya sempat menjadi sorotan setelah dijemput paksa oleh aparat Polda Metro Jaya di Bali, tepatnya di kawasan Uluwatu, pada 21 Februari 2026 dini hari, karena beberapa kali mangkir dari panggilan penyidik.Meski sempat ditahan, permohonan penangguhan penahanan yang diajukan Anton dan Dhena akhirnya dikabulkan oleh Polda Metro Jaya.

Dengan demikian, keduanya kini berstatus sebagai tahanan kota dan diperbolehkan kembali ke kediaman mereka di kawasan Bukit Golf, Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Penyidik menyatakan penangguhan diberikan dengan pertimbangan jaminan keluarga serta komitmen tersangka untuk bersikap kooperatif.

Meski demikian, status hukum sebagai tersangka tetap melekat, dan keduanya diwajibkan wajib lapor, tidak bepergian tanpa izin, dan mengikuti seluruh proses penyidikan.

Selain kasus penganiayaan, Dhena Devanka juga diketahui terseret dalam perkara lain, yakni dugaan penipuan yang masih dalam proses hukum. Sebab, Dhena dilaporkan penyanyi jebolan Rising Star Indonesia, Indah Nevertari ke Polda Metro Jaya pada 8 November 2023.

Dhena Devanka memang bukan sosok asing dalam pusaran gosip rumah tangga selebritas. Pernikahannya dengan Jonathan Frizzy berakhir pada 17 Februari 2022 setelah diwarnai konflik dan isu kecemburuan terhadap rekan kerja sang aktor, Ririn Dwi Ariyanti. Perceraian tersebut turut memunculkan rumor bahwa anak ketiga Dhena, Arya Syailendra Subowo (lahir 9 April 2016), adalah anak biologis Anton Subowo.

Pergantian nama Arya Syailendra Subowo yang sebelumnya bernama Zayn Jowden Frizzy Simanjuntak sempat memicu spekulasi publik. Dugaan tersebut bahkan membuat Jonathan Frizzy disebut meminta tes DNA, meski hasilnya tak pernah dipublikasikan dan rumor itu tak benar-benar mereda.

Di tengah polemik tersebut, Dhena juga kerap disebut sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Anton Subowo dan mantan istrinya, Dinna Olivia. Namun secara administratif, Anton dan Dhena telah menikah resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023, jauh sebelum gugatan cerai Dinna terhadap Anton diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Anton Subowo dan Dinna Olivia resmi bercerai pada 29 Februari 2024.

Hal ini membuat kasus yang melibatkan Anton dan Dhena semakin kompleks dan menjadi sorotan publik.Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami peran masing-masing tersangka dalam kasus penganiayaan tersebut.

Belum ada pernyataan resmi terbaru dari para tersangka terkait penetapan status hukum ini.
Aparat penegak hukum kembali mengimbau semua pihak untuk menghormati proses hukum yang berjalan serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Rabu, Maret 18, 2026

Eks Manajer Nikita Mirzani Resmi Laporkan Anton Subowo & Dhena Devanka ke Polisi

Mantan manajer selebritas Nikita Mirzani, yakni Dhea Hanifa, resmi melaporkan pengusaha Anton Subowo dan istrinya, Dhena Devanka, ke pihak kepolisian.

Laporan tersebut diajukan ke Polres Bogor, Jawa Barat pada 18 Maret 2026, terkait dugaan penyekapan dan penganiayaan yang diklaim terjadi pada September 2022 di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Dalam keterangannya kepada awak media, Dhea mengaku peristiwa tersebut bermula ketika dirinya memergoki kedekatan antara Anton dan Dhena di sebuah hotel di kawasan Puncak.

Saat itu, Anton diketahui masih berstatus sebagai suami dari Dinna Olivia.

Dhea menyebut, setelah mengetahui hubungan tersebut, dirinya justru mengalami tekanan yang berujung pada dugaan tindakan penyekapan.

"Saya datang karena mencurigai hubungan mereka. Tapi setelah itu saya justru mengalami kejadian yang tidak menyenangkan," ujar Dhea.

Ia juga mengklaim bahwa kejadian tersebut berkaitan dengan upayanya mengungkap dugaan perselingkuhan dan perzinahan antara Anton dan Dhena.

Kuasa hukum Dhea, Sri Sinduwati menyatakan laporan telah diterima oleh pihak kepolisian dan saat ini masih dalam tahap awal penyelidikan.

Sejumlah bukti, termasuk keterangan saksi dan dokumen pendukung, disebut telah diserahkan sebagai bagian dari laporan.

"Kami sudah melaporkan secara resmi. Selanjutnya kami serahkan kepada penyidik untuk mendalami perkara ini," ujar Sri Sinduwati.

Di sisi lain, pihak Anton Subowo sebelumnya telah membantah tuduhan serupa yang dilontarkan Dhea Hanifa.

Bahkan, Anton diketahui telah lebih dulu melaporkan Dhea ke Polres Jakarta Selatan pada 12 Maret 2026 atas dugaan pengancaman. Konflik hukum antara kedua pihak pun kini berjalan secara paralel.

Tak hanya menempuh jalur hukum, Dhea juga meluapkan kekesalannya di media sosial. Ia menyebut Anton dengan julukan “buaya jantan” dan menuduh adanya hubungan terlarang antara Anton dan Dhena Devanka, yang saat itu masih berstatus sebagai istri dari Jonathan Frizzy.

Dhea bahkan menantang ibu Dhena, Nenny Tjuminawati, dengan menyatakan siap membuktikan dugaan tersebut di ranah hukum. Ia juga menyebut Dhena sebagai perempuan yang menjadi "wanita simpanan suami orang", pernyataan yang semakin memanaskan konflik di ruang publik.

Kasus ini menambah panjang daftar polemik yang melibatkan Anton Subowo dan Dhena Devanka.
Sebelumnya, Anton juga tengah bersengketa dengan mantan istrinya, Dinna Olivia, dalam sejumlah perkara, mulai dari dugaan KDRT, tuduhan perzinahan, dan sengketa harta gono-gini.

Di tengah konflik tersebut, Anton dan Dhena diketahui telah menikah secara resmi pada 28 Januari 2023 di KUA Ciracas, Jakarta Timur. Pernikahan tersebut terjadi sebelum Anton resmi digugat cerai oleh aktris Dinna Olivia di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Putusan cerai keduanya sendiri baru berkekuatan hukum tetap pada 29 Februari 2024. Dinna Olivia merupakan mantan istri kedua Anton Subowo.

Konflik rumah tangga Anton dan Dinna mulai retak sejak 2011. Dinna mengaku telah mencurigai kedekatan Anton dengan Dhena sejak tahun tersebut. Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 ketika Dinna bersama sepupunya, Kiki Jassin mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok, Jawa Barat pada 7 Juni 2023. Namun perkara berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis pada 30 Desember 2022 lalu atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mempelajari laporan yang diajukan oleh Dhea Hanifa.

Belum ada pernyataan resmi terbaru dari pihak Anton Subowo maupun Dhena Devanka terkait laporan terbaru ini.

Aparat penegak hukum kembali mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan menghormati asas praduga tak bersalah, serta menyerahkan penyelesaian perkara kepada proses hukum yang berlaku.