Pengusaha Anton Subowo dan sang istri ketiga Dhena Devanka resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan Dinna Olivia cs di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan. Dinna diketahui aktris yang juga mantan istri kedua Anton.
Sebab, berkas perkara Anton, Dhena, Fitri Salhuteru dan Cencen Kurniawan dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada 17 Juni 2026 lalu. Dan, Anton dan Dhena baru saja dijemput paksa ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan akhir-akhir ini.
Dalam kasus ini, Fitri, Cencen (suami Fitri), dan Rita Subowo (ibu Anton) juga telah ditetapkan sebagai tersangka, namun belum ditahan.
Anton dan Dhena telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026, tetapi mereka ditangkap dan dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (26/10/2026) siang. Sebelumnya, Anton dan Dhena sempat mangkir lebih dari tiga kali panggilan eksekusi oleh Kejari Jakarta Selatan.
Di tengah rencana pelaporan tersebut, kabar terbaru datang dari Polda Metro Jaya terkait status hukum Anton dan Dhena. Permohonan penangguhan penahanan yang diajukan keduanya dikabulkan oleh penyidik.
Dengan demikian, pasangan tersebut kini resmi berstatus tahanan kota dan diperbolehkan kembali ke rumah mereka di kawasan Bukit Golf, Pondok Indah, Jakarta Selatan sejak Sabtu malam, 21 Februari 2026, setelah sebelumnya sempat ditahan kurang dari dua hari usai dijemput paksa oleh aparat kepolisian.
Pihak Polda Metro Jaya menyatakan bahwa keputusan penangguhan penahanan diberikan dengan sejumlah pertimbangan, di antaranya jaminan dari pihak keluarga serta komitmen kedua tersangka untuk kooperatif menjalani proses hukum yang masih berjalan.
Meski tidak lagi ditahan di rumah tahanan, status hukum Dhena dan Anton sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan serta penganiayaan tetap melekat. Keduanya diwajibkan memenuhi sejumlah ketentuan, termasuk wajib lapor dan tidak bepergian ke luar kota tanpa izin penyidik.
Artinya: Februari 2026 mereka sempat dijemput paksa, ditahan kurang dari 2 hari, lalu jadi tahanan kota di Pondok Indah. Sekarang Oktober 2026, setelah berkas P21 17 Juni 2026, mereka mangkir 3x panggilan eksekusi Kejari, jadi dijemput paksa lagi dari Jimbaran, Bali!
Sedangkan, Fitri, Cencen, dan Rita juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026. Mereka juga belum ditangkap.
"Setelah pemeriksaan sebagai tersangka delapan bulan lalu, tadi malam penyidik baru saja mengeluarkan surat perintah penangkapan," kata Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol Wahid Key saat dihubungi, Senin (26/10/2026).
Penjemputan paksa terhadap Dhena di kediamannya di kawasan Jimbaran, Bali, pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 13.15 WITA. Tak hanya Dhena, Anton juga ikut dijemput paksa karena turut berstatus tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan aktris Dinna Olivia.
"Kita periksa dulu 1 x 24 jam sebagai tersangka, setelah itu nanti kita tentukan apakah perlu ditahan atau tidak," tambah Wahid.
Penyidik menetapkan keduanya sebagai tersangka karena dinilai telah cukup unsur. Di sisi lain, keduanya dinilai tidak kooperatif selama menjalani pemeriksaan.
"Penyidik menilai tidak kooperatif karena banyak pertanyaan yang tidak dijawab," lanjutnya.
Usai diamankan, keduanya diterbangkan ke Jakarta menggunakan maskapai Batik Air ID-6517 yang lepas landas pukul 14.15 WITA dan mendarat di Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 15.10 WIB. Setibanya di Jakarta, Dhena dan Anton langsung dibawa ke Kapolsek Mampang Prapatan dan tiba sekitar pukul 16.30 WIB menggunakan mobil sedan berwarna silver yang sempat berhenti sesaat di lobi Kapolsek Mampang Prapatan.
Suasana haru pecah ketika Dhena tak kuasa menahan tangis saat hendak dibawa petugas menuju Kapolsek Mampang Prapatan. Ia terlihat mengenakan baju hitam dan topi putih saat memasuki gedung Kapolsek Mampang Prapatan dengan pengawalan ketat. Di sisi lain, Anton dikabarkan meluapkan emosinya kepada pihak kepolisian dan menolak tudingan bahwa dirinya dan Dhena merupakan pelaku penganiayaan.
Saat ini keduanya masih diperiksa di Polsek Mampang Prapatan. Selanjutnya penyidik akan menentukan apakah keduanya akan ditahan. Kemungkinan, Anton akan ditahan di Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Sedangkan, Dhena juga akan ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Kemungkinan di Rutan Pondok Bambu, Dhena terancam satu sel dengan Nikita Mirzani. Padahal, Nikita yang musuh Dhena Devanka. Nikita diketahui selalu membela Dinna Olivia. Dhena dituding menjadi orang ketiga rumah tangga Anton dan Dinna.
Nikita saat ini diketahui masih mendekam di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, terkait kasus dugaan pemerasan terhadap dr. Reza Gladys, dokter sekaligus pengusaha yang juga dikenal sebagai sahabat Dhena. Dhena diketahui masih berseteru dengan mantan sahabatnya, dr. Reza Gladys. Padahal, Dhena dan Reza masih berteman.
Nikita yang pada 3 September 2026 saat Dhena-Anton jadi tersangka laporan Reza sorak "Tabarakallah!!" dari Rutan Pondok Bambu — Nikita ditahan sejak Maret 2025 kasus dugaan pemerasan Rp5 miliar ke Reza!
Sebagai informasi, ketika Dinna secara mengejutkan mengobrak-abrik acara jumpa pers yang digelar oleh Anton bersama Dhena dan Rita di Stone Cafe Kemang, Jakarta Selatan pada Kamis (8/1/2026) malam. Kedatangan Dinna disebut tidak terduga oleh pihak Anton dan Dhena. Anton dan Dhena dituding merampas seluruh harta Dinna dan warisan kedua orang tua Dinna.
Dinna hadir bersama rombongan keluarga dan kuasa hukumnya, yaitu kakak-kakaknya, Dannyella Masnina Jasin dan Donna Paulina Jasin, sepupu Kiki Jassin, serta anak sulungnya Alea Subowo, didampingi tim pengacara Mario Lasut, Titin Prialianti, Dea Tunggaesti, dan Sri Sinduwati.
Dalam kejadian tersebut, Dinna meluapkan amarahnya dengan menuding Anton merampas seluruh harta miliknya, termasuk rumah pribadi dan harta warisan dari almarhum Djuanda Jasin dan almarhumah Dahliani Siregar. Ia juga kembali menuding Anton sebagai suami siri yang hidup bersama Dhena, dan menyebut Dhena sebagai "gundik" yang ikut menguasai hartanya.
Situasi memanas hingga terjadi kontak fisik antara Dinna dan Dhena. Menurut pengakuan Dinna, dirinya dan Dhena saling menampar dan menjambak rambut. Dinna juga mengklaim sempat ditampar, dianiaya, dan dikeroyok oleh Anton.
Kericuhan makin meluas ketika Fitri Salhuteru dan suaminya Cencen ikut terlibat. Bahkan Dinna menyebut Angel Lelga, sahabat Dhena, ikut membela Dhena, Anton, dan Rita. Dinna mengaku lehernya sempat dicekik Rita saat insiden berlangsung.
Keributan juga menyeret Alea yang menampar Dhena, sementara Dhena membalas dengan mengeroyok Alea. Selain itu, Donna Paulina Jasin dilaporkan meludahi Dhena dan membenturkan kepalanya ke dinding, serta mengancam menembak Anton, Dhena, dan Fitri. Kiki Jassin dan Dannyella juga terlibat dalam adu fisik. Fitri disebut melempar asbak ke arah Kiki.
Situasi baru berhasil dikendalikan setelah lima bodyguard Anton turun tangan. Dinna beserta rombongan — termasuk Alea, Dannyella, Donna, Kiki, Dea, Mario, Titin, dan Sri Sinduwati akhirnya digiring keluar ruangan atas permintaan Rita.
🔗 Daftar Panjang Kasus Dhena-Anton 2026
Selain kasus penganiayaan, Dhena juga terseret dalam perkara lain, yakni dugaan penipuan yang masih dalam proses hukum. Sebab, Dhena dilaporkan penyanyi jebolan Rising Star Indonesia, Indah Nevertari ke Polda Metro Jaya pada 8 November 2023.
Dhena memang bukan sosok asing dalam pusaran gosip rumah tangga selebritas. Pernikahannya dengan Jonathan Frizzy berakhir pada 17 Februari 2022 setelah diwarnai konflik dan isu kecemburuan terhadap rekan kerja sang aktor, Ririn Dwi Ariyanti. Perceraian tersebut turut memunculkan rumor bahwa anak ketiga Dhena, Arya Syailendra Subowo (lahir 9 April 2016), adalah anak biologis Anton.
Pergantian nama Arya yang sebelumnya bernama Zayn Jowden Frizzy Simanjuntak sempat memicu spekulasi publik. Dugaan tersebut bahkan membuat Jonathan Frizzy disebut meminta tes DNA, meski hasilnya tak pernah dipublikasikan dan rumor itu tak benar-benar mereda.
"Saya sudah pergi ke dokter DNA, nggak hanya satu tapi dua dokter. Hasil dari dua dokter itu bisa dilihat dari golongan darah yang menyebutkan Zayn anak siapa," ujar Dhena waktu itu. 🧬
Di tengah polemik tersebut, Dhena juga kerap disebut sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Anton dan mantan istrinya, Dinna. Namun secara administratif, Anton dan Dhena telah menikah resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023, jauh sebelum gugatan cerai Dinna terhadap Anton diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Anton dan Dinna resmi bercerai pada 29 Februari 2024.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar