Penyidik Polda Bali hingga kini masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah alat bukti, termasuk keterangan saksi, rekaman video, serta kronologi kejadian yang diduga berlangsung pada 27 Juli 2019 di kawasan The Edge Villa Pecatu, Uluwatu, Bali.
Sumber di kalangan penegak hukum menyebutkan bahwa perkara ini telah memasuki tahap lanjutan, namun belum seluruhnya dinyatakan lengkap untuk proses berikutnya. "Masih dalam tahap pendalaman. Semua bukti harus benar-benar kuat sebelum penetapan status hukum," ujar sumber tersebut.
Kasus ini bermula dari laporan mantan suami ketiga Donna, Ad Hanafiah, yang menuding adanya hubungan di luar pernikahan (perselingkuhan & perzinahan) saat resepsi berlangsung. Dugaan tersebut kemudian berkembang menjadi perkara hukum yang ditangani aparat kepolisian.
Sejumlah saksi diketahui telah dimintai keterangan, termasuk pihak-pihak yang berada di lokasi, termasuk penyanyi Lita Zen saat peristiwa diduga terjadi. Polisi juga telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara untuk mencocokkan keterangan dengan kondisi lapangan.
Meski sempat disebut berpotensi naik ke tahap penetapan tersangka, hingga kini status hukum Donna Harun dan Fadika Royandi masih dalam proses penilaian penyidik. Aparat menegaskan bahwa keputusan tersebut akan diambil berdasarkan kecukupan alat bukti sesuai ketentuan hukum.
Di sisi lain, kondisi Donna Harun menjadi sorotan karena ia saat ini masih menjalani masa tahanan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur terkait kasus narkotika yang lebih dahulu menjeratnya. Hal ini turut memengaruhi proses pemeriksaan dalam perkara yang berbeda.
Sebagai informasi, Donna Harun telah resmi bercerai dari Ad Hanafiah pada 30 Oktober 2024 melalui putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Namun, perkara dugaan perzinahan tetap diproses karena peristiwa yang dilaporkan terjadi saat keduanya masih berstatus suami istri. Ibu aktor Ricky Harun itu diduga berselingkuh dan berzinah dengan sejumlah pria lain, termasuk Fadika Royandi.
Hingga kini, baik Donna Harun maupun Fadika Royandi belum memberikan pernyataan terbaru terkait perkembangan kasus tersebut. Kuasa hukum masing-masing sebelumnya menyatakan akan menghormati proses hukum yang berjalan.
Kasus ini terus menjadi perhatian karena melibatkan figur publik dan beririsan dengan konflik pribadi yang telah lama berlangsung di ruang publik. Aparat memastikan proses penyidikan akan dilakukan secara profesional hingga perkara ini memiliki kepastian hukum.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar