Sabtu, Maret 28, 2026

Ricky Harun Syok Donna Harun Lakukan Percobaan Bunuh Diri


Kabar mengenai dugaan percobaan bunuh diri yang dilakukan aktris senior Donna Harun mengejutkan banyak pihak termasuk putranya, Ricky Harun.

Ricky mengaku sangat terpukul dan tidak menyangka sang ibu mengalami kondisi mental yang begitu berat hingga terjadi insiden tersebut. Suami Herfiza Novianti itu bahkan menyebut dirinya syok saat pertama kali mendengar kabar itu.

"Jujur aku kaget dan syok. Aku nggak nyangka kondisi mami sampai seperti ini," ujar Ricky dengan suara bergetar.

Dalam keterangannya, Ricky mengungkapkan bahwa selama ini sang ibu dikenal sebagai sosok yang kuat, sehingga kabar tersebut menjadi pukulan berat bagi dirinya dan keluarga.

Ricky juga meminta publik untuk tidak memperkeruh suasana dengan spekulasi maupun penyebaran isu-isu lama yang dapat memperburuk kondisi mental ibunya. Ia berharap semua pihak bisa memberikan ruang bagi Donna untuk menjalani proses pemulihan.

"Kami mohon doanya saja. Semoga mami bisa kuat dan segera membaik," lanjut ayah empat anak tersebut.

Di tengah tekanan yang sedang dihadapi, Ricky menegaskan bahwa keluarga akan terus memberikan dukungan penuh bagi Donna. Ia juga memastikan akan lebih sering mendampingi sang ibu dalam menghadapi situasi sulit ini.

Sementara itu, pihak berwenang telah meningkatkan pengawasan serta memberikan pendampingan terhadap Donna Harun guna memastikan keselamatan dan kondisi kesehatannya tetap terjaga.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan sekitar bagi individu yang tengah menghadapi tekanan mental berat, terutama di tengah sorotan publik yang intens.

Tertekan Aib Dibongkar Mantan Suami, Donna Harun Dikabarkan Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktris senior Donna Harun dikabarkan kembali melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meloncat dari atas gedung Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada Minggu (29/3/2026) pagi.

Insiden tersebut sontak mengundang perhatian publik dan petugas setempat. Beruntung, upaya tersebut berhasil digagalkan sehingga nyawa ibu dari aktor Ricky Harun itu masih dapat diselamatkan.

Menurut informasi yang beredar, kondisi mental Donna Harun disebut tengah mengalami tekanan berat. Ia diduga mengalami depresi setelah perceraiannya dengan Ad Hanafiah. Situasi semakin memburuk setelah sejumlah tudingan terkait perselingkuhan kembali mencuat ke publik.

Tudingan tersebut sebelumnya dilontarkan oleh dua mantan suaminya, yakni Romy Soekarno dan Ad Hanafiah. Keduanya disebut pernah menyinggung dugaan perselingkuhan Donna Harun dengan sejumlah pria lain saat masih menjalani rumah tangga masing-masing. Donna juga dituding mengkonsumsi narkoba, termasuk pil happy five dan sabu.

Donna disebut menghadapi tekanan psikologis akibat tudingan perselingkuhan dengan sejumlah pria, termasuk nama Fadika Royandi, yang kini juga terseret dalam perkara hukum. Selain itu, kasus narkotika yang masih berjalan turut memperberat kondisi mentalnya.

"Secara mental memang terlihat terpukul, apalagi pemberitaan kembali ramai," ujar sumber tersebut.

Tekanan akibat terbukanya kembali isu lama tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang memicu kondisi psikologis Donna Harun semakin memburuk. Beberapa sumber menyebutkan bahwa ia merasa terpojok dan kehilangan kendali atas situasi yang dihadapinya.

Seperti diketahui, rumah tangga Donna Harun dengan Ad Hanafiah telah resmi berakhir pada 30 Oktober 2024 melalui putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Namun, konflik keduanya masih berlanjut di ruang publik melalui berbagai pernyataan yang saling berseberangan.

Pihak rutan disebut meningkatkan pengawasan serta pendampingan terhadap Donna guna memastikan kondisi kesehatan dan keselamatannya tetap terjaga selama menjalani masa tahanan.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga maupun kuasa hukum terkait kejadian tersebut. Namun, pihak berwenang dikabarkan telah memberikan penanganan awal serta memastikan kondisi Donna Harun dalam pengawasan ketat.

Kasus ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, terutama bagi individu yang berada di bawah tekanan publik dan konflik pribadi yang berkepanjangan.

Donna Harun diketahui masih mendekam di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur terkait kasus penyalahgunaan narkoba dan ia satu sel dengan Nikita Mirzani.

Donna Harun & Fadika Royandi Bakal Jadi Tersangka, Kasus Perzinahan Terus Dilacak

Kasus dugaan perzinahan yang menyeret nama aktris senior Donna Harun dan pesinetron Fadika Royandi terus bergulir dan kini memasuki tahap krusial. Penyidik Polda Bali disebut tengah merampungkan berkas perkara serta melengkapi alat bukti sebelum menetapkan status hukum keduanya sebagai tersangka.

Sumber di lingkungan penegak hukum menyebutkan bahwa sejumlah bukti telah dikantongi penyidik, mulai dari keterangan saksi, rekaman video, hingga jejak komunikasi yang diduga berkaitan dengan peristiwa yang disebut terjadi pada 27 Juli 2019.

"Prosesnya sudah di tahap pendalaman akhir. Jika unsur terpenuhi, penetapan tersangka tinggal menunggu waktu," ujar sumber tersebut.

Kasus ini bermula dari laporan mantan suami ketiga Donna, Ad Hanafiah, yang menuding adanya perselingkuhan dan perzinahan saat resepsi di Bali. Dugaan tersebut diperkuat dengan kesaksian sejumlah pihak yang mengaku melihat kedekatan keduanya di lokasi acara.

Untuk memperkuat konstruksi perkara, penyidik sebelumnya juga telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian, yakni The Edge Villa Pecatu, Uluwatu, Bali. Langkah tersebut dilakukan guna mencocokkan keterangan saksi dengan kondisi nyata di lapangan.

Seiring perkembangan penyidikan, Donna Harun dan Fadika Royandi disebut tidak hanya berpotensi ditetapkan sebagai tersangka, tetapi juga terancam menjalani penahanan dalam waktu dekat, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum masih berjalan dan seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Sebagai informasi, Donna Harun telah resmi bercerai dari Ad Hanafiah pada 30 Oktober 2024 melalui putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Namun, perkara pidana tetap diproses karena dugaan peristiwa terjadi saat keduanya masih berstatus suami istri.

Di sisi lain, ibu dari aktor Ricky Harun itu saat ini masih menjalani masa tahanan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur terkait kasus narkotika yang lebih dahulu menjeratnya.

Hingga kini, baik Donna Harun maupun Fadika Royandi belum memberikan pernyataan terbaru terkait perkembangan kasus tersebut. Sementara itu, aparat memastikan penyidikan akan terus dilakukan secara profesional dan transparan hingga perkara ini memiliki kepastian hukum.

Tangis Donna Harun Pecah Usai Perselingkuhannya Dengan Fadika Royandi Dibongkar Mantan Suami

Perseteruan rumah tangga antara aktris senior Donna Harun dan suaminya saat itu, Ad Hanafiah, kembali mencuat.

Donna Harun dikabarkan tak kuasa menahan emosinya setelah sejumlah tudingan terkait kehidupan pribadinya kembali mencuat ke publik. Tudingan tersebut disampaikan oleh mantan suaminya, Ad Hanafiah, yang sebelumnya mengungkap berbagai persoalan rumah tangga mereka ke media.

Sumber di lingkungan penahanan menyebutkan, Donna terlihat terpukul dan sempat menangis setelah mengetahui pernyataan mantan suaminya kembali menjadi perhatian publik. Kondisi tersebut disebut terjadi di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, tempat Donna saat ini menjalani masa tahanan.

"Secara mental cukup terpukul, apalagi pemberitaan kembali ramai," ujar sumber tersebut.

Seperti diketahui, Ad Hanafiah sebelumnya mengungkap sejumlah tudingan, mulai dari dugaan penyalahgunaan narkotika hingga isu perselingkuhan yang melibatkan beberapa pihak, termasuk aktor Fadika Royandi. Ia juga menyinggung konflik lama yang terjadi selama pernikahan mereka.

Ad Hanafiah mengungkap kecurigaannya terhadap dugaan perselingkuhan Donna dengan pesinetron Fadika Royandi.

Aad menyebut kecurigaan tersebut bermula saat resepsi pernikahan mereka di kawasan The Edge Villa Pecatu, Bali, pada Juli 2019. Ia mengaku tidak menemukan Donna di lokasi saat tiba, dan justru mendapat informasi yang memicu kecurigaannya.

"Saya mulai curiga saat tidak menemukan Donna di tempat resepsi," ujar Aad dalam persidangan.

Ia juga mengaku menemukan sejumlah kejanggalan, termasuk barang-barang pribadi yang disebut tidak berada di tempatnya. Dari situ, ia semakin yakin adanya hubungan di luar pernikahan.

Selain itu, penyanyi Lita Zen yang hadir sebagai tamu undangan juga menyampaikan pernyataan yang sejalan dengan kecurigaan Aad. Ia mengaku melihat adanya interaksi yang dinilai tidak wajar antara Donna dan Fadika saat acara berlangsung.

Sementara itu, hubungan rumah tangga Donna Harun dan Ad Hanafiah diketahui tidak bertahan lama. Donna sempat mengajukan gugatan cerai pada 2020, dan keduanya akhirnya berpisah setelah melalui proses hukum yang panjang.

Kini, Donna Harun diketahui kembali memeluk agama lamanya, yakni Katolik. Ia mengikuti jejak sang kakak Sandy Harun kembali menganut agama Katolik. Sebelumnya, ibu Ricky Harun itu sempat mualaf.

Minggu, Maret 22, 2026

Dinna Olivia & Mantan Manajer Nikita Mirzani Kembali Jadi Korban Penganiayaan Anton Subowo & Dhena Devanka


Lebaran tahun ini berubah menjadi momen kelam bagi aktris Dinna Olivia. Alih-alih merayakan hari kemenangan dengan damai, ia justru kembali terseret dalam konflik panas dengan mantan suaminya, Anton Subowo, yang berujung pada dugaan penganiayaan.

Insiden tersebut terjadi pada Minggu (22/3/2026) malam, di kediaman Anton di Jalan Bukit Golf I Blok PC No. 16, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Dalam peristiwa itu, Dinna tidak sendirian. Ia datang bersama sahabatnya yang juga mantan manajer Nikita Mirzani, Dhea Hanifa, yang juga menjadi korban kekerasan.

Menurut keterangan kuasa hukum Dinna Olivia dan Nikita Mirzani, Sri Sinduwati alias Sindu, kejadian berawal saat Dinna dan Dhea mendatangi rumah Anton dengan tujuan mengembalikan harta pribadi dan harta warisan Dinna Olivia.

Tak hanya itu, Dinna meminta Anton untuk jujur menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi pada Anron tega merampas seluruh harta milik Dinna, termasuk rumah pribadi dan harta warisan dari almarhum Djuanda Jasin dan almarhumah Dahliani Siregar. Ia juga kembali menuding Anton sebagai suami siri yang hidup bersama Dhena, dan menyebut Dhena sebagai "gundik" yang ikut menguasai hartanya. Dhea yang mendampingi Dinna terlibat cekcok dengan Anton yang berakhir pada tindakan kekerasan fisik.

Namun, suasana berubah tegang ketika kehadiran Dhea memicu reaksi tidak simpatik dari Anton. Di dalam rumah saat itu juga hadir Dhena Devanka (istri Anton Subowo), Marissya Icha (sahabat Dhena Devanka), Angel Lelga (sahabat Dhena Devanka), serta pasangan Fitri Salhuteru (sahabat Dhena Devanka) dan Cencen Kurniawan yang tengah bersilaturahmi.

Ketegangan diduga dipicu oleh unggahan Dhea di media sosial yang menuding Anton sebagai pihak yang merampas harta pribadi dan warisan milik Dinna. Unggahan tersebut memancing emosi Anton hingga berujung konfrontasi langsung.

Ketegangan diduga dipicu oleh unggahan Dhea di media sosial yang menuding Anton sebagai pihak yang merampas harta pribadi dan warisan milik Dinna. Unggahan tersebut memancing emosi Anton hingga berujung konfrontasi langsung.

Keributan kemudian berkembang menjadi kontak fisik. Dhea disebut mengalami tindakan kekerasan berupa didorong, dipukul, dijedotkan, hingga diseret oleh Anton bersama Dhena, Fitri, dan Cencen.
Dinna pun mengaku turut menjadi korban. Ia menyebut sempat ditampar, dijambak, bahkan dikeroyok. Dalam situasi tersebut, Dinna dan Dhena juga disebut sempat terlibat aksi saling tampar.

Menurut Sindu, suasana semakin memanas ketika Anton melontarkan kata-kata kasar sebelum diduga melakukan tindakan kekerasan bersama Cencen. "Mas Anton langsung mengamuk," ujarnya.

Selain itu, persoalan lama kembali mencuat. Anton disebut menyinggung utang Dinna yang belum diselesaikan, bahkan mengancam akan mengambil alih rumah Dinna di Cirendeu, Tangerang Selatan, Banten.

Dinna juga mengungkap bahwa tekanan terhadap dirinya tidak berhenti di situ. Ia mengaku didatangi sejumlah orang yang disebut sebagai bodyguard suruhan Anton, yang meminta dirinya dan kedua anaknya, Alea Subowo dan Arenzo Subowo, untuk meninggalkan rumah di Cirendeu yang kini menjadi objek sengketa.

Situasi malam itu akhirnya mereda setelah lima bodyguard turun tangan. Namun, Dinna dan Dhea justru diusir dari rumah tersebut.

Tak tinggal diam, Dinna langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jakarta Selatan pada Senin (23/3/2026) dini hari.

Ini bukan kali pertama konflik berujung laporan hukum. Sebelumnya, Dinna telah melaporkann Anton Subowo, Dhena Devanka, Fitri Salhuteru, dan Cencen Kurniawan terkait dugaan penganiayaan dalam insiden 8 Januari 2026 di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan. Dalam kasus tersebut, sejumlah pihak turut menjadi korban, termasuk anak Dinna, Alea Subowo, Kiki Jassin (sepupu Dinna Olivia), serta Dea Tunggaesti (sahabat Dinna Olivia).

Hingga kini, sengketa harta antara Dinna dan Anton masih bergulir di pengadilan, dengan kedua belah pihak tetap bersikukuh pada klaim masing-masing.

Perseteruan antara Dinna dan Anton telah berlangsung sejak 2022, mencakup berbagai isu, mulai dari dugaan KDRT, perselingkuhan, hingga sengketa harta.

Rumah tangga Dinna dan Anton mulai retak sejak 2011. Perceraian keduanya pun diwarnai tudingan kehadiran orang ketiga. Nama Dhena Devanka sempat disebut sebagai penyebab retaknya rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 ketika Dinna bersama sepupunya, Kiki Jassin mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Namun, pihak Anton membantah dan menegaskan bahwa Dhena adalah istri sah yang dinikahi secara resmi pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023.

Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok, Jawa Barat pada 7 Juni 2023. Namun perkara berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis pada 30 Desember 2022 lalu atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna Olivia dan Anton Subowo diketahui resmi bercerai pada 29 Februari 2024. Dan, hak asuh kedua anak Dinna-Anton, Alea Subowo dan Arenzo Subowo jatuh ke tangan Dinna, ibunya.

Pada 22 Agustus 2025, Dinna dan sepupunya, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, sempat ditahan di Lapas Perempuan Depok, Depok, Jawa Barat terkait kasus perusakan rumah kontrakan Dhena Devanka. Keduanya akhirnya bebas pada 22 Desember 2025.

Tak lama setelah bebas, Dinna mengaku kembali menghadapi tekanan. Ia menyebut dirinya dan kedua anaknya, Alea Subowo dan Arenzo Subowo didatangi orang-orang yang disebut sebagai bodyguard suruhan Anton dan diminta meninggalkan rumah di Cirendeu yang kini menjadi objek sengketa.

Meski hubungan pernikahan telah berakhir, konflik di antara keduanya justru semakin meluas dan melibatkan banyak pihak. Insiden terbaru ini kembali menunjukkan bahwa perseteruan tersebut masih jauh dari kata usai.

Rabu, Maret 18, 2026

Eks Manajer Nikita Mirzani Resmi Laporkan Anton Subowo & Dhena Devanka ke Polisi

Mantan manajer selebritas Nikita Mirzani, yakni Dhea Hanifa, resmi melaporkan pengusaha Anton Subowo dan istrinya, Dhena Devanka, ke pihak kepolisian.

Laporan tersebut diajukan ke Polres Bogor, Jawa Barat pada 18 Maret 2026, terkait dugaan penyekapan dan penganiayaan yang diklaim terjadi pada September 2022 di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Dalam keterangannya kepada awak media, Dhea mengaku peristiwa tersebut bermula ketika dirinya memergoki kedekatan antara Anton dan Dhena di sebuah hotel di kawasan Puncak.

Saat itu, Anton diketahui masih berstatus sebagai suami dari Dinna Olivia.

Dhea menyebut, setelah mengetahui hubungan tersebut, dirinya justru mengalami tekanan yang berujung pada dugaan tindakan penyekapan.

"Saya datang karena mencurigai hubungan mereka. Tapi setelah itu saya justru mengalami kejadian yang tidak menyenangkan," ujar Dhea.

Ia juga mengklaim bahwa kejadian tersebut berkaitan dengan upayanya mengungkap dugaan perselingkuhan dan perzinahan antara Anton dan Dhena.

Kuasa hukum Dhea, Sri Sinduwati menyatakan laporan telah diterima oleh pihak kepolisian dan saat ini masih dalam tahap awal penyelidikan.

Sejumlah bukti, termasuk keterangan saksi dan dokumen pendukung, disebut telah diserahkan sebagai bagian dari laporan.

"Kami sudah melaporkan secara resmi. Selanjutnya kami serahkan kepada penyidik untuk mendalami perkara ini," ujar Sri Sinduwati.

Di sisi lain, pihak Anton Subowo sebelumnya telah membantah tuduhan serupa yang dilontarkan Dhea Hanifa.

Bahkan, Anton diketahui telah lebih dulu melaporkan Dhea ke Polres Jakarta Selatan pada 12 Maret 2026 atas dugaan pengancaman. Konflik hukum antara kedua pihak pun kini berjalan secara paralel.

Tak hanya menempuh jalur hukum, Dhea juga meluapkan kekesalannya di media sosial. Ia menyebut Anton dengan julukan “buaya jantan” dan menuduh adanya hubungan terlarang antara Anton dan Dhena Devanka, yang saat itu masih berstatus sebagai istri dari Jonathan Frizzy.

Dhea bahkan menantang ibu Dhena, Nenny Tjuminawati, dengan menyatakan siap membuktikan dugaan tersebut di ranah hukum. Ia juga menyebut Dhena sebagai perempuan yang menjadi "wanita simpanan suami orang", pernyataan yang semakin memanaskan konflik di ruang publik.

Kasus ini menambah panjang daftar polemik yang melibatkan Anton Subowo dan Dhena Devanka.
Sebelumnya, Anton juga tengah bersengketa dengan mantan istrinya, Dinna Olivia, dalam sejumlah perkara, mulai dari dugaan KDRT, tuduhan perzinahan, dan sengketa harta gono-gini.

Di tengah konflik tersebut, Anton dan Dhena diketahui telah menikah secara resmi pada 28 Januari 2023 di KUA Ciracas, Jakarta Timur. Pernikahan tersebut terjadi sebelum Anton resmi digugat cerai oleh aktris Dinna Olivia di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Putusan cerai keduanya sendiri baru berkekuatan hukum tetap pada 29 Februari 2024. Dinna Olivia merupakan mantan istri kedua Anton Subowo.

Konflik rumah tangga Anton dan Dinna mulai retak sejak 2011. Dinna mengaku telah mencurigai kedekatan Anton dengan Dhena sejak tahun tersebut. Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 ketika Dinna bersama sepupunya, Kiki Jassin mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok, Jawa Barat pada 7 Juni 2023. Namun perkara berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis pada 30 Desember 2022 lalu atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mempelajari laporan yang diajukan oleh Dhea Hanifa.

Belum ada pernyataan resmi terbaru dari pihak Anton Subowo maupun Dhena Devanka terkait laporan terbaru ini.

Aparat penegak hukum kembali mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan menghormati asas praduga tak bersalah, serta menyerahkan penyelesaian perkara kepada proses hukum yang berlaku.

Minggu, Maret 08, 2026

Mantan Suami Serahkan Bukti Pezinahan Donna Harun & Zul Zivilia ke Polisi


Perkembangan terbaru kembali mencuat dalam perkara dugaan perzinahan yang menyeret nama Donna Harun dan Zul Zivilia.

Mantan suami ketiga Donna, Alisyahrazad Hanafiah alias Ad Hanafiah atau lebih disapa Aad, disebut telah menyerahkan sejumlah bukti tambahan kepada pihak kepolisian pada 3 Maret 2026.

Menurut keterangan yang disampaikan melalui tim kuasa hukum, Aad mengaku memiliki bukti berupa rekaman video yang diduga memperlihatkan perbuatan asusila antara Donna dan Zul.

Aad yang ternyata sudah melaporkan Donna terkait perzinahan itu menyebut rekaman tersebut diperoleh setelah seseorang yang disebut sebagai orang suruhan Aad memergoki Donna saat melakukan kunjungan ke lembaga pemasyarakatan tempat Zul menjalani hukuman. Rekaman itu kemudian dijadikan bagian dari laporan yang sebelumnya telah diajukan ke Polda Metro Jaya. Ibu aktor Ricky Harun itu diduga berselingkuh dengan Zul Zivilia sejak 2015 ketika Zul Zivilia masik penjara.

Bukti yang diserahkan tersebut kini berada dalam kewenangan penyidik untuk diverifikasi keasliannya serta dinilai relevansinya dalam proses penyelidikan.

Perlu ditegaskan bahwa klaim mengenai isi rekaman masih merupakan pernyataan sepihak dari pelapor.
Belum ada keterangan resmi dari penyidik terkait hasil pemeriksaan bukti tersebut.

Nama Donna Harun mencuat setelah Jeje Soekarno, anak bungsunya, melaporkan Donna dan Zul ke Polda Metro Jaya pada 10 Desember 2023 atas dugaan perzinaan. Laporan tersebut didampingi kuasa hukum Jeje, Sunan Kalijaga dan mengacu pada Pasal 284 KUHP.

Kasus ini berkembang signifikan. Pada 13 Maret 2024, Polda Metro Jaya secara resmi menetapkan Zul Zivilia dan Donna Harun sebagai tersangka dugaan perzinaan, setelah serangkaian pemeriksaan saksi, pelapor, dan gelar perkara sejak Januari 2024.

Tak hanya Jeje Soekarno, istri Zul, Retno Paradinah juga melayangkan laporan serupa pada 8 Desember 2023. Ia menuding hubungan terlarang tersebut telah berlangsung sejak 2015, jauh sebelum Zul masuk penjara.

Bahkan, perselingkuhan itu disebut pernah terendus pada 2018, dan Donna Harun dikabarkan kerap mengunjungi Zul di penjara. Situasi ini disebut menjadi pemicu renggangnya hubungan Donna dengan putranya sendiri.

Di tengah isu perselingkuhan dengan Zul, rumah tangga Donna Harun dengan Ad Hanafiah, juga kembali berada di ujung tanduk. Kuasa hukum Donna, Sandy Arifin, mengonfirmasi bahwa Donna kembali menggugat cerai Aad ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 8 Desember 2025. Dan, Donna dan Aad resmi bercerai pada 27 Januari 2026.

Hubungan Donna dan Aad memang dikenal penuh polemik. Pada 30 Oktober 2024, Pengadilan Agama Jakarta Selatan sempat memutus cerai keduanya dan menyatakan Donna nusyuz karena terbukti berselingkuh dengan beberapa pria. Namun, ikrar talak Aad kemudian ditolak pada 20 November 2024, memicu sengketa lanjutan hingga 2025.

Masalah Donna kian kompleks setelah pada 3 November 2025, Polda Bali menetapkannya sebagai tersangka dugaan perzinaan bersama aktor Fadika Royandi. Kasus tersebut dilaporkan Aad dan didukung bukti rekaman video, keterangan saksi, serta percakapan pribadi.

Kini, dengan kembalinya gugatan cerai Retno Paradinah terhadap Zul Zivilia, serta konflik hukum Donna Harun yang tak kunjung usai, publik kembali menyoroti keterkaitan dua nama besar tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Zul Zivilia maupun Donna Harun terkait gugatan cerai terbaru dan isu perselingkuhan yang kembali mencuat ke permukaan.

Selasa, Maret 03, 2026

Tak Bersyukur Dinikahi Pengusaha Tajir, Donna Harun Cerai Karena Selingkuh Dengan Pria Lain?

Artis senior Tanah Air, Donna Harun, kembali menjadi perbincangan publik terkait kisruh rumah tangganya dengan pengusaha tambang, Alisyahrazad Hanafiah atau yang akrab disapa Ad Hanafiah alis Aad.

Ibunda dari Ricky Harun itu diketahui menikah untuk ketiga kalinya dengan Aad pada 26 Juli 2019 di Jakarta. Resepsi pernikahan digelar secara tertutup sehari kemudian di The Edge Villa Pecatu, Bali.

Sebelumnya, Donna pernah menikah dengan Hendra Rahtomo alias Romy Soekarno pada 1996. Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai seorang putra, Jeje Soekarno. Donna juga dikenal sebagai ibu dari aktor Ricky Harun.

Rumah tangga Donna dan Aad mulai retak pada Juni 2020. Donna menggugat cerai suaminya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan alasan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Namun di sisi lain, Aad membantah tudingan tersebut dan justru menuding Donna berselingkuh dengan sejumlah pria. Salah satu nama yang disebut adalah pesinetron Fadika Royandi.

Tak hanya itu, dalam berbagai pernyataan yang beredar, Donna juga dituding memiliki kedekatan dengan sejumlah figur publik lain seperti Rifat Sungkar, Zul Zivilia, Bara Tampubolon, Krisna Murti Wibowo, Nikki Frazetta, hingga mantan suami Nindy Ayunda, Askara Parasady Harsono. Tuduhan tersebut memicu kontroversi luas di kalangan warganet.

Majelis hakim sempat menjatuhkan putusan cerai pada 23 September 2021. Namun, putusan tersebut dinyatakan gugur pada 22 Desember 2023 karena persoalan administratif terkait masa iddah. Aad mengaku heran karena menurutnya perkara telah "ketuk palu", namun proses iddah tak kunjung diselesaikan.

Di tengah isu perceraian, Donna sempat mengunggah foto kebersamaannya dengan Aad pada 1 Mei 2024. Unggahan tersebut merupakan ucapan ulang tahun untuk sang suami.

“Terima kasih untuk setiap kata iya dan boleh, dari semua mauku, semoga rezeki mengalir deras untukmu. Puji Tuhan, angkat derajat suamiku setinggi-tingginya sehingga tidak ada satu pun yang bisa merendahkannya... Selamat ulang tahun suamiku,” tulis Donna dalam caption tersebut.

Unggahan itu sempat dianggap sebagai bantahan atas kabar keretakan rumah tangga mereka. Namun tak lama berselang, pihak Aad justru kembali mengajukan permohonan talak cerai dan pembatalan nikah ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan nomor perkara 1568/Pdt.G/2024/PA.JS. Aad kembali menunjuk Wemmy Amanupunyo sebagai kuasa hukumnya.

Pihak Aad menegaskan bahwa perceraian mereka sebenarnya telah diputus pada 23 September 2021 dan telah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Namun, putusan tersebut dinyatakan gugur pada 22 Desember 2023 karena persoalan administratif terkait masa iddah.

"Ad Hanafiah dan Donna Harun sudah bercerai, keputusannya sudah inkrah. Donna Harun bukan istri Ad Hanafiah lagi," demikian pernyataan dari pihak Aad.

Dalam konflik yang memanas, Aad menuding Donna mendua dan berselingkuh dengan sejumlah pria. Mantan menantu almarhum Arifin Panigoro itu pun mengaku heran atas sikap Donna yang dinilai tidak menyelesaikan masa iddah sebagaimana mestinya. Karena itu, ia kembali melayangkan itsbat nikah sekaligus gugatan cerai.

Setelah proses hukum yang panjang, Pengadilan Agama Jakarta Selatan kembali menetapkan perceraian keduanya pada 30 Oktober 2024. Namun, ikrar talak Aad ditolak pada 20 November 2024, sehingga konflik hukum keduanya masih menyisakan polemik lanjutan.

Memasuki akhir 2025, konflik memasuki babak baru. Melalui kuasa hukumnya, Sandy Arifin, Donna kembali menggugat cerai Aad pada 8 Desember 2025 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Saat itu, Donna diketahui tengah menjalani sisa hukuman pidana narkotika di Lapas Kerobokan, Badung, Bali. Meski demikian, proses persidangan tetap berjalan.

Sandy Arifin menegaskan bahwa kliennya telah bulat untuk berpisah secara sah. "Mbak Donna sudah sangat capek secara fisik dan mental. Tidak ada lagi keinginan untuk rujuk," ujarnya.

Akhirnya, pada 27 Januari 2026, Pengadilan Agama Jakarta Selatan menjatuhkan putusan verstek karena pihak tergugat tidak hadir dalam persidangan terakhir secara berurutan. Majelis hakim mengabulkan gugatan cerai Donna dan menyatakan perceraian tersebut sah serta berkekuatan hukum tetap.

Rumah tangga yang sempat diwarnai kemewahan dan perjalanan ke luar negeri itu kini berubah menjadi sengketa panjang. Hingga kini, kisruh antara Donna Harun dan Ad Hanafiah masih menjadi perhatian publik, terlebih dengan berbagai tudingan yang saling dilontarkan dari kedua belah pihak.

Sabtu, Februari 21, 2026

Anton Subowo Balik Laporkan Eks Mantan Manajer Nikita Mirzani ke Polisi


Pengusaha Anton Subowo dikabarkan berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkan Dhea Hanifa, yang disebut-sebut sebagai mantan manajer dari selebritas Nikita Mirzani, ke pihak kepolisian. Laporan tersebut rencananya akan dilayangkan ke Polsek Jakarta Selatan dengan dugaan tindak pidana pengancaman.

Rencana pelaporan itu disampaikan melalui kuasa hukum Anton, Pitra Romadoni Nasution. Menurut Pitra, pihaknya tengah mengumpulkan sejumlah bukti terkait dugaan ancaman yang disebut termuat dalam komunikasi tertentu yang diterima kliennya. Ia menegaskan bahwa langkah hukum ini diambil sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap Anton.

"Kami sedang mempersiapkan laporan resmi terkait dugaan pengancaman yang diduga dilakukan oleh saudari Dhea Hanifa. Semua bukti akan kami lampirkan sesuai prosedur hukum," ujar Pitra saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).

Meski demikian, Anton Subowo sendiri masih memilih bungkam dan belum memberikan pernyataan langsung kepada awak media. Sikap diam ini memicu spekulasi publik, mengingat sebelumnya nama Anton juga tengah menjadi sorotan dalam sejumlah perkara lain yang berkaitan dengan konflik pribadi dan hukum.

Di tengah rencana pelaporan tersebut, kabar terbaru datang dari Polda Metro Jaya terkait status hukum Anton dan Dhena. Permohonan penangguhan penahanan yang diajukan keduanya dikabulkan oleh penyidik. Dengan demikian, pasangan tersebut kini resmi berstatus tahanan kota dan diperbolehkan kembali ke rumah mereka di kawasan Bukit Golf, Pondok Indah, Jakarta Selatan sejak Sabtu malam, 21 Februari 2026, setelah sebelumnya sempat ditahan kurang dari dua hari usai dijemput paksa oleh aparat kepolisian.

Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa keputusan penangguhan penahanan diberikan dengan sejumlah pertimbangan, termasuk adanya jaminan dari pihak keluarga serta komitmen kedua tersangka untuk bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung. Meski tidak lagi mendekam di rumah tahanan, status Anton dan Dhena sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan serta penganiayaan tetap melekat. Keduanya diwajibkan memenuhi ketentuan penyidik, seperti wajib lapor dan tidak bepergian ke luar kota tanpa izin.

Keputusan tersebut langsung menjadi sorotan publik, mengingat sebelumnya Anton dan Dhena sempat dijemput paksa di Bali terkait laporan dugaan penipuan dan penganiayaan. Meski kini telah dipulangkan sebagai tahanan kota, proses penyidikan tetap berlanjut hingga berkas perkara dinyatakan lengkap oleh penyidik.

Kasus hukum yang menjerat Dhena pun tidak hanya satu. Selain laporan dugaan penganiayaan yang diajukan mantan istri Anton, Dinna Olivia, terkait peristiwa 8 Januari 2026 di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Dhena juga terseret dalam perkara dugaan penipuan yang dilaporkan penyanyi Indah Nevertari sejak 2023. Dalam laporan penganiayaan tersebut, sejumlah nama turut tercatat sebagai korban, yakni Alea Subowo, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, serta Dea Tunggaesti yang telah menjalani visum di RS Medistra, Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Sementara itu, sahabat Dhena, Fitri Salhuteru, bersama suaminya, Cencen Kurniawan, diketahui masih berada di Melbourne, Australia. Keduanya sebelumnya juga sempat dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan dalam perkara yang sama.

Dhena Devanka sendiri bukan sosok asing dalam pusaran gosip rumah tangga selebritas. Pernikahannya dengan aktor Jonathan Frizzy berakhir pada 17 Februari 2022 setelah diwarnai konflik dan isu kecemburuan terhadap rekan kerja sang aktor, Ririn Dwi Ariyanti. Perceraian itu turut memunculkan rumor bahwa anak ketiga Dhena, Arya Syailendra Subowo, merupakan anak biologis Anton Subowo, meski rumor tersebut tidak pernah terkonfirmasi secara resmi.

Pergantian nama Arya Syailendra Subowo yang sebelumnya bernama Zayn Jowden Frizzy Simanjuntak sempat memicu spekulasi publik. Dugaan tersebut bahkan membuat Jonathan Frizzy disebut meminta tes DNA, namun hasilnya tak pernah dipublikasikan dan rumor tersebut tak benar-benar mereda.

Di tengah polemik yang bergulir, Dhena juga kerap disebut sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Namun secara administratif, Anton dan Dhena telah menikah resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Anton Subowo dan Dinna Olivia sendiri resmi bercerai pada 29 Februari 2024.

Eks Manajer Nikita Mirzani Mengaku Disekap dan Dianiaya Anton Subowo & Dhena Devanka

Konflik hukum yang membelit aktris Dinna Olivia dengan mantan suaminya, Anton Subowo, kembali melebar. Kali ini, mantan manajer Nikita Mirzani, Dhea Hanifa, melontarkan pengakuan mengejutkan. Ia mengklaim pernah disekap dan dianiaya oleh Anton Subowo bersama istri terbarunya, Dhena Devanka, dalam peristiwa yang disebut terjadi pada September 2022.

Menurut Dhea, insiden tersebut bermula saat dirinya memergoki Anton bersama Dhena di sebuah hotel di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Dhea mengaku kedatangannya kala itu didorong oleh kecurigaan terhadap hubungan keduanya. Namun, alih-alih mendapatkan penjelasan, Dhea justru mengklaim mengalami tekanan yang berujung pada dugaan penyekapan dan penganiayaan karena mengetahui perzinahan Anton-Dhena.

"Waktu itu saya datang karena mencurigai sesuatu. Saat saya memergoki mereka, justru saya yang kemudian mengalami tindakan tidak manusiawi," ujar Dhea kepada awak media.

Dhea menambahkan, pengakuan tersebut bukan hal baru. Ia menyebut telah menyampaikan keterangan itu dalam sidang perceraian Dinna Olivia dan Anton Subowo di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada September 2023, sebagai bagian dari fakta yang ia ketahui secara langsung.

Pengakuan Dhea turut ditegaskan oleh tim kuasa hukum Dinna, yakni Sri Sinduwati dan Mario Lasut. Mereka menyatakan keterangan Dhea merupakan bagian dari pembelaan hukum klien dan siap diuji melalui mekanisme peradilan.

"Apa yang disampaikan Mbak Dhea adalah kesaksian langsung dan akan kami tempatkan dalam koridor hukum," ujar Mario.

Sebagai latar, Anton Subowo diketahui menikah resmi dengan Dhena Devanka di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023 dan putusan cerai berkekuatan hukum tetap 29 Februari 2024. Selain itu, beredar klaim bahwa Anton dan Dhena pernah menikah siri sejak akhir 2016 saat Dhena masih berstatus istri Jonathan Frizzy—yang hingga kini dibantah pihak Anton.

Konflik pasangan ini diketahui memuncak pada 24 Desember 2022, ketika Dinna mengaku memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat. Insiden tersebut berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok pada 7 Juni 2023. Dinna juga menyatakan telah mencurigai perselingkuhan Anton dan Dhena sejak 2011, jauh sebelum gugatan cerai didaftarkan.

Di sisi lain, perkara hukum berlanjut. Dinna Olivia masih tercatat sebagai tersangka dalam kasus dugaan perusakan rumah kontrakan milik Dhena Devanka di kawasan Raffles Hills Cibubur. Dinna dan sepupunya, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, dijerat Pasal 170 dan/atau 406 KUHP. Pengadilan Negeri Depok menjatuhkan vonis empat bulan penjara pada 18 Desember 2025, lebih ringan dari tuntutan jaksa. Dinna dinyatakan bebas pada 22 Desember 2025 karena masa tahanan hampir terpenuhi.

Alih-alih mereda, sengketa justru berlanjut ke ranah perdata. Rumah Dinna di Cirendeu, Tangerang Selatan, Banten kembali menjadi objek sengketa setelah Juli 2024, ketika Anton mengajukan gugatan balik harta gono-gini dan mengklaim rumah tersebut sebagai harta bersama.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Anton Subowo dan Dhena Devanka belum memberikan pernyataan resmi terkait pengakuan Dhea Hanifa. Aparat penegak hukum mengimbau semua pihak menahan diri dan menghormati proses hukum yang masih berjalan.

Penangguhan Penahanan Dhena Devanka & Anton Subowo Dikabulkan!


Kabar terbaru datang dari Polda Metro Jaya terkait status hukum selebgram Dhena Devanka dan suaminya, pengusaha Anton Subowo. Permohonan penangguhan penahanan yang diajukan keduanya akhirnya dikabulkan oleh penyidik.

Dengan dikabulkannya permohonan tersebut, Dhena dan Anton kini resmi berstatus sebagai tahanan kota. Keduanya pun diperbolehkan pulang ke rumahnya di kawasan Bukit Golf, Pondok Indah, Jakarta Selatan sejak Sabtu (21/2/2026) malam, setelah sebelumnya sempat menjalani penahanan di bawah dua hari usai dijemput paksa oleh aparat kepolisian.

Pihak Polda Metro Jaya menyatakan bahwa keputusan penangguhan penahanan diberikan dengan sejumlah pertimbangan, di antaranya jaminan dari pihak keluarga serta komitmen kedua tersangka untuk kooperatif menjalani proses hukum yang masih berjalan.

Meski tidak lagi ditahan di rumah tahanan, status hukum Dhena dan Anton sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan serta penganiayaan tetap melekat. Keduanya diwajibkan memenuhi sejumlah ketentuan, termasuk wajib lapor dan tidak bepergian ke luar kota tanpa izin penyidik.

Keputusan ini sontak menjadi sorotan publik, mengingat sebelumnya Dhena dan Anton sempat ditahan setelah penjemputan paksa di Bali terkait laporan dugaan penipuan dan penganiayaan. Kini, meski telah dipulangkan, proses penyidikan dipastikan tetap berlanjut hingga berkas perkara dinyatakan lengkap.

Dengan status tahanan kota, pasangan tersebut diharapkan dapat bersikap kooperatif dan mengikuti seluruh tahapan hukum yang sedang berlangsung, sembari menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Kasus yang menjerat Dhena tak hanya satu. Selain laporan dugaan penganiayaan yang diajukan Dinna Olivia terkait peristiwa 8 Januari 2026 di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Dhena juga terseret perkara dugaan penipuan yang dilaporkan penyanyi Indah Nevertari sejak 2023. Dalam laporan penganiayaan tersebut, sejumlah nama turut tercatat sebagai korban, yakni Alea Subowo, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, serta Dea Tunggaesti yang telah menjalani visum di RS Medistra, Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Sementara itu, sahabat Dhena, Fitri Salhuteru, bersama suaminya Cencen Kurniawan diketahui masih berada di Melbourne, Australia. Keduanya sebelumnya juga sempat dipanggil penyidik terkait perkara yang sama.

Dhena Devanka memang bukan sosok asing dalam pusaran gosip rumah tangga selebritas. Pernikahannya dengan Jonathan Frizzy berakhir pada 17 Februari 2022 setelah diwarnai konflik dan isu kecemburuan terhadap rekan kerja sang aktor, Ririn Dwi Ariyanti. Perceraian tersebut turut memunculkan rumor bahwa anak ketiga Dhena, Arya Syailendra Subowo (lahir 9 April 2016), adalah anak biologis Anton Subowo.

Pergantian nama Arya Syailendra Subowo yang sebelumnya bernama Zayn Jowden Frizzy Simanjuntak sempat memicu spekulasi publik. Dugaan tersebut bahkan membuat Jonathan Frizzy disebut meminta tes DNA, meski hasilnya tak pernah dipublikasikan dan rumor itu tak benar-benar mereda.

Di tengah polemik tersebut, Dhena juga kerap disebut sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Anton Subowo dan mantan istrinya, Dinna Olivia. Namun secara administratif, Anton dan Dhena telah menikah resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023, jauh sebelum gugatan cerai Dinna terhadap Anton diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Anton Subowo dan Dinna Olivia resmi bercerai pada 29 Februari 2024.

Donna Harun Jadi Tersangka Kasus Foto Asusila

Perseteruan antara aktris senior Donna Harun dan mantan suaminya, Alisyahrazad Hanafiah alias Ad Hanafiah atau lebih disapa Aad, hingga kini masih bergulir dan memasuki babak baru. Konflik yang semula berawal dari dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kini berkembang ke ranah hukum yang lebih luas, termasuk tudingan babak baru dalam pusaran kasus ibu dari Ricky Harun tersebut yang kembali membongkar akal busuk Aad, menyebarkan foto syur Donna Harun ke publik.

Kasus ini mencuat setelah foto-foto bugil yang diduga menampilkan Donna Harun beredar luas di internet pada September 2020 dan sempat menghebohkan publik.

Dalam foto tersebut, Donna sedang berada di area kamar mandi/shower, dengan tubuh telanjang dan posisi kedua tangan diangkat ke belakang kepala. Tubuhnya terlihat basah oleh air, latar belakang berupa dinding kamar mandi dan jendela dengan tirai kayu.

Dalam jumpa pers yang digelar untuk meluruskan berbagai tudingan, Donna mengungkap bahwa ancaman penyebaran foto syur itu kerap dilontarkan sang suami saat keduanya terlibat pertengkaran hebat. Ibu dari aktor Ricky Harun tersebut mengaku mengalami KDRT sejak awal pernikahan. Ia juga membantah keras tudingan memiliki hubungan gelap dengan sejumlah pria lain maupun menggunakan narkoba.

"Semua tuduhan itu tidak benar," tegas Donna dalam keterangannya. Nenek empat cucu itu menyebut rumah tangganya sudah tidak lagi harmonis dan merasa tidak ada kecocokan dengan Aad.

Dalam persidangan perceraian pada November 2020 lalu, Aad melalui kuasa hukumnya, Wemmy Amanupunyo, menyerahkan sejumlah foto-foto syur Donna yang disebut sebagai bukti. Pihak Aad menyatakan bukti tersebut memiliki keterkaitan dengan dalil yang mereka ajukan dalam persidangan, termasuk terkait tuntutan harta gono gini.

"Mas Aad tetap meminta harta gono gini," ujar Wemmy seusai sidang. Namun, ia enggan menjelaskan secara rinci relevansi foto syur tersebut terhadap pembagian harta bersama.

Langkah itu disayangkan pihak Donna. Kuasa hukum Donna saat itu, Elza Syarief, menilai bukti tersebut tidak relevan dengan materi perkara perceraian. Ia menyebut foto-foto itu merupakan bagian dari dunia hiburan dan tidak mencerminkan kehidupan pribadi kliennya.

"Itu tidak pada tempatnya. Di kehidupan sehari-hari Donna tidak seperti itu," ujar Elza. Ia juga meminta majelis hakim untuk tidak menjadikan foto syur tersebut sebagai pertimbangan dalam putusan.

Lalu penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Donna sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembuatan konten foto bermuatan asusila. Penetapan tersebut dilakukan pada 5 Mei 2021, dengan sang aktris dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 8 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, yang ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara.

Di sisi lain, Aad menyampaikan rasa syukurnya atas penetapan status tersangka tersebut. Ia menilai laporan yang diajukannya telah mendapatkan tindak lanjut hukum.

Donna Harun menikah ketiga kalinya dengan pengusaha tambang Ad Hanafiah pada 26 Juli 2019 di Jakarta, dengan resepsi tertutup sehari kemudian di The Edge Villa Pecatu, Uluwatu, Bali. Pernikahan ini merupakan pernikahan ketiga Donna, setelah sebelumnya menikah dengan Hendra Rahtomo alias Romy Soekarno, cucu Presiden pertama RI Soekarno, pada 1996. Dari pernikahan tersebut, Donna dikaruniai seorang putra bernama Jeje Soekarno.

Namun, bahtera rumah tangga Donna dan Aad tak bertahan lama. Pada Juni 2020, Donna menggugat cerai Ad ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan alasan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), termasuk dugaan kekerasan seksual. Di sisi lain, Aad menuding Donna berselingkuh dengan sejumlah pria lain.

Perseteruan keduanya pun semakin memanas. Majelis hakim sempat menjatuhkan putusan cerai pada 23 September 2021, namun putusan tersebut dinyatakan gugur karena persoalan administratif masa iddah. Konflik hukum berlarut-larut hingga Ad kembali mengajukan permohonan talak cerai dan pembatalan nikah ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 3 Mei 2024.

Setelah proses panjang, Pengadilan Agama Jakarta Selatan kembali menetapkan perceraian Donna Harun dan Ad Hanafiah pada 30 Oktober 2024. Meski demikian, ikrar talak Ad Hanafiah ditolak pada 20 November 2024, sehingga memicu sengketa lanjutan yang tak kunjung usai.

Namun, usia pernikahan Donna dan Ad tidak berlangsung lama. Tuduhan perselingkuhan, persoalan hukum, hingga saling lapor ke pihak berwajib membuat hubungan keduanya terus memanas. Bahkan Donna sempat menyatakan dirinya telah ditalak melalui pesan singkat sebelum gugatan cerai resmi diajukan.

Kini, dengan putusan verstek 27 Januari 2026, babak panjang konflik rumah tangga Donna Harun dan Ad Hanafiah resmi berakhir di meja hijau. Meski sejumlah proses hukum lain masih berjalan, setidaknya secara perdata, keduanya telah berpisah secara sah.

Di tengah sengketa rumah tangga dan perkara foto syur, Donna juga terseret kasus narkotika. Ia ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar pada 9 Februari 2025 di sebuah hotel di kawasan Denpasar, Bali. Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa sabu, ekstasi, kokain, serta pil happy five yang disimpan di dalam koper milik Donna. Pengadilan Negeri Denpasar sempat menjatuhkan vonis satu tahun penjara, namun hukuman tersebut diperberat menjadi empat tahun oleh Pengadilan Tinggi Bali pada 29 Agustus 2025 setelah terungkap bahwa Donna merupakan residivis kasus narkotika.

Pada tahap kasasi, Mahkamah Agung menilai Donna tidak layak memperoleh keringanan hukuman. Selain mengulangi perbuatannya, ia juga diketahui sempat melarikan diri dari Lapas Kerobokan pada April 2025 sebelum akhirnya ditangkap di Bandara Internasional Dubai dan dideportasi ke Indonesia pada 30 April 2025. Setelah itu, Donna kembali ditahan dan dipindahkan ke Lapas Wanita Sukamiskin, sebelum akhirnya kembali dipindah ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur pada 9 Januari 2026 setelah ditemukan barang bukti narkotika di dalam selnya.

Kini, Donna resmi dipindahkan ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur pada 9 Januari 2026, setelah terbukti mengedarkan narkoba saat menjalani masa hukuman di Lapas Wanita Kelas IIA Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Pemindahan tersebut dilakukan menyusul ditemukannya barang bukti narkotika secara langsung di dalam sel yang ditempati Donna.

Jumat, Februari 20, 2026

Dhena Devanka Ngamuk Saat Ditahan, Berteriak dan Menangis: "Berapa Kalian Dibayar?"


Kabar dramatis mewarnai proses penahanan selebgram Dhena Devanka setelah ia dijemput paksa oleh aparat Polda Metro Jaya di sebuah vila di kawasan Uluwatu, Bali, pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 04.15 WITA. Penjemputan tersebut dilakukan karena Dhena telah berstatus tersangka dalam kasus dugaan penipuan serta dugaan penganiayaan yang dilaporkan aktris Dinna Olivia.

Tak hanya Dhena, suaminya, pengusaha Anton Subowo, juga ikut diamankan karena turut berstatus tersangka dalam laporan penganiayaan yang sama. Penjemputan paksa dilakukan setelah keduanya beberapa kali mangkir dari panggilan penyidik.

Usai diamankan di Bali, Dhena dan Anton langsung diterbangkan ke Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-401 yang lepas landas pukul 06.30 WITA. Pesawat tersebut mendarat di Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.30 WIB. Setibanya di Jakarta, keduanya dibawa menuju Kapolda Metro Jaya dan tiba sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan mobil sedan berwarna silver yang sempat berhenti sesaat di lobi Kapolda Metro Jaya.

Suasana emosional pecah ketika Dhena hendak dibawa petugas memasuki gedung Kapolda Metro Jaya. Mengenakan baju hitam dan topi putih, ia tampak berteriak dan menangis histeris sambil menolak penahanan. Dalam situasi tegang tersebut, Dhena sempat melontarkan kalimat bernada emosi kepada aparat, "Berapa kalian dibayar?" yang langsung menjadi sorotan publik.

Seorang petugas kepolisian mengungkapkan bahwa penolakan Dhena sempat terjadi saat proses pengamanan berlangsung. Namun, aparat mengaku tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. “Iya tadi sempat menolak, cuma kita kan persuasif, manusiawi, bagaimana pun juga,” ujar salah satu petugas.

Di sisi lain, Anton Subowo juga disebut meluapkan emosinya kepada pihak kepolisian. Ia menolak keras tudingan bahwa sang istri merupakan pelaku penipuan dan menyatakan keberatan atas penjemputan paksa tersebut.

Kuasa hukum Dhena, Pitra Romadoni Nasution dan Elza Syarief, menyatakan akan menempuh langkah hukum lanjutan guna membela kliennya. Meski demikian, pihak kepolisian memastikan bahwa Dhena telah resmi ditahan sebagai tahanan Polda Metro Jaya, sementara Anton disebut berpotensi menyusul menjalani penahanan dalam perkara yang sama.

Kasus hukum yang menjerat Dhena Devanka diketahui tidak hanya terkait dugaan penipuan yang dilaporkan penyanyi Indah Nevertari sejak 2023, tetapi juga dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang dilaporkan Dinna Olivia atas peristiwa di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, pada 8 Januari 2026. Proses hukum keduanya kini memasuki tahap lanjutan dan dipastikan masih akan terus bergulir.

Dhena Devanka & Anton Subowo Dijebloskan ke Penjara, Bagaimana Nasib Anak-anaknya?


Penahanan selebgram Dhena Devanka dan suaminya, pengusaha Anton Subowo, menimbulkan pertanyaan besar mengenai nasib anak-anak yang selama ini berada dalam lingkaran keluarga mereka. Publik pun menyoroti masa depan buah hati Dhena yang kini harus menghadapi situasi pelik akibat kasus hukum orang tuanya.

Dari pernikahannya dengan aktor Jonathan Frizzy, Dhena diketahui memiliki tiga anak, yakni Zack Jaden Frizzy Simanjuntak, Zoe Joanna Frizzy Simanjuntak, serta putra bungsu yang kini dikenal dengan nama Zayn Syailendra Subowo yang sebelumnya bernama Zayn Jowden Frizzy Simanjuntak. Perubahan nama tersebut sempat menjadi sorotan publik lantaran dikaitkan dengan rumor lama mengenai status biologis sang anak.

Zack, Zoe, dan Zayn kini sementara tinggal bersama nenek mereka, Nenny Tjuminawati Cilawan, yang juga ibu kandung Dhena.

Kondisi ini membuat keluarga besar terpukul. Nenny Tjuminawati Cilawan dan besannya, Rita Subowo, disebut sama-sama syok dan sedih melihat anak-anak mereka harus berhadapan dengan proses hukum dan penahanan.

Penjemputan paksa terhadap Dhena Devanka dilakukan aparat Polda Metro Jaya di sebuah vila di kawasan Uluwatu, Bali, pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 04.15 WITA. Tak hanya Dhena, Anton Subowo juga ikut dijemput paksa karena turut berstatus tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan aktris Dinna Olivia.

Usai diamankan, keduanya diterbangkan ke Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-401 yang lepas landas pukul 06.30 WITA dan mendarat di Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.30 WIB. Setibanya di Jakarta, Dhena dan Anton langsung dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Selatan dan tiba sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan mobil sedan berwarna silver yang sempat berhenti sesaat di lobi Kapolda Metro Jaya.

Suasana haru pecah ketika Dhena tak kuasa menahan tangis saat hendak dibawa petugas menuju Kapolda Metro Jaya. Ia terlihat mengenakan baju hitam dan topi putih saat memasuki gedung Kapolda Metro Jaya dengan pengawalan ketat. Di sisi lain, Anton Subowo dikabarkan meluapkan emosinya kepada pihak kepolisian dan menolak tudingan bahwa sang istri merupakan pelaku penipuan.

Kuasa hukum Dhena, Pitra Romadoni Nasution dan Elza Syarief, menyatakan akan menempuh langkah hukum lanjutan. Meski demikian, pihak kepolisian memastikan Dhena telah resmi berstatus sebagai tahanan Polda Metro Jaya, sementara Anton disebut berpotensi menyusul menjadi tahanan dalam perkara yang sama.

Kasus yang menjerat Dhena tak hanya satu. Selain laporan dugaan penganiayaan yang diajukan Dinna Olivia terkait peristiwa 8 Januari 2026 di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Dhena juga terseret perkara dugaan penipuan yang dilaporkan penyanyi Indah Nevertari sejak 2023. Dalam laporan penganiayaan tersebut, sejumlah nama turut tercatat sebagai korban, yakni Alea Subowo, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, serta Dea Tunggaesti yang telah menjalani visum di RS Medistra, Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Sementara itu, sahabat Dhena, Fitri Salhuteru, bersama suaminya Cencen Kurniawan diketahui masih berada di Melbourne, Australia. Keduanya sebelumnya juga sempat dipanggil penyidik terkait perkara yang sama.

Dhena Devanka memang bukan sosok asing dalam pusaran gosip rumah tangga selebritas. Pernikahannya dengan Jonathan Frizzy berakhir pada 17 Februari 2022 setelah diwarnai konflik dan isu kecemburuan terhadap rekan kerja sang aktor, Ririn Dwi Ariyanti. Perceraian tersebut turut memunculkan rumor bahwa anak ketiga Dhena, Arya Syailendra (lahir 9 April 2016), adalah anak biologis Anton Subowo.

Pergantian nama Arya Syailendra Subowo yang sebelumnya bernama Zayn Jowden Frizzy Simanjuntak sempat memicu spekulasi publik. Dugaan tersebut bahkan membuat Jonathan Frizzy disebut meminta tes DNA, meski hasilnya tak pernah dipublikasikan dan rumor itu tak benar-benar mereda.

Di sisi lain, hubungan Dhena dengan Anton Subowo juga tak luput dari kontroversi. Dhena kerap disebut sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Anton dengan mantan istrinya, aktris Dinna Olivia. Namun, secara administratif, Anton dan Dhena telah menikah resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023, jauh sebelum gugatan cerai Dinna terhadap Anton didaftarkan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Perceraian Anton dan Dinna sendiri baru resmi diputus pada 29 Februari 2024.

Kini, dengan status Dhena Devanka dan Anton Subowo yang telah dijebloskan ke penjara, perhatian publik tertuju pada siapa yang akan mengambil alih pengasuhan anak-anak mereka. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi mengenai wali pengasuhan, namun sejumlah pihak keluarga disebut tengah berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan dan pendidikan anak-anak tetap terpenuhi.

Situasi ini pun menambah babak baru dalam drama panjang yang melibatkan Dhena Devanka, mulai dari perceraian, isu perselingkuhan, hingga perkara hukum yang kini menyeret dirinya dan Anton Subowo ke balik jeruji besi.

Dhena Devanka & Anton Subowo Akhirnya Dijempeut Paksa Polisi


Kabar mengejutkan datang dari Bali. Selebgram yang juga tersangka kasus penipuan, Dhena Devanka, akhirnya dijemput paksa oleh aparat Polda Metro Jaya di kawasan vila di Uluwatu, Bali, pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 04.15 WITA.

Tak hanya Dhena, suaminya, pengusaha Anton Subowo, juga ikut dijemput paksa karena turut berstatus tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan aktris Dinna Olivia. Penjemputan paksa dilakukan setelah keduanya beberapa kali mangkir dari panggilan pemeriksaan penyidik.

Usai diamankan, Dhena dan Anton langsung diterbangkan ke Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-401 tujuan Bandara Soekarno-Hatta. Pesawat tersebut lepas landas dari Bali pukul 06.30 WITA dan dijadwalkan mendarat di Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.30 WIB.

Setibanya di Jakarta, keduanya kemudian dibawa menuju Mapolres Metro Jakarta Selatan dan tiba sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan mobil sedan berwarna silver. Dalam perjalanan, mobil penjemput sempat berhenti sesaat di lobi Kapolda Metro Jaya sebelum melanjutkan perjalanan ke kantor polisi.

Suasana haru terlihat saat Dhena Devanka turun dari kendaraan. Ia tak kuasa menahan tangis ketika aparat Polda Metro Jaya hendak membawanya ke Kapolda Metro Jaya. Dhena terlihat mengenakan baju hitam dan topi putih saat berjalan memasuki gedung Kapolda Metro Jaya dengan pengawalan ketat.

Sementara itu, Anton Subowo disebut sempat meluapkan emosinya kepada pihak Polda Metro Jaya. Ia mengaku tidak terima dirinya dan sang istri dijemput paksa, serta menolak tudingan bahwa Dhena merupakan pelaku penipuan.

Kuasa hukum Dhena, Pitra Romadoni Nasution dan Elza Syarief, menyatakan akan menempuh langkah hukum lanjutan untuk membela kliennya. Meski demikian, pihak kepolisian memastikan penahanan tetap dilakukan karena status Dhena telah resmi sebagai tahanan Polda Metro Jaya. Anton pun disebut berpotensi menyusul menjadi tahanan dalam perkara yang sama.

Sebagaimana diketahui, kasus yang menjerat Dhena Devanka tidak hanya terkait dugaan penipuan yang dilaporkan penyanyi Indah Nevertari sejak November 2023, tetapi juga dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang dilaporkan Dinna Olivia pada 8 Januari 2026 di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan.

Selain Dinna, sejumlah nama turut tercatat sebagai korban dalam laporan tersebut, yakni Alea Subowo, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, serta Dea Tunggaesti. Seluruhnya telah menjalani visum di RS Medistra, Gatot Subroto, Jakarta Selatan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Di sisi lain, sahabat Dhena, Fitri Salhuteru, dan suaminya, Cencen Kurniawan, diketahui masih berada di Melbourne, Australia, meski sebelumnya telah memenuhi panggilan penyidik dalam perkara yang sama. Kasus ini pun dipastikan masih akan terus bergulir seiring proses hukum yang kini memasuki tahap lanjutan.

Dhena Devanka Akan Dijemput Paksa Polisi


Kabar mengenai kemungkinan penjemputan paksa terhadap selebgram yang juga mantan istri Jonathan Frizzy, Dhena Devanka kembali mencuat di tengah proses hukum yang sedang berjalan. Istri pengusaha Anton Subowo itu dikabarkan belum memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik terkait sejumlah laporan yang menjerat namanya.

Sumber kepolisian menyebutkan, apabila Dhena kembali mangkir tanpa alasan yang sah, penyidik dapat mempertimbangkan upaya penjemputan paksa sesuai prosedur hukum yang berlaku. Langkah tersebut diambil untuk memastikan tersangka bersikap kooperatif dan proses penyidikan dapat berjalan lancar.

Diketahui, saat ini Dhena Devanka tengah berada di Bali bersama suaminya, Anton Subowo. Keduanya disebut menetap sementara di sebuah vila milik Anton selama masa liburan. Informasi tersebut turut dibenarkan oleh orang terdekat mereka yang menyebut Dhena tidak berniat menghindari proses hukum, melainkan sedang berada di luar kota bersama keluarga.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa keberadaan tersangka di luar daerah tidak menjadi alasan untuk mengabaikan panggilan pemeriksaan. Aparat menilai, sebagai warga negara yang tengah berhadapan dengan proses hukum, Dhena tetap berkewajiban hadir memenuhi panggilan penyidik.

Kasus yang menjerat Dhena tidak hanya terkait satu laporan. Selain dugaan penganiayaan yang dilaporkan oleh aktris Dinna Olivia, nama Dhena juga disorot dalam perkara dugaan penipuan yang dilaporkan penyanyi Indah Nevertari ke Polda Metro Jaya sejak November 2023.

Dalam perkara tersebut, penyidik sebelumnya telah menaikkan status Dhena menjadi tersangka. Namun hingga kini, ia disebut belum juga memenuhi panggilan pemeriksaan lanjutan. Kondisi ini memunculkan spekulasi publik bahwa Dhena berpotensi dijemput paksa apabila tetap tidak kooperatif.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dhena Devanka maupun Anton Subowo terkait kabar rencana penjemputan paksa tersebut. Publik kini menantikan langkah selanjutnya dari aparat penegak hukum dalam menangani kasus yang turut menyeret nama pasangan tersebut.

Jadi Tersangka, Ricky Harun Akan Dijemput Paksa KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan menjemput paksa aktor yang juga anak sulung aktris senior Donna Harun, Ricky Harun setelah resmi menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan mantan pejabat Ditjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo.

Langkah tegas tersebut diambil karena Ricky disebut beberapa kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik meski telah dijadwalkan ulang. KPK menilai sikap mangkir tersebut sebagai bentuk ketidakkooperatifan, sehingga mekanisme penjemputan paksa sesuai hukum acara akan ditempuh apabila yang bersangkutan kembali tidak hadir dalam pemeriksaan lanjutan.

Penetapan Ricky sebagai tersangka merupakan pengembangan dari penyidikan kasus TPPU yang menjerat Rafael Alun Trisambodo. Dalam proses penyidikan, penyidik menemukan sejumlah bukti yang mengarah pada dugaan penerimaan fasilitas berupa kartu kredit dengan limit puluhan juta rupiah per bulan serta satu unit mobil Honda Mobilio putih yang diduga berasal dari Rafael Alun.

Mobil tersebut sebelumnya telah disita penyidik saat penggeledahan di kediaman Ricky di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. KPK menduga aset tersebut berkaitan dengan aliran dana hasil tindak pidana asal yang kemudian disamarkan melalui berbagai transaksi.

Keterlibatan Ricky juga dikaitkan dengan jabatannya sebagai Komisaris di PT HK Metals Utama, yang diduga memiliki hubungan transaksi dengan pihak yang terafiliasi dalam jaringan keuangan Rafael Alun. Penyidik masih menelusuri lebih jauh dugaan peran perusahaan tersebut dalam pusaran TPPU.

Sementara itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sebelumnya mengungkap telah memblokir puluhan rekening yang terkait dengan Rafael Alun dengan total nilai transaksi mencapai ratusan miliar rupiah dalam beberapa tahun terakhir. Data tersebut menjadi salah satu dasar penguatan penyidikan KPK dalam menelusuri aliran dana ke berbagai pihak yang diduga menerima manfaat.

Dengan status tersangka yang kini disandang, Ricky Harun berpotensi menghadapi proses hukum lanjutan, termasuk kemungkinan penahanan jika dianggap tidak kooperatif. KPK menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara TPPU ini dengan menelusuri seluruh aset dan pihak yang diduga terlibat dalam upaya menyembunyikan maupun menyamarkan hasil tindak pidana korupsi.

Dinna Olivia Kembali Laporkan Anton Subowo & Dhena Devanka ke Polisi Terkait Perzinahan

Aktris Dinna Olivia kembali menempuh jalur hukum terhadap mantan suaminya, Anton Subowo, dan istri Anton saat ini, Dhena Devanka.

Melalui kuasa hukumnya, Mario Lasut dan Sri Sinduwati, Dinna disebut telah melaporkan keduanya ke Polda Metro Jaya pada 19 Februari 2026 terkait dugaan perzinahan.

Menurut Mario Lasut, laporan ini diajukan sebagai bentuk upaya hukum atas dugaan hubungan yang dinilai telah melanggar norma hukum dan berdampak pada kliennya, baik secara pribadi maupun keluarga.

Sementara itu, Sri Sinduwati menambahkan bahwa pihaknya telah menyerahkan sejumlah dokumen dan bukti pendukung kepada penyidik untuk dipelajari lebih lanjut. Ia juga menegaskan bahwa laporan ini bukan didasari emosi semata, melainkan berdasarkan pertimbangan hukum yang matang.

"Mbak Dinna merasa dirugikan secara moral dan hukum. Oleh karena itu, kami menempuh jalur hukum agar semuanya menjadi terang dan jelas," ujar Mario dalam keterangannya kepada awak media, Jumat (20/2/2026).

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya hukum lanjutan setelah sebelumnya perkara serupa telah diproses di Pengadilan Negeri Depok.

Sebagaimana diketahui, pada 10 Juli 2025, Pengadilan Negeri Depok menyatakan Anton dan Dhena bebas murni dari dakwaan perzinahan karena unsur pasal dinilai tidak terpenuhi.

Namun, perkara tersebut belum sepenuhnya berakhir. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Depok secara resmi mengajukan banding pada 28 November 2025 ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat.

Pihak kejaksaan menyatakan tidak puas dengan putusan tersebut. Dalam penilaian internal, jaksa menilai majelis hakim dianggap belum mempertimbangkan sejumlah bukti secara menyeluruh, termasuk keterangan saksi dan dokumen yang diklaim sebagai bukti pernikahan siri. Jaksa juga menyebut akan mendorong penerapan pidana maksimal Pasal 284 KUHP, yakni sembilan bulan penjara, apabila banding dikabulkan.

Rumah tangga Dinna dan Anton yang dimulai pada 5 Juni 2008 di New Delhi, India, memang telah lama menjadi sorotan publik. Anton sebelumnya bercerai dari Cut Modilla pada 24 April 2008.

Menurut Dinna, keretakan rumah tangga mulai terasa sejak 2011, ketika ia mengaku mencurigai adanya kedekatan antara Anton dan Dhena.

Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 saat Dinna bersama sepupunya, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di kawasan Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat. Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok pada 7 Juni 2023.

Namun perkara kemudian berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis, Depok pada 30 Desember 2022 atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Pada 22 Agustus 2025, Dinna dan Kiki sempat ditahan di Lapas Perempuan Depok terkait perkara tersebut dan akhirnya bebas pada 22 Desember 2025.

Tak lama setelah bebas, Dinna mengaku kembali menghadapi tekanan. Ia menyebut dirinya dan kedua anaknya, Alea Subowo dan Arenzo Subowo, didatangi orang-orang yang disebut sebagai bodyguard suruhan Anton dan diminta meninggalkan rumah di Cirendeu, Tangerang Selatan, Banten yang kini menjadi objek sengketa harta.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi terbaru dari pihak Anton maupun Dhena terkait laporan baru tersebut. Kepolisian menyatakan setiap laporan akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Mediasi Gagal, Dinna Olivia Tetap Perjuangkan Harta Gono Gini

Kasus dugaan perzinaan yang menyeret Wardatina Mawa lebih dulu menjadi perhatian publik usai ia menjalani pemeriksaan di Renakta PPA Polda Metro Jaya. Laporan tersebut turut menyeret nama suaminya, Insanul Fahmi, serta Inara Rusli. Dalam pemeriksaan terbarunya, Mawa juga menyerahkan sejumlah bukti tambahan kepada penyidik.

Di tengah sorotan tersebut, dinamika hukum juga terjadi pada aktris Dinna Olivia. Upaya mediasi antara Dinna dan mantan suaminya, Anton Subowo, dikabarkan tidak mencapai kesepakatan.

Bintang film 'Mengejar Mas-Mas' itu disebut menolak ajakan damai yang ditawarkan Anton dan memilih melanjutkan proses hukum terkait sengketa harta gono gini.

Sebagaimana diketahui, Dinna dan Anton menikah pada 5 Juni 2008 di New Delhi, India, dan resmi bercerai pada 29 Februari 2024 melalui putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Perceraian tersebut terjadi setelah konflik rumah tangga panjang yang disertai saling tuding di ruang publik.

Dalam proses mediasi, Anton dikabarkan mengajukan pendekatan damai dan bahkan sempat mengajak Dinna untuk rujuk. Namun tawaran tersebut ditolak.

"Saya sudah terlalu banyak mengalami tekanan. Sekarang saya cuma mau memperjuangkan hak saya," ujar Dinna dalam keterangannya.

Dinna menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah memastikan pembagian harta dilakukan secara adil dan sesuai hukum.

Anton sendiri disebut masih berada di Bali bersama istrinya, Dhena Devanka, dan belum memberikan pernyataan langsung kepada media.

Selain sengketa harta, Dinna juga disebut tengah mempertimbangkan langkah hukum lanjutan terkait dugaan perzinahan yang sebelumnya telah diproses. Ia dikabarkan belum puas dengan putusan Pengadilan Negeri Depok yang pada 10 Juli 2025 menyatakan Anton dan Dhena bebas murni karena unsur pasal dinilai tidak terpenuhi.

Perceraian keduanya memang tak lepas dari tudingan kehadiran orang ketiga. Nama Dhena sebelumnya sempat disebut sebagai "pelakor" oleh Dinna. Namun pihak Anton membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa Dhena adalah istri sah, yang dinikahi secara resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai didaftarkan Dinna ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023.

Konflik rumah tangga Dinna dan Anton memuncak pada Desember 2022 dan berujung pada laporan dugaan KDRT serta perzinahan. Namun dalam perkembangannya, Pengadilan Negeri Depok pada 10 Juli 2025 menyatakan Anton dan Dhena bebas murni dari dakwaan perzinahan karena unsur pasal dinilai tidak terpenuhi.

Pada 29 Januari 2026, Dinna menggugat Anton dan Dhena ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait sengketa harta gono gini. Melalui kuasa hukumnya, Dinna menyatakan gugatan diajukan untuk memperjelas status kepemilikan sejumlah aset, termasuk rumah di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan, Banten yang disebut sebagai harta pribadi sekaligus warisan keluarga.

Di sisi lain, Anton mengklaim rumah dan beberapa aset lain merupakan harta bersama yang harus diperhitungkan dalam pembagian pascaperceraian. Ia juga tetap menagih utang yang disebut pernah dipinjam Dinna, dan menegaskan kewajiban finansial tetap harus diselesaikan melalui jalur hukum.

Hingga kini, mediasi dinyatakan gagal dan proses perdata terus berjalan. Pihak pengadilan mengimbau kedua belah pihak untuk tetap menghormati proses hukum serta mengedepankan penyelesaian sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Selasa, Februari 17, 2026

Dinna Olivia Laporkan Anton Subowo & Dhena Devanka ke Polisi Soal Sengketa Harta

Aktris Dinna Olivia kembali menempuh jalur hukum. Pada 17 Februari 2026, ia melaporkan mantan suaminya, Anton Subowo, serta istri Anton, Dhena Devanka, ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan terkait dugaan penguasaan dan peralihan aset yang ia klaim sebagai milik pribadinya.

Laporan tersebut berkaitan dengan penyitaan rumah yang selama ini ditempati Dinna di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan. Dinna menyebut rumah tersebut sebagai aset pribadi yang telah ia huni sejak 2017, dan mengklaim tindakan penyitaan dilakukan tanpa dasar hukum yang jelas.

Konon, rumah tersebut pernah dibelikan Anton untuk Dinna sebagai hadiah pernikahan mereka pada 2008. Namun, status kepemilikannya kini menjadi sengketa hukum.

"Saya merasa seluruh harta saya dirampas. Rumah pribadi, bahkan harta warisan orang tua saya ikut dipersoalkan," ujar Dinna dalam keterangannya.

Bintang film 'Mengejar Mas-Mas' itu juga menyebut harta peninggalan kedua orang tuanya, almarhum Djuanda Jasin dan almarhumah Dahliani Siregar, turut menjadi objek klaim. Dalam pernyataannya, Dinna menuding adanya klaim sepihak atas aset yang menurutnya bukan bagian dari harta bersama.

Sebelumnya, pada 29 Januari 2026, Dinna telah menggugat Anton dan Dhena ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait sengketa harta gono-gini. Melalui kuasa hukumnya, Mario Lasut, ia menegaskan gugatan diajukan untuk memperjelas status kepemilikan aset, termasuk rumah di Cirendeu, Tangerang Selatan, Banten yang disebut sebagai harta pribadi dan warisan keluarga.

Di sisi lain, Anton mengklaim rumah dan sejumlah aset lain merupakan harta bersama yang harus diperhitungkan dalam pembagian pascaperceraian.

Anton juga tetap menagih utang yang disebut-sebut pernah dipinjam Dinna kepadanya. Meski hubungan keduanya telah berakhir secara hukum, Anton menyatakan kewajiban finansial tetap harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Rumah tangga Dinna dan Anton yang dimulai pada 5 Juni 2008 di New Delhi, India, memang sarat polemik. Anton sebelumnya bercerai dari Cut Modilla pada 24 April 2008, dengan isu orang ketiga yang kala itu menyeret nama Dinna.

Rumah tangga Dinna dan Anton mulai retak sejak 2011. Dinna mengaku telah mencurigai kedekatan Anton dengan Dhena sejak tahun tersebut. Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 ketika Dinna bersama sepupunya, Kiki Jassin mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok, Jawa Barat pada 7 Juni 2023. Namun perkara berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis pada 30 Desember 2022 lalu atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Pada 22 Agustus 2025, Dinna dan sepupunya, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, sempat ditahan di Lapas Perempuan Depok, Depok, Jawa Barat terkait perkara tersebut. Keduanya akhirnya bebas pada 22 Desember 2025.

Tak lama setelah bebas, Dinna mengaku kembali menghadapi tekanan. Ia menyebut dirinya dan kedua anaknya, Alea Subowo dan Arenzo Subowo didatangi orang-orang yang disebut sebagai bodyguard suruhan Anton dan diminta meninggalkan rumah di Cirendeu yang kini menjadi objek sengketa.

Senin, Februari 16, 2026

Dinna Olivia Kembali Laporkan Anton Subowo ke Polisi Semarang Terkait Dugaan KDRT

Aktris Dinna Olivia kembali menempuh jalur hukum dengan melaporkan mantan suaminya, Anton Subowo, ke Polrestabes Semarang terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang disebut terjadi saat keduanya masih berstatus suami istri.

Laporan tersebut didaftarkan pada 10 Februari 2026 dan merupakan pengembangan dari peristiwa yang diklaim terjadi pada 7 Februari 2016 di Dinna dan Anton menginap di Grand Candi Hotel, Semarang, Jawa Tengah.

Kuasa hukum Dinna, Mario Lasut dan Sri Sinduwati, menyatakan kliennya memutuskan membuka kembali perkara lama tersebut karena merasa mengalami tekanan berkepanjangan serta belum memperoleh keadilan secara utuh.

Menurut keterangan tim hukum, insiden itu berawal saat Dinna mengaku menemukan percakapan WhatsApp bernada mesra antara Anton dan Dhena Devanka di ponsel sang suami. Saat itu, Dhena masih berstatus sebagai istri aktor Jonathan Frizzy.

Bintang film '30 Hari Mencari Cinta' itu juga mengklaim menemukan foto-foto kedekatan yang memicu pertengkaran hebat di dalam kamar hotel. Dalam keterangannya, Dinna mengaku lehernya sempat dicekik oleh Anton saat konfrontasi berlangsung.

"Mbak Dinna mengalami tindakan fisik berupa cekikan di bagian leher setelah mengetahui dugaan perselingkuhan tersebut," ujar Mario Lasut, Senin (16/2/2026).

Tim kuasa hukum menyatakan Dinna sempat menjalani visum di RSUP Dr. Kariadi usai kejadian tersebut. Namun, laporan yang sempat dibuat pada 2016 tidak berlanjut karena adanya upaya damai.

"Saat itu sempat dilakukan visum di rumah sakit setempat," lanjut Mario.

Kini, laporan kembali diajukan dengan harapan proses hukum dapat berjalan lebih objektif.

Di sisi lain, kuasa hukum Anton Subowo, Pitra Romadoni Nasution dan Risyad Rusdi, sebelumnya telah membantah berbagai tudingan kekerasan yang diarahkan kepada kliennya. Mereka menilai tuduhan tersebut sebagai klaim sepihak yang belum terbukti di pengadilan.

Anton yang disebut masih berada di Bali bersama istrinya, Dhena Devanka, belum berbicara langsung kepada media. Namun kuasa hukumnya, Pitra Romadoni Nasution, menyatakan kliennya membantah seluruh tudingan KDRT yang dilayangkan oleh Dinna.

"Semua tuduhan tersebut adalah klaim sepihak yang belum tentu benar. Kami menghormati proses hukum dan siap membuktikan fakta di persidangan," ujar Pitra dalam keterangannya.

Pitra juga menegaskan keberatan pihak Anton atas penyebutan Dhena sebagai "pelakor". Menurutnya, Dhena adalah istri sah Anton yang dinikahi secara resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023. Pernikahan tersebut berlangsung sebelum gugatan cerai Dinna terhadap Anton didaftarkan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023.

"Kami tegaskan, pernikahan klien kami sah secara hukum dan negara. Tidak ada istilah pelakor dalam konteks ini," tegas Pitra.

Selain membantah tudingan KDRT, pihak Anton juga menyatakan akan menempuh langkah hukum terkait persoalan utang yang disebut belum diselesaikan oleh Dinna. Pitra mengungkapkan bahwa kliennya merasa dirugikan secara finansial dan akan menagih kewajiban tersebut melalui jalur hukum yang berlaku.

"Masalah utang itu ada bukti dan akan kami proses sesuai mekanisme hukum. Jangan sampai opini publik menutup fakta lain," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Dinna sebelumnya kembali melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, serta Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi pada 8 Januari 2026 di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan.

Selain Dinna, sejumlah nama juga tercatat sebagai korban dalam laporan tersebut, yakni Alea Subowo, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, serta Dea Tunggaesti. Seluruhnya disebut telah menjalani visum di RS Medistra, Gatot Subroto, Jakarta Selatan sebagai bagian dari proses hukum.

Sabtu, Februari 14, 2026

Fitri Salhuteru & Suami Jadi Tamu Akad Nikah Dhena Devanka-Anton Subowo di KUA Ciracas

Fakta lama mengenai pernikahan Anton Subowo dan Dhena Devanka kembali menjadi sorotan publik. Keduanya diketahui melangsungkan akad nikah di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023.

Pernikahan tersebut terjadi sebelum Anton resmi digugat cerai oleh aktris Dinna Olivia di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Putusan cerai keduanya sendiri baru berkekuatan hukum tetap pada 29 Februari 2024. Dinna Olivia merupakan mantan istri kedua Anton Subowo.

Fakta kronologi ini kembali diperdebatkan di ruang publik, mengingat saat akad nikah berlangsung, Anton masih berstatus suami sah Dinna secara hukum perdata.

Salah satu hal yang kembali disorot adalah kehadiran pengusaha yang juga mantan sahabat Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru bersama suaminya, Cencen Kurniawan, dalam prosesi akad tersebut.

Fitri diketahui memang memiliki hubungan pertemanan dekat dengan Dhena sejak lama. Kehadirannya sebagai tamu dalam momen sakral itu kini kembali menjadi bahan pembicaraan, terutama di tengah konflik hukum yang masih berlangsung antara Dinna dan keluarga Anton.

Hingga kini, Fitri belum memberikan pernyataan resmi terbaru terkait sorotan tersebut.
Yang membuat polemik semakin memanas adalah disebut-sebutnya dukungan penuh dari kedua keluarga, terutama Rita Subowo (ibu Anton), dan Nenny Tjuminawati Cilawan (ibu Dhena).

Dukungan tersebut dinilai sebagian warganet sebagai sikap yang memicu kontroversi, mengingat perceraian Anton dan Dinna belum diputus secara resmi saat akad nikah berlangsung.

Namun, pihak Anton sebelumnya menegaskan bahwa pernikahan mereka sah secara agama dan negara sesuai pencatatan di KUA.

Nama Dhena Devanka kembali diseret dalam isu lama sebagai "orang ketiga" dalam rumah tangga Anton dan Dinna. Sebab, Dhena yang merupakan mantan istri Jonathan Frizzy itu disebut "gundik" atau wanita simpanan. Tuduhan tersebut terus dibantah pihak Anton dan Dhena, yang menyatakan bahwa pernikahan mereka dilakukan sesuai prosedur hukum.

Polemik ini kembali mencuat seiring rangkaian laporan hukum dan konflik terbuka antara kedua belah pihak yang belum mereda hingga awal 2026.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi terbaru dari Dinna Olivia terkait sorotan kehadiran Fitri Salhuteru dalam akad nikah tersebut. Sengketa hukum dan polemik rumah tangga ini pun masih terus menjadi perhatian publik.

Dhena Devanka Akan Dijemput Paksa Polisi Jika Tiga Kali Mangkir Dari Pemeriksaan


Status hukum selebgram Dhena Devanka kembali menjadi sorotan publik. Dituding sebagai "pelakor" sekaligus tersangka kasus penipuan, Dhena kini terancam dijemput paksa oleh pihak kepolisian apabila kembali mangkir dari panggilan pemeriksaan untuk ketiga kalinya.

Pemilik nama Dhena Aldahlia Devanka Cilawan itu diketahui belum memenuhi panggilan penyidik dalam perkara dugaan penipuan yang dilaporkan oleh sejumlah pihak. Hingga pertengahan Februari 2026, Dhena disebut masih berada di Bali bersama suaminya, pengusaha Anton Subowo.

Sumber kepolisian menyebutkan bahwa prosedur hukum memungkinkan penyidik melakukan penjemputan paksa apabila tersangka tidak kooperatif setelah tiga kali pemanggilan resmi. Langkah tersebut sesuai dengan mekanisme hukum acara pidana guna memastikan proses penyidikan berjalan efektif.

"Jika sudah dipanggil secara patut sampai tiga kali dan tetap mangkir tanpa alasan yang sah, penyidik dapat melakukan upaya paksa berupa penjemputan," ujar sumber di lingkungan Polda Metro Jaya.

Ancaman penjemputan paksa ini muncul lantaran Dhena dinilai belum menunjukkan itikad hadir secara langsung dalam proses pemeriksaan, meski statusnya telah dinaikkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Di tengah proses hukum yang berjalan, Dhena diketahui tengah berlibur di Bali bersama Anton Subowo. Informasi tersebut sebelumnya diungkap oleh sahabat dekatnya, Fitri Salhuteru, yang menyebut Dhena tidak sedang kabur, melainkan hanya berlibur bersama keluarga.

"Dhena itu lagi liburan sama suaminya, bukan kabur. Dia bilang sendiri ke aku," ujar Fitri dalam live Instagram, Jumat (30/1/2026).

Fitri mengungkapkan bahwa Dhena sempat menghubunginya melalui WhatsApp (WA) sehari sebelumnya. Dalam pesan tersebut, Dhena mengaku sedang berlibur di Bali selama sekitar satu pekan bersama Anton.

"Dia WA aku, dia bilang lagi di Bali sama suaminya. Mereka nginep di villa milik Mas Anton," kata Fitri.

Namun, keberadaan Dhena di luar kota justru memicu polemik baru di mata publik. Banyak pihak menilai sikap tersebut terkesan menghindari proses hukum, terlebih ketika status tersangka telah resmi disematkan kepadanya.

Selain tersandung kasus hukum, Dhena juga masih menjadi perbincangan karena tudingan sebagai orang ketiga dalam rumah tangga mantan suami dan mantan istri selebritas, yakni Dinna Olivia. Tudingan tersebut terus bergulir sejak hubungan Dhena dengan Anton Subowo terungkap ke publik sebelum keduanya menikah resmi dia KUA Ciracas, Jakarta Timur pada 28 Januari 2023.

Meski demikian, pihak Dhena beberapa kali membantah berbagai tudingan negatif, termasuk label pelakor yang kerap disematkan kepadanya di media sosial maupun dalam konflik panjang dengan kubu Dinna Olivia.

Dalam perkara yang menjeratnya, Dhena dijerat dengan dugaan pelanggaran Pasal 378 dan/atau 372 KUHP terkait penipuan dan penggelapan. Ancaman hukuman maksimal mencapai empat tahun penjara apabila terbukti bersalah di pengadilan.

Penyidik menegaskan bahwa penjemputan paksa bukanlah bentuk kriminalisasi, melainkan langkah prosedural agar tersangka kooperatif menjalani pemeriksaan. Kepolisian juga mengimbau Dhena untuk segera memenuhi panggilan agar proses hukum dapat berjalan secara transparan dan adil.

Sebagaimana diketahui, Dhena Devanka dilaporkan ke Polda Metro Jaya sejak 9 November 2023 atas dugaan penipuan dan penggelapan. Kerugian yang dialami Indah Nevertari disebut mencapai Rp151,5 juta.

Kasus bermula pada Januari 2023 saat Dhena diduga meminjam uang Rp150 juta dengan alasan kebutuhan pribadi. Selain itu, Indah juga disebut menjual tas bermerek kepada Dhena senilai Rp380 juta, namun pembayaran tidak kunjung diterima.

Belakangan, terungkap dana tersebut diduga dicairkan melalui rekening Indah di Bank BNI Cilandak KKO menggunakan surat kuasa dan tanda tangan palsu. Indah baru menyadari uangnya raib pada 8 November 2023 ketika hendak menarik tabungan, yang tersisa sekitar Rp20 juta. Penarikan dana diduga terjadi dua kali, yakni April 2023 sebesar Rp150 juta dan Oktober-November 2023 sebesar Rp50 juta.

Meski sempat diberi kesempatan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, janji pengembalian uang tak kunjung dipenuhi. Bahkan, jaminan berupa sertifikat tanah yang dijanjikan disebut bukan milik Dhena.

Polda Metro Jaya telah meningkatkan status Dhena menjadi tersangka. Namun hingga kini, mantan istri aktor Jonathan Frizzy itu belum memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik. Polisi menegaskan akan mengambil langkah hukum sesuai prosedur apabila tersangka dinilai tidak kooperatif.

Dhena terancam dijerat Pasal 378 dan/atau 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman hingga empat tahun penjara.

Selain perkara hukum, Dhena juga kerap disebut sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Anton Subowo dan mantan istrinya, Dinna Olivia. Namun Anton dan Dhena telah menikah resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Anton Subowo dan Dinna Olivia resmi bercerai pada 29 Februari 2024.

Publik kini menanti langkah Dhena Devanka selanjutnya: apakah akan segera kembali memenuhi panggilan penyidik, atau justru berisiko menghadapi penjemputan paksa jika kembali mangkir untuk ketiga kalinya.