Jumat, Juni 05, 2026

Nikita Mirzani dan Doktif Bongkar Kebohongan Dhena Devanka Istri Simpanan Anton Subowo

Polemik panjang yang menyeret nama Dhena Devanka, Anton Subowo, dan Dinna Olivia kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, Nikita Mirzani secara terang-terangan menuding Dhena Devanka telah berbohong dan memutarbalikkan fakta terkait hubungannya dengan Anton Subowo.

Perseteruan ini bermula ketika Dhena Devanka membantah tudingan dirinya menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Anton dan Dinna Olivia. Dalam wawancara yang dikutip dari sebuah infotainment pada Selasa, 3 Oktober 2023, Dhena mengaku sama sekali tidak mengenal Anton Subowo.

Mantan istri Jonathan Frizzy tersebut bahkan menegaskan dirinya tidak pernah memiliki hubungan apa pun dengan Anton.

Namun pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keras dari Nikita Mirzani. Dalam siaran langsung media sosial pada Kamis, 12 Oktober 2023, Nikita menyebut Dhena sebagai sosok yang tidak jujur kepada publik.

"Si D pembohong. Iya, jangan sok munafik lu. Tetep aja bohong," kata Nikita.

Tak berhenti di situ, Nikita juga melontarkan sindiran personal terhadap Dhena.

Konflik semakin memanas setelah figur media sosial Amira Farahnaz alias Doktif ikut angkat bicara.

Dalam siaran langsungnya, Doktif menuding Dhena Devanka sebagai pembohong dan playing victim karena dinilai kerap mengubah narasi terkait hubungan serta status pernikahannya dengan Anton Subowo.

"Awalnya dia ngaku dijodohkan sama ibunya dengan seorang jenderal. Tapi tiba-tiba dia ngomong ternyata sudah resmi menikah sama Anton si tikusgot," ujar Doktif.

Doktif mempertanyakan konsistensi pernyataan Dhena yang dinilai membingungkan publik.

"Jadi sebenarnya yang benar yang mana? Jangan playing victim, jangan bikin drama baru, cukup sudah bohongnya," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Doktif juga menyatakan dirinya akan terus mendukung Dinna Olivia yang dianggap sebagai korban dalam konflik rumah tangga panjang tersebut.

Belakangan, Dhena Devanka akhirnya secara terbuka mengakui bahwa dirinya telah menikah resmi dengan Anton Subowo pada 28 Januari 2023 di KUA Ciracas, Jakarta Timur.

"Saya sudah menikah dengan Mas Anton. Pernikahan kami sah dan tercatat," ujar Dhena kepada awak media.

Pengakuan itu justru memicu gelombang kritik publik. Pasalnya, pada saat pernikahan berlangsung, Anton Subowo masih berstatus suami sah Dinna Olivia.

Perceraian Anton dan Dinna sendiri baru resmi diputus Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 29 Februari 2024, setelah gugatan cerai diajukan Dinna pada 12 April 2023.

Publik pun kembali menyoroti bantahan Dhena sebelumnya yang mengaku tidak mengenal Anton, tidak pernah satu frame, dan tidak pernah berkenalan.

Kontroversi semakin membesar setelah muncul kabar bahwa hubungan Dhena dan Anton mendapat restu penuh dari keluarga masing-masing.

Nama Rita Subowo, ibu Anton sekaligus tokoh olahraga nasional, ikut menjadi sorotan. Begitu pula ibu Dhena, Nenny Tjuminawati Cilawan, yang disebut mendukung hubungan keduanya.

Alih-alih meredam polemik, dukungan keluarga justru memicu kemarahan publik karena dianggap tidak peka terhadap posisi Dinna Olivia yang telah membina rumah tangga selama 16 tahun bersama Anton.

Tak hanya itu, pernikahan Anton dan Dhena juga disebut dihadiri oleh Fitri Salhuteru, yang kini dikenal berada di kubu Dhena dan berseberangan dengan Nikita Mirzani.

Rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo memang sudah lama diterpa isu keretakan. Keduanya menikah pada 5 Juni 2008 di New Delhi, India.

Anton sebelumnya diketahui pernah menikah dengan Cut Modilla dan bercerai pada April 2008. Saat itu, nama Dinna Olivia juga sempat diterpa isu orang ketiga.

Namun situasi berbalik tajam ketika pada 24 Desember 2022, Dinna mengaku memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di kawasan Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Insiden itu kemudian berkembang menjadi pertengkaran besar, laporan dugaan KDRT, dugaan perzinahan, hingga kasus dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna bahkan melaporkan dugaan perzinahan ke Polres Depok pada 7 Juni 2023.

Menurut pengakuan Dinna, dirinya telah mencurigai hubungan Anton dan Dhena sejak 2011, jauh sebelum gugatan cerai diajukan.

Ironisnya, setelah penggerebekan tersebut, Dhena justru melaporkan balik Dinna ke Polsek Cimanggis, Depok atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Pada Agustus 2025, Dinna Olivia dan sepupunya, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Lapas Perempuan Depok.

Rabu, Juni 03, 2026

Donna Harun Kembali ke Lapas Kerobokan Bali Usai Vonis Kasus Jualan Narkoba

Setelah aktor Ammar Zoni kembali dipindahkan ke Nusakambangan terkait kasus narkotika, nama artis senior Donna Harun juga kembali menjadi sorotan publik.

Aktris senior Donna Harun dijatuhi hukuman dua tahun penjara dalam kasus penjualan narkoba di dalam Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Jawa Barat. Kini Donna Harun dkk kembali menjalani masa pidana di Lapas Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali.

"Donna Harun dan 4 warga binaan lainnya dalam perkara yang sama, telah dipindahkan dari Lapas Wanita Sukamiskin ke Lapas Kerobokan Bali," kata Kasubdit Kerjasama Ditjenpas, Kementerian Imipas, Rika Aprianti, kepada wartawan, Sabtu (9/5/2026).

Donna Harun dkk dibawa ke Lapas Nusakambangan pada Jumat (8/5/2026) kemarin pukul 23.55 WIB. Sebelum pemindahan dilakukan proses administrasi dan pemeriksaan kesehatan.

"Pelaksanaan pemindahan dilakukan dengan pengawalan dan pendampingan dari Kejaksaan Negeri Kota Bandung, petugas Direktorat Pamintel Ditjenpas, personel TNI dan Polri, serta petugas Lapas Kerobokan Bali," jelasnya.

Donna Harun dkk tiba di Kerobokan, Badung Bali pukul 07.55 WITA pagi. Dia ditempatkan di Lapas Super Maximum Security Kerobokan.

"Proses administrasi penerimaan yang dilakukan antara lain, berita acara serah terima narapidana, tes urine, pemeriksaan kesehatan dan kegiatan administrasi lainnya. Penerimaan dan penempatan dilakukan sesuai SOP," pungkasnya.

Donna Harun telah dijatuhi hukuman penjara dalam kasus penjualan narkoba di dalam Lapas Kerobokan. Ibu aktor Ricky Harun itu divonis dua tahun penjara atas ulahnya tersebut.

Vonis Donna Harun dibacakan dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026). Vonis Donna lebih rendah dibandingkan tuntutan hakim, yakni 9 tahun penjara.

Hakim menyatakan nenek empat cucu itu bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika terkait kasus penjualan narkoba di dalam Lapas Kerobokan. Hakim menyatakan perbuatan Donna Harun dapat merusak generasi wanita tua.

"Mengadili, menyatakan Terdakwa Donna Frederika Rubiyanti Harun terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemukafatan jahat tanpa hak dan melawan hukum menjadi perantara jual beli narkotika golongan I beratnya melebihi 5 gram sebagaimana dakwaan primer," ujar ketua majelis hakim Lingga Setiawan S.H., M.H. saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (23/4/2026).

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Donna Frederika Rubiyanti Harun dengan pidana penjara selama 7 tahun," imbuh hakim.

Sebelumnya, Donna diketahui sempat menjalani masa tahanan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur setelah terseret perkara tambahan terkait dugaan peredaran narkotika di dalam lapas. Namun, berdasarkan keputusan otoritas pemasyarakatan, Donna kembali dipindahkan ke Bali guna menjalani tahapan lanjutan hukuman yang berkaitan dengan perkara narkotika utamanya.

Kasus ini berawal dari penangkapan Donna Harun oleh Satresnarkoba Polresta Denpasar pada 9 Februari 2025 lalu di sebuah hotel di kawasan Denpasar, Bali. Dari hasil penggerebekan, polisi menemukan barang bukti berupa sabu, ekstasi, kokain, serta pil Happy Five yang disimpan di dalam koper miliknya.

Dalam perjalanan proses hukum, hukuman Donna terus bertambah berat. Setelah sempat divonis satu tahun penjara di tingkat pertama, Pengadilan Tinggi Bali memperberat hukuman menjadi empat tahun penjara pada 29 Agustus 2025. Pada tingkat kasasi, Mahkamah Agung akhirnya menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara pada 17 Oktober 2025 setelah Donna dinilai sebagai residivis dan sempat melarikan diri dari tahanan.

Tak hanya itu, Donna juga kembali dijatuhi hukuman tambahan dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Bandung dalam perkara dugaan peredaran narkotika di lingkungan Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Senin, Juni 01, 2026

Rumah Tangga Cita Rahayu-Didi Mahardika Dikabarkan Retak ?

Penyanyi Cita Rahayu yang merupakan nama dulu Cita Citata itu mulai kembali diterpa gosip miring. Sebab, rumah tangganya dengan Didi Mahardika yang telah dibina hampir empat tahun itu dikabarkan mulai retak.

Cita Rahayu digosipkan kini pisah rumah dengan Didi Mahardika. Rumah orangtuanya di Bandung, menjadi tempat pelariannya sejak empat bulan yang lalu.

Saat dimintai konfirmasinya pelantun 'Sakitnya Tuh Disini' ini pun enggan menanggapi maupun berklarifikasi.

Konon, penyebab mereka pisah rumah bukanlah karena adanya orang ketiga. Melainkan, karena perbedaan prinsip hidup yang mendasar yang membuat keduanya tidak bisa lagi berjalan beriringan. Didi dikabarkan merasa "sadar diri" bukan pria yang tepat untuk mendampingi sang biduan. Hubungan antara Cita Citata dan Didi Mahardika, mengalami konflik besar dan sering cekcok.

Tak biasanya wanita kelahiran Bandung, 14 Agustus 1994 ini mengunci mulut. Benarkah kabar tersebut?

Sabtu, Mei 30, 2026

Anton Subowo & Dhena Devanka Kembali Absen, Disebut Tinggal di Bali Bersama Anak-Anak

Polemik panjang antara Dinna Olivia, mantan suaminya Anton Subowo, dan Dhena Devanka kembali memanas setelah pasangan tersebut kembali absen dalam sejumlah agenda hukum yang tengah berjalan.

Setelah sebelumnya tidak hadir dalam sidang gugatan harta gono-gini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Anton dan Dhena kini disebut diketahui menetap sementara di Bali bersama ketiga anak Dhena dari pernikahannya dengan aktor Jonathan Frizzy, yakni Zac Jaden Frizzy Simanjuntak, Zoe Joanna Frizzy Simanjuntak, dan Zayn Jowden.

Kabar tersebut pertama kali diungkap oleh Fitri Salhuteru, sahabat dekat Dhena yang selama ini paling vokal membela dirinya di tengah berbagai polemik.

Menurut Fitri, Anton dan Dhena disebut tinggal di sebuah villa privat di kawasan Bali Selatan sejak beberapa pekan terakhir.

Dalam pernyataannya kepada sejumlah media dan siaran langsung di media sosial, Fitri mengungkap bahwa Anton dan Dhena memang sedang berada di Bali bersama Zac, Zoe, dan Zayn.

"Mereka memang lagi di Bali sama anak-anak. Lagi fokus sama keluarga dulu," ujar Fitri.

Keberadaan pasangan tersebut di Bali langsung memantik perhatian publik karena muncul di tengah panasnya konflik hukum dan perebutan harta dengan Dinna Olivia.

Anton dan Dhena disebut tinggal di sebuah villa privat di kawasan Bali Selatan.

Yang menjadi sorotan, mereka kini hidup bersama ketiga anak Dhena dan Jonathan Frizzy: Zac, Zoe, dan Zayn.

Nama Zayn kembali ramai diperbincangkan karena sejak lama beredar rumor bahwa anak tersebut merupakan anak biologis Anton Subowo.

Isu itu sebelumnya sempat memicu ketegangan besar dalam rumah tangga Dhena dan Jonathan Frizzy sebelum keduanya resmi bercerai pada 17 Februari 2022.

Meski tidak pernah ada hasil tes DNA yang dipublikasikan ke publik, rumor tersebut terus menghantui konflik panjang antara Dinna Olivia, Anton, dan Dhena.

Di tengah situasi yang makin panas, Dhena Devanka juga dikabarkan tengah mengandung anak hasil pernikahannya dengan Anton Subowo.

Menurut sumber dekat keluarga, usia kandungan Dhena disebut telah memasuki lima bulan.

Kabar kehamilan tersebut langsung menjadi bahan pembicaraan warganet, terlebih karena muncul di saat pasangan tersebut sedang diterpa berbagai persoalan hukum dan tudingan publik.

Hingga kini, Dhena maupun Anton belum memberikan konfirmasi resmi terkait kabar tersebut.

Selain perkara perdata soal harta gono-gini, Anton dan Dhena juga disebut sempat diperiksa polisi terkait laporan dugaan penganiayaan terhadap Dinna Olivia di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Menurut informasi yang beredar, keduanya sempat memenuhi satu kali pemeriksaan sekaligus wajib lapor. Namun untuk agenda pemeriksaan berikutnya, Anton dan Dhena beberapa kali disebut tidak hadir.

"Mereka sempat datang satu kali waktu pemeriksaan dan wajib lapor. Setelah itu beberapa agenda berikutnya tidak hadir," ujar sumber yang mengetahui perkara tersebut.

Ketidakhadiran Anton dan Dhena dalam berbagai proses hukum kembali menuai sorotan tajam.

Selain absen dalam sidang gugatan harta gono-gini yang dimenangkan Dinna Olivia pada 25 Mei 2026, pasangan tersebut juga disebut beberapa kali tidak hadir dalam agenda pemeriksaan terkait perkara lain.
Namun berbeda dari sebelumnya, kali ini Anton dan Dhena disebut sempat memenuhi pemeriksaan polisi terkait laporan dugaan penganiayaan terhadap Dinna Olivia di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Meski demikian, keduanya hanya hadir pada pemeriksaan tertentu dan masih diwajibkan melakukan wajib lapor.

"Memang sempat diperiksa, tapi untuk agenda lain ada beberapa yang tidak dihadiri," ujar sumber kepolisian.

Ketidakhadiran pasangan itu dalam sejumlah agenda hukum memunculkan kritik dari publik yang menilai mereka tidak kooperatif.

Konflik ini sendiri berakar dari keretakan rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Dinna mengaku mulai mencurigai hubungan Anton dan Dhena sejak 2011, sebelum akhirnya memergoki keduanya di rumah kontrakan kawasan Raffles Hills Cibubur, Depok pada 24 Desember 2022.

Peristiwa itu kemudian berkembang menjadi laporan dugaan perzinahan, dugaan KDRT, hingga perkara perusakan rumah kontrakan yang menyeret Dinna Olivia dan sepupunya, Kiki Jassin.

Kubu Dinna menuding Anton dan Dhena melakukan hubungan terlarang di rumah kontrakan tersebut saat Anton masih berstatus suami sah Dinna Olivia.

Selain itu, Anton dan Dhena juga dituding menguasai sejumlah aset yang diklaim sebagai harta pribadi Dinna, warisan keluarga Dinna, serta properti yang disebut bukan bagian dari harta bersama.

Tudingan tersebut semakin menguat setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memenangkan sebagian besar gugatan harta gono-gini yang diajukan Dinna pada 25 Mei 2026.

Dalam putusannya, hakim menyatakan rumah Cirendeu merupakan milik pribadi Dinna, aset warisan tetap menjadi hak Dinna, dan sementara harta bersama dibagi 50:50 antara Dinna dan Anton.

Hakim juga menyatakan Dhena Devanka tidak memiliki hak hukum atas aset yang diperoleh sebelum pernikahannya dengan Anton.

Putusan tersebut dianggap sebagai kemenangan besar bagi Dinna Olivia.

Namun di sisi lain, kubu Anton dan Dhena disebut kecewa berat dengan hasil persidangan tersebut.
Di luar konflik rumah tangga, nama Dhena Devanka juga terus menjadi sorotan karena sejumlah tudingan dugaan penipuan yang menyeret dirinya.

Beberapa nama publik figur disebut pernah berseteru dengan Dhena terkait persoalan finansial, di antaranya Indah Nevertari, Marchia Pohan, Jenny Cortez, dan Nia Anggia (adik almarhum Julia Perez).
Kasus yang paling ramai diperbincangkan datang dari laporan penyanyi Indah Nevertari terkait dugaan penipuan dan penggelapan uang ratusan juta rupiah.

Dhena disebut sempat dilaporkan ke pihak kepolisian setelah diduga menggunakan surat kuasa palsu untuk mencairkan dana milik Indah.

Namun hingga kini, Dhena belum memberikan penjelasan resmi secara terbuka terkait seluruh tudingan tersebut.

Di tengah derasnya kritik publik, Fitri Salhuteru tetap menunjukkan dukungannya kepada Dhena Devanka.

Fitri bahkan beberapa kali menegaskan bahwa dirinya percaya Dhena bukan sosok yang selama ini digambarkan publik.

"Orang boleh ngomong apa saja. Tapi aku tahu Dhena seperti apa," kata Fitri.

Pernyataan tersebut kembali memperlihatkan posisi Fitri yang kini sepenuhnya berada di kubu Dhena dan Anton, berseberangan dengan kubu Dinna Olivia yang didukung Nikita Mirzani dan beberapa figur publik lain.

Hingga kini, konflik panjang antara Dinna Olivia, Anton Subowo, dan Dhena Devanka masih terus bergulir dan belum menunjukkan tanda akan mereda.

Selingkuh Dengan Pengusaha Bakmi, Ira Maya Sopha Terancam 9 Bulan Penjara Terkait Perzinahan

Kasus dugaan perselingkuhan yang menyeret mantan penyanyi cilik Ira Maya Sopha memasuki babak paling panas. Setelah sebelumnya hanya berupa tuduhan dari mantan suami dan sejumlah mantan karyawan Bakmi Japos, kini perkara tersebut resmi bergulir ke ranah hukum.

Sumber kepolisian menyebut, laporan dugaan perzinahan yang diajukan oleh Wina Susanti, istri sah dari pengusaha bakmi Hengky Tjoa, telah diterima dan tengah dalam proses penyelidikan mendalam. Sebab, Ira yang merupakan mantan juri Idola Cilik tersebut dilaporkan mantan suaminya, Arianto ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinahan. Ia disebut-sebut berselingkuh dengan Hengky sejak tahun 2005 ketika ia masih menjadi istri Arianto.

Menurut informasi yang dihimpun, Wina melaporkan dugaan hubungan terlarang antara Hengky dan Ira pada awal Oktober 2025. Padahal, Ira Maya Sopha disebut-sebut menjadi orang ketiga rumah tangga Hengky Tjoa dan Wina Susanti yang bercerai pada tahun 2009 lalu. Setelah mengumpulkan keterangan saksi, penyidik mulai menimbang kemungkinan penerapan Pasal 284 KUHP tentang perzinahan—pasal yang memungkinkan pelaku dipidana hingga sembilan bulan penjara jika terbukti.

Seorang sumber internal kepolisian yang enggan disebutkan namanya mengungkap,
“Penyidik sedang menunggu kelengkapan alat bukti. Kalau terpenuhi unsur-unsurnya, baik pihak laki-laki maupun perempuan bisa dikenakan pemanggilan sebagai terlapor. Status penahanan bisa terjadi jika diperlukan.”

Kasus ini memicu gelombang opini di media sosial. Sebagian publik membela Wina sebagai istri sah yang “dikhianati,” sementara sebagian lainnya menilai tuduhan itu mengada-ada dan bermotif ekonomi, terutama setelah bisnis Bakmi Japos bangkrut sejak 2017.

Namun, yang membuat situasi makin panas adalah beredarnya foto-foto kebersamaan Ira dan Hengky di beberapa acara privat sebelum skandal mencuat. Kuasa hukum Wina mengklaim foto itu merupakan “tanda-tanda kedekatan yang tak wajar,” sementara pihak Ira menyebutnya sekadar momen profesional dan tidak membuktikan apa pun.

Sementara itu, Hengky Tjoa pengusaha bakmi yang kini berada di tengah badai dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada minggu depan. Hingga berita ini diturunkan, Ira Maya Sopha dan Hengky Tjoa belum memberikan pernyataan resmi.

Rabu, Mei 27, 2026

Doktif Klaim Dhena Devanka & Anton Subowo Terancam Dijemput Paksa Lagi

Perkara dugaan perzinahan yang menyeret nama Dhena Devanka dan Anton Subowo ternyata belum benar-benar selesai. Meski keduanya sempat divonis bebas murni oleh Pengadilan Negeri Depok pada 10 Juli 2025, proses hukum masih terus berjalan setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) resmi mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat.

Situasi kembali memanas setelah dokter yang juga konten kreator Dokter Detektif alias Doktif melontarkan pernyataan mengejutkan dalam siaran langsungnya. Doktif menyebut Dhena dan Anton berpotensi kembali dijemput paksa aparat penegak hukum apabila dianggap tidak kooperatif selama proses hukum berlangsung.

Pernyataan tersebut langsung memicu perdebatan luas di media sosial dan kembali menyeret konflik panjang antara kubu Dinna Olivia dan Dhena Devanka ke ruang publik.

Dalam siaran langsungnya, Doktif menyinggung status Dhena dan Anton yang kini diketahui berstatus tahanan kota usai permohonan penangguhan penahanan mereka dikabulkan penyidik.

Menurut Doktif, banyak masyarakat yang salah memahami status tersebut.

"Orang jangan salah paham ya. Ditangguhkan itu bukan bebas murni. Kalau nggak kooperatif, kalau mangkir lagi, bisa dijemput paksa lagi dan masuk penjara lagi," ujar Doktif.

Ia juga menyinggung kabar bahwa Dhena dan Anton belakangan lebih banyak berada di Bali dibanding Jakarta.

"Jangan sampai nanti masyarakat lihat seolah-olah santai liburan terus lupa masih ada proses hukum,” lanjut pemilik nama Samira Farahnaz itu.

Seperti diketahui, Dhena Devanka dan Anton Subowo sempat divonis bebas murni dalam perkara dugaan perzinahan oleh Pengadilan Negeri Depok.

Majelis hakim kala itu menilai unsur Pasal 284 KUHP tidak terpenuhi dan alat bukti yang diajukan jaksa dianggap belum cukup kuat.

Usai putusan dibacakan, Dhena dan Anton langsung dibebaskan dari Lapas Depok setelah sebelumnya menjalani masa penahanan sejak 15 Maret 2025.

Pihak kuasa hukum Dhena, Pitra Romadoni Nasution menyebut putusan tersebut sebagai bukti bahwa perkara yang menyeret kliennya terlalu dipengaruhi konflik pribadi.

"Mereka sudah sah secara agama sebelum tuduhan itu muncul," ujar Pitra.

Namun putusan bebas tersebut ternyata tidak diterima pihak kejaksaan.

Pada 28 November 2025, Jaksa Penuntut Umum (JPU) resmi mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat.

Jaksa menilai majelis hakim mengabaikan sejumlah fakta penting yang muncul selama persidangan, termasuk keterangan para saksi, dokumen yang disebut sebagai bukti pernikahan siri, hingga dugaan hubungan Dhena dan Anton saat Anton masih berstatus suami sah Dinna Olivia.

Dalam memori bandingnya, jaksa bahkan disebut meminta penerapan pidana maksimal Pasal 284 KUHP, yakni sembilan bulan penjara apabila banding dikabulkan.

Langkah banding tersebut didukung kubu Dinna Olivia.

Kuasa hukum Dinna, Mario Lasut, menyebut putusan bebas sebelumnya sebagai "tamparan bagi korban".

"Banyak fakta yang menurut kami diabaikan majelis hakim, termasuk peristiwa penggerebekan di Raffles Hills Cibubur dan keterangan para saksi," ujar Mario.

Tak hanya menyoroti status hukum Dhena dan Anton, Doktif juga kembali mengungkit polemik lama terkait hubungan keduanya. Ia kembali menyebut Dhena sebagai sosok yang kerap memutarbalikkan fakta di depan publik.

"Dari dulu narasinya berubah-ubah terus. Dulu bilang nggak kenal si gadun (Anton), sekarang malah sudah jadi istri sah. Publik kan bisa menilai sendiri," sindir Doktif.

Pernyataan itu kembali mengingatkan publik pada wawancara Dhena pada Desember 2023 ketika ia sempat membantah mengenal Anton Subowo sebelum akhirnya mengakui telah menikah resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur pada 28 Januari 2023.

Pernikahan tersebut menuai kontroversi karena saat itu Anton masih berstatus suami sah Dinna Olivia.
Konflik ini semakin rumit setelah Dhena Devanka melaporkan balik Dinna Olivia terkait dugaan perusakan rumah kontrakan di kawasan Raffles Hills Cibubur, Depok.

Akibat laporan tersebut, Dinna Olivia dan sepupunya, Rizkiyanti Jassin, sempat ditahan di Lapas Perempuan Depok sejak Agustus 2025 sebelum akhirnya dibebaskan pada 22 Desember 2025.

Setelah bebas, Dinna kembali mengaku mendapat tekanan terkait sengketa rumah di Cirendeu, Tangerang Selatan, Banten yang kini juga menjadi bagian dari konflik harta gono-gini.

Hingga kini, pihak Dhena Devanka maupun Anton Subowo belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Doktif.

Sementara itu, sahabat dekat Dhena, Fitri Salhuteru, juga belum terlihat memberikan komentar terbuka mengenai kemungkinan penjemputan paksa tersebut.

Padahal sebelumnya, Fitri dikenal sebagai sosok paling vokal membela Dhena dalam berbagai konflik hukum maupun polemik rumah tangga yang menyeret nama mantan istri Jonathan Frizzy itu.

Seperti diketahui, Dhena Devanka saat ini masih menghadapi kasus dugaan penipuan yang dilaporkan penyanyi Indah Nevertari sejak 2023.

Selain itu, Dhena dan Anton juga terseret perkara dugaan penganiayaan yang dilaporkan Dinna Olivia terkait insiden di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan pada Januari 2026.

Dalam perkara tersebut, beberapa nama turut tercatat sebagai korban, di antaranya Kiki Jassin (sepupu Dinna Olivia), Alea Subowo (anak Dinna Olivia-Anton Subowo), dan Dea Tunggaesti.

Kasus ini sendiri menjadi lanjutan dari konflik panjang rumah tangga antara Dinna Olivia dan Anton Subowo yang telah berlangsung sejak bertahun-tahun lalu.

Apakah Dhena Devanka dan Anton Subowo benar-benar akan kembali berhadapan dengan ancaman penahanan, atau justru mampu mempertahankan status tahanan kota mereka hingga proses banding selesai diputus pengadilan ?

Fitri Salhuteru Serang Balik Doktif dan Nikita Mirzani Usai Bela Dhena Devanka

Perseteruan panas di lingkaran selebritas Tanah Air kembali memanas. Kali ini, pengusaha sekaligus selebgram Fitri Salhuteru secara terbuka membela sahabat dekatnya, Dhena Devanka, setelah Dhena dituding sebagai pelakor, pembohong, dan sosok yang memutarbalikkan fakta oleh Nikita Mirzani dan Amira Farahnaz alias Doktif.

Melalui unggahan media sosial dan siaran langsungnya, Fitri menunjukkan kemarahannya terhadap berbagai tudingan yang terus diarahkan kepada Dhena Devanka dalam beberapa tahun terakhir.

"Jangan semua orang seenaknya menuduh perempuan lain pelakor, pembohong, atau playing victim cuma karena benci pribadi," ujar Fitri dengan nada tinggi.

Fitri menilai banyak pihak sengaja membangun opini negatif terhadap Dhena demi menggiring kebencian publik.

"Kalau nggak tahu fakta sebenarnya, jangan merasa paling benar. Jangan memutar opini seolah-olah cuma satu pihak yang jadi korban," lanjutnya.

Nama Nikita Mirzani memang menjadi salah satu figur paling vokal menyerang Dhena Devanka sejak konflik rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo mencuat ke publik.

Sebelumnya, Nikita beberapa kali menyebut Dhena sebagai "pelakor", "wanita simpanan", hingga "ular betina".

Dalam sebuah siaran langsung lama yang kembali viral, Nikita bahkan menyebut Dhena sebagai pembohong.

"Si D pembohong. Jangan sok munafik lu. Tetep aja bohong," kata Nikita saat live media sosial pada Oktober 2023.

Pernyataan itu muncul setelah Dhena sempat membantah mengenal Anton Subowo ketika isu perselingkuhan pertama kali mencuat.

Namun Fitri menilai serangan Nikita sudah melewati batas.

"Kalau lu mau marah, jangan hina Dhena terus-terusan. Jangan merasa punya hak menghakimi hidup orang lain," tegas Fitri.

Ia juga menyindir gaya Nikita yang dinilai gemar membuka aib demi menarik perhatian publik.

"Ada orang yang hidupnya memang nggak bisa tenang kalau nggak bikin gaduh," sindir Fitri tanpa menyebut nama secara langsung.

Tak hanya Nikita Mirzani, Fitri juga menyerang balik Doktif yang belakangan ikut mengkritik Dhena Devanka.

Sebelumnya, Doktif menyebut Dhena sebagai sosok playing victim dan mempertanyakan perubahan narasi Dhena terkait hubungannya dengan Anton Subowo.

"Awalnya ngaku dijodohkan sama jenderal, tiba-tiba bilang sudah menikah sama Anton. Yang benar yang mana?" ujar Doktif dalam siaran langsungnya.

Pernyataan itu langsung memancing reaksi keras dari Fitri Salhuteru.

"Sekarang semua orang merasa paling tahu urusan rumah tangga orang lain. Padahal cuma dengar cerita sepihak," kata Fitri.

Fitri juga menilai Doktif sengaja memanfaatkan konflik Dhena demi konten dan sensasi media sosial.

"Kalau hidup cuma isi drama orang lain, ya akhirnya lupa bercermin," sindir istri Cencen Kurniawan itu.

Perseteruan Fitri dan Doktif sendiri memang bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, Fitri bahkan sempat mendatangi kantor BPOM dan melaporkan produk skincare milik Doktif atau dokter Samira.

Konflik keduanya terus berkembang di media sosial dan kini semakin panas setelah menyeret nama Dhena Devanka serta konflik panjang dengan Dinna Olivia.

Dalam pembelaannya, Fitri kembali menegaskan bahwa Dhena Devanka bukan perebut laki orang seperti yang selama ini dituduhkan publik.

Menurut Fitri, hubungan rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia memang sudah retak jauh sebelum Dhena hadir.

"Rumah tangga mereka sudah bermasalah bertahun-tahun. Jangan semua kesalahan dilempar ke Dhena," kata pemilik nama Fitri Salfitri Salhuteru itu.

Ia bahkan balik menyinggung masa lalu Dinna Olivia yang dulu sempat dituduh menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Anton dan istri pertamanya, Cut Modilla.

"Kalau mau bongkar masa lalu, semua orang juga punya cerita," ucap Fitri.

Perseteruan ini semakin memperlihatkan terbentuknya dua kubu besar di kalangan selebritas.

Di kubu Dhena Devanka, tampak nama-nama seperti Fitri Salhuteru, Marissya Icha, Shella Saukia, Angel Lelga, hingga Reza Gladys.

Sementara Nikita Mirzani tetap berada di barisan pendukung Dinna Olivia dan menjadi figur paling aktif menyerang Dhena di ruang publik.

Konflik antara Fitri dan Nikita sendiri sebenarnya sudah berlangsung sejak 2023, setelah hubungan persahabatan mereka retak akibat persoalan pribadi dan konflik keluarga Nikita.

Masuknya Dhena Devanka ke lingkaran pertemanan Fitri disebut menjadi salah satu pemicu yang memperdalam permusuhan kedua mantan sahabat tersebut.

Hingga kini, baik Dhena Devanka maupun Anton Subowo belum memberikan tanggapan terbaru terkait perang pernyataan antara Fitri Salhuteru, Nikita Mirzani, dan Doktif.