Sabtu, Februari 21, 2026

Anton Subowo Balik Laporkan Eks Mantan Manajer Nikita Mirzani ke Polisi


Pengusaha Anton Subowo dikabarkan berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkan Dhea Hanifa, yang disebut-sebut sebagai mantan manajer dari selebritas Nikita Mirzani, ke pihak kepolisian. Laporan tersebut rencananya akan dilayangkan ke Polsek Jakarta Selatan dengan dugaan tindak pidana pengancaman.

Rencana pelaporan itu disampaikan melalui kuasa hukum Anton, Pitra Romadoni Nasution. Menurut Pitra, pihaknya tengah mengumpulkan sejumlah bukti terkait dugaan ancaman yang disebut termuat dalam komunikasi tertentu yang diterima kliennya. Ia menegaskan bahwa langkah hukum ini diambil sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap Anton.

"Kami sedang mempersiapkan laporan resmi terkait dugaan pengancaman yang diduga dilakukan oleh saudari Dhea Hanifa. Semua bukti akan kami lampirkan sesuai prosedur hukum," ujar Pitra saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).

Meski demikian, Anton Subowo sendiri masih memilih bungkam dan belum memberikan pernyataan langsung kepada awak media. Sikap diam ini memicu spekulasi publik, mengingat sebelumnya nama Anton juga tengah menjadi sorotan dalam sejumlah perkara lain yang berkaitan dengan konflik pribadi dan hukum.

Di tengah rencana pelaporan tersebut, kabar terbaru datang dari Polda Metro Jaya terkait status hukum Anton dan Dhena. Permohonan penangguhan penahanan yang diajukan keduanya dikabulkan oleh penyidik. Dengan demikian, pasangan tersebut kini resmi berstatus tahanan kota dan diperbolehkan kembali ke rumah mereka di kawasan Bukit Golf, Pondok Indah, Jakarta Selatan sejak Sabtu malam, 21 Februari 2026, setelah sebelumnya sempat ditahan kurang dari dua hari usai dijemput paksa oleh aparat kepolisian.

Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa keputusan penangguhan penahanan diberikan dengan sejumlah pertimbangan, termasuk adanya jaminan dari pihak keluarga serta komitmen kedua tersangka untuk bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung. Meski tidak lagi mendekam di rumah tahanan, status Anton dan Dhena sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan serta penganiayaan tetap melekat. Keduanya diwajibkan memenuhi ketentuan penyidik, seperti wajib lapor dan tidak bepergian ke luar kota tanpa izin.

Keputusan tersebut langsung menjadi sorotan publik, mengingat sebelumnya Anton dan Dhena sempat dijemput paksa di Bali terkait laporan dugaan penipuan dan penganiayaan. Meski kini telah dipulangkan sebagai tahanan kota, proses penyidikan tetap berlanjut hingga berkas perkara dinyatakan lengkap oleh penyidik.

Kasus hukum yang menjerat Dhena pun tidak hanya satu. Selain laporan dugaan penganiayaan yang diajukan mantan istri Anton, Dinna Olivia, terkait peristiwa 8 Januari 2026 di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Dhena juga terseret dalam perkara dugaan penipuan yang dilaporkan penyanyi Indah Nevertari sejak 2023. Dalam laporan penganiayaan tersebut, sejumlah nama turut tercatat sebagai korban, yakni Alea Subowo, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, serta Dea Tunggaesti yang telah menjalani visum di RS Medistra, Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Sementara itu, sahabat Dhena, Fitri Salhuteru, bersama suaminya, Cencen Kurniawan, diketahui masih berada di Melbourne, Australia. Keduanya sebelumnya juga sempat dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan dalam perkara yang sama.

Dhena Devanka sendiri bukan sosok asing dalam pusaran gosip rumah tangga selebritas. Pernikahannya dengan aktor Jonathan Frizzy berakhir pada 17 Februari 2022 setelah diwarnai konflik dan isu kecemburuan terhadap rekan kerja sang aktor, Ririn Dwi Ariyanti. Perceraian itu turut memunculkan rumor bahwa anak ketiga Dhena, Arya Syailendra Subowo, merupakan anak biologis Anton Subowo, meski rumor tersebut tidak pernah terkonfirmasi secara resmi.

Pergantian nama Arya Syailendra Subowo yang sebelumnya bernama Zayn Jowden Frizzy Simanjuntak sempat memicu spekulasi publik. Dugaan tersebut bahkan membuat Jonathan Frizzy disebut meminta tes DNA, namun hasilnya tak pernah dipublikasikan dan rumor tersebut tak benar-benar mereda.

Di tengah polemik yang bergulir, Dhena juga kerap disebut sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Namun secara administratif, Anton dan Dhena telah menikah resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Anton Subowo dan Dinna Olivia sendiri resmi bercerai pada 29 Februari 2024.

Eks Manajer Nikita Mirzani Mengaku Disekap dan Dianiaya Anton Subowo & Dhena Devanka


Konflik hukum yang membelit aktris Dinna Olivia dengan mantan suaminya, Anton Subowo, kembali melebar. Kali ini, mantan manajer Nikita Mirzani, Dhea Hanifa, melontarkan pengakuan mengejutkan. Ia mengklaim pernah disekap dan dianiaya oleh Anton Subowo bersama istri terbarunya, Dhena Devanka, dalam peristiwa yang disebut terjadi pada September 2022.

Menurut Dhea, insiden tersebut bermula saat dirinya memergoki Anton bersama Dhena di sebuah hotel di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Dhea mengaku kedatangannya kala itu didorong oleh kecurigaan terhadap hubungan keduanya. Namun, alih-alih mendapatkan penjelasan, Dhea justru mengklaim mengalami tekanan yang berujung pada dugaan penyekapan dan penganiayaan karena mengetahui perzinahan Anton-Dhena.

"Waktu itu saya datang karena mencurigai sesuatu. Saat saya memergoki mereka, justru saya yang kemudian mengalami tindakan tidak manusiawi," ujar Dhea kepada awak media.

Dhea menambahkan, pengakuan tersebut bukan hal baru. Ia menyebut telah menyampaikan keterangan itu dalam sidang perceraian Dinna Olivia dan Anton Subowo di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada September 2023, sebagai bagian dari fakta yang ia ketahui secara langsung.

Pengakuan Dhea turut ditegaskan oleh tim kuasa hukum Dinna, yakni Sri Sinduwati dan Mario Lasut. Mereka menyatakan keterangan Dhea merupakan bagian dari pembelaan hukum klien dan siap diuji melalui mekanisme peradilan.

"Apa yang disampaikan Mbak Dhea adalah kesaksian langsung dan akan kami tempatkan dalam koridor hukum," ujar Mario.

Sebagai latar, Anton Subowo diketahui menikah resmi dengan Dhena Devanka di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023 dan putusan cerai berkekuatan hukum tetap 29 Februari 2024. Selain itu, beredar klaim bahwa Anton dan Dhena pernah menikah siri sejak akhir 2016 saat Dhena masih berstatus istri Jonathan Frizzy—yang hingga kini dibantah pihak Anton.

Konflik pasangan ini diketahui memuncak pada 24 Desember 2022, ketika Dinna mengaku memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat. Insiden tersebut berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok pada 7 Juni 2023. Dinna juga menyatakan telah mencurigai perselingkuhan Anton dan Dhena sejak 2011, jauh sebelum gugatan cerai didaftarkan.

Di sisi lain, perkara hukum berlanjut. Dinna Olivia masih tercatat sebagai tersangka dalam kasus dugaan perusakan rumah kontrakan milik Dhena Devanka di kawasan Raffles Hills Cibubur. Dinna dan sepupunya, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, dijerat Pasal 170 dan/atau 406 KUHP. Pengadilan Negeri Depok menjatuhkan vonis empat bulan penjara pada 18 Desember 2025, lebih ringan dari tuntutan jaksa. Dinna dinyatakan bebas pada 22 Desember 2025 karena masa tahanan hampir terpenuhi.

Alih-alih mereda, sengketa justru berlanjut ke ranah perdata. Rumah Dinna di Cirendeu, Tangerang Selatan, Banten kembali menjadi objek sengketa setelah Juli 2024, ketika Anton mengajukan gugatan balik harta gono-gini dan mengklaim rumah tersebut sebagai harta bersama.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Anton Subowo dan Dhena Devanka belum memberikan pernyataan resmi terkait pengakuan Dhea Hanifa. Aparat penegak hukum mengimbau semua pihak menahan diri dan menghormati proses hukum yang masih berjalan.

Penangguhan Penahanan Dhena Devanka & Anton Subowo Dikabulkan!


Kabar terbaru datang dari Polda Metro Jaya terkait status hukum selebgram Dhena Devanka dan suaminya, pengusaha Anton Subowo. Permohonan penangguhan penahanan yang diajukan keduanya akhirnya dikabulkan oleh penyidik.

Dengan dikabulkannya permohonan tersebut, Dhena dan Anton kini resmi berstatus sebagai tahanan kota. Keduanya pun diperbolehkan pulang ke rumahnya di kawasan Bukit Golf, Pondok Indah, Jakarta Selatan sejak Sabtu (21/2/2026) malam, setelah sebelumnya sempat menjalani penahanan di bawah dua hari usai dijemput paksa oleh aparat kepolisian.

Pihak Polda Metro Jaya menyatakan bahwa keputusan penangguhan penahanan diberikan dengan sejumlah pertimbangan, di antaranya jaminan dari pihak keluarga serta komitmen kedua tersangka untuk kooperatif menjalani proses hukum yang masih berjalan.

Meski tidak lagi ditahan di rumah tahanan, status hukum Dhena dan Anton sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan serta penganiayaan tetap melekat. Keduanya diwajibkan memenuhi sejumlah ketentuan, termasuk wajib lapor dan tidak bepergian ke luar kota tanpa izin penyidik.

Keputusan ini sontak menjadi sorotan publik, mengingat sebelumnya Dhena dan Anton sempat ditahan setelah penjemputan paksa di Bali terkait laporan dugaan penipuan dan penganiayaan. Kini, meski telah dipulangkan, proses penyidikan dipastikan tetap berlanjut hingga berkas perkara dinyatakan lengkap.

Dengan status tahanan kota, pasangan tersebut diharapkan dapat bersikap kooperatif dan mengikuti seluruh tahapan hukum yang sedang berlangsung, sembari menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Kasus yang menjerat Dhena tak hanya satu. Selain laporan dugaan penganiayaan yang diajukan Dinna Olivia terkait peristiwa 8 Januari 2026 di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Dhena juga terseret perkara dugaan penipuan yang dilaporkan penyanyi Indah Nevertari sejak 2023. Dalam laporan penganiayaan tersebut, sejumlah nama turut tercatat sebagai korban, yakni Alea Subowo, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, serta Dea Tunggaesti yang telah menjalani visum di RS Medistra, Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Sementara itu, sahabat Dhena, Fitri Salhuteru, bersama suaminya Cencen Kurniawan diketahui masih berada di Melbourne, Australia. Keduanya sebelumnya juga sempat dipanggil penyidik terkait perkara yang sama.

Dhena Devanka memang bukan sosok asing dalam pusaran gosip rumah tangga selebritas. Pernikahannya dengan Jonathan Frizzy berakhir pada 17 Februari 2022 setelah diwarnai konflik dan isu kecemburuan terhadap rekan kerja sang aktor, Ririn Dwi Ariyanti. Perceraian tersebut turut memunculkan rumor bahwa anak ketiga Dhena, Arya Syailendra Subowo (lahir 9 April 2016), adalah anak biologis Anton Subowo.

Pergantian nama Arya Syailendra Subowo yang sebelumnya bernama Zayn Jowden Frizzy Simanjuntak sempat memicu spekulasi publik. Dugaan tersebut bahkan membuat Jonathan Frizzy disebut meminta tes DNA, meski hasilnya tak pernah dipublikasikan dan rumor itu tak benar-benar mereda.

Di tengah polemik tersebut, Dhena juga kerap disebut sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Anton Subowo dan mantan istrinya, Dinna Olivia. Namun secara administratif, Anton dan Dhena telah menikah resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023, jauh sebelum gugatan cerai Dinna terhadap Anton diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Anton Subowo dan Dinna Olivia resmi bercerai pada 29 Februari 2024.

Donna Harun Jadi Tersangka Kasus Foto Asusila

Perseteruan antara aktris senior Donna Harun dan mantan suaminya, Alisyahrazad Hanafiah alias Ad Hanafiah atau lebih disapa Aad, hingga kini masih bergulir dan memasuki babak baru. Konflik yang semula berawal dari dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kini berkembang ke ranah hukum yang lebih luas, termasuk tudingan babak baru dalam pusaran kasus ibu dari Ricky Harun tersebut yang kembali membongkar akal busuk Aad, menyebarkan foto syur Donna Harun ke publik.

Kasus ini mencuat setelah foto-foto bugil yang diduga menampilkan Donna Harun beredar luas di internet pada September 2020 dan sempat menghebohkan publik.

Dalam foto tersebut, Donna sedang berada di area kamar mandi/shower, dengan tubuh telanjang dan posisi kedua tangan diangkat ke belakang kepala. Tubuhnya terlihat basah oleh air, latar belakang berupa dinding kamar mandi dan jendela dengan tirai kayu.

Dalam jumpa pers yang digelar untuk meluruskan berbagai tudingan, Donna mengungkap bahwa ancaman penyebaran foto syur itu kerap dilontarkan sang suami saat keduanya terlibat pertengkaran hebat. Ibu dari aktor Ricky Harun tersebut mengaku mengalami KDRT sejak awal pernikahan. Ia juga membantah keras tudingan memiliki hubungan gelap dengan sejumlah pria lain maupun menggunakan narkoba.

"Semua tuduhan itu tidak benar," tegas Donna dalam keterangannya. Nenek empat cucu itu menyebut rumah tangganya sudah tidak lagi harmonis dan merasa tidak ada kecocokan dengan Aad.

Dalam persidangan perceraian pada November 2020 lalu, Aad melalui kuasa hukumnya, Wemmy Amanupunyo, menyerahkan sejumlah foto-foto syur Donna yang disebut sebagai bukti. Pihak Aad menyatakan bukti tersebut memiliki keterkaitan dengan dalil yang mereka ajukan dalam persidangan, termasuk terkait tuntutan harta gono gini.

"Mas Aad tetap meminta harta gono gini," ujar Wemmy seusai sidang. Namun, ia enggan menjelaskan secara rinci relevansi foto syur tersebut terhadap pembagian harta bersama.

Langkah itu disayangkan pihak Donna. Kuasa hukum Donna saat itu, Elza Syarief, menilai bukti tersebut tidak relevan dengan materi perkara perceraian. Ia menyebut foto-foto itu merupakan bagian dari dunia hiburan dan tidak mencerminkan kehidupan pribadi kliennya.

"Itu tidak pada tempatnya. Di kehidupan sehari-hari Donna tidak seperti itu," ujar Elza. Ia juga meminta majelis hakim untuk tidak menjadikan foto syur tersebut sebagai pertimbangan dalam putusan.

Lalu penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Donna sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembuatan konten foto bermuatan asusila. Penetapan tersebut dilakukan pada 5 Mei 2021, dengan sang aktris dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 8 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, yang ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara.

Di sisi lain, Aad menyampaikan rasa syukurnya atas penetapan status tersangka tersebut. Ia menilai laporan yang diajukannya telah mendapatkan tindak lanjut hukum.

Donna Harun menikah ketiga kalinya dengan pengusaha tambang Ad Hanafiah pada 26 Juli 2019 di Jakarta, dengan resepsi tertutup sehari kemudian di The Edge Villa Pecatu, Uluwatu, Bali. Pernikahan ini merupakan pernikahan ketiga Donna, setelah sebelumnya menikah dengan Hendra Rahtomo alias Romy Soekarno, cucu Presiden pertama RI Soekarno, pada 1996. Dari pernikahan tersebut, Donna dikaruniai seorang putra bernama Jeje Soekarno.

Namun, bahtera rumah tangga Donna dan Aad tak bertahan lama. Pada Juni 2020, Donna menggugat cerai Ad ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan alasan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), termasuk dugaan kekerasan seksual. Di sisi lain, Aad menuding Donna berselingkuh dengan sejumlah pria lain.

Perseteruan keduanya pun semakin memanas. Majelis hakim sempat menjatuhkan putusan cerai pada 23 September 2021, namun putusan tersebut dinyatakan gugur karena persoalan administratif masa iddah. Konflik hukum berlarut-larut hingga Ad kembali mengajukan permohonan talak cerai dan pembatalan nikah ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 3 Mei 2024.

Setelah proses panjang, Pengadilan Agama Jakarta Selatan kembali menetapkan perceraian Donna Harun dan Ad Hanafiah pada 30 Oktober 2024. Meski demikian, ikrar talak Ad Hanafiah ditolak pada 20 November 2024, sehingga memicu sengketa lanjutan yang tak kunjung usai.

Namun, usia pernikahan Donna dan Ad tidak berlangsung lama. Tuduhan perselingkuhan, persoalan hukum, hingga saling lapor ke pihak berwajib membuat hubungan keduanya terus memanas. Bahkan Donna sempat menyatakan dirinya telah ditalak melalui pesan singkat sebelum gugatan cerai resmi diajukan.

Kini, dengan putusan verstek 27 Januari 2026, babak panjang konflik rumah tangga Donna Harun dan Ad Hanafiah resmi berakhir di meja hijau. Meski sejumlah proses hukum lain masih berjalan, setidaknya secara perdata, keduanya telah berpisah secara sah.

Di tengah sengketa rumah tangga dan perkara foto syur, Donna juga terseret kasus narkotika. Ia ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar pada 9 Februari 2025 di sebuah hotel di kawasan Denpasar, Bali. Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa sabu, ekstasi, kokain, serta pil happy five yang disimpan di dalam koper milik Donna. Pengadilan Negeri Denpasar sempat menjatuhkan vonis satu tahun penjara, namun hukuman tersebut diperberat menjadi empat tahun oleh Pengadilan Tinggi Bali pada 29 Agustus 2025 setelah terungkap bahwa Donna merupakan residivis kasus narkotika.

Pada tahap kasasi, Mahkamah Agung menilai Donna tidak layak memperoleh keringanan hukuman. Selain mengulangi perbuatannya, ia juga diketahui sempat melarikan diri dari Lapas Kerobokan pada April 2025 sebelum akhirnya ditangkap di Bandara Internasional Dubai dan dideportasi ke Indonesia pada 30 April 2025. Setelah itu, Donna kembali ditahan dan dipindahkan ke Lapas Wanita Sukamiskin, sebelum akhirnya kembali dipindah ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur pada 9 Januari 2026 setelah ditemukan barang bukti narkotika di dalam selnya.

Kini, Donna resmi dipindahkan ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur pada 9 Januari 2026, setelah terbukti mengedarkan narkoba saat menjalani masa hukuman di Lapas Wanita Kelas IIA Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Pemindahan tersebut dilakukan menyusul ditemukannya barang bukti narkotika secara langsung di dalam sel yang ditempati Donna.

Jumat, Februari 20, 2026

Dhena Devanka Ngamuk Saat Ditahan, Berteriak dan Menangis: "Berapa Kalian Dibayar?"


Kabar dramatis mewarnai proses penahanan selebgram Dhena Devanka setelah ia dijemput paksa oleh aparat Polda Metro Jaya di sebuah vila di kawasan Uluwatu, Bali, pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 04.15 WITA. Penjemputan tersebut dilakukan karena Dhena telah berstatus tersangka dalam kasus dugaan penipuan serta dugaan penganiayaan yang dilaporkan aktris Dinna Olivia.

Tak hanya Dhena, suaminya, pengusaha Anton Subowo, juga ikut diamankan karena turut berstatus tersangka dalam laporan penganiayaan yang sama. Penjemputan paksa dilakukan setelah keduanya beberapa kali mangkir dari panggilan penyidik.

Usai diamankan di Bali, Dhena dan Anton langsung diterbangkan ke Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-401 yang lepas landas pukul 06.30 WITA. Pesawat tersebut mendarat di Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.30 WIB. Setibanya di Jakarta, keduanya dibawa menuju Kapolda Metro Jaya dan tiba sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan mobil sedan berwarna silver yang sempat berhenti sesaat di lobi Kapolda Metro Jaya.

Suasana emosional pecah ketika Dhena hendak dibawa petugas memasuki gedung Kapolda Metro Jaya. Mengenakan baju hitam dan topi putih, ia tampak berteriak dan menangis histeris sambil menolak penahanan. Dalam situasi tegang tersebut, Dhena sempat melontarkan kalimat bernada emosi kepada aparat, "Berapa kalian dibayar?" yang langsung menjadi sorotan publik.

Seorang petugas kepolisian mengungkapkan bahwa penolakan Dhena sempat terjadi saat proses pengamanan berlangsung. Namun, aparat mengaku tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. “Iya tadi sempat menolak, cuma kita kan persuasif, manusiawi, bagaimana pun juga,” ujar salah satu petugas.

Di sisi lain, Anton Subowo juga disebut meluapkan emosinya kepada pihak kepolisian. Ia menolak keras tudingan bahwa sang istri merupakan pelaku penipuan dan menyatakan keberatan atas penjemputan paksa tersebut.

Kuasa hukum Dhena, Pitra Romadoni Nasution dan Elza Syarief, menyatakan akan menempuh langkah hukum lanjutan guna membela kliennya. Meski demikian, pihak kepolisian memastikan bahwa Dhena telah resmi ditahan sebagai tahanan Polda Metro Jaya, sementara Anton disebut berpotensi menyusul menjalani penahanan dalam perkara yang sama.

Kasus hukum yang menjerat Dhena Devanka diketahui tidak hanya terkait dugaan penipuan yang dilaporkan penyanyi Indah Nevertari sejak 2023, tetapi juga dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang dilaporkan Dinna Olivia atas peristiwa di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, pada 8 Januari 2026. Proses hukum keduanya kini memasuki tahap lanjutan dan dipastikan masih akan terus bergulir.

Dhena Devanka & Anton Subowo Dijebloskan ke Penjara, Bagaimana Nasib Anak-anaknya?


Penahanan selebgram Dhena Devanka dan suaminya, pengusaha Anton Subowo, menimbulkan pertanyaan besar mengenai nasib anak-anak yang selama ini berada dalam lingkaran keluarga mereka. Publik pun menyoroti masa depan buah hati Dhena yang kini harus menghadapi situasi pelik akibat kasus hukum orang tuanya.

Dari pernikahannya dengan aktor Jonathan Frizzy, Dhena diketahui memiliki tiga anak, yakni Zack Jaden Frizzy Simanjuntak, Zoe Joanna Frizzy Simanjuntak, serta putra bungsu yang kini dikenal dengan nama Zayn Syailendra Subowo yang sebelumnya bernama Zayn Jowden Frizzy Simanjuntak. Perubahan nama tersebut sempat menjadi sorotan publik lantaran dikaitkan dengan rumor lama mengenai status biologis sang anak.

Zack, Zoe, dan Zayn kini sementara tinggal bersama nenek mereka, Nenny Tjuminawati Cilawan, yang juga ibu kandung Dhena.

Kondisi ini membuat keluarga besar terpukul. Nenny Tjuminawati Cilawan dan besannya, Rita Subowo, disebut sama-sama syok dan sedih melihat anak-anak mereka harus berhadapan dengan proses hukum dan penahanan.

Penjemputan paksa terhadap Dhena Devanka dilakukan aparat Polda Metro Jaya di sebuah vila di kawasan Uluwatu, Bali, pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 04.15 WITA. Tak hanya Dhena, Anton Subowo juga ikut dijemput paksa karena turut berstatus tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan aktris Dinna Olivia.

Usai diamankan, keduanya diterbangkan ke Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-401 yang lepas landas pukul 06.30 WITA dan mendarat di Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.30 WIB. Setibanya di Jakarta, Dhena dan Anton langsung dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Selatan dan tiba sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan mobil sedan berwarna silver yang sempat berhenti sesaat di lobi Kapolda Metro Jaya.

Suasana haru pecah ketika Dhena tak kuasa menahan tangis saat hendak dibawa petugas menuju Kapolda Metro Jaya. Ia terlihat mengenakan baju hitam dan topi putih saat memasuki gedung Kapolda Metro Jaya dengan pengawalan ketat. Di sisi lain, Anton Subowo dikabarkan meluapkan emosinya kepada pihak kepolisian dan menolak tudingan bahwa sang istri merupakan pelaku penipuan.

Kuasa hukum Dhena, Pitra Romadoni Nasution dan Elza Syarief, menyatakan akan menempuh langkah hukum lanjutan. Meski demikian, pihak kepolisian memastikan Dhena telah resmi berstatus sebagai tahanan Polda Metro Jaya, sementara Anton disebut berpotensi menyusul menjadi tahanan dalam perkara yang sama.

Kasus yang menjerat Dhena tak hanya satu. Selain laporan dugaan penganiayaan yang diajukan Dinna Olivia terkait peristiwa 8 Januari 2026 di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Dhena juga terseret perkara dugaan penipuan yang dilaporkan penyanyi Indah Nevertari sejak 2023. Dalam laporan penganiayaan tersebut, sejumlah nama turut tercatat sebagai korban, yakni Alea Subowo, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, serta Dea Tunggaesti yang telah menjalani visum di RS Medistra, Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Sementara itu, sahabat Dhena, Fitri Salhuteru, bersama suaminya Cencen Kurniawan diketahui masih berada di Melbourne, Australia. Keduanya sebelumnya juga sempat dipanggil penyidik terkait perkara yang sama.

Dhena Devanka memang bukan sosok asing dalam pusaran gosip rumah tangga selebritas. Pernikahannya dengan Jonathan Frizzy berakhir pada 17 Februari 2022 setelah diwarnai konflik dan isu kecemburuan terhadap rekan kerja sang aktor, Ririn Dwi Ariyanti. Perceraian tersebut turut memunculkan rumor bahwa anak ketiga Dhena, Arya Syailendra (lahir 9 April 2016), adalah anak biologis Anton Subowo.

Pergantian nama Arya Syailendra Subowo yang sebelumnya bernama Zayn Jowden Frizzy Simanjuntak sempat memicu spekulasi publik. Dugaan tersebut bahkan membuat Jonathan Frizzy disebut meminta tes DNA, meski hasilnya tak pernah dipublikasikan dan rumor itu tak benar-benar mereda.

Di sisi lain, hubungan Dhena dengan Anton Subowo juga tak luput dari kontroversi. Dhena kerap disebut sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Anton dengan mantan istrinya, aktris Dinna Olivia. Namun, secara administratif, Anton dan Dhena telah menikah resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023, jauh sebelum gugatan cerai Dinna terhadap Anton didaftarkan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Perceraian Anton dan Dinna sendiri baru resmi diputus pada 29 Februari 2024.

Kini, dengan status Dhena Devanka dan Anton Subowo yang telah dijebloskan ke penjara, perhatian publik tertuju pada siapa yang akan mengambil alih pengasuhan anak-anak mereka. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi mengenai wali pengasuhan, namun sejumlah pihak keluarga disebut tengah berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan dan pendidikan anak-anak tetap terpenuhi.

Situasi ini pun menambah babak baru dalam drama panjang yang melibatkan Dhena Devanka, mulai dari perceraian, isu perselingkuhan, hingga perkara hukum yang kini menyeret dirinya dan Anton Subowo ke balik jeruji besi.

Dhena Devanka & Anton Subowo Akhirnya Dijempeut Paksa Polisi


Kabar mengejutkan datang dari Bali. Selebgram yang juga tersangka kasus penipuan, Dhena Devanka, akhirnya dijemput paksa oleh aparat Polda Metro Jaya di kawasan vila di Uluwatu, Bali, pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 04.15 WITA.

Tak hanya Dhena, suaminya, pengusaha Anton Subowo, juga ikut dijemput paksa karena turut berstatus tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan aktris Dinna Olivia. Penjemputan paksa dilakukan setelah keduanya beberapa kali mangkir dari panggilan pemeriksaan penyidik.

Usai diamankan, Dhena dan Anton langsung diterbangkan ke Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-401 tujuan Bandara Soekarno-Hatta. Pesawat tersebut lepas landas dari Bali pukul 06.30 WITA dan dijadwalkan mendarat di Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.30 WIB.

Setibanya di Jakarta, keduanya kemudian dibawa menuju Mapolres Metro Jakarta Selatan dan tiba sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan mobil sedan berwarna silver. Dalam perjalanan, mobil penjemput sempat berhenti sesaat di lobi Kapolda Metro Jaya sebelum melanjutkan perjalanan ke kantor polisi.

Suasana haru terlihat saat Dhena Devanka turun dari kendaraan. Ia tak kuasa menahan tangis ketika aparat Polda Metro Jaya hendak membawanya ke Kapolda Metro Jaya. Dhena terlihat mengenakan baju hitam dan topi putih saat berjalan memasuki gedung Kapolda Metro Jaya dengan pengawalan ketat.

Sementara itu, Anton Subowo disebut sempat meluapkan emosinya kepada pihak Polda Metro Jaya. Ia mengaku tidak terima dirinya dan sang istri dijemput paksa, serta menolak tudingan bahwa Dhena merupakan pelaku penipuan.

Kuasa hukum Dhena, Pitra Romadoni Nasution dan Elza Syarief, menyatakan akan menempuh langkah hukum lanjutan untuk membela kliennya. Meski demikian, pihak kepolisian memastikan penahanan tetap dilakukan karena status Dhena telah resmi sebagai tahanan Polda Metro Jaya. Anton pun disebut berpotensi menyusul menjadi tahanan dalam perkara yang sama.

Sebagaimana diketahui, kasus yang menjerat Dhena Devanka tidak hanya terkait dugaan penipuan yang dilaporkan penyanyi Indah Nevertari sejak November 2023, tetapi juga dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang dilaporkan Dinna Olivia pada 8 Januari 2026 di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan.

Selain Dinna, sejumlah nama turut tercatat sebagai korban dalam laporan tersebut, yakni Alea Subowo, Rizkiyanti Jassin alias Kiki Jassin, serta Dea Tunggaesti. Seluruhnya telah menjalani visum di RS Medistra, Gatot Subroto, Jakarta Selatan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Di sisi lain, sahabat Dhena, Fitri Salhuteru, dan suaminya, Cencen Kurniawan, diketahui masih berada di Melbourne, Australia, meski sebelumnya telah memenuhi panggilan penyidik dalam perkara yang sama. Kasus ini pun dipastikan masih akan terus bergulir seiring proses hukum yang kini memasuki tahap lanjutan.