Demian Aditya akhirnya buka suara mengenai alasan menggugat cerai Sara Wijayanto. Ia mengungkap rumah tangganya hancur akibat perselingkuhan yang dilakukan istrinya. Padahal, Demian sudah digugat cerai balik Sara Wijayanto ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Sara Wijayanto yang sempat mualaf itu kini diketahui ternyata menganut agama Kristen Protestan.
Menurut pengakuan Demian, Sara selingkuh dengan sejumlah pria lain, termasuk pendeta gereja Kristen Protestan dari Bekasi bernama Andhika. Hal ini semakin menambah luka di batinnya. Ia juga mengaku tidak menyangka jika kisah cintanya dengan Sara berakhir buruk.
"Saya sebenernya nggak nyangka ya jadi kayak begini. (Nggak nyangka) ada di momen ini. Saya tuh sebenarnya menghindari, maaf itu buat wartawan semuanya. Saya kan nggak pernah menjawab," kata Demian dalam konferensi pers, Selasa (6/10/2026).
"Sebenernya posisi saya itu sulit. Saya memang dikhianati sama Sara karena dia selingkuh dengan beberapa pria lain, termasuk pendeta," lanjut Demian.
Mantan suami Yulia Rachman ini mengaku awalnya sudah memaafkan perselingkuhan Demian. Namun, hal itu berubah saat Demian sering menelepon selingkuhannya atau sering bertemu dengan selingkuhannya. Bahkan, kata Demina, Sara juga menyimpan nama selingkuhannya di kontak ponsel.
"Sebenernya hari pas kejadian itu, bulan pertama saya itu sudah memaafkan, tapi pakai caranya saya lah. Saya nggak nyangkanya ketika saya mengetahui ada telepon-telepon laki-laki itu diganti sama pihak wanita dengan nama laki-laki. Yang lebih parah lagi Sara diam-diam ketemu ama banyak pria lain, termasuk pendeta itu," beber Demian.
Situasi itu, kata Demian, membuatnya sulit untuk memaafkan keduanya. Apalagi, ia mengaku tidak tahu apa yang dilakukan Sara dengan sejumlah pria lain.
"Ya kalian semua juga laki-laki ya, ketika ada di posisi itu berat sekali untuk memaafkan. Karena maaf, saya tidak tahu mereka itu ngapain," ucap ayah satu anak itu.
Meski tidak mau suudzon, tetapi Demian sudah tidak tahan dengan ketidakjujuran Sara. Ia juga mengaku sudah menahan perasaannya terkait ketidakjujuran istrinya selama enam tahun.




