Minggu, Juli 26, 2026

Dhena Devanka Dilaporkan Polisi soal Dugaan Pemerasan Senilai Rp5 Juta Terhadap Reza Gladys

Setelah berseteru dengan Dinna Olivia dan Nikita Mirzani, selebgram yang juga istri pengusaha Anton Subowo, Dhena Devanka kini terseret dalam kasus dugaan pemerasan senilai Rp 5 juta yang dilaporkan oleh dokter Reza Gladys. Polda Metro Jaya sendiri membeberkan duduk perkara berkaitan dengan kasus tersebut.

"Jadi tanggal 15 Juli 2025, kami menerima laporan polisi dari saudari RGP tentang dugaan pengancaman melalui media elektronik dan atau pengancaman dan atau TPPU. Terlapornya dalam lidik ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Jumat (24/7/2025).

Kasus pemerasan yang menyeret Dhena Devanka beserta suaminya, Anton Subowo tengah diusut Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya.

Polisi sendiri tidak menyatakan jika terlapor dalam kasus ini adalah Dhena Devanka. Ade Ary mengungkap berdasarkan laporan polisi. Kasus ini bermula dari live media sosial yang dilakukan oleh Dhena.

Ade Ary menyebut, laporan dilayangkan oleh RGP pada 3 Desember 2024. "Kami menerima laporan polisi dari saudari RGP (Reza Gladys), tentang dugaan pengancaman melalui media elektronik dan atau pengancaman dan atau TPPU. Terlapornya dalam lidik ya," ungkap Ade Ary, Jumat (24/7/2025).

Ade Ary menjelaskan, berdasar laporan dari RGP, kasus ini bermula dari adanya perselisihan antara Reza Gladys dan Dhena Devanka.

"Berawal dari adanya permasalahan antara korban Reza Gladys dengan saudari DD (Dhena Devanka), dimana Reza mengklaim mengetahui masa lalu Dhena melalui seseorang yang disebutnya sebagai sahabat sekaligus pihak yang mengenal kehidupan DD sebagai PSK (tunasusila). Korban malah dijelek-jelekkan Dhena lewat siaran langsung (Live) TikTok milik saudari DD," jelas Ade Ary.

Karena tak terima dihelek-jelekkan, akhirnya korban menghubungi Dhena melalui Anton Subowo, suami Dhena via WhatsApp dengan maksud membongkar aib masa lalu Dhena.

Di tengah ramainya konflik tersebut, Reza Gladys turut melontarkan sejumlah tuduhan terhadap Dhena Devanka. Reza mengklaim mengetahui masa lalu Dhena melalui seseorang yang disebutnya sebagai sahabat sekaligus pihak yang mengenal kehidupan Dhena pada masa lalu.

Menurut pengakuan Reza, sosok tersebut mengetahui berbagai cerita mengenai masa lalu Dhena sehingga membuat Dhena disebut merasa khawatir apabila informasi itu diungkap ke publik.

"Tapi dia takut. Karena dia tahu saya sahabat mucikarinya dia saat dia ngelontong," ujar Reza Gladys.

Reza kemudian mengaku memilih mengungkap cerita yang menurutnya selama ini disembunyikan.
Ia menuduh Dhena pernah menggunakan nama samaran serta beraktivitas di sejumlah tempat hiburan malam. Reza juga menyebut adanya sosok yang ia panggil "Mami Ajeng", yang menurutnya mengetahui cerita tersebut.

"Dia jadi lontong di klub C, STD, di klub 10. Di empat klub ternama itu dia terkenal. Dulu dia tidak pakai nama Kuntilanak," klaim Reza.

Reza selanjutnya mengklaim bahwa Dhena menggunakan nama "Nabila" sebagai nama samaran.
"Itu waktu ngelontong pakai nama Nabila, say! Dia nyamar, jadi anaknya Mami Ajeng," ucap Reza.

Tak berhenti di situ, Reza juga menyebut Anton Subowo dengan julukan "si Gadun" dan menuduh Anton tidak mengetahui seluruh masa lalu Dhena.

"Si gadun itu dibohongin sama si Kuntilanak. Emang jahat otaknya! Mami Ajeng bilang bahwa dia tidak cerita soal masa lalunya," kata Reza.

Bahkan, Reza mengaku memiliki bukti berupa percakapan yang menurutnya dapat mendukung tuduhannya.

"Saya punya bukti kamu ternyata wanita jahat, bukan wanita baik-baik, karena apa? Saya tahu dari bukti chat ini," tegas Reza Gladys.

"Korban menghubungi terlapor yang merupakan suami dari saudari DD melalui WhatsApp, ke dua nomor WhatsApp, dengan tujuan untuk membongkar borok masa lalu saudari DD," ujarnya.

Reza menuding Dhena pernah menjadi wanita simpanan atau memiliki hubungan khusus dengan suami orang, terutama pengusaha demi materi. Namun sayangnya, respons yang didapat oleh korban justru berisi ancaman. Korban malah diminta membayar Rp5 juta sebagai uang tutup mulut supaya masalah itu tak diungkap ke media sosial.

"Korban mendapat respons dari terlapor. Jadi, respons dari terlapor adalah ancaman akan speak up ke media sosial bila bongkar borok tersebut tidak menghasilkan uang. Dan terlapor meminta sejumlah uang sebesar Rp5 juta," ungkap Ade Ary. Korban yang merasa terancam pun akhirnya mengirim uang secara bertahap.

"Pada 10 Juni 2025, korban melakukan transfer dana sebesar Rp 2 juta ke sebuah nomor rekening atas nama tertentu atas arahan terlapor. Kemudian pada tanggal 26 Juni 2025, atas arahan terlapor, korban memberikan uang tunai sebesar Rp2 juta," beber Ade Ary.

"Atas kejadian tersebut, korban merasa telah diperas dan mengalami kerugian sebanyak Rp5 juta," sambungnya. Adapun, Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya sudah menaikan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Sebanyak 10 orang saksi telah dimintai keterangan. "Perlu kami laporkan bahwa saat ini tahapan prosesnya adalah sudah dalam tahap penyidikan," katanya.

Beberapa barang bukti telah disita antara lain flashdisk, satu bundel bukti tangkapan layar percakapan WhatsApp, bukti transfer, kwitansi pembayaran, hingga beberapa unit handphone.

"Tim penyidik masih terus melakukan proses penyidikan dan kasus ini akan diusut tuntas. Jadi, setiap laporan yang masuk kepada kami, kepada Polda Metro Jaya, akan diusut tuntas secara prosedural, profesional, dan proporsional. Itu butuh waktu. Ada tahapan-tahapannya," katanya lagi.

Sebagai informasi, Dhena Devanka dituduh sebagai orang ketiga dalam pernikahan aktris Dinna Olivia dan mantan suaminya, Anton Subowo.

Anton Subowo adalah mantan suami Dinna Olivia dan dikenal sebagai pengusaha yang berasal dari keluarga terpandang.

Rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo mulai retak sejak 2011. Perceraian keduanya pun diwarnai tudingan kehadiran orang ketiga. Nama Dhena Devanka sempat disebut sebagai penyebab retaknya rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 ketika Dinna bersama sepupunya, Kiki Jassin mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Namun, pihak Anton Subowo membantah dan menegaskan bahwa Dhena Devanka adalah istri sah yang dinikahi secara resmi pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna Olivia diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023.

Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok, Jawa Barat pada 7 Juni 2023. Namun perkara berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis pada 30 Desember 2022 lalu atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna Olivia dan Anton Subowo diketahui resmi bercerai pada 29 Februari 2024. Dan, hak asuh kedua anak Dinna-Anton, Alea Subowo dan Arenzo Subowo jatuh ke tangan ibunya.

Dinna Olivia melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, serta Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan pada 8 Januari 2026. Selain Dinna, laporan tersebut juga mencantumkan Alea Subowo (anak sulung Dinna dan Anton Subowo), Kiki Jassin (sepupu Dinna), serta kuasa hukum Dinna, Dea Tunggaesti, sebagai korban. Seluruh pelapor diketahui telah menjalani visum di RS Medistra, Jakarta Selatan.

Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026.

Sedangkan, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026.

Reza Gladys Bongkar Borok Masa Lalu Dhena Devanka Istri Anton Subowo Jual Diri

Rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo mulai retak sejak 2011. Perceraian keduanya pun diwarnai tudingan kehadiran orang ketiga. Nama Dhena Devanka sempat disebut sebagai penyebab retaknya rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 ketika Dinna bersama sepupunya, Kiki Jassin mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Namun, pihak Anton Subowo membantah dan menegaskan bahwa Dhena Devanka adalah istri sah yang dinikahi secara resmi pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna Olivia diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023.

Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok, Jawa Barat pada 7 Juni 2023. Namun perkara berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis pada 30 Desember 2022 lalu atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna Olivia dan Anton Subowo diketahui resmi bercerai pada 29 Februari 2024. Dan, hak asuh kedua anak Dinna-Anton, Alea Subowo dan Arenzo Subowo jatuh ke tangan ibunya.Dinna Olivia melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, serta Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan pada 8 Januari 2026.

Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026.

Sedangkan, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026.

Merasa geram dengan kelakuan Dhena, kini Reza Gladys akhirnya ikut membongkar borok Dhena Devanka.

Hal ini dikarenakan, Dhena Devanka mengenal sahabat Reza Gladys yang berperan di kehidupan masa lalu mantan istri Jonathan Frizzy itu, klaimnya.

"Tapi dia takut. Karena dia tahu saya sahabat mucikarinya dia saat dia ngelontong," ujar Reza Gladys.
Lantaran tak jua disenggol, Reza Gladys kini memilih bergerak lebih dulu membongkar masa lalu Dhena Devanka.

Tanpa ragu, Reza mengungkapkan bahwa Dhena memiliki profesi mengejutkan di masa lalu.

Selain kerap menjajakan tubuhnya, Dhena juga diklaim memiliki tempat langganan."Dia jadi lontong di klub C, STD, di klub 10, hmm? Di 4 klub ternama itu dia terkenal. Dan dulu dia tidak pakai nama Kuntilanak," katanya.

Reza juga mengupas nama samaran yang digunakan Dhena Devanka saat terlibat dalam dunia prostitusi.

"Itu waktu ngelontong pake nama Nabila say! Dia nyamar say, jadi anaknya Mami Ajeng. Mami Ajeng nggak mau naik sih!" kata Reza Gladys.

Sebut Anton Subowo sebagai 'si Gadun', Reza mengatakan bahwa masa lalu Dhena Devanka dikubur oleh keduanya."Si gadun (Anton) tuh dibohongin sama si Kuntilanak lontong (Dhena)."

"Emang jahat otaknya! Mami Ajeng ngomong sama aku, aku nggak mungkin nggak percaya sama dia. Mami Ajeng bilang bahwa si Kuntilanak ini tidak bilang ke pengangguran bahwa dia lontong," lanjut Reza.

"Saya punya bukti kamu ternyata wanita jahat, bukan wanita baik-baik, karena apa, saya tahu dari bukti chat ini," tegas Reza Gladys pada saat itu.

Sabtu, Juli 25, 2026

Donna Harun, Artis Langganan Kawin Cerai: Tiga Kali Menikah, Tiga Kali Berakhir di Pengadilan

Kehidupan rumah tangga di kalangan selebritas memang kerap menjadi sorotan publik. Namun, perjalanan asmara Donna Harun bisa dibilang termasuk yang paling berliku. Mantan model dan aktris senior ini telah tiga kali menikah dan seluruh pernikahannya berujung perceraian. Kisah cintanya yang penuh lika-liku bahkan beberapa kali menjadi pemberitaan nasional karena dibumbui konflik rumah tangga, tudingan perselingkuhan, hingga proses hukum yang berlangsung bertahun-tahun.

Donna Harun menikah dengan pengusaha Alisyahrazad Hanafiah atau yang akrab disapa Ad Hanafiah atau lebih dipanggil Aad pada 26 Juli 2019 di Jakarta. Sehari kemudian, pasangan ini menggelar resepsi mewah di The Edge Villa Pecatu, Bali yang dihadiri keluarga dan sahabat dekat.

Saat itu, banyak yang menganggap Aad sebagai pelabuhan terakhir Donna setelah dua kali gagal membina rumah tangga. Hubungan mereka tampak harmonis. Donna bahkan beberapa kali mengunggah momen romantis bersama sang suami di media sosial. Namun, kebahagiaan tersebut ternyata tidak berlangsung lama.

Memasuki pertengahan 2020, rumah tangga Donna dan Aad dikabarkan mulai retak. Donna kemudian mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 24 Juni 2020 dengan alasan adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Di sisi lain, Aad membantah seluruh tuduhan tersebut. Ia justru balik menuding Donna berselingkuh dengan sejumlah pria lain.

Menurut Aad, keretakan rumah tangga mereka bukan disebabkan oleh dirinya, melainkan karena Donna diduga berselingkuh dan berzinah dengan pria lain. Selain dugaan ketidakcocokan dan pertengkaran yang terus berulang, hubungan mereka juga disebut diwarnai rasa saling curiga serta konflik berkepanjangan.

Dalam berbagai kesempatan, Aad menyebut beberapa nama yang memiliki hubungan gelap dengan Donna. Salah satunya adalah pesinetron Fadika Royandi.

Selain Fadika, nama-nama lain yang sempat dikaitkan dengan Donna antara lain seperti Rifat Sungkar, Zul Zivilia, Bara Tampubolon, Krisna Murti Wibowo, Nikki Frazetta, hingga mantan suami Nindy Ayunda, Askara Parasady Harsono. Tuduhan tersebut memicu kontroversi luas di kalangan warganet.

Setelah melalui proses persidangan, majelis hakim akhirnya menjatuhkan putusan cerai pada 23 September 2021.

Namun, perjalanan hukum mereka ternyata belum selesai.

Pada 22 Desember 2023, perkara tersebut dinyatakan gugur karena adanya persoalan administratif yang berkaitan dengan masa iddah, sehingga status hukum perceraian kembali menimbulkan polemik.

Aad mengaku heran karena menurutnya perkara tersebut telah diputus dan berkekuatan hukum, namun proses administrasi tidak pernah diselesaikan sebagaimana mestinya.

Di tengah kabar rumah tangga yang dikabarkan retak, publik justru dikejutkan oleh unggahan Donna di Instagram pada 1 Mei 2024.

Donna mengunggah foto bersama Aad sekaligus memberikan ucapan ulang tahun yang sangat romantis.
"Terima kasih untuk setiap kata iya dan boleh, dari semua mauku. Semoga rezeki mengalir deras untukmu. Puji Tuhan, angkat derajat suamiku setinggi-tingginya sehingga tidak ada satu pun yang bisa merendahkannya. Selamat ulang tahun suamiku."

Unggahan tersebut sempat membuat publik menduga hubungan keduanya telah membaik. Namun dugaan itu tidak berlangsung lama.

Tak lama kemudian, Aad kembali mengajukan permohonan talak cerai sekaligus pembatalan nikah (itsbat nikah) ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan nomor perkara 1568/Pdt.G/2024/PA.JS pada tanggal 3 Mei 2024. Dalam perkara tersebut, Aad kembali menunjuk Wemmy Amanupunyo sebagai kuasa hukumnya.

Pihak Aad menegaskan bahwa menurut mereka Donna sebenarnya sudah bukan lagi istri sah karena putusan cerai tahun 2021 telah inkrah, meski kemudian dinyatakan gugur akibat persoalan administrasi.
Bahkan melalui kuasa hukumnya sempat disampaikan pernyataan:

"Ad Hanafiah dan Donna Harun sudah bercerai. Donna Harun bukan istri Ad Hanafiah lagi."

Setelah proses hukum yang kembali berlangsung cukup panjang, Pengadilan Agama Jakarta Selatan kembali menetapkan perceraian keduanya pada 30 Oktober 2024.

Namun drama hukum belum berakhir.

Pada 20 November 2024, ikrar talak Aad ditolak, sehingga perkara tersebut kembali menyisakan persoalan hukum yang cukup rumit.

Memasuki penghujung 2025, konflik kembali memasuki babak baru.

Melalui kuasa hukumnya Sandy Arifin, Donna kembali menggugat cerai Aad ke Pengadilan Agama JAkarta Selatan pada 8 Desember 2025.

Saat itu Donna diketahui sedang menjalani hukuman pidana dalam perkara narkotika di Lapas Kerobokan, Badung, Bali.

Meski berstatus narapidana, proses persidangan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Sandy Arifin mengatakan bahwa kliennya sudah mantap mengakhiri rumah tangga tersebut.

"Mbak Donna sudah sangat capek secara fisik maupun mental. Sudah tidak ada lagi keinginan untuk rujuk."

Akhirnya, pada 27 Januari 2026, Pengadilan Agama Jakarta Selatan menjatuhkan putusan verstek karena pihak tergugat tidak hadir dalam persidangan terakhir secara berturut-turut.

Majelis hakim mengabulkan gugatan Donna dan menyatakan perceraian mereka sah menurut hukum.
Dengan putusan tersebut, rumah tangga Donna dan Ad Hanafiah resmi berakhir setelah melalui konflik hukum yang berlangsung lebih dari lima tahun.

Jauh sebelum menikah dengan Aad, Donna menikah muda dengan Ardy Gustav pada 1985 di Bandung.
Dari pernikahan tersebut lahirlah seorang putra bernama Ricky Chinaldy Pratama, yang kemudian dikenal sebagai Ricky Harun.

Ricky mengikuti jejak ibunya di dunia hiburan dan berhasil menjadi salah satu aktor sinetron ternama Indonesia.

Sayangnya, rumah tangga Donna dan Ardy tidak bertahan. Setelah sekitar sepuluh tahun bersama, keduanya resmi bercerai pada 1990. Hak asuh Ricky berada di tangan Donna.

Enam tahun setelah bercerai dari Ardy, Donna menikah dengan Hendra Rahtomo atau lebih dikenal Romy Soekarno, putra Rachmawati Soekarnoputri sekaligus cucu Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

Pernikahan ini sempat dianggap sebagai rumah tangga yang harmonis karena bertahan hampir dua dekade.

Pada 1998, mereka dikaruniai seorang putra bernama Muhammad Jihad Rahtomo Soekarnoputra atau Jeje Soekarno. Jeje sempat bermain film dan kemudian aktif sebagai konten kreator serta musisi.
Namun, rumah tangga Donna dan DJ Romy akhirnya juga kandas.

Donna menggugat cerai pada 2015, dan perceraian mereka resmi diputus pada 2018. Dalam konflik tersebut, DJ Romy menuding Donna berselingkuh dengan pria lain. Perselisihan kemudian berlanjut ke perebutan hak asuh Jeje yang cukup menyita perhatian publik.

Berdasarkan putusan pengadilan, hak asuh Jeje berada di tangan Donna, meski hubungan keduanya dengan sang ayah tetap menjadi sorotan pada masa itu.

Perjalanan asmara Donna Harun menunjukkan bahwa kehidupan rumah tangga seorang figur publik tidak selalu berjalan mulus. Tiga kali membina rumah tangga, tiga kali pula harus berakhir di meja hijau. Konflik dengan Ad Hanafiah bahkan berkembang menjadi sengketa hukum yang berlangsung bertahun-tahun, disertai saling tuding mengenai KDRT, dugaan perselingkuhan, hingga persoalan administrasi perceraian.

Terlepas dari berbagai kontroversi yang mengiringinya, Donna Harun tetap menjadi salah satu artis senior Indonesia yang perjalanan kehidupan pribadinya terus menarik perhatian publik hingga sekarang.

Minggu, Juli 12, 2026

Kasus Perzinahan Ira Maya Sopha & Pengusaha Bakmi Dilacak Polda Metro Jaya

Kasus dugaan perzinahan antara mantan penyanyi cilik Ira Maya Sopha dan pengusaha bakmi terkenal Hengky Tjoa kembali mencuat. Setelah sempat meredup beberapa bulan terakhir, pihak Polda Metro Jaya memastikan akan menindaklanjuti laporan yang dilayangkan oleh Arianto, mantan suami Ira Maya Sopha pada 17 Maret 2025 lalu.

Kasus ini sebelumnya sempat diperiksa beberapa minggu lalu, saat Ira Maya Sopha mengakui telah menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) di Polda Metro Jaya. Namun hingga kini, berkas perkara tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa penyidik akan kembali menelusuri sejumlah bukti dan keterangan tambahan untuk memperjelas duduk perkara.

"Kami akan melakukan pelacakan ulang terhadap alat bukti, termasuk keterangan saksi yang relevan. Jika ditemukan unsur pidana sesuai Pasal 284 KUHP, tentu akan diproses lebih lanjut," ujar Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Senin (13/7/2026).

Ira Maya Sopha dan Hengky Tjoa hingga saat ini belum memberikan kabar tersebut. 
Sementara itu, pihak pelapor Arianto mengaku menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak berwenang, meski menegaskan bahwa dirinya hanya menuntut kejelasan atas dugaan perselingkuhan yang dilakukan Ira Maya Sopha yang terjadi selama masa pernikahan mereka.

"Saya cuma mau keadilan ditegakkan. Kalau memang tidak terbukti, biarlah publik tahu. Tapi kalau iya, ya harus ada pertanggungjawaban," ungkap Arianto saat ditemui di Jakarta. 

Sebagaimana diketahui, Ira Maya Sopha diketahui berselingkuh dan berzinah dengan pengusaha bakmi Hengky Tjoa. Ira Maya Sopha yang merupakan mantan juri Idola Cilik tersebut dilaporkan mantan suaminya, Arianto ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinahan. Ia disebut-sebut berselingkuh dengan Hengky sejak tahun 2005 ketika ia masih menjadi istri Arianto. 

Menurut informasi yang dihimpun, Wina melaporkan dugaan hubungan terlarang antara Hengky dan Ira ke Polda Metro Jaya pada awal Oktober 2025. Padahal, Ira Maya Sopha disebut-sebut menjadi orang ketiga rumah tangga Hengky Tjoa dan Wina Susanti yang bercerai pada tahun 2009 lalu. Setelah mengumpulkan keterangan saksi, penyidik mulai menimbang kemungkinan penerapan Pasal 284 KUHP tentang perzinahan—pasal yang memungkinkan pelaku dipidana hingga sembilan bulan penjara jika terbukti.. 

Kasus dugaan perzinahan Ira Maya Sopha dan Hengky Tjoa disebut terjadi sebelum perceraian mereka selesai secara hukum, sehingga laporan pidana masih dapat diproses. Hingga berita ini diturunkan, Polda Metro Jaya masih menunggu hasil koordinasi lanjutan dengan Ditreskrimum Mabes Polri terkait perkembangan penyidikan kasus tersebut.

Sabtu, Juli 04, 2026

Donna Harun Disebut Mantan Suami Terlibat Judi Online

Perseteruan Donna Harun dengan mantan suami ketiganya Ad Hanafiah atau lebih disapa Aad belum juga usai. Sebab, Donna Harun diduga terlibat dalam aktivitas judi online (judol) bersama kedua adiknya, Lita Harun dan Anne Harun oleh Aad.

Pernyataan itu, Aad langsung bereaksi keras. "Judol," jawab Aad dihubungi lewat telepon, Sabtu (4/7/2026).

Aad langsung menyindir kepada Donna.

"Dia yang melakukan judi online," kata Aad saat dikonfirmasi, Sabtu (4/7/2026).

Aad melayangkan sumpah pocong untuk segala perlakuan dan pengakuan Donna Harun yang diduga melakukan judi online.

Sementara itu, pada Jumat (3/7/2026), LBH PB Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) melaporkan Donna Harun bersama kedua adiknya, Lita Harun dan Anne Harun, ke Polres Metro Jakarta Selatan. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan promosi judi online melalui akun media sosial Instagram.

Direktur LBH PB SEMMI, Gurun Arisastra, mengatakan laporan itu dibuat setelah pihaknya menerima sejumlah pengaduan masyarakat mengenai unggahan yang diduga mempromosikan situs judi online.

Menurut Gurun, laporan tersebut diajukan pada 6 Juni 2026 dan disertai barang bukti berupa tangkapan layar unggahan Instagram yang diduga berisi promosi perjudian.

LBH PB SEMMI melaporkan ketiganya atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yakni Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, yang mengatur larangan mendistribusikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang bermuatan perjudian.

Selain dugaan promosi, Gurun juga menyatakan pihaknya menduga terdapat aktivitas bermain judi online. Pernyataan tersebut merupakan bagian dari laporan yang disampaikan kepada kepolisian dan belum merupakan hasil pembuktian di pengadilan.

LBH PB SEMMI juga meminta agar otoritas terkait menelusuri dugaan aliran dana yang berkaitan dengan perkara tersebut apabila proses penyelidikan menemukan adanya unsur pidana.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi, membenarkan bahwa laporan tersebut telah diterima. Ia mengatakan penyidik akan melakukan pendalaman sesuai prosedur hukum yang berlaku. Hingga saat itu, belum ada informasi mengenai penetapan tersangka ataupun putusan pengadilan terkait laporan tersebut.

Kasus dugaan promosi judi online ini muncul di tengah konflik panjang antara Donna Harun dan Aad.
Keduanya menikah pada 26 Juli 2019 di Jakarta dan menggelar resepsi secara tertutup sehari kemudian di The Edge Villa, Pecatu, Bali.

Sebelumnya, Donna pernah menikah dengan Hendra Rahtomo alias Romy Soekarno dan dikaruniai seorang putra, Jeje Soekarno. Donna juga dikenal sebagai ibu dari aktor Ricky Harun.

Rumah tangga Donna dan Aad mulai mengalami keretakan pada pertengahan 2020. Donna mengajukan gugatan cerai dengan alasan mengalami dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Di sisi lain, Aad membantah tuduhan tersebut dan melontarkan berbagai justru menuding Donna berselingkuh dengan sejumlah pria. Salah satu nama yang disebut adalah pesinetron Fadika Royandi.

Tak hanya itu, dalam berbagai pernyataan yang beredar, Donna juga dituding memiliki kedekatan dengan sejumlah figur publik lain seperti Rifat Sungkar, Zul Zivilia, Bara Tampubolon, Krisna Murti Wibowo, Nikki Frazetta, hingga mantan suami Nindy Ayunda, Askara Parasady Harsono. Tuduhan tersebut memicu kontroversi luas di kalangan warganet.

Perkara perceraian mereka kemudian mengalami proses yang panjang. Pada September 2021 sempat dijatuhkan putusan cerai, namun perkara tersebut kemudian dinyatakan gugur pada Desember 2023 karena persoalan administratif terkait masa iddah.

Pada Mei 2024, Donna sempat mengunggah ucapan ulang tahun untuk Aad di Instagram yang memunculkan spekulasi bahwa hubungan keduanya telah membaik. Namun, tidak lama kemudian konflik kembali berlanjut ketika Aad justru kembali mengajukan permohonan talak cerai dan pembatalan nikah ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan nomor perkara 1568/Pdt.G/2024/PA.JS. Aad kembali menunjuk Wemmy Amanupunyo sebagai kuasa hukumnya.

Pihak Aad menegaskan bahwa perceraian mereka sebenarnya telah diputus pada 23 September 2021 dan telah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Namun, putusan tersebut dinyatakan gugur pada 22 Desember 2023 karena persoalan administratif terkait masa iddah.

"Ad Hanafiah dan Donna Harun sudah bercerai, keputusannya sudah inkrah. Donna Harun bukan istri Ad Hanafiah lagi," demikian pernyataan dari pihak Aad.

Dalam konflik yang memanas, Aad menuding Donna mendua dan berselingkuh dengan sejumlah pria. Mantan menantu almarhum Arifin Panigoro itu pun mengaku heran atas sikap Donna yang dinilai tidak menyelesaikan masa iddah sebagaimana mestinya. Karena itu, ia kembali melayangkan itsbat nikah sekaligus gugatan cerai.

Setelah proses hukum yang panjang, Pengadilan Agama Jakarta Selatan kembali menetapkan perceraian keduanya pada 30 Oktober 2024. Namun, ikrar talak Aad ditolak pada 20 November 2024, sehingga konflik hukum keduanya masih menyisakan polemik lanjutan.

Memasuki akhir 2025, konflik memasuki babak baru. Melalui kuasa hukumnya, Sandy Arifin, Donna kembali menggugat cerai Aad pada 8 Desember 2025 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Saat itu, Donna diketahui tengah menjalani sisa hukuman pidana narkotika di Lapas Kerobokan, Badung, Bali. Meski demikian, proses persidangan tetap berjalan.

Sandy Arifin menegaskan bahwa kliennya telah bulat untuk berpisah secara sah. "Mbak Donna sudah sangat capek secara fisik dan mental. Tidak ada lagi keinginan untuk rujuk," ujarnya.
Akhirnya, pada 27 Januari 2026, Pengadilan Agama Jakarta Selatan menjatuhkan putusan verstek karena pihak tergugat tidak hadir dalam persidangan terakhir secara berurutan. Majelis hakim mengabulkan gugatan cerai Donna dan menyatakan perceraian tersebut sah serta berkekuatan hukum tetap.

Donna Harun Dilaporkan Ke Polisi Terkait Judi Online

Artis lawas Donna Harun beserta kedua adiknya Lita Harun dan Anne Harun dilaporkan Lembaga Bantuan Hukum PB Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (LBH PB SEMMI) atas dugaan tindak pidana mempromosikan judi online ke polisi. Donna Harun dan kedua adiknya dilaporkan di Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel).

"Kami dari LBH PB SEMMI melaporkan terkait dengan konten promosi judi online melalui akun Instagram yang diposting terlapornya ini adalah salah satu artis yaitu Donna Frederika Rubiyanti Harun atau lebih dikenal Donna Harun dan kedua adiknya, yakni Lita Harun dan Anne Harun, tanggal 6 Juni 2026," kata Direktur LBH PB SEMMI Gurun Arisastra kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

Donna Harun dan kedua adiknya dilaporkan atas dugaan melanggar Undang-Undang ITE Pasal 45 ayat 2 juncto 27 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016.

"Di sini dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian," jelasnya.

Dugaan perbuatan yang dilakukan Donna Harun tersebut dianggap Gurun sebagai pelanggaran pidana. Sebab, ada aturan yang melarang mempromosikan judi.

"Banyak pengaduan ke kami dia memposting akun itu, mempromosikan akun judi online di Instagramnya. Dari elemen masyarakat dan pemuda dari beberapa masyarakat melaporkan ke kami," tuturnya.

Gurun juga menyebut ibu aktor Ricky Harun itu bersama kedua adiknya melakukan aktivitas judi online yang dilakukan. Temuan tersebut diperkuat dengan adanya bukti permainan judi online yang ditemukan di ponsel Donna.

"Memang ada aktivitas bermain daripada judi online ini di HP yang bersangkutan," tambah Gurun.

Gurun meminta setelah pelaporan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menelusuri dan mengawasi pergerakan keuangannya. Dia mengaku khawatir banyak yang terlibat dan diduga menikmati hasil dari judi online tersebut.

"Kami tadi melampirkan barang bukti screenshot postingan promosi judi online. Saya lihat sendiri Insta Story dia gitu. Dia posting di akun milikinya tuh. Lalu saya screenshot dan itu sudah saya sampaikan sebagai barbuk dalam pelaporan," ungkapnya.

Gurun mengatakan sudah terbit tanda bukti laporannya. Menurutnya, Polres Metro Jaksel akan memanggil para pihak untuk diperiksa menindaklanjuti perkara ini.

"Kami dan para pihak yang terlibat dalam potensi dugaan perkara ini, baik terlapor, pelapor, dan saksi-saksi," pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi mengatakan sudah menerima laporan dari LBH PB SEMMI. Pihaknya akan mendalami laporan tersebut.

"Betul, baru kami terima dan akan kami dalami," kata Kombes Budhi saat dimintai konfirmasi.

Jumat, Juni 26, 2026

Lita Harun Tuding Mak Vera Cari Gara-Gara, Mengaku Diludahi Sebelum Bertengkar

Perseteruan antara Lita Harun dan selebgram transgender Vera Ambon alias Mak Vera di kawasan Kuta Squar, Badung, Bali terus menjadi sorotan. Lita Harun mengaku insiden tersebut berawal setelah Mak Vera diduga lebih dahulu memancing keributan.

Menurut pengakuan Lita, sebelum terjadi kontak fisik, Mak Vera diduga meludahinya saat keduanya berhadapan. Lita menilai tindakan tersebut sebagai pemicu utama pertengkaran yang kemudian berujung pada aksi saling dorong dan saling jambak.

"Saya merasa dia memang cari gara-gara," ujar Lita saat memberikan keterangan terkait laporan yang dibuatnya, Sabtu (20/6/2026) malam.

Manajer yang juga adik kandung Donna Harun itu mengatakan dirinya tidak berniat mencari masalah. Namun, situasi disebut memanas setelah dugaan tindakan meludah tersebut terjadi di hadapan sejumlah orang yang berada di lokasi.

Atas kejadian itu, Lita melaporkan Mak Vera ke Polres Badung atas dugaan penganiayaan. Ia juga mengaku mengalami luka pada bagian pelipis dan telah menjalani pemeriksaan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, Bali sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Sementara itu, hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak Mak Vera mengenai tuduhan bahwa dirinya meludahi maupun memulai perselisihan. Kepolisian juga belum menyampaikan hasil penyelidikan ataupun menetapkan pihak yang bertanggung jawab.

Dengan demikian, seluruh tuduhan yang disampaikan Lita Harun masih merupakan klaim dari pihak pelapor dan akan diuji melalui proses hukum yang sedang berlangsung.