Senin, Agustus 17, 2026

Dhena Devanka Diketahui Sudah Hamil, Acara Nujuh Bulanan Dihadiri Fitri Salhuteru & Marissya Icha

Kehidupan pribadi Dhena Devanka kembali menjadi perhatian publik. Di tengah perseteruannya dengan Nikita Mirzani dan dr. Reza Gladys, Dhena diketahui tengah menantikan kelahiran anaknya bersama Anton Subowo.

Dhena disebut telah menggelar acara nujuh bulanan atau perayaan tujuh bulan kehamilan di kediamannya di kawasan Jimbaran, Bali, pada 7 Juni 2026.

Acara tersebut disebut berlangsung secara privat dan dihadiri keluarga serta sejumlah sahabat dekat Dhena dan Anton. Beberapa sahabat dekat yang diundang dalam acara tersebut adalah Fitri Salhuteru, Marissya Icha, dan Reza Gladys terlihat menghadiri acara tersebut.

Menariknya, kehadiran Reza Gladys dalam acara tersebut menjadi sorotan tersendiri. Pasalnya, pada saat acara nujuh bulanan digelar, hubungan Dhena dan Reza disebut masih berjalan baik dan keduanya tampak akur.

Belakangan, hubungan tersebut justru berubah drastis setelah keduanya terlibat perselisihan yang kemudian berkembang menjadi saling lapor ke polisi.

Dalam suasana acara tersebut, Dhena tampak membagikan kabar mengenai kehamilannya sekaligus mengumumkan jenis kelamin bayi yang dikandungnya. Kehamilan ini merupakan kehamilan Dhena bersama Anton Subowo.

Dhena sebelumnya telah memiliki tiga anak dari pernikahannya dengan aktor Jonathan Frizzy, yaitu Zack Jadenn Frizzy Simanjuntak, Zoe Joanna Frizzy Simanjuntak, dan Zayn Jowden.

Kini, Dhena dan Anton menjalani kehidupan bersama di kawasan Jimbaran, Bali.

Memasuki Agustus 2026, Dhena disebut telah memasuki tahap akhir kehamilan dan tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan menjelang persalinan.

Kuasa hukum Dhena, Pitra Romadoni Nasution sebelumnya juga menyampaikan bahwa salah satu alasan Dhena tidak dapat memenuhi agenda pemeriksaan polisi terkait kasus penipuan, pemerasan dan penggelapan uang yang dilaporkan Reza Gladys pada 14 Agustus 2026 adalah karena ia sedang berada di Bali untuk mempersiapkan kelahiran anak keempatnya.

Nama Dhena Devanka kembali diseret dalam isu lama sebagai "orang ketiga" dalam rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Sebab, Dhena yang merupakan mantan istri Jonathan Frizzy itu disebut "gundik" atau wanita simpanan.

Namun Anton dan Dhena telah menikah resmi di KUA Ciracas, Jakarta Timur, pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Anton Subowo dan Dinna Olivia resmi bercerai pada 29 Februari 2024.  

Nama Dhena juga masih dikaitkan dengan konflik antara Anton Subowo dan Dinna Olivia.

Pada 8 Januari 2026, Dinna Olivia melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, serta Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan terkait dugaan penganiayaan dan pengeroyokan setelah keributan di kawasan Kemang.

Dalam laporan tersebut, beberapa orang lain juga disebut sebagai korban, termasuk Alea Subowo (anak sulung Dinna dan Anton Subowo), Kiki Jassin (sepupu Dinna), serta kuasa hukum Dinna, Dea Tunggaesti, sebagai korban. Seluruh pelapor diketahui telah menjalani visum di RS Medistra, Jakarta Selatan.

Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026.

Sedangkan, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026.

Dhena Devanka juga dilaporkan Reza Gladys dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) ke Polda Metro Jaya pda 15 Juli 2026. Di sisi lain, Dhena Devanka juga telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan balik Reza Gladys terkait sejumlah pernyataan yang dianggap merugikan nama baiknya.

Reza Gladys Sebut Dhena Devanka Penipu

Perselisihan antara dr. Reza Gladys dan Dhena Devanka semakin memanas. Konflik yang awalnya berkaitan dengan hubungan pertemanan dan persoalan dugaan utang tersebut kini berkembang menjadi saling tuding, laporan kepolisian, hingga munculnya sejumlah orang yang mengaku pernah mengalami kerugian dalam urusan dengan Dhena.

Reza mengaku merasa telah ditipu oleh Dhena. Persoalan tersebut disebut berkaitan dengan tas Hermès yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari perselisihan antara keduanya.

"Awalnya saya cuma ingin masalah saya dengan Dhena selesai. Tapi setelah ramai, banyak orang yang menghubungi saya dan mengaku pernah punya masalah dengan dia," ujar Reza dihubungi lewat telepon, Senin (17/8/2026).

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah tas Hermès. Reza mengklaim Dhena pernah meminjam tas tersebut ketika dirinya sedang berada di luar negeri. Dalam unggahan di media sosial, Reza menyebut terdapat persoalan pembayaran sekitar Rp10 juta yang menurutnya belum diselesaikan.

Selain tas, Reza juga pernah menyinggung telepon genggam yang menurut pengakuannya digunakan Dhena. Ia mengklaim pernah membantu membeli HP dengan nilai sekitar Rp20 juta.

Menurut versi Reza, Dhena saat itu datang kepadanya dan mengatakan tidak memiliki uang untuk mengganti telepon genggam.

Karena hubungan mereka masih baik, Reza mengaku bersedia membantu terlebih dahulu.

Setelah hubungan keduanya memburuk, Reza kemudian meminta uang tersebut dikembalikan.

Bahkan, ia mengatakan bersedia memberikan potongan lima persen apabila Dhena tidak mampu membayar seluruh nominal sekaligus.

Dalam keterangannya, Reza menegaskan bahwa persoalan tersebut sebenarnya dapat diselesaikan tanpa harus menjadi konsumsi publik.

"Saya sebenarnya nggak mau ribut. Saya cuma minta uang saya dikembalikan dan barang yang menjadi persoalan itu diselesaikan."

Perselisihan tersebut akhirnya berkembang menjadi perang pernyataan di media sosial. Reza bahkan menyebut Dhena sebagai “penipu”, setelah mendengar sejumlah cerita dari orang-orang yang mengaku pernah mengalami persoalan dengan Dhena.

"Saya bilang ke dia, kamu itu penipu ulung, menghancurkan kehidupan saya. Kamu dan suami kamu (Anton Subowo) memang penipu," ujarnya.

Salah satu nama yang disebut dalam rangkaian persoalan tersebut adalah penyanyi Indah Nevertari.

Menariknya, tudingan terhadap Dhena bukan baru muncul pada 2026. Mantan istri Jonathan Frizzy itu juga dituding melakukan penipuan atau penggelapan. Salah satu nama yang paling awal mencuat adalah penyanyi Indah Nevertari.

Indah sebelumnya disebut melaporkan Dhena ke Polda Metro Jaya pada 9 November 2023 terkait dugaan penipuan dan penggelapan. Kerugian yang diberitakan mencapai sekitar Rp151,5 juta.

Indah mengaku awalnya memiliki hubungan pertemanan dengan Dhena.

Menurut versi Indah, persoalan bermula ketika Dhena meminta bantuan terkait kebutuhan finansial.

Indah kemudian mengaku menemukan adanya transaksi atau penarikan uang dari rekeningnya yang tidak ia lakukan sendiri.

Indah menceritakan bahwa dirinya mulai curiga ketika hendak mengambil uang di BNI Cilandak KKO, Ragunan, Jakarta Selatan, pada 8 November 2023.

Ia mengaku terkejut ketika mengetahui saldo rekeningnya hanya tersisa sekitar Rp20 juta.

Indah mengatakan dirinya tidak pernah mengambil uang tabungan tersebut kecuali untuk kebutuhan yang dianggap mendesak.

Setelah dilakukan penelusuran, Indah mengaku menemukan informasi yang menurutnya mengarah kepada Dhena.

Ia juga menuduhkan adanya penggunaan surat kuasa dan tanda tangan yang menurutnya tidak dibuat olehnya.

Tuduhan tersebut kemudian menjadi bagian dari laporan polisi yang dibuat Indah.

Pihak Indah juga menyebut bahwa pada 27 Oktober 2023, Dhena diduga pernah menandatangani surat pernyataan mengenai penarikan uang tersebut.

Menurut versi pihak Indah, Dhena diberikan waktu untuk menyelesaikan kewajiban tersebut.

Disebut pula adanya rencana pemberian jaminan berupa aset atau surat tanah.

Namun, menurut pihak Indah, rencana penyelesaian tersebut tidak terlaksana sebagaimana yang diharapkan.

Kuasa hukum Indah saat itu, Sunan Kalijaga, turut memberikan keterangan mengenai persoalan tersebut.

Indah kemudian menegaskan bahwa dirinya tidak lagi ingin melanjutkan hubungan pertemanan dengan Dhena.

Indah sebelumnya disebut melaporkan Dhena ke Polda Metro Jaya pada 9 November 2023 terkait dugaan penipuan dan penggelapan. Kerugian yang diberitakan mencapai sekitar Rp151,5 juta.

Menurut versi Indah, persoalan bermula ketika Dhena meminta bantuan keuangan. Indah kemudian mengaku menemukan adanya transaksi dari rekeningnya yang tidak dilakukan olehnya.

Indah juga menyebut adanya penggunaan surat kuasa dan tanda tangan yang menurutnya bukan dibuat olehnya. Persoalan tersebut kemudian dibawa ke jalur hukum.

Kuasa hukum Indah, Sunan Kalijaga, juga pernah memberikan keterangan terkait perkara tersebut dan mendorong agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Tidak lama setelah persoalan Indah mencuat, nama Nia Anggia, adik mendiang Julia Perez, juga muncul.

Pada Mei 2024, Nia disebut mengajukan laporan terhadap Dhena dan beberapa nama lain terkait dugaan penipuan dan penggelapan uang arisan.

Dalam pemberitaan yang kamu berikan, nilai kerugian yang disebut mencapai sekitar Rp724,6 juta.

Nama yang disebut dalam laporan tersebut antara lain Dhena Devanka, Melly Bradley, Isa Zega, Gandhi Fernando, dan Hamdy Syarief.

Perkara tersebut disebut berkaitan dengan arisan yang telah berlangsung sejak Desember 2017 dan kemudian berhenti pada Oktober 2019.

Menurut keterangan yang diberitakan, masih terdapat sejumlah peserta yang belum memperoleh uang arisan.

Nia kemudian membawa persoalan tersebut ke jalur hukum dengan dugaan pelanggaran Pasal 378 dan/atau Pasal 372 KUHP, sebagaimana disebut dalam laporan saat itu.

Sekali lagi, laporan polisi merupakan tuduhan yang masih harus dibuktikan melalui proses hukum.

Persoalan berikutnya muncul dari pesinetron Marchia Pohan.

Pada 13 Juni 2024, Marchia bersama kuasa hukumnya disebut melaporkan Dhena ke kepolisian terkait dugaan penipuan dan penggelapan.

Marchia mengaku mengalami kerugian yang disebut mencapai ratusan juta rupiah.

Ia juga mengungkap persoalan terkait rumah di kawasan Cibubur, Depok, serta uang dan aset lain yang menurutnya berkaitan dengan Dhena.

Dalam keterangannya, Marchia mengaku sudah lama mengenal Dhena dan bahkan pernah berteman dengannya.

Karena itu, Marchia mengaku sangat kecewa ketika dirinya merasa mengalami kerugian.

Kuasa hukum Marchia, Akhlan Balweel, saat itu juga menyampaikan bahwa pihaknya menilai persoalan tersebut bukan kejadian yang berdiri sendiri.

Namun, seluruh tudingan tersebut tetap merupakan versi pelapor dan perlu dibuktikan berdasarkan proses hukum.

Pada Mei 2025, nama aktris seksi Jenny Cortez ikut muncul dalam konflik tersebut.

Dalam informasi yang kamu berikan, diva penyanyi pop Indonesia Titi DJ mengungkap melalui Instagram Story bahwa Jenny disebut pernah memberikan uang sekitar Rp5 juta kepada Dhena.

Jenny kemudian disebut membenarkan bahwa dirinya memang pernah memberikan uang tersebut dan merasa kecewa karena menganggap telah dibohongi.

Namun, konteks transaksi tersebut juga harus dibedakan dari perkara-perkara lain. Pengakuan mengenai pemberian uang tidak dengan sendirinya membuktikan adanya tindak pidana penipuan.

Pada 2026, Jenny juga mengungkap persoalan lain mengenai tanah warisan keluarganya di Pekanbaru, Riau. Ia menyebut adanya dugaan perubahan kepemilikan sertifikat dan persoalan dokumen yang menurutnya merugikan keluarganya.

Jenny dan suaminya, Tomy Andrianto, disebut mengaku memiliki persoalan terkait tanah warisan milik keluarga Jenny di Pekanbaru, Riau.

Jenny mengklaim sertifikat tanah milik mendiang ibunya berubah kepemilikan tanpa persetujuan keluarga.

Dalam pengakuannya, ia menduga terjadi persoalan administrasi maupun pemalsuan dokumen.

Jenny juga menyebut nama Dhena dan suami Dhena, Anton Subowo dalam keterangannya.

Selain persoalan sertifikat, Jenny mengklaim adanya komunikasi menggunakan identitas berbeda serta permintaan uang sekitar Rp2 juta yang menurutnya berkaitan dengan penyelesaian persoalan tanah.

Ketika konflik Reza dan Dhena kembali mencuat pada Agustus 2026, Reza mengatakan dirinya tiba-tiba menerima banyak komunikasi dari orang-orang yang mengaku mempunyai pengalaman dengan Dhena.

Nama-nama yang kemudian disebut antara lain Indah Nevertari, Nia Anggia, Marchia Pohan, Jenny Cortez, dan Rey Utami.

Menurut Reza, cerita yang diterimanya dari orang-orang tersebut membuat dirinya semakin melihat adanya pola persoalan yang perlu ditelusuri.

"Saya pikir ini cuma masalah saya dengan dia. Ternyata setelah ramai, banyak yang datang dan cerita ke saya."

Munculnya berbagai nama tersebut membuat Reza semakin yakin bahwa persoalan yang dialaminya perlu diperhatikan secara serius.

Dalam pernyataannya, Reza kemudian menyebut Dhena sebagai "penipu".

"Saya merasa ditipu. Saya awalnya cuma mau menyelesaikan masalah saya sendiri, tapi kemudian banyak orang yang menghubungi saya."

Menurut Reza, persoalan tersebut seharusnya dapat diselesaikan secara baik-baik apabila komunikasi masih berjalan.

"Saya sebenarnya kasih kesempatan untuk diselesaikan baik-baik. Saya nggak mau masalah ini jadi panjang."

Persoalan antara Reza dan Dhena sendiri telah berkembang jauh dari sekadar masalah pertemanan.

Reza telah melaporkan Dhena ke Polda Metro Jaya pada 15 Juli 2026 dengan dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, penipuan, penggelapan dan dugaan tindak pidana pencucian uang atau TPPU.

Salah satu perkara telah memasuki tahap penyidikan, sedangkan laporan lainnya masih dalam tahap penyelidikan.

Polisi juga menyebut adanya pendalaman dugaan TPPU dengan nilai kerugian yang diperkirakan sekitar Rp500 juta.

Nama Fitri Salhuteru ikut muncul karena ia sebelumnya dikenal berteman dengan Reza maupun Dhena.

Ketika Reza dan Dhena berselisih, Fitri disebut memberikan dukungan kepada Dhena.

Posisi tersebut kemudian membuat hubungan Fitri dan Reza ikut dikabarkan merenggang.

Reza bahkan pernah mengaitkan Fitri dengan persoalan pemblokiran nomor teleponnya oleh Dhena.

Senin, Agustus 03, 2026

Gelar Konser 4 Hari, Titi DJ Marah No Comment Sambil Membatalkan Jumpa Pers


Diva Indonesia, Titi DJ, sukses menutup rangkaian konser tunggal bertajuk "Swara Sang Dewi" pada Minggu (23/1/2011). Konser yang berlangsung selama empat hari berturut-turut, sejak 20 hingga 23 Januari 2011 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan kariernya.

Tak hanya mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton, Titi DJ juga berhasil mencatatkan prestasi membanggakan sebagai penyanyi wanita pertama yang menggelar konser sebanyak tujuh kali dalam kurun waktu empat hari berturut-turut. Rekor tersebut semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu diva terbesar di industri musik Indonesia.

Namun, di balik gemerlap kesuksesan konser tersebut, perhatian awak media juga tertuju pada batalnya sesi jumpa pers yang semula dijadwalkan berlangsung setelah pertunjukan berakhir.

Sejumlah wartawan yang telah menunggu kesempatan mewawancarai Titi DJ mengaku terkejut ketika sesi tersebut dibatalkan. Saat dimintai tanggapan mengenai konser maupun pencapaian yang diraihnya, Titi DJ hanya memberikan jawaban singkat dengan nada yang terdengar tegas.

"No comment. Saya nggak mau."

Jawaban singkat tersebut sontak membuat suasana menjadi canggung. Banyak awak media yang mengaku terkejut karena sikap Titi saat itu berbeda dari kebiasaannya selama bertahun-tahun berkarier.

Peristiwa tersebut langsung memunculkan berbagai spekulasi. Sebagian pihak menduga Titi DJ sedang berada dalam kondisi kelelahan setelah menjalani jadwal konser yang sangat padat selama empat hari berturut-turut. Tampil dalam tujuh pertunjukan tentu membutuhkan tenaga, konsentrasi, dan kondisi fisik yang prima.

Ada pula yang berspekulasi bahwa sang penyanyi sedang menghadapi persoalan pribadi sehingga memilih untuk tidak memberikan komentar kepada media. Namun, semua dugaan tersebut tidak pernah mendapat konfirmasi resmi.

Di sisi lain, tidak sedikit pula yang menilai perubahan sikap tersebut terkesan dingin bahkan dianggap sebagai sikap tertutup. Meski demikian, penilaian itu hanya sebatas opini karena tidak ada penjelasan langsung mengenai alasan Titi menolak diwawancarai.
Terlepas dari insiden tersebut, kualitas konser "Swara Sang Dewi" tetap menuai banyak pujian. Penampilan Titi DJ dinilai sangat memukau dengan tata panggung megah, aransemen musik yang kuat, tata cahaya yang spektakuler, serta penampilan vokal yang tetap prima sepanjang seluruh rangkaian konser.

Para penggemar pun tetap memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Titi DJ yang mampu mempertahankan kualitas pertunjukan dari awal hingga akhir. Banyak yang menilai konser tersebut menjadi salah satu konser terbaik yang pernah digelar seorang penyanyi solo wanita di Indonesia.

Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut dari Titi DJ maupun tim manajemennya terkait sikap menolak memberikan komentar tersebut. Media dan publik pun menunggu dengan penasaran langkah berikutnya dari sang penyanyi legendaris ini.

Sebelumnya, pada September 2005, pelantun 'Bahasa Kalbu' tersebut juga pernah sukses menggelar konser tunggal bertajuk "Sang Dewi", yang menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan karier bermusiknya.

Keberhasilan konser itulah yang kemudian berlanjut pada penyelenggaraan konser "Swara Sang Dewi" pada tahun 2011 yang kembali mencatatkan prestasi membanggakan bagi industri musik Indonesia.

Disebut Gundik, Dhena Devanka Laporkan Reza Gladys Ke Polisi

Perseteruan antara Reza Gladys dan Dhena Devanka kini memasuki babak hukum. Setelah saling menyindir di media sosial terkait dugaan utang pribadi, konflik keduanya semakin memanas usai Reza melontarkan sejumlah komentar bernada kasar yang menyebut Dhena sebagai "kuntilanak", "jual diri", "gundik", hingga "wanita simpanan."

Merasa nama baiknya dicemarkan, Dhena Devanka, selebgram yang juga istri pengusaha Anton Subowo, akhirnya resmi melaporkan Reza Gladys ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik.

Menanggapi laporan tersebut, kuasa hukum Reza Gladys, Julianus P. Sembiring, mengaku tidak gentar.
Ia justru mempersilakan Dhena menempuh jalur hukum dan menegaskan akan membela kliennya habis-habisan.

"Silakan saja dia lapor. Baru segitu saja marahnya setengah mati. Dia yang begitu saja marah, lapor," ujar Julianus saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (3/8/2026).

Reza dilaporkan Dhena karena menyebut mantan istri Jonathan Frizzy itu sebagai pelacur saat membalas komentar warganet di media sosial. Julainus mengatakan, Reza menyebut hal tersebut kepada Dhena Devanka karena membelanya.

Perselisihan kedua belah pihak semakin memanas setelah Reza Gladys mengunggah sejumlah Instagram Stories yang berisi klaim mengenai dugaan utang Dhena Devanka.

Dalam unggahannya, Reza meminta Dhena segera menyelesaikan pembayaran sejumlah barang yang menurutnya dibeli menggunakan uang miliknya.

Reza juga mengklaim bahwa telepon genggam yang saat ini digunakan Dhena dibeli menggunakan dana miliknya dengan nilai sekitar Rp20 juta.

Selain itu, Reza turut mengungkap persoalan lain berupa dugaan pinjaman tas mewah merek Hermès yang menurutnya belum diselesaikan.

Reza menjelaskan bahwa dirinya memilih menyampaikan tagihan melalui media sosial karena mengaku nomor teleponnya telah diblokir sehingga tidak dapat lagi menghubungi Dhena secara langsung diduga dilakukan atas saran sahabat Dhena, Fitri Salhuteru.

Tak lama setelah unggahan tersebut menjadi viral, perselisihan keduanya kembali memanas di media sosial.

Konflik semakin memanas setelah Reza membalas komentar warganet di akun Instagram yang membahas Dhena Devanka.

Dalam sejumlah komentar, Reza diduga menyebut Dhena sebagai kuntilanak, wanita simpanan, jual diri, dan gundik.

Komentar-komentar inilah yang kemudian menjadi dasar laporan pidana Dhena ke kepolisian karena dianggap telah menyerang kehormatan dan nama baiknya.

Julianus menegaskan bahwa pihak Reza Gladys tidak akan tinggal diam. Apabila Dhena memilih jalur hukum, maka pihak Reza juga akan melaporkan balik Dhena.

"Dia malah emosi. Dia begitu saja sudah lapor, masa saya enggak lapor juga? Bagi saya silakan saja dia lapor (Reza). Apakah dia kebal hukum atau tidak," kata Julianus.

Adapun, Julianus bersama tim kuasa hukumnya akan melaporkan Dhena Devanka terkait Pasal UU ITE dan fitnah ke Bareskrim Mabes Polri pada Selasa (4/8/2026).

"Nanti saya kan laporin. Jadi nanti tinggal yang lebih cepat saja prosesnya," ujar Julianus.

Sebelumnya, Dhena Devanka melaporkan Reza Gladys dengan tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik dengan nomor laporan LP/5475/VIII/2026/PMJ/Dit.Reskrimsus.
Atas tuduhan itu, Reza Gladys disangka telah melanggar Pasal 27 Ayat 3 juncto Pasal 45 Ayat 3 Undang-Undang ITE.

Di tengah ramainya pemberitaan, Dhena menegaskan bahwa dirinya merupakan istri sah Anton Subowo.

Anton dan Dhena diketahui menikah secara resmi di KUA Ciracas pada 28 Januari 2023.
Sementara itu, mantan istri Anton, Dinna Olivia, baru mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Proses perceraian tersebut kemudian diputus pada 29 Februari 2024.

Di tengah sengketa hukum yang sedang berlangsung, Dhena juga dikabarkan sedang menjalani kehamilan. Berdasarkan informasi yang beredar, usia kehamilannya disebut telah memasuki sekitar delapan bulan. Dhena dikabarkan akan melahirkan anak keempatnya di Bali pada akhir Agustus 2026 mendatang.

Saat ini Anton Subowo dan Dhena Devanka diketahui menjalani kehidupan bersama di kawasan Jimbaran, Bali.

Mereka tinggal bersama tiga anak Dhena dari pernikahan sebelumnya dengan Jonathan Frizzy, yaitu Zac, Zoe, dan Zayn. Kehidupan keluarga mereka di Bali beberapa kali menjadi perhatian publik seiring berlanjutnya berbagai perkara hukum yang melibatkan nama mereka.

Sebelumnya, Reza Gladys diketahui melaporkan Dhena Devanka dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) ke Polda Metro Jaya. Di sisi lain, Dhena Devanka juga telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan balik Reza Gladys terkait sejumlah pernyataan yang dianggap merugikan nama baiknya.

Minggu, Agustus 02, 2026

Reza Gladys Tagih Utang Dhena Devanka, Mulai dari HP hingga Tas Hermes

Perseteruan antara Reza Gladys dan Dhena Devanka, istri pengusaha Anton Subowo, kembali menjadi perhatian publik. Setelah sebelumnya saling berselisih dan berujung pada laporan polisi, kali ini Reza secara terbuka menagih dugaan utang Dhena melalui serangkaian unggahan di Instagram Stories.

Unggahan tersebut sontak menjadi perbincangan warganet karena berisi permintaan agar Dhena segera menyelesaikan pembayaran sejumlah barang yang menurut Reza dibeli menggunakan uang miliknya.
Dalam salah satu unggahannya, Reza secara langsung menyebut nama lengkap Dhena dan meminta agar pembayaran segera dilakukan.

"Kepada saudari Dhena Aldhalia Devanka Subowo (istri dari Anton Subowo), boleh kali yah itu HP dibayarin aja yg dipake anda skrg. Kan duitnya udah banyak. Masih pegang nomor rekening saya kan yah? Cus yah ditunggu. Kalau nggak sanggup bayar full saya diskon aja 5 persen deh tuh," tulis Reza.

Reza mengklaim bahwa telepon genggam yang saat ini digunakan Dhena dibeli menggunakan uang miliknya.

Menurut Reza, saat itu Dhena mengaku tidak memiliki dana untuk membeli ponsel baru sehingga dirinya membantu terlebih dahulu.

"Jadi waktu itu dia datang katanya nggak punya uang buat ganti HP, ya sudah pakai duit saya dulu. Mahal itu HP-nya sampai Rp20 juta," ujar Reza.

Reza pun meminta agar uang tersebut segera dikembalikan.

Ia bahkan menyindir bahwa apabila Dhena belum mampu melunasi seluruhnya, dirinya bersedia memberikan potongan harga sebesar lima persen.

Tak hanya membahas ponsel, Reza juga mengungkap persoalan lain yang menurutnya belum diselesaikan oleh Dhena.

Ia mengklaim Dhena pernah meminjam tas mewah merek Hermès miliknya ketika dirinya sedang berada di luar negeri.

Menurut Reza, hingga kini biaya yang berkaitan dengan tas tersebut belum diganti.

"Oh iya lupa. Sekalian yah saudari Dhena. Uang pinjaman tas mewah Hermes punya saya belum anda ganti juga itu Rp10 juta. Yang waktu saya lagi di luar negeri tiba-tiba anda mau pinjam tas Hermes saya. Kalau anda nggak bisa bayar full, bayar setengahnya aja. Cus yah jangan pakai lama sama basa-basi," tulis Reza.

Unggahan tersebut kembali memancing perhatian warganet karena untuk pertama kalinya Reza secara terbuka menyinggung persoalan tas mewah yang disebutnya berkaitan dengan Dhena.

Reza menjelaskan bahwa alasan dirinya memilih menagih melalui Instagram Stories adalah karena mengaku sudah tidak dapat menghubungi Dhena secara langsung.

Ia menyebut nomor teleponnya telah diblokir sehingga media sosial menjadi satu-satunya cara agar pesannya dapat dibaca.

"Jadi kenapa aku tagihnya lewat Instagram Stories, nomor telepon aku diblokir," ujar Reza.

Reza juga mengaku tidak mengetahui alasan nomor teleponnya diblokir.

Bahkan dalam unggahannya, ia sempat menyinggung bahwa tindakan tersebut diduga dilakukan atas saran salah seorang sahabat Dhena.

"Aku nggak tahu kenapa nomorku sampai diblokir sama Dhena Devanka, makanya aku tagihnya lewat stories. Jadi kalau begitu kan dibaca ya stories-nya. Jadi tanyain dong ke dia, kenapa nomor aku kok diblokir sama HP yang dibeliin pakai duit aku sendiri," kata Reza.

Menurut Reza, sebelum konflik ini membesar, hubungan mereka tidak memiliki persoalan yang berarti sehingga dirinya mengaku heran dengan sikap Dhena.

Tak hanya menyinggung Dhena Devanka, Reza juga menyampaikan pesan kepada orang-orang yang menurutnya masih memiliki utang kepadanya.

Melalui unggahan video yang memperlihatkan dirinya sedang menjulurkan lidah, Reza melontarkan sindiran agar para peminjam segera melunasi kewajibannya.

"Coba yang masih punya harga diri pada bayar utang deh sama saya. Jangan minjemnya doang. Buruan deh," ucap Reza.

Sebagai informasi, Dhena Devanka dilaporkan Reza Gladys ke Polda Metro Jaya dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada 15 Juli 2026.

Berdasarkan laporan yang diterima penyidik, Reza mengaku menjadi sasaran pembicaraan dalam siaran langsung TikTok milik Dhena.

Polisi juga menjelaskan bahwa kakak ipar Krisjiana, suami Siti Badriah itu secara terbuka menyampaikan berbagai tuduhan mengenai masa lalu Dhena Devanka.

Ia mengklaim memperoleh informasi dari seseorang yang disebut pernah mengenal kehidupan Dhena di masa lalu.

Reza kemudian menuduh Dhena pernah menggunakan nama samaran ketika bekerja di sejumlah tempat hiburan malam untuk menjual diri, serta menyebut adanya sosok yang ia panggil "Mami Ajeng" yang menurutnya mengetahui cerita tersebut.

Di luar perkara tersebut, Dhena Devanka juga masih menjalani konflik hukum yang cukup panjang dengan aktris Dinna Olivia.

Rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo disebut mulai retak sejak 2011, sebelum akhirnya berujung perceraian yang diwarnai tudingan kehadiran orang ketiga.

Konflik memuncak pada 24 Desember 2022, ketika Dinna Olivia bersama sepupunya, Kiki Jassin, mengaku memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di kawasan Raffles Hills Cibubur, Depok.

Namun, Anton Subowo membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa Dhena merupakan istri sah yang dinikahinya pada 28 Januari 2023, sedangkan gugatan cerai Dinna baru diajukan pada 12 April 2023.

Perselisihan tersebut kemudian berkembang menjadi berbagai laporan hukum, mulai dari dugaan KDRT, perzinahan, hingga dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna Olivia dan Anton Subowo akhirnya resmi bercerai pada 29 Februari 2024, dengan hak asuh kedua anak mereka, Alea Subowo dan Arenzo Subowo, diberikan kepada Dinna.

Pada 8 Januari 2026, Dinna kembali melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, dan Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan.

Selain Dinna, laporan tersebut juga mencantumkan Alea Subowo, Kiki Jassin, serta kuasa hukum Dinna, Dea Tunggaesti, sebagai korban. Seluruhnya diketahui telah menjalani visum di RS Medistra, Jakarta Selatan.

Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026. Sedangkan, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026.

Minggu, Juli 26, 2026

Dhena Devanka Dilaporkan Polisi soal Dugaan Pemerasan Senilai Rp5 Juta Terhadap Reza Gladys

Setelah berseteru dengan Dinna Olivia dan Nikita Mirzani, selebgram yang juga istri pengusaha Anton Subowo, Dhena Devanka kini terseret dalam kasus dugaan pemerasan senilai Rp 5 juta yang dilaporkan oleh dokter Reza Gladys. Polda Metro Jaya sendiri membeberkan duduk perkara berkaitan dengan kasus tersebut.

"Jadi tanggal 15 Juli 2025, kami menerima laporan polisi dari saudari RGP tentang dugaan pengancaman melalui media elektronik dan atau pengancaman dan atau TPPU. Terlapornya dalam lidik ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Jumat (24/7/2025).

Kasus pemerasan yang menyeret Dhena Devanka beserta suaminya, Anton Subowo tengah diusut Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya.

Polisi sendiri tidak menyatakan jika terlapor dalam kasus ini adalah Dhena Devanka. Ade Ary mengungkap berdasarkan laporan polisi. Kasus ini bermula dari live media sosial yang dilakukan oleh Dhena.

Ade Ary menyebut, laporan dilayangkan oleh RGP pada 3 Desember 2024. "Kami menerima laporan polisi dari saudari RGP (Reza Gladys), tentang dugaan pengancaman melalui media elektronik dan atau pengancaman dan atau TPPU. Terlapornya dalam lidik ya," ungkap Ade Ary, Jumat (24/7/2025).

Ade Ary menjelaskan, berdasar laporan dari RGP, kasus ini bermula dari adanya perselisihan antara Reza Gladys dan Dhena Devanka.

"Berawal dari adanya permasalahan antara korban Reza Gladys dengan saudari DD (Dhena Devanka), dimana Reza mengklaim mengetahui masa lalu Dhena melalui seseorang yang disebutnya sebagai sahabat sekaligus pihak yang mengenal kehidupan DD sebagai PSK (tunasusila). Korban malah dijelek-jelekkan Dhena lewat siaran langsung (Live) TikTok milik saudari DD," jelas Ade Ary.

Karena tak terima dihelek-jelekkan, akhirnya korban menghubungi Dhena melalui Anton Subowo, suami Dhena via WhatsApp dengan maksud membongkar aib masa lalu Dhena.

Di tengah ramainya konflik tersebut, Reza Gladys turut melontarkan sejumlah tuduhan terhadap Dhena Devanka. Reza mengklaim mengetahui masa lalu Dhena melalui seseorang yang disebutnya sebagai sahabat sekaligus pihak yang mengenal kehidupan Dhena pada masa lalu.

Menurut pengakuan Reza, sosok tersebut mengetahui berbagai cerita mengenai masa lalu Dhena sehingga membuat Dhena disebut merasa khawatir apabila informasi itu diungkap ke publik.

"Tapi dia takut. Karena dia tahu saya sahabat mucikarinya dia saat dia ngelontong," ujar Reza Gladys.

Reza kemudian mengaku memilih mengungkap cerita yang menurutnya selama ini disembunyikan.
Ia menuduh Dhena pernah menggunakan nama samaran serta beraktivitas di sejumlah tempat hiburan malam. Reza juga menyebut adanya sosok yang ia panggil "Mami Ajeng", yang menurutnya mengetahui cerita tersebut.

"Dia jadi lontong di klub C, STD, di klub 10. Di empat klub ternama itu dia terkenal. Dulu dia tidak pakai nama Kuntilanak," klaim Reza.

Reza selanjutnya mengklaim bahwa Dhena menggunakan nama "Nabila" sebagai nama samaran.
"Itu waktu ngelontong pakai nama Nabila, say! Dia nyamar, jadi anaknya Mami Ajeng," ucap Reza.

Tak berhenti di situ, Reza juga menyebut Anton Subowo dengan julukan "si Gadun" dan menuduh Anton tidak mengetahui seluruh masa lalu Dhena.

"Si gadun itu dibohongin sama si Kuntilanak. Emang jahat otaknya! Mami Ajeng bilang bahwa dia tidak cerita soal masa lalunya," kata Reza.

Bahkan, Reza mengaku memiliki bukti berupa percakapan yang menurutnya dapat mendukung tuduhannya.

"Saya punya bukti kamu ternyata wanita jahat, bukan wanita baik-baik, karena apa? Saya tahu dari bukti chat ini," tegas Reza Gladys.

"Korban menghubungi terlapor yang merupakan suami dari saudari DD melalui WhatsApp, ke dua nomor WhatsApp, dengan tujuan untuk membongkar borok masa lalu saudari DD," ujarnya.

Reza menuding Dhena pernah menjadi wanita simpanan atau memiliki hubungan khusus dengan suami orang, terutama pengusaha demi materi. Namun sayangnya, respons yang didapat oleh korban justru berisi ancaman. Korban malah diminta membayar Rp5 juta sebagai uang tutup mulut supaya masalah itu tak diungkap ke media sosial.

"Korban mendapat respons dari terlapor. Jadi, respons dari terlapor adalah ancaman akan speak up ke media sosial bila bongkar borok tersebut tidak menghasilkan uang. Dan terlapor meminta sejumlah uang sebesar Rp5 juta," ungkap Ade Ary. Korban yang merasa terancam pun akhirnya mengirim uang secara bertahap.

"Pada 10 Juni 2025, korban melakukan transfer dana sebesar Rp 2 juta ke sebuah nomor rekening atas nama tertentu atas arahan terlapor. Kemudian pada tanggal 26 Juni 2025, atas arahan terlapor, korban memberikan uang tunai sebesar Rp2 juta," beber Ade Ary.

"Atas kejadian tersebut, korban merasa telah diperas dan mengalami kerugian sebanyak Rp5 juta," sambungnya. Adapun, Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya sudah menaikan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Sebanyak 10 orang saksi telah dimintai keterangan. "Perlu kami laporkan bahwa saat ini tahapan prosesnya adalah sudah dalam tahap penyidikan," katanya.

Beberapa barang bukti telah disita antara lain flashdisk, satu bundel bukti tangkapan layar percakapan WhatsApp, bukti transfer, kwitansi pembayaran, hingga beberapa unit handphone.

"Tim penyidik masih terus melakukan proses penyidikan dan kasus ini akan diusut tuntas. Jadi, setiap laporan yang masuk kepada kami, kepada Polda Metro Jaya, akan diusut tuntas secara prosedural, profesional, dan proporsional. Itu butuh waktu. Ada tahapan-tahapannya," katanya lagi.

Sebagai informasi, Dhena Devanka dituduh sebagai orang ketiga dalam pernikahan aktris Dinna Olivia dan mantan suaminya, Anton Subowo.

Anton Subowo adalah mantan suami Dinna Olivia dan dikenal sebagai pengusaha yang berasal dari keluarga terpandang.

Rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo mulai retak sejak 2011. Perceraian keduanya pun diwarnai tudingan kehadiran orang ketiga. Nama Dhena Devanka sempat disebut sebagai penyebab retaknya rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 ketika Dinna bersama sepupunya, Kiki Jassin mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Namun, pihak Anton Subowo membantah dan menegaskan bahwa Dhena Devanka adalah istri sah yang dinikahi secara resmi pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna Olivia diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023.

Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok, Jawa Barat pada 7 Juni 2023. Namun perkara berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis pada 30 Desember 2022 lalu atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna Olivia dan Anton Subowo diketahui resmi bercerai pada 29 Februari 2024. Dan, hak asuh kedua anak Dinna-Anton, Alea Subowo dan Arenzo Subowo jatuh ke tangan ibunya.

Dinna Olivia melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, serta Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan pada 8 Januari 2026. Selain Dinna, laporan tersebut juga mencantumkan Alea Subowo (anak sulung Dinna dan Anton Subowo), Kiki Jassin (sepupu Dinna), serta kuasa hukum Dinna, Dea Tunggaesti, sebagai korban. Seluruh pelapor diketahui telah menjalani visum di RS Medistra, Jakarta Selatan.

Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026.

Sedangkan, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026.

Reza Gladys Bongkar Borok Masa Lalu Dhena Devanka Istri Anton Subowo Jual Diri

Rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo mulai retak sejak 2011. Perceraian keduanya pun diwarnai tudingan kehadiran orang ketiga. Nama Dhena Devanka sempat disebut sebagai penyebab retaknya rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 ketika Dinna bersama sepupunya, Kiki Jassin mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Namun, pihak Anton Subowo membantah dan menegaskan bahwa Dhena Devanka adalah istri sah yang dinikahi secara resmi pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna Olivia diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023.

Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok, Jawa Barat pada 7 Juni 2023. Namun perkara berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis pada 30 Desember 2022 lalu atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna Olivia dan Anton Subowo diketahui resmi bercerai pada 29 Februari 2024. Dan, hak asuh kedua anak Dinna-Anton, Alea Subowo dan Arenzo Subowo jatuh ke tangan ibunya.Dinna Olivia melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, serta Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan pada 8 Januari 2026.

Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026.

Sedangkan, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026.

Merasa geram dengan kelakuan Dhena, kini Reza Gladys akhirnya ikut membongkar borok Dhena Devanka.

Hal ini dikarenakan, Dhena Devanka mengenal sahabat Reza Gladys yang berperan di kehidupan masa lalu mantan istri Jonathan Frizzy itu, klaimnya.

"Tapi dia takut. Karena dia tahu saya sahabat mucikarinya dia saat dia ngelontong," ujar Reza Gladys.
Lantaran tak jua disenggol, Reza Gladys kini memilih bergerak lebih dulu membongkar masa lalu Dhena Devanka.

Tanpa ragu, Reza mengungkapkan bahwa Dhena memiliki profesi mengejutkan di masa lalu.

Selain kerap menjajakan tubuhnya, Dhena juga diklaim memiliki tempat langganan."Dia jadi lontong di klub C, STD, di klub 10, hmm? Di 4 klub ternama itu dia terkenal. Dan dulu dia tidak pakai nama Kuntilanak," katanya.

Reza juga mengupas nama samaran yang digunakan Dhena Devanka saat terlibat dalam dunia prostitusi.

"Itu waktu ngelontong pake nama Nabila say! Dia nyamar say, jadi anaknya Mami Ajeng. Mami Ajeng nggak mau naik sih!" kata Reza Gladys.

Sebut Anton Subowo sebagai 'si Gadun', Reza mengatakan bahwa masa lalu Dhena Devanka dikubur oleh keduanya."Si gadun (Anton) tuh dibohongin sama si Kuntilanak lontong (Dhena)."

"Emang jahat otaknya! Mami Ajeng ngomong sama aku, aku nggak mungkin nggak percaya sama dia. Mami Ajeng bilang bahwa si Kuntilanak ini tidak bilang ke pengangguran bahwa dia lontong," lanjut Reza.

"Saya punya bukti kamu ternyata wanita jahat, bukan wanita baik-baik, karena apa, saya tahu dari bukti chat ini," tegas Reza Gladys pada saat itu.