Senin, Agustus 03, 2026

Gelar Konser 4 Hari, Titi DJ Marah No Comment Sambil Membatalkan Jumpa Pers


Diva Indonesia, Titi DJ, sukses menutup rangkaian konser tunggal bertajuk "Swara Sang Dewi" pada Minggu (23/1/2011). Konser yang berlangsung selama empat hari berturut-turut, sejak 20 hingga 23 Januari 2011 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan kariernya.

Tak hanya mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton, Titi DJ juga berhasil mencatatkan prestasi membanggakan sebagai penyanyi wanita pertama yang menggelar konser sebanyak tujuh kali dalam kurun waktu empat hari berturut-turut. Rekor tersebut semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu diva terbesar di industri musik Indonesia.

Namun, di balik gemerlap kesuksesan konser tersebut, perhatian awak media juga tertuju pada batalnya sesi jumpa pers yang semula dijadwalkan berlangsung setelah pertunjukan berakhir.

Sejumlah wartawan yang telah menunggu kesempatan mewawancarai Titi DJ mengaku terkejut ketika sesi tersebut dibatalkan. Saat dimintai tanggapan mengenai konser maupun pencapaian yang diraihnya, Titi DJ hanya memberikan jawaban singkat dengan nada yang terdengar tegas.

"No comment. Saya nggak mau."

Jawaban singkat tersebut sontak membuat suasana menjadi canggung. Banyak awak media yang mengaku terkejut karena sikap Titi saat itu berbeda dari kebiasaannya selama bertahun-tahun berkarier.

Peristiwa tersebut langsung memunculkan berbagai spekulasi. Sebagian pihak menduga Titi DJ sedang berada dalam kondisi kelelahan setelah menjalani jadwal konser yang sangat padat selama empat hari berturut-turut. Tampil dalam tujuh pertunjukan tentu membutuhkan tenaga, konsentrasi, dan kondisi fisik yang prima.

Ada pula yang berspekulasi bahwa sang penyanyi sedang menghadapi persoalan pribadi sehingga memilih untuk tidak memberikan komentar kepada media. Namun, semua dugaan tersebut tidak pernah mendapat konfirmasi resmi.

Di sisi lain, tidak sedikit pula yang menilai perubahan sikap tersebut terkesan dingin bahkan dianggap sebagai sikap tertutup. Meski demikian, penilaian itu hanya sebatas opini karena tidak ada penjelasan langsung mengenai alasan Titi menolak diwawancarai.
Terlepas dari insiden tersebut, kualitas konser "Swara Sang Dewi" tetap menuai banyak pujian. Penampilan Titi DJ dinilai sangat memukau dengan tata panggung megah, aransemen musik yang kuat, tata cahaya yang spektakuler, serta penampilan vokal yang tetap prima sepanjang seluruh rangkaian konser.

Para penggemar pun tetap memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Titi DJ yang mampu mempertahankan kualitas pertunjukan dari awal hingga akhir. Banyak yang menilai konser tersebut menjadi salah satu konser terbaik yang pernah digelar seorang penyanyi solo wanita di Indonesia.

Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut dari Titi DJ maupun tim manajemennya terkait sikap menolak memberikan komentar tersebut. Media dan publik pun menunggu dengan penasaran langkah berikutnya dari sang penyanyi legendaris ini.

Sebelumnya, pada September 2005, pelantun 'Bahasa Kalbu' tersebut juga pernah sukses menggelar konser tunggal bertajuk "Sang Dewi", yang menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan karier bermusiknya.

Keberhasilan konser itulah yang kemudian berlanjut pada penyelenggaraan konser "Swara Sang Dewi" pada tahun 2011 yang kembali mencatatkan prestasi membanggakan bagi industri musik Indonesia.

Disebut Gundik, Dhena Devanka Laporkan Reza Gladys Ke Polisi

Perseteruan antara Reza Gladys dan Dhena Devanka kini memasuki babak hukum. Setelah saling menyindir di media sosial terkait dugaan utang pribadi, konflik keduanya semakin memanas usai Reza melontarkan sejumlah komentar bernada kasar yang menyebut Dhena sebagai "kuntilanak", "jual diri", "gundik", hingga "wanita simpanan."

Merasa nama baiknya dicemarkan, Dhena Devanka, selebgram yang juga istri pengusaha Anton Subowo, akhirnya resmi melaporkan Reza Gladys ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik.

Menanggapi laporan tersebut, kuasa hukum Reza Gladys, Julianus P. Sembiring, mengaku tidak gentar.
Ia justru mempersilakan Dhena menempuh jalur hukum dan menegaskan akan membela kliennya habis-habisan.

"Silakan saja dia lapor. Baru segitu saja marahnya setengah mati. Dia yang begitu saja marah, lapor," ujar Julianus saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (3/8/2026).

Reza dilaporkan Dhena karena menyebut mantan istri Jonathan Frizzy itu sebagai pelacur saat membalas komentar warganet di media sosial. Julainus mengatakan, Reza menyebut hal tersebut kepada Dhena Devanka karena membelanya.

Perselisihan kedua belah pihak semakin memanas setelah Reza Gladys mengunggah sejumlah Instagram Stories yang berisi klaim mengenai dugaan utang Dhena Devanka.

Dalam unggahannya, Reza meminta Dhena segera menyelesaikan pembayaran sejumlah barang yang menurutnya dibeli menggunakan uang miliknya.

Reza juga mengklaim bahwa telepon genggam yang saat ini digunakan Dhena dibeli menggunakan dana miliknya dengan nilai sekitar Rp20 juta.

Selain itu, Reza turut mengungkap persoalan lain berupa dugaan pinjaman tas mewah merek Hermès yang menurutnya belum diselesaikan.

Reza menjelaskan bahwa dirinya memilih menyampaikan tagihan melalui media sosial karena mengaku nomor teleponnya telah diblokir sehingga tidak dapat lagi menghubungi Dhena secara langsung diduga dilakukan atas saran sahabat Dhena, Fitri Salhuteru.

Tak lama setelah unggahan tersebut menjadi viral, perselisihan keduanya kembali memanas di media sosial.

Konflik semakin memanas setelah Reza membalas komentar warganet di akun Instagram yang membahas Dhena Devanka.

Dalam sejumlah komentar, Reza diduga menyebut Dhena sebagai kuntilanak, wanita simpanan, jual diri, dan gundik.

Komentar-komentar inilah yang kemudian menjadi dasar laporan pidana Dhena ke kepolisian karena dianggap telah menyerang kehormatan dan nama baiknya.

Julianus menegaskan bahwa pihak Reza Gladys tidak akan tinggal diam. Apabila Dhena memilih jalur hukum, maka pihak Reza juga akan melaporkan balik Dhena.

"Dia malah emosi. Dia begitu saja sudah lapor, masa saya enggak lapor juga? Bagi saya silakan saja dia lapor (Reza). Apakah dia kebal hukum atau tidak," kata Julianus.

Adapun, Julianus bersama tim kuasa hukumnya akan melaporkan Dhena Devanka terkait Pasal UU ITE dan fitnah ke Bareskrim Mabes Polri pada Selasa (4/8/2026).

"Nanti saya kan laporin. Jadi nanti tinggal yang lebih cepat saja prosesnya," ujar Julianus.

Sebelumnya, Dhena Devanka melaporkan Reza Gladys dengan tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik dengan nomor laporan LP/5475/VIII/2026/PMJ/Dit.Reskrimsus.
Atas tuduhan itu, Reza Gladys disangka telah melanggar Pasal 27 Ayat 3 juncto Pasal 45 Ayat 3 Undang-Undang ITE.

Di tengah ramainya pemberitaan, Dhena menegaskan bahwa dirinya merupakan istri sah Anton Subowo.

Anton dan Dhena diketahui menikah secara resmi di KUA Ciracas pada 28 Januari 2023.
Sementara itu, mantan istri Anton, Dinna Olivia, baru mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023. Proses perceraian tersebut kemudian diputus pada 29 Februari 2024.

Di tengah sengketa hukum yang sedang berlangsung, Dhena juga dikabarkan sedang menjalani kehamilan. Berdasarkan informasi yang beredar, usia kehamilannya disebut telah memasuki sekitar delapan bulan. Dhena dikabarkan akan melahirkan anak keempatnya di Bali pada akhir Agustus 2026 mendatang.

Saat ini Anton Subowo dan Dhena Devanka diketahui menjalani kehidupan bersama di kawasan Jimbaran, Bali.

Mereka tinggal bersama tiga anak Dhena dari pernikahan sebelumnya dengan Jonathan Frizzy, yaitu Zac, Zoe, dan Zayn. Kehidupan keluarga mereka di Bali beberapa kali menjadi perhatian publik seiring berlanjutnya berbagai perkara hukum yang melibatkan nama mereka.

Sebelumnya, Reza Gladys diketahui melaporkan Dhena Devanka dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) ke Polda Metro Jaya. Di sisi lain, Dhena Devanka juga telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan balik Reza Gladys terkait sejumlah pernyataan yang dianggap merugikan nama baiknya.

Minggu, Agustus 02, 2026

Reza Gladys Tagih Utang Dhena Devanka, Mulai dari HP hingga Tas Hermes

Perseteruan antara Reza Gladys dan Dhena Devanka, istri pengusaha Anton Subowo, kembali menjadi perhatian publik. Setelah sebelumnya saling berselisih dan berujung pada laporan polisi, kali ini Reza secara terbuka menagih dugaan utang Dhena melalui serangkaian unggahan di Instagram Stories.

Unggahan tersebut sontak menjadi perbincangan warganet karena berisi permintaan agar Dhena segera menyelesaikan pembayaran sejumlah barang yang menurut Reza dibeli menggunakan uang miliknya.
Dalam salah satu unggahannya, Reza secara langsung menyebut nama lengkap Dhena dan meminta agar pembayaran segera dilakukan.

"Kepada saudari Dhena Aldhalia Devanka Subowo (istri dari Anton Subowo), boleh kali yah itu HP dibayarin aja yg dipake anda skrg. Kan duitnya udah banyak. Masih pegang nomor rekening saya kan yah? Cus yah ditunggu. Kalau nggak sanggup bayar full saya diskon aja 5 persen deh tuh," tulis Reza.

Reza mengklaim bahwa telepon genggam yang saat ini digunakan Dhena dibeli menggunakan uang miliknya.

Menurut Reza, saat itu Dhena mengaku tidak memiliki dana untuk membeli ponsel baru sehingga dirinya membantu terlebih dahulu.

"Jadi waktu itu dia datang katanya nggak punya uang buat ganti HP, ya sudah pakai duit saya dulu. Mahal itu HP-nya sampai Rp20 juta," ujar Reza.

Reza pun meminta agar uang tersebut segera dikembalikan.

Ia bahkan menyindir bahwa apabila Dhena belum mampu melunasi seluruhnya, dirinya bersedia memberikan potongan harga sebesar lima persen.

Tak hanya membahas ponsel, Reza juga mengungkap persoalan lain yang menurutnya belum diselesaikan oleh Dhena.

Ia mengklaim Dhena pernah meminjam tas mewah merek Hermès miliknya ketika dirinya sedang berada di luar negeri.

Menurut Reza, hingga kini biaya yang berkaitan dengan tas tersebut belum diganti.

"Oh iya lupa. Sekalian yah saudari Dhena. Uang pinjaman tas mewah Hermes punya saya belum anda ganti juga itu Rp10 juta. Yang waktu saya lagi di luar negeri tiba-tiba anda mau pinjam tas Hermes saya. Kalau anda nggak bisa bayar full, bayar setengahnya aja. Cus yah jangan pakai lama sama basa-basi," tulis Reza.

Unggahan tersebut kembali memancing perhatian warganet karena untuk pertama kalinya Reza secara terbuka menyinggung persoalan tas mewah yang disebutnya berkaitan dengan Dhena.

Reza menjelaskan bahwa alasan dirinya memilih menagih melalui Instagram Stories adalah karena mengaku sudah tidak dapat menghubungi Dhena secara langsung.

Ia menyebut nomor teleponnya telah diblokir sehingga media sosial menjadi satu-satunya cara agar pesannya dapat dibaca.

"Jadi kenapa aku tagihnya lewat Instagram Stories, nomor telepon aku diblokir," ujar Reza.

Reza juga mengaku tidak mengetahui alasan nomor teleponnya diblokir.

Bahkan dalam unggahannya, ia sempat menyinggung bahwa tindakan tersebut diduga dilakukan atas saran salah seorang sahabat Dhena.

"Aku nggak tahu kenapa nomorku sampai diblokir sama Dhena Devanka, makanya aku tagihnya lewat stories. Jadi kalau begitu kan dibaca ya stories-nya. Jadi tanyain dong ke dia, kenapa nomor aku kok diblokir sama HP yang dibeliin pakai duit aku sendiri," kata Reza.

Menurut Reza, sebelum konflik ini membesar, hubungan mereka tidak memiliki persoalan yang berarti sehingga dirinya mengaku heran dengan sikap Dhena.

Tak hanya menyinggung Dhena Devanka, Reza juga menyampaikan pesan kepada orang-orang yang menurutnya masih memiliki utang kepadanya.

Melalui unggahan video yang memperlihatkan dirinya sedang menjulurkan lidah, Reza melontarkan sindiran agar para peminjam segera melunasi kewajibannya.

"Coba yang masih punya harga diri pada bayar utang deh sama saya. Jangan minjemnya doang. Buruan deh," ucap Reza.

Sebagai informasi, Dhena Devanka dilaporkan Reza Gladys ke Polda Metro Jaya dugaan pengancaman melalui media elektronik, pemerasan, dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada 15 Juli 2026.

Berdasarkan laporan yang diterima penyidik, Reza mengaku menjadi sasaran pembicaraan dalam siaran langsung TikTok milik Dhena.

Polisi juga menjelaskan bahwa kakak ipar Krisjiana, suami Siti Badriah itu secara terbuka menyampaikan berbagai tuduhan mengenai masa lalu Dhena Devanka.

Ia mengklaim memperoleh informasi dari seseorang yang disebut pernah mengenal kehidupan Dhena di masa lalu.

Reza kemudian menuduh Dhena pernah menggunakan nama samaran ketika bekerja di sejumlah tempat hiburan malam untuk menjual diri, serta menyebut adanya sosok yang ia panggil "Mami Ajeng" yang menurutnya mengetahui cerita tersebut.

Di luar perkara tersebut, Dhena Devanka juga masih menjalani konflik hukum yang cukup panjang dengan aktris Dinna Olivia.

Rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo disebut mulai retak sejak 2011, sebelum akhirnya berujung perceraian yang diwarnai tudingan kehadiran orang ketiga.

Konflik memuncak pada 24 Desember 2022, ketika Dinna Olivia bersama sepupunya, Kiki Jassin, mengaku memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di kawasan Raffles Hills Cibubur, Depok.

Namun, Anton Subowo membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa Dhena merupakan istri sah yang dinikahinya pada 28 Januari 2023, sedangkan gugatan cerai Dinna baru diajukan pada 12 April 2023.

Perselisihan tersebut kemudian berkembang menjadi berbagai laporan hukum, mulai dari dugaan KDRT, perzinahan, hingga dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna Olivia dan Anton Subowo akhirnya resmi bercerai pada 29 Februari 2024, dengan hak asuh kedua anak mereka, Alea Subowo dan Arenzo Subowo, diberikan kepada Dinna.

Pada 8 Januari 2026, Dinna kembali melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, dan Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan.

Selain Dinna, laporan tersebut juga mencantumkan Alea Subowo, Kiki Jassin, serta kuasa hukum Dinna, Dea Tunggaesti, sebagai korban. Seluruhnya diketahui telah menjalani visum di RS Medistra, Jakarta Selatan.

Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026. Sedangkan, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026.

Minggu, Juli 26, 2026

Dhena Devanka Dilaporkan Polisi soal Dugaan Pemerasan Senilai Rp5 Juta Terhadap Reza Gladys

Setelah berseteru dengan Dinna Olivia dan Nikita Mirzani, selebgram yang juga istri pengusaha Anton Subowo, Dhena Devanka kini terseret dalam kasus dugaan pemerasan senilai Rp 5 juta yang dilaporkan oleh dokter Reza Gladys. Polda Metro Jaya sendiri membeberkan duduk perkara berkaitan dengan kasus tersebut.

"Jadi tanggal 15 Juli 2025, kami menerima laporan polisi dari saudari RGP tentang dugaan pengancaman melalui media elektronik dan atau pengancaman dan atau TPPU. Terlapornya dalam lidik ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Jumat (24/7/2025).

Kasus pemerasan yang menyeret Dhena Devanka beserta suaminya, Anton Subowo tengah diusut Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya.

Polisi sendiri tidak menyatakan jika terlapor dalam kasus ini adalah Dhena Devanka. Ade Ary mengungkap berdasarkan laporan polisi. Kasus ini bermula dari live media sosial yang dilakukan oleh Dhena.

Ade Ary menyebut, laporan dilayangkan oleh RGP pada 3 Desember 2024. "Kami menerima laporan polisi dari saudari RGP (Reza Gladys), tentang dugaan pengancaman melalui media elektronik dan atau pengancaman dan atau TPPU. Terlapornya dalam lidik ya," ungkap Ade Ary, Jumat (24/7/2025).

Ade Ary menjelaskan, berdasar laporan dari RGP, kasus ini bermula dari adanya perselisihan antara Reza Gladys dan Dhena Devanka.

"Berawal dari adanya permasalahan antara korban Reza Gladys dengan saudari DD (Dhena Devanka), dimana Reza mengklaim mengetahui masa lalu Dhena melalui seseorang yang disebutnya sebagai sahabat sekaligus pihak yang mengenal kehidupan DD sebagai PSK (tunasusila). Korban malah dijelek-jelekkan Dhena lewat siaran langsung (Live) TikTok milik saudari DD," jelas Ade Ary.

Karena tak terima dihelek-jelekkan, akhirnya korban menghubungi Dhena melalui Anton Subowo, suami Dhena via WhatsApp dengan maksud membongkar aib masa lalu Dhena.

Di tengah ramainya konflik tersebut, Reza Gladys turut melontarkan sejumlah tuduhan terhadap Dhena Devanka. Reza mengklaim mengetahui masa lalu Dhena melalui seseorang yang disebutnya sebagai sahabat sekaligus pihak yang mengenal kehidupan Dhena pada masa lalu.

Menurut pengakuan Reza, sosok tersebut mengetahui berbagai cerita mengenai masa lalu Dhena sehingga membuat Dhena disebut merasa khawatir apabila informasi itu diungkap ke publik.

"Tapi dia takut. Karena dia tahu saya sahabat mucikarinya dia saat dia ngelontong," ujar Reza Gladys.

Reza kemudian mengaku memilih mengungkap cerita yang menurutnya selama ini disembunyikan.
Ia menuduh Dhena pernah menggunakan nama samaran serta beraktivitas di sejumlah tempat hiburan malam. Reza juga menyebut adanya sosok yang ia panggil "Mami Ajeng", yang menurutnya mengetahui cerita tersebut.

"Dia jadi lontong di klub C, STD, di klub 10. Di empat klub ternama itu dia terkenal. Dulu dia tidak pakai nama Kuntilanak," klaim Reza.

Reza selanjutnya mengklaim bahwa Dhena menggunakan nama "Nabila" sebagai nama samaran.
"Itu waktu ngelontong pakai nama Nabila, say! Dia nyamar, jadi anaknya Mami Ajeng," ucap Reza.

Tak berhenti di situ, Reza juga menyebut Anton Subowo dengan julukan "si Gadun" dan menuduh Anton tidak mengetahui seluruh masa lalu Dhena.

"Si gadun itu dibohongin sama si Kuntilanak. Emang jahat otaknya! Mami Ajeng bilang bahwa dia tidak cerita soal masa lalunya," kata Reza.

Bahkan, Reza mengaku memiliki bukti berupa percakapan yang menurutnya dapat mendukung tuduhannya.

"Saya punya bukti kamu ternyata wanita jahat, bukan wanita baik-baik, karena apa? Saya tahu dari bukti chat ini," tegas Reza Gladys.

"Korban menghubungi terlapor yang merupakan suami dari saudari DD melalui WhatsApp, ke dua nomor WhatsApp, dengan tujuan untuk membongkar borok masa lalu saudari DD," ujarnya.

Reza menuding Dhena pernah menjadi wanita simpanan atau memiliki hubungan khusus dengan suami orang, terutama pengusaha demi materi. Namun sayangnya, respons yang didapat oleh korban justru berisi ancaman. Korban malah diminta membayar Rp5 juta sebagai uang tutup mulut supaya masalah itu tak diungkap ke media sosial.

"Korban mendapat respons dari terlapor. Jadi, respons dari terlapor adalah ancaman akan speak up ke media sosial bila bongkar borok tersebut tidak menghasilkan uang. Dan terlapor meminta sejumlah uang sebesar Rp5 juta," ungkap Ade Ary. Korban yang merasa terancam pun akhirnya mengirim uang secara bertahap.

"Pada 10 Juni 2025, korban melakukan transfer dana sebesar Rp 2 juta ke sebuah nomor rekening atas nama tertentu atas arahan terlapor. Kemudian pada tanggal 26 Juni 2025, atas arahan terlapor, korban memberikan uang tunai sebesar Rp2 juta," beber Ade Ary.

"Atas kejadian tersebut, korban merasa telah diperas dan mengalami kerugian sebanyak Rp5 juta," sambungnya. Adapun, Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya sudah menaikan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Sebanyak 10 orang saksi telah dimintai keterangan. "Perlu kami laporkan bahwa saat ini tahapan prosesnya adalah sudah dalam tahap penyidikan," katanya.

Beberapa barang bukti telah disita antara lain flashdisk, satu bundel bukti tangkapan layar percakapan WhatsApp, bukti transfer, kwitansi pembayaran, hingga beberapa unit handphone.

"Tim penyidik masih terus melakukan proses penyidikan dan kasus ini akan diusut tuntas. Jadi, setiap laporan yang masuk kepada kami, kepada Polda Metro Jaya, akan diusut tuntas secara prosedural, profesional, dan proporsional. Itu butuh waktu. Ada tahapan-tahapannya," katanya lagi.

Sebagai informasi, Dhena Devanka dituduh sebagai orang ketiga dalam pernikahan aktris Dinna Olivia dan mantan suaminya, Anton Subowo.

Anton Subowo adalah mantan suami Dinna Olivia dan dikenal sebagai pengusaha yang berasal dari keluarga terpandang.

Rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo mulai retak sejak 2011. Perceraian keduanya pun diwarnai tudingan kehadiran orang ketiga. Nama Dhena Devanka sempat disebut sebagai penyebab retaknya rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 ketika Dinna bersama sepupunya, Kiki Jassin mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Namun, pihak Anton Subowo membantah dan menegaskan bahwa Dhena Devanka adalah istri sah yang dinikahi secara resmi pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna Olivia diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023.

Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok, Jawa Barat pada 7 Juni 2023. Namun perkara berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis pada 30 Desember 2022 lalu atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna Olivia dan Anton Subowo diketahui resmi bercerai pada 29 Februari 2024. Dan, hak asuh kedua anak Dinna-Anton, Alea Subowo dan Arenzo Subowo jatuh ke tangan ibunya.

Dinna Olivia melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, serta Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan pada 8 Januari 2026. Selain Dinna, laporan tersebut juga mencantumkan Alea Subowo (anak sulung Dinna dan Anton Subowo), Kiki Jassin (sepupu Dinna), serta kuasa hukum Dinna, Dea Tunggaesti, sebagai korban. Seluruh pelapor diketahui telah menjalani visum di RS Medistra, Jakarta Selatan.

Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026.

Sedangkan, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026.

Reza Gladys Bongkar Borok Masa Lalu Dhena Devanka Istri Anton Subowo Jual Diri

Rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Subowo mulai retak sejak 2011. Perceraian keduanya pun diwarnai tudingan kehadiran orang ketiga. Nama Dhena Devanka sempat disebut sebagai penyebab retaknya rumah tangga Anton Subowo dan Dinna Olivia. Konflik memuncak pada 24 Desember 2022 ketika Dinna bersama sepupunya, Kiki Jassin mengklaim memergoki Anton bersama Dhena di sebuah rumah kontrakan di Raffles Hills Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Namun, pihak Anton Subowo membantah dan menegaskan bahwa Dhena Devanka adalah istri sah yang dinikahi secara resmi pada 28 Januari 2023, sebelum gugatan cerai Dinna Olivia diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 April 2023.

Peristiwa itu berujung pada laporan dugaan KDRT dan perzinahan ke Polres Depok, Jawa Barat pada 7 Juni 2023. Namun perkara berbalik arah setelah Dhena melaporkan Dinna dan Kiki ke Polsek Cimanggis pada 30 Desember 2022 lalu atas dugaan perusakan rumah kontrakan.

Dinna Olivia dan Anton Subowo diketahui resmi bercerai pada 29 Februari 2024. Dan, hak asuh kedua anak Dinna-Anton, Alea Subowo dan Arenzo Subowo jatuh ke tangan ibunya.Dinna Olivia melaporkan Anton Subowo, Dhena Devanka, Rita Subowo, Fitri Salhuteru, serta Cencen Kurniawan ke Polsek Mampang Prapatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan pada 8 Januari 2026.

Anton Subowo dan Dhena Devanka telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Februari 2026.

Sedangkan, Fitri Salhuteru, Cencen Kurniawan, dan Rita Subowo juga baru ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2026.

Merasa geram dengan kelakuan Dhena, kini Reza Gladys akhirnya ikut membongkar borok Dhena Devanka.

Hal ini dikarenakan, Dhena Devanka mengenal sahabat Reza Gladys yang berperan di kehidupan masa lalu mantan istri Jonathan Frizzy itu, klaimnya.

"Tapi dia takut. Karena dia tahu saya sahabat mucikarinya dia saat dia ngelontong," ujar Reza Gladys.
Lantaran tak jua disenggol, Reza Gladys kini memilih bergerak lebih dulu membongkar masa lalu Dhena Devanka.

Tanpa ragu, Reza mengungkapkan bahwa Dhena memiliki profesi mengejutkan di masa lalu.

Selain kerap menjajakan tubuhnya, Dhena juga diklaim memiliki tempat langganan."Dia jadi lontong di klub C, STD, di klub 10, hmm? Di 4 klub ternama itu dia terkenal. Dan dulu dia tidak pakai nama Kuntilanak," katanya.

Reza juga mengupas nama samaran yang digunakan Dhena Devanka saat terlibat dalam dunia prostitusi.

"Itu waktu ngelontong pake nama Nabila say! Dia nyamar say, jadi anaknya Mami Ajeng. Mami Ajeng nggak mau naik sih!" kata Reza Gladys.

Sebut Anton Subowo sebagai 'si Gadun', Reza mengatakan bahwa masa lalu Dhena Devanka dikubur oleh keduanya."Si gadun (Anton) tuh dibohongin sama si Kuntilanak lontong (Dhena)."

"Emang jahat otaknya! Mami Ajeng ngomong sama aku, aku nggak mungkin nggak percaya sama dia. Mami Ajeng bilang bahwa si Kuntilanak ini tidak bilang ke pengangguran bahwa dia lontong," lanjut Reza.

"Saya punya bukti kamu ternyata wanita jahat, bukan wanita baik-baik, karena apa, saya tahu dari bukti chat ini," tegas Reza Gladys pada saat itu.

Sabtu, Juli 25, 2026

Donna Harun, Artis Langganan Kawin Cerai: Tiga Kali Menikah, Tiga Kali Berakhir di Pengadilan

Kehidupan rumah tangga di kalangan selebritas memang kerap menjadi sorotan publik. Namun, perjalanan asmara Donna Harun bisa dibilang termasuk yang paling berliku. Mantan model dan aktris senior ini telah tiga kali menikah dan seluruh pernikahannya berujung perceraian. Kisah cintanya yang penuh lika-liku bahkan beberapa kali menjadi pemberitaan nasional karena dibumbui konflik rumah tangga, tudingan perselingkuhan, hingga proses hukum yang berlangsung bertahun-tahun.

Donna Harun menikah dengan pengusaha Alisyahrazad Hanafiah atau yang akrab disapa Ad Hanafiah atau lebih dipanggil Aad pada 26 Juli 2019 di Jakarta. Sehari kemudian, pasangan ini menggelar resepsi mewah di The Edge Villa Pecatu, Bali yang dihadiri keluarga dan sahabat dekat.

Saat itu, banyak yang menganggap Aad sebagai pelabuhan terakhir Donna setelah dua kali gagal membina rumah tangga. Hubungan mereka tampak harmonis. Donna bahkan beberapa kali mengunggah momen romantis bersama sang suami di media sosial. Namun, kebahagiaan tersebut ternyata tidak berlangsung lama.

Memasuki pertengahan 2020, rumah tangga Donna dan Aad dikabarkan mulai retak. Donna kemudian mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 24 Juni 2020 dengan alasan adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Di sisi lain, Aad membantah seluruh tuduhan tersebut. Ia justru balik menuding Donna berselingkuh dengan sejumlah pria lain.

Menurut Aad, keretakan rumah tangga mereka bukan disebabkan oleh dirinya, melainkan karena Donna diduga berselingkuh dan berzinah dengan pria lain. Selain dugaan ketidakcocokan dan pertengkaran yang terus berulang, hubungan mereka juga disebut diwarnai rasa saling curiga serta konflik berkepanjangan.

Dalam berbagai kesempatan, Aad menyebut beberapa nama yang memiliki hubungan gelap dengan Donna. Salah satunya adalah pesinetron Fadika Royandi.

Selain Fadika, nama-nama lain yang sempat dikaitkan dengan Donna antara lain seperti Rifat Sungkar, Zul Zivilia, Bara Tampubolon, Krisna Murti Wibowo, Nikki Frazetta, hingga mantan suami Nindy Ayunda, Askara Parasady Harsono. Tuduhan tersebut memicu kontroversi luas di kalangan warganet.

Setelah melalui proses persidangan, majelis hakim akhirnya menjatuhkan putusan cerai pada 23 September 2021.

Namun, perjalanan hukum mereka ternyata belum selesai.

Pada 22 Desember 2023, perkara tersebut dinyatakan gugur karena adanya persoalan administratif yang berkaitan dengan masa iddah, sehingga status hukum perceraian kembali menimbulkan polemik.

Aad mengaku heran karena menurutnya perkara tersebut telah diputus dan berkekuatan hukum, namun proses administrasi tidak pernah diselesaikan sebagaimana mestinya.

Di tengah kabar rumah tangga yang dikabarkan retak, publik justru dikejutkan oleh unggahan Donna di Instagram pada 1 Mei 2024.

Donna mengunggah foto bersama Aad sekaligus memberikan ucapan ulang tahun yang sangat romantis.
"Terima kasih untuk setiap kata iya dan boleh, dari semua mauku. Semoga rezeki mengalir deras untukmu. Puji Tuhan, angkat derajat suamiku setinggi-tingginya sehingga tidak ada satu pun yang bisa merendahkannya. Selamat ulang tahun suamiku."

Unggahan tersebut sempat membuat publik menduga hubungan keduanya telah membaik. Namun dugaan itu tidak berlangsung lama.

Tak lama kemudian, Aad kembali mengajukan permohonan talak cerai sekaligus pembatalan nikah (itsbat nikah) ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan nomor perkara 1568/Pdt.G/2024/PA.JS pada tanggal 3 Mei 2024. Dalam perkara tersebut, Aad kembali menunjuk Wemmy Amanupunyo sebagai kuasa hukumnya.

Pihak Aad menegaskan bahwa menurut mereka Donna sebenarnya sudah bukan lagi istri sah karena putusan cerai tahun 2021 telah inkrah, meski kemudian dinyatakan gugur akibat persoalan administrasi.
Bahkan melalui kuasa hukumnya sempat disampaikan pernyataan:

"Ad Hanafiah dan Donna Harun sudah bercerai. Donna Harun bukan istri Ad Hanafiah lagi."

Setelah proses hukum yang kembali berlangsung cukup panjang, Pengadilan Agama Jakarta Selatan kembali menetapkan perceraian keduanya pada 30 Oktober 2024.

Namun drama hukum belum berakhir.

Pada 20 November 2024, ikrar talak Aad ditolak, sehingga perkara tersebut kembali menyisakan persoalan hukum yang cukup rumit.

Memasuki penghujung 2025, konflik kembali memasuki babak baru.

Melalui kuasa hukumnya Sandy Arifin, Donna kembali menggugat cerai Aad ke Pengadilan Agama JAkarta Selatan pada 8 Desember 2025.

Saat itu Donna diketahui sedang menjalani hukuman pidana dalam perkara narkotika di Lapas Kerobokan, Badung, Bali.

Meski berstatus narapidana, proses persidangan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Sandy Arifin mengatakan bahwa kliennya sudah mantap mengakhiri rumah tangga tersebut.

"Mbak Donna sudah sangat capek secara fisik maupun mental. Sudah tidak ada lagi keinginan untuk rujuk."

Akhirnya, pada 27 Januari 2026, Pengadilan Agama Jakarta Selatan menjatuhkan putusan verstek karena pihak tergugat tidak hadir dalam persidangan terakhir secara berturut-turut.

Majelis hakim mengabulkan gugatan Donna dan menyatakan perceraian mereka sah menurut hukum.
Dengan putusan tersebut, rumah tangga Donna dan Ad Hanafiah resmi berakhir setelah melalui konflik hukum yang berlangsung lebih dari lima tahun.

Jauh sebelum menikah dengan Aad, Donna menikah muda dengan Ardy Gustav pada 1985 di Bandung.
Dari pernikahan tersebut lahirlah seorang putra bernama Ricky Chinaldy Pratama, yang kemudian dikenal sebagai Ricky Harun.

Ricky mengikuti jejak ibunya di dunia hiburan dan berhasil menjadi salah satu aktor sinetron ternama Indonesia.

Sayangnya, rumah tangga Donna dan Ardy tidak bertahan. Setelah sekitar sepuluh tahun bersama, keduanya resmi bercerai pada 1990. Hak asuh Ricky berada di tangan Donna.

Enam tahun setelah bercerai dari Ardy, Donna menikah dengan Hendra Rahtomo atau lebih dikenal Romy Soekarno, putra Rachmawati Soekarnoputri sekaligus cucu Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

Pernikahan ini sempat dianggap sebagai rumah tangga yang harmonis karena bertahan hampir dua dekade.

Pada 1998, mereka dikaruniai seorang putra bernama Muhammad Jihad Rahtomo Soekarnoputra atau Jeje Soekarno. Jeje sempat bermain film dan kemudian aktif sebagai konten kreator serta musisi.
Namun, rumah tangga Donna dan DJ Romy akhirnya juga kandas.

Donna menggugat cerai pada 2015, dan perceraian mereka resmi diputus pada 2018. Dalam konflik tersebut, DJ Romy menuding Donna berselingkuh dengan pria lain. Perselisihan kemudian berlanjut ke perebutan hak asuh Jeje yang cukup menyita perhatian publik.

Berdasarkan putusan pengadilan, hak asuh Jeje berada di tangan Donna, meski hubungan keduanya dengan sang ayah tetap menjadi sorotan pada masa itu.

Perjalanan asmara Donna Harun menunjukkan bahwa kehidupan rumah tangga seorang figur publik tidak selalu berjalan mulus. Tiga kali membina rumah tangga, tiga kali pula harus berakhir di meja hijau. Konflik dengan Ad Hanafiah bahkan berkembang menjadi sengketa hukum yang berlangsung bertahun-tahun, disertai saling tuding mengenai KDRT, dugaan perselingkuhan, hingga persoalan administrasi perceraian.

Terlepas dari berbagai kontroversi yang mengiringinya, Donna Harun tetap menjadi salah satu artis senior Indonesia yang perjalanan kehidupan pribadinya terus menarik perhatian publik hingga sekarang.

Minggu, Juli 12, 2026

Kasus Perzinahan Ira Maya Sopha & Pengusaha Bakmi Dilacak Polda Metro Jaya

Kasus dugaan perzinahan antara mantan penyanyi cilik Ira Maya Sopha dan pengusaha bakmi terkenal Hengky Tjoa kembali mencuat. Setelah sempat meredup beberapa bulan terakhir, pihak Polda Metro Jaya memastikan akan menindaklanjuti laporan yang dilayangkan oleh Arianto, mantan suami Ira Maya Sopha pada 17 Maret 2025 lalu.

Kasus ini sebelumnya sempat diperiksa beberapa minggu lalu, saat Ira Maya Sopha mengakui telah menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) di Polda Metro Jaya. Namun hingga kini, berkas perkara tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa penyidik akan kembali menelusuri sejumlah bukti dan keterangan tambahan untuk memperjelas duduk perkara.

"Kami akan melakukan pelacakan ulang terhadap alat bukti, termasuk keterangan saksi yang relevan. Jika ditemukan unsur pidana sesuai Pasal 284 KUHP, tentu akan diproses lebih lanjut," ujar Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Senin (13/7/2026).

Ira Maya Sopha dan Hengky Tjoa hingga saat ini belum memberikan kabar tersebut. 
Sementara itu, pihak pelapor Arianto mengaku menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak berwenang, meski menegaskan bahwa dirinya hanya menuntut kejelasan atas dugaan perselingkuhan yang dilakukan Ira Maya Sopha yang terjadi selama masa pernikahan mereka.

"Saya cuma mau keadilan ditegakkan. Kalau memang tidak terbukti, biarlah publik tahu. Tapi kalau iya, ya harus ada pertanggungjawaban," ungkap Arianto saat ditemui di Jakarta. 

Sebagaimana diketahui, Ira Maya Sopha diketahui berselingkuh dan berzinah dengan pengusaha bakmi Hengky Tjoa. Ira Maya Sopha yang merupakan mantan juri Idola Cilik tersebut dilaporkan mantan suaminya, Arianto ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinahan. Ia disebut-sebut berselingkuh dengan Hengky sejak tahun 2005 ketika ia masih menjadi istri Arianto. 

Menurut informasi yang dihimpun, Wina melaporkan dugaan hubungan terlarang antara Hengky dan Ira ke Polda Metro Jaya pada awal Oktober 2025. Padahal, Ira Maya Sopha disebut-sebut menjadi orang ketiga rumah tangga Hengky Tjoa dan Wina Susanti yang bercerai pada tahun 2009 lalu. Setelah mengumpulkan keterangan saksi, penyidik mulai menimbang kemungkinan penerapan Pasal 284 KUHP tentang perzinahan—pasal yang memungkinkan pelaku dipidana hingga sembilan bulan penjara jika terbukti.. 

Kasus dugaan perzinahan Ira Maya Sopha dan Hengky Tjoa disebut terjadi sebelum perceraian mereka selesai secara hukum, sehingga laporan pidana masih dapat diproses. Hingga berita ini diturunkan, Polda Metro Jaya masih menunggu hasil koordinasi lanjutan dengan Ditreskrimum Mabes Polri terkait perkembangan penyidikan kasus tersebut.