Kabar dramatis mewarnai proses penahanan selebgram Dhena Devanka setelah ia dijemput paksa oleh aparat Polda Metro Jaya di sebuah vila di kawasan Uluwatu, Bali, pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 04.15 WITA. Penjemputan tersebut dilakukan karena Dhena telah berstatus tersangka dalam kasus dugaan penipuan serta dugaan penganiayaan yang dilaporkan aktris Dinna Olivia.
Tak hanya Dhena, suaminya, pengusaha Anton Subowo, juga ikut diamankan karena turut berstatus tersangka dalam laporan penganiayaan yang sama. Penjemputan paksa dilakukan setelah keduanya beberapa kali mangkir dari panggilan penyidik.
Usai diamankan di Bali, Dhena dan Anton langsung diterbangkan ke Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-401 yang lepas landas pukul 06.30 WITA. Pesawat tersebut mendarat di Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.30 WIB. Setibanya di Jakarta, keduanya dibawa menuju Kapolda Metro Jaya dan tiba sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan mobil sedan berwarna silver yang sempat berhenti sesaat di lobi Kapolda Metro Jaya.
Suasana emosional pecah ketika Dhena hendak dibawa petugas memasuki gedung Kapolda Metro Jaya. Mengenakan baju hitam dan topi putih, ia tampak berteriak dan menangis histeris sambil menolak penahanan. Dalam situasi tegang tersebut, Dhena sempat melontarkan kalimat bernada emosi kepada aparat, "Berapa kalian dibayar?" yang langsung menjadi sorotan publik.
Seorang petugas kepolisian mengungkapkan bahwa penolakan Dhena sempat terjadi saat proses pengamanan berlangsung. Namun, aparat mengaku tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. “Iya tadi sempat menolak, cuma kita kan persuasif, manusiawi, bagaimana pun juga,” ujar salah satu petugas.
Di sisi lain, Anton Subowo juga disebut meluapkan emosinya kepada pihak kepolisian. Ia menolak keras tudingan bahwa sang istri merupakan pelaku penipuan dan menyatakan keberatan atas penjemputan paksa tersebut.
Kuasa hukum Dhena, Pitra Romadoni Nasution dan Elza Syarief, menyatakan akan menempuh langkah hukum lanjutan guna membela kliennya. Meski demikian, pihak kepolisian memastikan bahwa Dhena telah resmi ditahan sebagai tahanan Polda Metro Jaya, sementara Anton disebut berpotensi menyusul menjalani penahanan dalam perkara yang sama.
Kasus hukum yang menjerat Dhena Devanka diketahui tidak hanya terkait dugaan penipuan yang dilaporkan penyanyi Indah Nevertari sejak 2023, tetapi juga dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang dilaporkan Dinna Olivia atas peristiwa di Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, pada 8 Januari 2026. Proses hukum keduanya kini memasuki tahap lanjutan dan dipastikan masih akan terus bergulir.


